Peringatan Hari Bumi Sedunia, Bagaimana Kita Merayakannya?

peringatan hari bumi

Peringatan Hari Bumi Sedunia, Bagaimana Kita Merayakannya? Tahukah teman-teman bahwa peringatan hari bumi jatuh pada tanggal 22 April? Ya, kita mengenalnya dengan nama Earth Day. Baru beberapa hari yang lalu kita rayakan. Lantas bagaimana sebaiknya cara kita merayakannya? Apakah dengan membuat spanduk dan banyak selebaran yang bertuliskan ‘Ayo Jaga Bumi’? Atau dengan menggelar acara besar, meriah, membuat kerlap kerlip lampu bertuliskan Happy Earth Day? Ironis, namun demikian adanya yang sering terjadi. Ketika kita bersuara mengajak banyak orang untuk mencintai bumi, dan di saat yang sama pula kita justru melakukan hal yang tidak baik pada bumi. Padahal ada banyak langkah kecil yang bisa dilakukan sebagai upaya untuk menyelamatkan bumi.

Langkah kecil tersebut bisa dengan mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai, memilah sampah rumah tangga, menolak penggunakan alat makan sekali pakai, dan lainnya. Mulai mengelola sampah dengan metode 3R, yaitu: reuse, reduce, dan recycle. Termasuk pula menerapkan hidup minimalis yang ternyata lebih bikin tenang lho. Hal-hal sederhana tadi jika dilakukan secara konsisten dan bersama-sama, percayalah akan berdampak besar pada lingkungan.

Peringatan Hari Bumi Sedunia, Bagaimana Kita Merayakannya?

Mungkin banyak dari kita yang belum tahu bahwa peringatan Hari Bumi setiap tanggal 22 April ini digelar pertama kali di Amerika Serikat. Tepatnya pada tahun 1970, Earth Day digagas oleh seorang pengajar lingkungan hidup yang juga adalah senator dari Wisconsin bernama Gaylord Nelson. Hari Bumi mulai diperingati di negara tersebut sejak mulai memburuknya kondisi lingkungan di sana.ย  Ditambah lagi dengan kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga dan melestarikan lingkungan tempat mereka hidup.

Setiap tahunnya di tanggal 22 April, seluruh dunia merayakan Earth Day ini. Adapun Tema Hari Bumi 2022 kemarin yaitu Invest In Our Planet. Ya, dengan mengusung tema ‘berinvestasi di planet kita’, dalam situs earthday.org, kita semua diajak untuk mampu bertindak berani. Kemudian berinovasi, dan menerapkannya sebagai langkah yang perlu dilakukan untuk menjaga kelestarian bumi kita yang kian menua. Salah satu masalah krusial yang terjadi di bumi tempat kita tinggal ini, tidak lain adalah sampah. Pengelolaan sampah yang masih belum tepat, sikap abai dari kita semua, membuat kita tak terhindarkan dari yang namanya kerusakan lingkungan.

Permasalahan Sampah di Indonesia

Sungguh menyedihkan ketika tahu bahwa secara statistik, Indonesia menempati urutan ketiga sebagai negara penyumbang sampah terbesar di dunia. Disebutkan pada indonesia.go.id, bahwa di tahun 2021, setidaknya Indonesia telah memproduksi sampah sebanyak 67,8 juta ton per tahun. Kemudian sumber lain yakni SIPSN (Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional) di tahun 2020 menunjukkan sejumlah fakta. Di mana penghasil sampah tertinggi di Indonesia tertinggi berasal dari sampah rumah tangga, yaitu sebanyak 38,2%, dengan komposisi terbanyak adalah sampah sisa makanan. Hiks, miris gak sih? Di saat masih di Indonesia juga, ada banyak pula rakyat yang kelaparan, kurang gizi. Tapi ini kok sampah sisa makanan jadi penyumbang sampah terbanyak di negara kita?

