Belajar Mewarnai Karya Bambang Pribadi Posted on 31 January 20163 December 2016 By andyhardiyanti Belajar Mewarnai Karya Bambang Pribadi. Beberapa hari yang lalu kami sekeluarga jadi gemar melakukan aktivitas mewarnai. Ini berawal dari saya yang mencetak beberapa lembar gambar dari akun facebook Bambang Pribadi. Bambang Pribadi adalah seseorang di balik buku berjudul The Mysterious Mandalas Relaxing Patterns, mau dibilang penulis lah dianya menggambar bukan menulis #eh. Pada akun instagramnya sendiri, Ia menyebut dirinya sebagai seorang penulis, editor, pelukis, perancang grafis, karikaturis, ilustrator dan pernah menjadi dalang wayang kulit. Wow, banyak yah! Kebetulan kami berteman di facebook, dimana di media sosial tersebut Bambang Pribadi sering mengunggah gambar-gambar hasil karyanya. Sempat terpikir ingin bertanya apakah gambar-gambar tersebut boleh kami cetak sendiri untuk diwarnai. Tapi nyatanya sampai sekarang saya belum mengajukan pertanyaan tersebut. Sampai akhirnya ada gambar baru lagi diunggah oleh Bambang Pribadi di akun facebooknya. Kali ini ada kalimat pengantar dari dua gambar tersebut yang bertuliskan: “new from the oven… ada yang mau mencoba mewarnai gaes?”. Dan tidak lama kemudian satu dua komentar mulai berdatangan, beberapa komentar tentang gambar mandala yang sebenarnya tidak saya mengerti. Sampai akhirnya ada yang bertanya, kalau mau mewarnai sendiri bagaimana caranya yang oleh Bambang Pribadi dijawab singkat: print saja. Kemudian penanya tadi bertanya kembali perihal bagaimana cara printnya? Nah, kali ini saya yang bantu menjawab. Dari komentar-komentar tadi setidaknya terjawab sudah pertanyaan saya dulu bahwa sepertinya boleh-boleh saja gambar tersebut kami cetak sendiri untuk diwarnai. Oleh Bambang Pribadi sendiri malah kami diminta untuk mengunggah hasilnya apabila sudah selesai diwarnai. Maka malam itu saya mulai mencetak dua gambar mandala terbaru yang baru saja dibagikan di media sosial siang harinya. Rupanya Sedja (anak saya) sempat melihat aneka gambar yang ada di album facebook milik Bambang Pribadi tadi. Sedja melihat ke layar laptop saya, kemudian dia menunjuk tiga gambar yaitu gambar semangkuk bakso, segelas jus dan secangkir teh. “Ma, Sedja pilih yang ini. Sedja mau warnai yang ini ya”. Nah lo, kan belum minta izin sama ownernya nih. Tapi berhubung si anak sudah nyaris rewel akhirnya ya saya cetak. Izinnya nyusul, pikir saya. Malam itu kami pun mewarnai. Kami? Iya, jadi saya, Sedja, dan papanya ramai-ramai mewarnai. Si Papa ikutan juga setelah melihat anak dan istrinya sibuk sendiri di meja gambar. Sedja semangat sekali mewarnai gambar mangkuk berisi bakso yang lucu-lucu itu, saya memilih mewarnai gambar mandala, dan untuk gambar cangkir berisi teh celup tersebut diwarnai oleh papanya Sedja. Seperti biasa, Sedja mewarnai bundaran-bundaran bakso dengan sejumlah warna. Warna-warni ala pelangi deh pokoknya. Dan ini memang ciri khasnya Sedja. Gampar apapun itu pasti konsep mewarnainya seperti ini. Baru setengah gambar, Sedja menyerah. Lelah katanya. Akhirnya kami beristirahat dan melanjutkan aktivitas mewarnai keesokan harinya lagi. Menurut saya pribadi (bukan Bambang Pribadi ya :D), mewarnai gambar mandala seperti ini benar-benar mengasyikkan. Sebab luas bidang yang akan diwarnai kebanyakan berukuran kecil. Jadi kami yang akan mewarnaipun menjadi tidak gampang bosan. Dan begitu mandalanya selesai diwarnai entah mengapa rasanya puas sekali. Kelihatan cantik dan rapi. Walaupun mungkin menurut orang paduan warna yang saya pakai ya biasa-biasa saja. eh ada gitu yang mikir gini? Entah sekitar pukul berapa saya selesai mewarnai gambar mandala tersebut. Beberapa menit setelahnya Sedja juga selesai dengan gambar semangkuk baksonya. Tidak lupa Ia menuliskan kata ‘Rani’ pada gambar yang tuntas diwarnai tadi. Rani adalah nama panggilannya di sekolah. Nama lengkapnya adalah Sedja Haerani Putri Mustamar (oke yang ini tidak penting haha.. #siapatahuadayangmautahu). Dan si papa tidak melanjutkan aktivitas