Dari Lombok ke Sumbawa, Asyiknya Naik Kendaraan Apa ya? - Blognya Andy Hardiyanti

Dari Lombok ke Sumbawa, Asyiknya Naik Kendaraan Apa ya?

dari lombok ke sumbawa

Dari Lombok ke Sumbawa, Asyiknya Naik Kendaraan Apa ya? Provinsi NTB (Nusa Tenggara Barat) tempat saya tinggal terdiri dari dua pulau besar, keduanya adalah Pulau Lombok dan Sumbawa. Dimana di masing-masing pulau terdapat sejumlah kota dan kabupaten. Di Pulau Lombok berdiri 1 kota dan 4 kabupaten. Kota dan kabupaten tersebut yaitu Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Tengah dan Lombok Timur. Sedangkan Pulau Sumbawa memiliki 1 kota 4 kabupaten pula, yaitu Kota Bima, Kabupaten Bima, Dompu, Sumbawa dan Sumbawa Barat. Adapun jarak dari kedua pulau tersebut kira-kira sekitar 197 km (informasi berdasarkan Google Maps).

Saya dan keluarga saat ini berdomisili di Kota Mataram, Ibukota Provinsi NTB. Meski sejak kecil tinggal di Makassar, saya sebenarnya asli orang NTB. Bisalah dibilang begitu, mengingat ayah berasal dari Mataram (tepatnya Pagutan), sedangkan ibu merupakan orang asli Dompu. Perpaduan pulau Lombok dan Sumbawa banget nih saya. Makanya setelah lama tinggal di Makassar, terus diajak orangtua untuk tinggal di sini. Ya saya iyakan saja, anggap pulang ke kampung halaman setelah lama di perantauan. Eaaa.. Meski tinggal di Kota Mataram, yang notabene gak jauh dari Dompu (udah satu provinsi pun). Kalau dipikir-pikir sayanya kok jarang ya ke pulau sebelah. Padahal ya jaraknya gak jauh-jauh amat dan transportasi umum tersedia kapan saja. Udah gitu harga tiket bus damri ke sana juga masih terjangkau. Entahlah…masalah waktu kali ya? Belum lowong euy~

dari lombok ke sumbawa

Dari Lombok ke Sumbawa, Asyiknya Naik Kendaraan Apa ya?

Jadi dari Lombok ke Sumbawa, asyiknya naik kendaraan apa ya? Ada banyak pilihan sih, mulai dari transportasi udara (pesawat), darat maupun laut. Tapi kalau kalian memilih perjalanan darat, pastinya bakal naik kapal penyeberangan juga. Hehehe. Tenang aja…nyebrangnya gak pakai lama kok, lah jaraknya juga gak jauh-jauh amat. Butuh waktu sekitar 2 jam, tapi kalau antriannya ramai bisa sampai 4 jam. Waktu beberapa jam tersebut gak bakal terasa lama kok, kan sambil menikmati hamparan laut dan pulau-pulau dari kejauhan. Ihiy~

Biar teman-teman enak bacanya, berikut ini saya sajikan beberapa pilihan alat transportasi ya. Baik itu transportasi darat, laut maupun udara. Mana yang asyik? Kembali lagi ke kaliannya, lebih nyaman sendiri atau pengen sensasi perjalanan di tengah keramaian penumpang lainnya.

Transportasi Udara atau Menggunakan Pesawat

Untuk kalian yang ingin ke Pulau Sumbawa tepatnya Kabupaten Sumbawa dan sekitarnya menggunakan transportasi udara. Maka Bandar Udara Sultan Muhammad Kaharuddin III (dulunya bernama Brang Bidji) adalah bandara tujuannya. Bandara tersebut terletak di Kabupaten Sumbawa dengan kode SWQ. Nah, untuk menuju ke sana kalian bakal terbang (pakai pesawat yaa..hihihi) dari Bandara Internasional Lombok. Bandara dengan kode LOP ini berada di Kabupaten Lombok Tengah. Kalau tujuan kalian ke Kabupaten Dompu, maka dari sana kalian bisa melanjutkan perjalanan ke Dompu dengan bis damri maupun travel.