peringatan hari bumi

Invest In Our Planet, Tema Hari Bumi 2022

Pada peringatan Hari Bumi 2022 kemarin, saya menyempatkan diri untuk menyimak talkshow yang diselenggarakan secara virtual oleh Demfarm.id. Untuk diketahui, bahwa Demfarm.id merupakan tempat bagi siapa saja yang ingin menemukan konten menarik seputar pertanian. Termasuk di dalamnya informasi bagaimana melakukan urban farming, dengan memanfaatkan lahan terbatas untuk kebutuhan pangan. Kembali lagi pada talkshow yang digelar Demfarm.id, adapun topik yang diangkat yakni: Cerita Pejuang Lingkungan, Bersama Berinvestasi Menjaga Bumi. Hadir selaku narasumber, yaitu: Pak Hasman (Kepala Bidang Kebersihan dan Pemanfaatan Sampah DLH Kota Bontang) dan Mbak Paskalina Agus Monika (owner Seife Indonesia). Keduanya, dengan latar belakang yang berbeda, namun memiliki tujuan dan semangat yang sama dalam melestarikan lingkungan.

Kerja Sama DLH Kota Bontang dan PT Pupuk Kalimantan Timur dalam Mengelola Sampah

Pak Hasman, lewat paparannya, memberikan edukasi pengenalan jenis-jenis sampah pada para audiens. Lebih lanjut, beliau memaparkan pula sejumlah program pengelolaan sampah yang telah dikerjakan oleh DLH Kota Bontang. Di mana program tersebut berhasil dilaksanakan berkat kerja sama dengan PT. Pupuk Kalimantan Timur. Salah satu programnya yakni pembuatan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) 3R dengan menggunakan hewan lalat Black Soldier Fly (BSF), serta mengembangbiakkan maggot BSF.

Seife Indonesia, Bisnis Sustainable dari Sampah

Kemudian, narasumber kedua, Mbak Paskalina Agus Monika, owner dari Sustainable Life-Seife Indonesia, menegaskan tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, menjaga kelestarian serta memperbaiki lingkungan adalah kewajiban kita bersama. Lewat bisnisnya, Mbak Paskalina telah berhasil membuktikan bahwa sampah bisa diubah menjadi barang yang berguna. Ia mengolah minyak jelantah menjadi berbagai produk baru bernilai tinggi, seperti: sabun dan lilin aroma terapi. Minyak jelantah dipilihnya untuk diolah, dengan alasan bahwa kini kian banyak saja jumlah minyak sisa penggorengan yang tidak dipakai, kemudian dibuang begitu saja. Pada akhirnya, lagi-lagi menjadi limbah yang mampu mencemari lingkungan.

Tips dan Trik Menjaga Bumi

Hari Bumi bisa kita rayakan dengan cara mulai berkomitmen untuk melakukan hal positif yang bertujuan untuk melestarikan lingkungan. Bisa dimulai dengan hal-hal sederhana seperti membersihkan dan mengolah sampah yang ada di sekitar tempat tinggal. Termasuk juga mengurangi penggunaan berbagai kemasan sekali pakai, dengan selalu menyediakan wadah/tas/peralatan sendiri. Kemudian, selain terkait sampah, yuk bisa yuk gunakan peralatan elektronik dengan bijak, seperlunya saja. Matikan kran air ketika tidak digunakan, jangan sampai air mengalir begitu saja, kepenuhan di bak penampungan.

Dalam era digital seperti sekarang, bergerak bersama juga menjadi kunci untuk melakukan perubahan yang besar. Kita bisa lho menyuarakan kepedulian untuk menjaga bumi dengan mengajar orang di sekitar melakukan hal baik bagi lingkungan. Lewat gerakan Demfarm Sayang Bumi, misalnya, kita cukup mengikuti challenge dengan memposting salah satu hal yang kita lakukan sebagai wujud sayang bumi. Upload foto maupun video di instagram, jangan lupa mention dan tag akun @demfarm.id dan beri hastag #PupukPahala #DemfarmSayangBumi #DemfarmChallenge.

peringatan hari bumi

Oh ya, saya sudah ikutan lho dengan memposting salah satu karya walldecor. Siapa sangka, produk keren ini terbuat dari plastik kresek yang dipelintir/dipilin sedemikian rupa sehingga bisa terlihat seperti benang untuk dijadikan bahan dasar produk string art.