mewarnainya lagi, jadilah gambar secangkir tehnya masih begitu-begitu saja. Kami yang hasil karyanya sudah selesaipun tidak lupa untuk eksis. Gambar yang sudah diwarnai langsung difoto dan selanjutnya diunggah ke media sosial dengan tetap menandai akun si pemilik gambar yaitu Bambang Pribadi #modusbiarmakineksis. Buat yang mau mewarnai gambar-gambar mandala seperti yang saya warnai di atas itu bisa banget deh langsung cari adult coloring book berjudul The Mysterious Mandalas Relaxing Patterns karya Bambang Pribadi ini di toko-toko buku terdekat (baca: Gramedia). Beli online juga bisa, saya lihat ada beberapa toko buku online yang juga memasarkan adult coloring book ini. Bagaimana dengan teman-teman, ada yang senang mewarnai gambar juga? Uncategorized adult coloring bookbambang pribadicoloring bookthe mysterious mandalas relaxing pattern
Uncategorized Bahasa Indonesia dan Mereka yang Mencinta Posted on 14 November 20111 September 2020 Apa kabar Bahasa Indonesia? Ah, lama tak jumpa. Anak zaman sekarang lebih suka berbahasa Indonesia yang mengada-ada, yang semaunya saja, yang tulisannya dibolak-balik pun dipadupadankan dengan angka. Apa namanya.. 4L4Y! Ahhay, saya juga tidak tahu apa artinya. Hanya dengar-dengar saja istilah mereka. Maaf, bukan hendak menghujat. Saya sekadar berpendapat, sebab… Read More
Uncategorized Andai Bisa Terbang Gratis, ke Bandung Aku akan Berkunjung Posted on 8 June 2015 Ketika melihat foto-foto warga Bandung yang dipostingkan di berbagai media sosial seperti Facebook maupun Instagram seringkali saya merasa iri. Mereka punya Alun-Alun Bandung, yang dijadikan tempat untuk berkumpul bersama warga lainnya, berdiskusi, melakukan obrolan ringan maupun sebagai tempat bermain anak-anak. Alun-alun Bandung hanyalah sebuah lapangan luas berwarna hijau yang mereka… Read More
Uncategorized Penghargaan BNI 2015: Bank Paling Menghargai Dana Nasabah Versi Saya Posted on 5 August 20152 February 2020 Halaman penghargaan pada situs resmi BNI belum diperbarui. Belum tercantum penghargaan yang diperoleh selama tahun 2015 disana. Tentu saja, bahkan tahun 2015 pun belum berakhir penanggalannya. Tapi mari simak sejenak postingan ini, ada sebuah penghargaan besar saya sematkan disana, penghargaan dari seseorang yang bahkan belum cukup setahun menjadi nasabah. Jam… Read More
Bagus banget Mbak hasil mewarnainya… tapi kalau saya sepertinya agak kurang tertarik :haha, maklum, kalau dikasih yang seperti ini malah ujungnya stres ketimbang jadi tenang. Warnanya habislah, bingung mau pakai warna apalah, terus kalau mewarnai selalu keluar bidang gambarlah… makanya mungkin lebih baik tidak :haha. Kecuali ada yang mau memberi dengan gratis :hihi. Reply
Hahaha, iya banget ini Gar. Meski santai, tetap harus hati-hati warnainya. Kan gemes banget kalau udah capek diwarnai terus ada aja yang keluar garis. Reply
Wah, lagi musim ya orang dewasa hobi mewarnai. Selama ini tahunya anak-anak saja yang mewarnai. Telaten ya mba, hasilnya bagus. Kalau saya mah, nggak bisa serapi itu. Reply
Terima kasih mbak ๐ Padahal ini sempat kesenggol sedikit sama Sedja. Untuk pakai pensil warna, jadi tidak terlalu kelihatan. Reply
Iya man. Lagi ngetrendnya nih sekarang. Kalau sudah diwarnai memang rasanya puas banget dah ๐ Reply
wah aku malah pokus sama bakso2 yang diwarnai sedja or rani hahahaha… hmm..mbayangin bakso2 dengans senyuman2 ituuh…tinggal am di makan .. Reply
Ahahahah Sedja kalau mewarnai emang gitu teh. Campur aja semua warna. Kalau beneran, mungkin jadi menu bakso pelangi kali ya? ๐ Reply
Kalo gw yg disuruh mewarnai pasti acak kadut semua kmrn temen ku mewarnai gajah, di kerjakan 3 minggu dan hasil nya kece banget Reply
Mascum kalau disuruh mewarnai ya acak kadut. Kalau disuruh travelling mah baru lincah. Xixixixixi Reply
saya sih enaknya pakai pensil warna mbak, tapi kalau punya spidol dengan banyak warna juga boleh ^_^ Reply
wah..senangnya ya mbak ^_^ jadi pengen ketemu langsung sama mas Bambang Pribadi, sama mbak Tanti juga tentunya ๐ Reply