Sedangkan jika tujuan teman-teman ke Kabupaten dan Kota Bima, maka sebaiknya langsung saja naik pesawat yang langsung ke sana. Bandara berkode BMU tersebut bernama Sultan Muhammad Salahuddin, dimana letaknya berada di Kabupaten Bima. Oh ya, lupa…sebenarnya kalau mau ke Dompu lebih dekat dari Bima sih ketimbang dari Kabupaten Sumbawa. Tapi kalian sesuaikan saja dengan kebutuhan di perjalanan. Siapa tahu pada pengen lihat keindahan Teluk Saleh ye kan? Itu bakal terlihat saat perjalanan dari Sumbawa ke Dompu.

Transportasi Darat, Banyak Pilihannya

Selanjutnya yaitu moda transportasi kita semua, alias transportasi darat. Hahahah. Ini favorit masyarakat NTB banget deh kayaknya. Pilihannya mulai dari mobil/motor pribadi, bis damri, hingga travel (minibus). Pilih deh yang sesuai kebutuhan dan kenyamanan kalian. Mau jalan santai dan bebas berhenti kapan aja, ya pilih kendaraan pribadi. Mau tiduran aja dan gak repot nyetir selama perjalanan, pakainya transportasi umum. Terus bisa pilih lagi, mau ramai di jalan sampai puluhan orang, maka bis damri adalah pilihannya. Pengen yang lebih eksklusif? Tinggal pakai moda transportasi travel.

Kalau pakai transportasi darat gini, nantinya bakal naik kapal penyeberangan juga. Dimana kapalnya menyebrang dari Pelabuhan Kayangan (Lombok Timur) menuju Pelabuhan Poto Tano (Sumbawa). Oh ya jangan khawatir, transportasi umum tersedia hingga tujuan Kota/Kabupaten Bima, jadi gak sampai Sumbawa saja. Udah gitu, harga yang tercantum pun sudah termasuk fasilitas 1x makan. Akhir 2018 kemarin saya dan keluarga ke Dompu dari Mataram pakai travel Titian Mas. Kendaraannya nyaman dan tempat pemberhentian makannya juga enak. Sayangnya agak kecewa sama kapal penyeberangannya, ya soalnya gitu…masih banyak yang ngerokok padahal udah tahu lagi di ruangan ber-AC 🙁

Asyiknya Berlayar di atas Kapal

Senang dengan suasana perjalanan laut? Maka pastikan teman-teman mencoba sensasi full di laut alias naik kapal laut. Hehehe. Kan kalau perjalanan darat, sempat berlayar tuh..tapi sebentar saja. Kalau ngomongin perjalanan laut gini biasanya pakai kapal Pelni ya? Untuk pelabuhan di NTB, setahu saya yang biasa jadi tempat sandarnya kapal Pelni tuh ada 3 pelabuhan. Pelabuhan tersebut yaitu pelabuhan Lembar (Lombok Barat), Badas (Kabupaten Sumbawa) dan Pelabuhan Bima (Kota Bima). Saya pribadi sih baru pernah mencoba pakai KM. Tilong Kabila dari Bima ke Lembar, itupun udah lama banget. Aih..jadi kangen euy pakai kapal pelni~

Jadi dari sejumlah pilihan di atas, mana nih yang jadi favorit kalian? Share yuk di kolom komentar.

Biasa dipanggil Andy. Pernah tinggal lama di Makassar dan sekarang di Mataram, Lombok. Ngeblog sejak 2007. Senang kulineran, staycation, kopdaran di cafe, browsing produk di toko online tapi gak beli, dan tentu saja...senang menulis :) Bisa dikontak di andyhardiyanti@gmail.com

2 Comments

  • Hasymi 22 June 2019 at 5:14 pm

    Belum pernah ke Lombok. Dulu beberapa kali pernah rencana sama salah seoarang kawan mau ke gunung Rinjani. Tapi tidak terealisasi sampai sekarang. Hahaha. Semoga bisa ke sana suatu saat.

    Reply
  • Marten Sakaria 19 July 2019 at 6:33 am

    Saya selalu mengagumi keindahan pulau NTB, selalu pingin ke Sumbawa tapi belum kesampaian hehehe.

    Reply

Leave a Comment