Biasa dipanggil Andy. Pernah tinggal lama di Makassar dan sekarang di Mataram, Lombok. Ngeblog sejak 2007. Senang kulineran, staycation, kopdaran di cafe, browsing produk di toko online tapi gak beli, dan tentu saja...senang menulis :) Bisa dikontak di andyhardiyanti@gmail.com

40 Comments

  • Alfianhoki 24 April 2022 at 5:24 pm

    Sipppp, demi hari bumi saya Dan keluarga rela Dari pagi ampe sore nggak minum air. Hebatkan ๐Ÿ˜Ž๐Ÿ˜Ž๐Ÿ˜Ž๐Ÿ˜Ž

    Semoga bumi cepat pulih

    Reply
  • Dian Restu Agustina 24 April 2022 at 10:58 pm

    Cakep walldecornya. Kreatif sekali ini..Memang mulai berkomitmen untuk melakukan hal positif yang bertujuan untuk melestarikan lingkungan bisa kita lakukan untuk merayakan Peringatan Hari Bumi

    Reply
  • ella fitria 25 April 2022 at 8:04 am

    sepakat bangeeet, salah satu cara untuk mencintai bumi ini dimulai dari hal2 kecil ya mbak. Kaya matiin air kran, membersihkan dan mengolah sampah. Dududu, kece banget walldecornya, ternyata dari plastik yang diplintir2 yak. ku kira dari benang woll, hihi

    Reply
  • Diana Puspitasari 25 April 2022 at 8:43 am

    Krativitasnya keren. Saya suka kesel lihat orang dg santai buang sampah sembarangan, mana kalau diingatkan malah lebih galak lagi…OMG

    Reply
  • Andiyani Achmad 25 April 2022 at 11:21 am

    Tujuan dari tema hari bumi tahun ini difokuskan pada percepatan solusi untuk memerangi ancaman terbesar dunia yakni perubahan iklim, dan untuk menginisiasi semua orang untuk turut mengambil bagian

    Reply
  • Andiyani Achmad 25 April 2022 at 11:22 am

    Tujuan dari tema hari bumi tahun ini difokuskan pada percepatan solusi untuk memerangi ancaman terbesar dunia yakni perubahan iklim, dan untuk menginisiasi semua orang agar turut mengambil bagian

    Reply
  • Ajeng Pujianti Lestari 25 April 2022 at 3:35 pm

    Ih, aku suka walldecornya. Banyak barang-barang tak terpakai kita tuh sebetulnya masih bermanfaat ya mbak. Aku sendiri perayaan hari bumi kemarin cuma agenda sedekah sampah anorganik bareng ibu-ibu sekomplek

    Reply
  • Dian Restu Agustina 25 April 2022 at 3:52 pm

    Nyesek memang ya masih di Indonesia juga, ada banyak rakyat yang kelaparan, kurang gizi, Namun sampah sisa makanan jadi penyumbang sampah terbanyak di negara ini! Hiks…
    Maka dari hal sederhana bisa kita mulai untuk menjaga bumi

    Reply
  • Nurul Rahma 25 April 2022 at 4:52 pm

    Wall decornya kece benerrrr
    Memang dibutuhkan kerjasama dan kontribusi dari berbagai pihak
    supaya planet Bumi makin nyaman dihuni ya.

    Reply
  • Hani 25 April 2022 at 8:21 pm

    Perubahan iklim memang udah gawat banget yah…
    Cuaca juga jadi tidak menentu. Udah bulan April gini, selama Ramadan, tiap sore hujan. Mana kemarin pake hujan es pula.
    Polusi ya penyebab perubahan iklim ini…

    Reply
  • Nurul Sufitri 25 April 2022 at 10:00 pm

    Menjaga bumi dapat dilakukan dari hal2 kecil diri sendiri maupun keluarga. Membawa wadah makanan dan botol dari rumah misalnya. Semoga bisa turut mengurangi sampah plastik. Kalau makan mesti dihabiskan jangan sampai meninggalkan sisa sampah yang berakibat buruk bagi lingkungan hidup kita.

    Reply
  • Suciarti Wahyuningtyas 26 April 2022 at 6:06 am

    Hal-hal kecil dari rumah bisa dilakukan untuk menyelamatkan bumi kita ya mak, salah satunya memang ajang bercocok tanam di rumah yang paling mudah diimplementasikan ya. Wah decoupagenya cantik ini, jadi ingat zaman dulu masih main talenan dengan kertas2 dan gambar untuk menghias dinding.

    Reply
  • Marita Ningtyas 26 April 2022 at 12:03 pm

    Wah lewat postingan ini, aku diingatkan tentang Hari Bumi dan apa saja yang sudah kulakukan untuk planetku ini. Harus mulai membenahi hal2 yang masih kurang ramah lingkungan dalam perilaku sehari2 nih. Makasih buat remindernya ya mbak.

