Catatan Bulan Sebelas: Buku Posted on 3 December 20112 October 2016 By andyhardiyanti ini tumpukan buku (ilustrasi saja) Suatu waktu di hari pertama di bulan sebelas, tibalah saya pada halaman blog yang kebetulan sedang mengadakan giveaway. Seperti biasa, hadiahnya berupa buku (aih, saya suka hadiah buku!). Atas maksud mengambil bagian pada giveaway tersebut, jadilah saya melahap habis satu halaman postingan mengenai info giveaway yang diadakan. Ada syarat yang tersirat, rupanya untuk menjadi peserta, saya setidaknya harus membongkar arsip tulisan di blog ini. Bongkar-bongkar postingan lama pun berlangsung. Satu postingan, lima postingan, mungkin sampai lebih dari sepuluh postingan yang saya baca. Tapi kemudian saya lupa pada tujuan awal saya membaca tulisan-tulisan lama ini. Maka yang ada, saya malah terbawa suasana. Saya malah memikirkan cerita-cerita yang disajikan. Banyak pelajaran yang saya ambil dari tulisan-tulisan lama di blog itu. Pelajaran mengenai kesederhanaan, keikhlasan, dan banyak lagi. Sebuah tulisan diantaranya sukses mendobrak hati saya. Tulisan tentang seorang anak kecil usia sekolah dasar, entah kelas berapa. Anak kecil yang cinta buku, senang membaca, yang kemudian bingung sendiri atau mungkin sedih ketika tak ada lagi buku yang bisa ia baca. Blog tadi saya biarkan sendiri sejenak. Tak lagi saya simak. Saya justru mengalihkan mata pada jejeran buku di rak merah, rak mungil berisikan sejumlah buku koleksi saya dan Papa Rani. Rak yang memuat buku-buku yang kami beli sejak jaman belum saling kenal hingga saat sudah ada Rani seperti sekarang. Kami memang suka membaca, suka jalan-jalan ke toko buku walau kadang tak juga membeli buku. Sekadar berdiri membaca beberapa halaman itu sudah jadi kegiatan yang amat menyenangkan. Aih, kembali lagi saya cerita! Pada rak itu saya lihat beberapa buku bacaan usia anak-anak. Buku-buku yang kami beli saat satu atau dua tahun sebelum menikah. Buku-buku yang kami bilang akan kami bacakan untuk anak kami nanti. Mungkin kamu akan bilang ‘kelamaan’. Nyatanya memang! Yes. Life is beautiful. Love is wonderful. Giving is powerful. (Ippho Santosa) Tiga eksemplar buku tentang para pejuang muslim dan dua eksemplar buku karya Abdurrahman Faiz (seorang penulis cilik di zamannya, anak dari Helvy Tiana Rossa) saya kumpulkan. Saya ceritakan maksud saya pada Papa Rani, sip! dia setuju. Bahkan katanya, masukkan juga kaset film ‘meraih mimpi’ itu dalam paketnya. Semuanya sudah siap, tapi saya belum tahu akan dikirim kemana. Jadilah saya berkomunikasi lewat facebook dengan blogger yang saya telusuri tulisan-tulisan lamanya tadi. Tepat pada tanggal 2 November paket buku tersebut saya kirimkan. Ah iya, saya juga menambahkan satu buku lagi berjudul Chicken Soup for The Pet Lover’s Soul. Bukunya sudah usang, agak lembab karena rumah saya yang pernah kebanjiran dulu. Tapi itu buku kesayangan saya, buku bersejarah. Saya dapat dari Gramedia-MaRI karena jadi juara pertama waktu lomba cerdas cermat saat SMA dulu. Oh ya, saya pernah baca di bukunya Ippho Santosa bahwa Allah itu suka kalau kita memberikan sesuatu yang kita sayangi pada orang lain. Saya sih emang pengen aja kasih buku ini, soalnya isinya bagus dan kebetulan saya juga udah selesai bacanya π Tahukah kalian teman-teman, saya bahkan tidak pernah berpikir banyak tentang yang dikatakan Ippho dalam bukunya. Santai saja, saya hanya ingin berbagi. Tapi Allah benar-benar memonitoring kejadian ini! Sungguh! Kalau diingat lagi, paket yang saya kirimkan pada anak kecil yang bahkan saya belum pernah bertatap muka dengannya itu terdiri dari enam eksemplar buku dan sebuah kaset CD film. Oke sudah diingat,kan? Lanjut! “Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap-tiap tangkai itu berisi seratus biji. Dan Allah melipatgandakan (balasan) bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya (QS. 2:261).” Alhamdulillah, pada bulan yang sama saya memenangkan sejumlah kuis yang tiga diantaranya berhadiah buku! Subhanallah π Saya memberikan buku