Pengalaman Melatih Anak Puasa Ramadan Posted on 22 March 202423 March 2024 By andyhardiyanti Pengalaman Melatih Anak Puasa Ramadan. Setiap orangtua pasti memiliki cerita sendiri terkait pengalaman melatih anak puasa, dan tentunya, setiap anak itu unik. Meski bersaudara, masing-masing akan memiliki cara belajar berpuasa masing-masing, yang bisa jadi berbeda. Kita sebagai orangtua yang paling memahami bagaimana karakter tiap anak. Lantas apakah puasa dibolehkan untuk anak-anak? Jawabannya adalah boleh, bergantung pada kesiapan fisik dan mental si anak. Boleh pelan-pelan dilatih, tapi tidak diwajibkan. Sebab syarat wajib puasa adalah ketika seseorang itu sudah baligh. Berikut ini cerita saya tentang bagaimana melatih dua kakak beradik, Rani-Tita, dalam menjalankan ibadah puasa ramadan. Seperti yang saya singgung di awal, meski bersaudara, meski yang didik ya kedua orangtua yang sama, anak-anak tentu memiliki karakter yang berbeda. Anak sulung saya, Rani, seingat saya di usia 5 atau 6 tahun ya, sudah bisa puasa penuh (eh lupa, gak ada ya istilah puasa setengah hari) dalam sebulan saat ramadan. Itu adalah pengalaman pertamanya berpuasa, dan bisa bertahan dari shubuh hingga maghrib, selama sebulan. Masya Allah! Menariknya lagi, itu dilakukan benar-benar tanpa ada iming-iming reward atau hadiah. Tidak diiming-imingi, dan di akhir ramadan pun memang dia tidak kami beri hadiah. Hadiah yang ia terima ya standar lah, saat beli mainan di hari-hari biasa, bukan khusus diberikan atas pencapaian puasanya. Apakah Anak-anak Boleh Berpuasa? Kalau apa yang dialami Rani itu saya ceritakan di tahun sekarang, zaman mudahnya tersebar berbagai konten media sosial, maka tentu akan timbul pro dan kontra. Alhamdulillah Rani lahap makannya dan tetap tumbuh sehat selama menjalankan ibadah puasa tersebut. Namun, hal yang sama belum tentu bisa diterapkan pada anak lainnya. Apalagi Rani ini hitungannya kami tidak banyak effort untuk mengajarinya. Sesekali kami bacakan buku, sediakan buku aktivitas ramadan, dan menceritakan bahwa tak lagi bulan ramadan akan tiba. Seluruh orang beriman- yang memenuhi syarat wajib puasa, diwajibkan untuk berpuasa di bulan ramadan. “Rani belajar ya..”, begitu kata kami. Tidak ada paksaan sama sekali. Apakah anak-anak boleh berpuasa? Boleh, boleh yaa..tidak wajib. Karena memang belum usianya untuk diwajibkan. Coba tebak, apa yang membuat Rani bersemangat sekali puasa ramadan pada pengalaman pertamanya itu? Ya! Karena di tahun tersebut dia malas sekali ketika tiba waktunya makan. Menurutnya, waktu makan itu menganggu aktivitasnya berkarya, atau lainnya. Jadi dengan berpuasa- sejauh yang dia tahu tidak makan dan minum- maka ia terbebas dari kerepotan untuk makan. Gemas ya begitu tahu alasannya. Ckckck. Dari Malas Makan Hingga Terbiasa Berpuasa Ramadan Pelan-pelan kami beri tahu bahwa ada banyak sekali keutamaan di bulan ramadan. Bahwa puasa itu ya gak sekadar tahan lapar dan dahaga, tetapi juga hawa nafsu. Menahan diri untuk tidak marah, tidak mengerjakan hal-hal buruk, dan lain sebagainya. Berat ya dipahami, yang Rani tahu saat itu, yes melulu diajak makan! Nyatanya? Urusan malas makan justru teratasi, dia jadi lahap makan di waktu berbuka puasa, usai tarawih, pun saat sahur. Tahun-tahun berikutnya, apakah alasan ia mengerjakan puasa ramadan masih sama? Tentu tidak! Rani malah akan tertawa dan malu ketika diingatkan pengalaman puasa pertamanya. Ada bangganya, tapi