    Reply
  • Okti Li 26 April 2022 at 1:28 pm

    Sebagai ibu rumah tangga selama ini yg bisa saya lakukan hanya berusaha menghemat pemakaian air, listrik dan mengurangi sampah plastik

    Reply
  • Nanik Nara 26 April 2022 at 2:36 pm

    kirain tadi juga dari benang wool lho itu hiasan bunganya, ternyata dari plastik kresek. Boleh juga nih saya tiru idenya, buat kegiatan sama anak-anak

    Reply
  • Shalikah 26 April 2022 at 2:38 pm

    Saya baru paham tentang Black Soldier Fly (BSF) ini Mbak. Bentuknya mirip tawon kecil ya. Biasanya hanya tau tentang maggot yang bisa ikut mengolah sampah. Ternyata larva BSF ini juga bisa ikut mengurai sampah ya.

    Reply
  • Kata Nieke 26 April 2022 at 8:06 pm

    Selamat hari bumi. Peran perempuan buat menjaga bumi itu banyak ya. Perempuan tuh memang potensial berkontribusi demi bumi dimulai dari hal-hal sederhana di rumah.

    Reply
  • Rizka Amita 27 April 2022 at 7:33 am

    Kalau kami di rumah, suamiku rajin mengolah sisa makanan untuk jadi pupuk. Kulit buah juga jadi pupuk. Minimal sisa makanan tidak terbuang, jadi ikut menjaga bumi.

    Reply
  • Mia 27 April 2022 at 11:36 am

    Suka banget sama walldecor-nya, bikin salfok
    Setuju sama artikelnya, mulai dari hal-hal kecil untuk membantu menyelamatkan bumi

    Reply
  • Dian 27 April 2022 at 11:43 am

    Momentum hari bumi akan lebih baik jika kita rayakan dengan melakukan aksi nyata menjaga bumi ya mbak
    Mulai dari hemat listrik hingga diet sampah plastik

    Reply
  • lendyagassi 27 April 2022 at 11:51 am

    Mengelola dengan baik sampah yang masih bisa dimanfaatkan pasti jadi bangga banget karena turut menjaga bumi. Meski kecil, tapi terus dilakukan dengan kebiasaan baik lainnya.
    Cantik banget decoupagenya kak Andy…

    Reply
  • Auliya Nurrahman 27 April 2022 at 12:08 pm

    tips dan trik menjaga buminya oke banget nih. Hal-hal sederhana tetapi besar manfaatnya. Terima kasih sudah sharing, Mbak.

    Reply
  • Aisyah Dian 27 April 2022 at 12:30 pm

    Terima kasih banyak kak, artikel ini mengingatkanku untuk lebih menyayangi bumi. Kalau nggak dimulai sekarang kapan lagi ya kak.
    Dan juga mengurangi sampah yang memang banyak banget dari sampah rumah tangga ya kak.

    Reply
  • ANTUNG APRIANA 27 April 2022 at 12:55 pm

    ada banyak ya cara untuk bisa membantu menjaga bumi. hal paling sederhana kayak mengurangi sampah plastik dan menerapkan 3 R bisa menjadi pilihan bagi kita

    Reply
  • Uniek Kaswarganti 27 April 2022 at 12:56 pm

    Kok bagus dan estetik itu mba wall decornya. Iya juga yaa.. kita harus bisa cari ide untuk mengolah kembali aneka limbah plastik yang kita hasilkan sehari-hari. Kalau di rumahku, kemasan plastik minyak goreng selalu dijadikan tempat pembibitan tanaman mba.

    Reply
  • Eri Udiyawati 27 April 2022 at 4:24 pm

    Miris memang, kita jadi penghasil sampah tertinggi. Terus dari sampah sisa makanan pula. Mulai sekarang, kudu bijak banget deh, jangan sampai membuang makanan.

    Reply
  • Dennise Sihombing 27 April 2022 at 4:27 pm

    Sayangi bumi sudah mulai aku lakukan dengan memakai bag yang tidak sekali pakai. Sehingga mengurangi penggunaan plastik di rumah

    Reply
  • Rach Alida Lidbahaweres 27 April 2022 at 6:30 pm

    Bagus sekali kampanye yang dilakukan ya mba. Sedihnya jika ada banyak juga sampah dan ini masih jadi permasalahan sampah saat ini

    Reply
  • Eni Martini 27 April 2022 at 7:10 pm

    bertepatan dengan hari bumi, aku melihat vidio-vidio di etopia mau nangis, sampai anak-anak aku peringatin untuk minum air putih dengan mengambil secukupnya karena sering anak-anak air putih tumpah, tidak habis kebuang. Sementara di Etopia air itu bagai berlian

    Reply
  • Lidya 27 April 2022 at 7:52 pm

    Jadi ga cuma hati yg dijaga ya kak, tapi bumi juga wajib dijaga untuk masa depan anak cucu, anaknya kak Rani & cucunya tante Andy ๐Ÿ™‚
    Ngomongin soal jaga bumi ini gak lepas dari sampah memang yang perli banget penanganannya sejak dini supaya gak menciptakan gunungan sampah

    Reply
  • Eni Martini 27 April 2022 at 7:52 pm

    Ikut senang masih ada yang perdulk dengan bumi kita. Aku pribadi merasa belum maksimal mengolah sampah dan menghijaukan bumi

    Reply
  • lendyagassi 27 April 2022 at 8:28 pm

    Tips menjaga bumiku agar tetap lestari yang menginspirasi, kak Andy.
    Banyak orang meremehkan sampah. Padahal kalau dikumpulkan etiap hari dan dikalikan sekian penduduk Indonesia, bikin panik bumi tuh..
    HUhu..semoga langkah kecil yang terus digaungkan dan dilakukan bisa membantu bumi menjadi lebih ceria.

    Reply
  • Rina Susanti 27 April 2022 at 9:10 pm

    Sampah masalah serius sayangnya belum banyak orang sadar hal ini , mash banyak orng buang sampah sembaranga dan ga berusaha mengurangi sampah

    Reply
  • echa imut 27 April 2022 at 9:28 pm

    ko cakep bikinnyanya dari plastsik bekas bisa walldecor gitu
    aku berusaha dari rumah sendiri masih termasuk mengurangi pemakaian plastik buat ikan asin :”)

    Reply
  • nchie hanie 27 April 2022 at 10:05 pm

    Kereen euy Wall decornyaa, bikinin , eehh..
    Nah, aku setuju banget semua harus bergerak, biar sama2 melakukan dimulai dari hal kecil saja bisa membantu kontribusi buat bumi kita tercinta. Aku masih di lingkungan rumah ajaa, memberikan baju2 atau barang2 yang numpuk bagi yang membutuhkan

    Reply
  • Nyi Penengah Dewanti 27 April 2022 at 11:16 pm

    MasyaAllah bagusnya mba Andy, ajarin hehehhe
    bismillah mulai dari hal yan kecil dan semoga bisa berimbas ke yang lebih gede dalam mengelola sampah ini.

    Reply
  • gusti yeni 27 April 2022 at 11:32 pm

    walldecornya baguss kakkk sangat kreatif. bismillah yaa mulai dr diri sendiri dan keluarga menjaga lingkungan dan hidup minimalis supaya bumi tidak tambah parah kerusakannya

    Reply
  • Hidayah Sulistyowati 28 April 2022 at 5:22 am

    Beneran nggak nyangka kalo wall decor itu bahannya dari tas kresek, aku kira dari benang karena rapi hasilnya.

    Aku sendiri belum setelaten itu mendaur ulang sampah plastik untuk wall decor. Paling yang aku lakukan adalah menggunakan wadah bekas kemasan cookies untuk tempat nyemai benih tanaman sayur dan cabai. Atau menyetorkan minyak jelantah ke pengepul di lingkungan RW kami

    Reply
  • Tian lustiana 1 May 2022 at 10:13 am

    bumi wajib banget kita jaga supaya anka dan cucu bisa merasakan kenyamanan dan keindahannnya kelak

    Reply
  • ima satrianto 6 June 2022 at 8:43 am

    Semoga setiap hari kita merayakan hari bumi ya mak, menjaga bumi dari hal terkecil yg bisa kita lakukan. Menjaga air tanah, menjaga lingkungan hijau dan mendidik generasi yg sadar lingkungan.

    Reply

Leave a Comment