banyakan gelinya pas tahu kenyataan seusia itu dia bisa full puasa sebulan hanya karena malam disuruh makan. Pengalaman Melatih Anak Puasa Ramadan Lain Rani, lain pula Tita- adiknya. Tentu tidak mungkin kan memberi motivasi pada Tita bahwa si kakak berhasil puasa full sebulan, dengan alasan: malas makan. Haha. Pada kenyataannya, Tita ini termasuk lebih doyan makan di usia itu dibanding si kakak. Mau panas-panasin, yuk ah Tita..masak kalah sama kakak yang usia segitu udah puasa ramadan. Kok kayaknya gak parentingable banget ya? Hahaha. Kami pertama kali mengajarkan puasa pada Tita di tahun 2023 lalu. Usianya 5 tahun lewat beberapa bulan. Apakah dia kuat? Oh tentu tidak! Akhirnya ya sudah, tak papa, sebisanya saja, sampai pukul berapa saja dia kuat, keesokannya dicoba lagi. Entah berapa hari di bulan ramadan tahun lalu dia berhasil berpuasa. Sepertinya tidak sampai 7 hari yang full. Tak apa. Tahun 2024 ini, sejak jauh hari, kami sudah membahas ramadan bersama Tita. Dibarengi motivasi untuk nanti yuk belajar puasa lagi. Ada iming-iming reward? Tentu tidak, apalagi Tita ini tipe yang bakal mengejar janji, sejak disebutkan sampai benar-benar terpenuhi. Wkwkwk. Alhamdulillah, proses melatih Tita berpuasa sekarang lebih menyenangkan, hingga hari ini ada 4 hari puasanya yang batal. Pada waktu Dzuhur, ia merengek minta makan. Tak apa, akhirnya ia menyantap makanannya lahap sekali. Di luar itu, ia berhasil puasa hingga maghrib tiba, dengan hati yang bahagia. Semoga. Buku Amaliyah Ramadan ala Ibu Salah satu kuncinya adalah, di awal ramadan, saya buatkan keduanya (Rani dan Tita) semacam buku amaliyah ramadan. Tapi ya karena karya ibu, ya desainnya bebas, gak kaku zaman buku kita dulu. Hahaha. Tidak pula sekece buku diari ramadan yang saya beli untuk kakaknya di toko buku dulu. Di dalamnya ibu cantumkan pula kalimat motivasi pentingnya shalat, puasa, dan lainnya. Alhamdulillah, dengan menandai sendiri (check) list shalat dan puasanya, Tita kian termotivasi. – Bismillah, semoga selayaknya kita, anak-anak pun turut bergembira di bulan ramadan ini. Aamiiin. Ramadan #KEBerbagiCeritaRamadan
Ramadan Pengalaman Libur Lebaran dari Tahun ke Tahun Posted on 24 March 202425 March 2024 Pengalaman Libur Lebaran dari Tahun ke Tahun. Ketika diminta menulis cerita pengalaman libur lebaran, maka apa yang kira-kira akan teman-teman tuliskan? Postingan blog kali ini adalah jawaban dari pertanyaan tersebut. Membahas libur lebaran berarti membuat ingatan ini memulai perjalanan panjangnya di tahun-tahun yang lalu. Bagaimana seorang anak perempuan kecil menjadi… Read More
Ramadan Menu Favorit Ramadan Posted on 20 March 202421 March 2024 Menu Favorit Ramadan. Kita pasti punya menu favorit ramadan masing-masing. Sajian andalan yang disantap beberapa kali dalam sebulan berpuasa. Mengingat kemampuan memasak yang saya miliki sungguh basic sekali, jadi kalau bicara menu favorit, yang teringat ya masakan Mama Rahimahullah. Atau aneka kuliner yang bisa dibeli di luar sana. Masakan beliau… Read More
Ramadan Tetap Sehat Saat Puasa Posted on 21 March 202423 March 2024 Tetap Sehat Saat Puasa. Mengapa penting bagi kita untuk tetap sehat saat puasa ramadan? Sebab sebulan penuh ini adalah bulan yang penuh rahmat. Bulan yang dinanti oleh seluruh orang yang beriman, yang di dalamnya ada banyak sekali kemuliaan. Tentu kita sudah merencanakan jadwal selama sebulan penuh untuk memaksimalkan ibadah, amalan… Read More