kesayangan saya pada anak kecil tadi, Allah pun membalasnya dengan memberikan saya buku-buku yang baru. Kuis yang pertama itu sebenarnya diumumkan tanggal 25 Oktober, tapi karena pengumumannya lewat twitter dan saya kurang aktif di sana. Jadilah saya membaca pesan itu pada tanggal 8 November. Saya pikir hadiahnya hangus, ternyata setelah saya konfirmasi hadiahnya masih ada dan akan segera dikirimkan. Kalian tahu? Saya dapat hadiah buku Marketing is Bullshit karangan Ippho Santosa dari sebuah kuis yang diadakan di twitter. Tidak sampai di situ. Kuis kedua adalah kuis yang diadakan Pakdhe Cholik, bisa dilihat pada postingannya yang berjudul Introducing Trio Banjes. Pada tanggal 20 November diumumkanlah tiga orang pemenang yang berhak mendapat sebuah buku karya Rakhmawati Fitri berjudul Kening. Oh ya, ini adalah pertama kalinya saya menang kuis yang diadakan pakdhe π Alhamdulillah, ada nama saya.. itu yang disinari warna merah ^_^ Nah, yang ketiga apa? Teman sudah baca postingan saya yang berjudul Bahasa Indonesia dan Mereka yang Mencinta? Postingan itu saya ikutkan pada lomba blog yang diadakan Rumah Kata Bogor dalam rangka memperingati bulan bahasa. Pada suatu tengah malam di tanggal 25 November, nama para pemenang diumumkan. Saya memang tidak mendapatkan hadiah ponsel pintar, karena saya tidak menempati posisi 1, 2 ataupun 3. Tapi lihatlah! Nama saya ada di urutan ke-5 dan berhak mendapatkan hadiah ‘paket buku’. Subhanallah! Kejadian di bulan November ini tak henti-hentinya saya pikirkan. Benar-benar tidak akan rugi orang yang mau berbagi π Allah Maha Mengetahui, sungguh! Maaf, bukan maksud saya untuk ‘pamer’ hanya sekedar share atas pengalaman ini.. Semoga ada pelajaran yang bisa teman-teman ambil dari apa yang saya ceritakan π Uncategorized Bulan SebelasHadiah BukuIppho SantosaKeajaiban SedekahMarketing is BullshitPengalaman Berbagi
Uncategorized Jenis Desain Interior Rumah yang Bisa Anda Tiru Posted on 6 May 2017 Jenis Desain Interior Rumah yang Bisa Anda Tiru. Untuk membuat interior rumah jadi lebih menarik, tentu Anda akan banyak berpikir bagaimana cara mengubah banyak hal di interior rumah Anda. Belum lagi berbicara kecocokkan yang belum bisa ditentukan. Anda bisa memakai gaya desain interior apa saja, namun jika tidak begitu cocok… Read More
Uncategorized Saya, Kak Diyah, dan Mainan Ciptaannya Posted on 28 October 20111 November 2011 SAYA, seorang perempuan kelahiran 1991. Anak bungsu yang punya tiga orang kakak perempuan. Masing-masing kelahiran tahun 1979, 1982, dan 1987. Perbedaan usia yang cukup jauh (4 tahun itu jauh gak ya?) di antara kami membuat saya menjadi anak paling keren (baca: paling dimanja) dibandingkan mereka. Kalau mendengar cerita teman-teman yang… Read More
Uncategorized #BandungTrip – Euforia Wisuda di Sabuga Posted on 5 May 20166 May 2016 #BandungTrip – Euforia Wisuda di Sabuga. Akhirnya tanggal 1 April tiba (iya, ini cerita di tanggal 1 April 2016). Sejak shubuh hari kami sekeluarga sudah bersiap, meskipun yang berhak menyaksikan perhelatan wisuda si kakak hanya dua orang. Tentu saja: ibu dan bapak. Kosan tempat kami menginap letaknya memang tidak jauh… Read More
nice, postingnya inspiratif sekali. semoga saya bisa beramal dengan baik seperti author blog ini beramal…. amin….. Reply
selamat ya mam atas hadiah paket bukunya bukan pamer kok, tapi penyemangat buat teman2 lain supaya rajin ikut kontes Reply
nah itu meruapakan keajaiban dari sedekah, karena berbagi memang tak pernah rugi.. π selamat atas hadiahnya bu. Reply
waahh..hebat mba…. Alhamdulillah yah… Allah memang benar-benar menepati janji-Nya… bahwa amal baik meski hanya sedikit pasti akan dibalas dengan berlipat ganda… oke..sukses yah mba untuk semua kontes yang diikuti..hehehehe Reply
Duh sampai merinding bacanya deh Mbak. Semoga buku yang dikirimkan menjadi berkah bagi mbak sekeluarga dan bermanfaat bagi si anak yang menerimanya.. Reply
semoga berhasil kontesnya, salam kenal dengan mama Raani, saya pernah 3 th di sulsel. thz sudah nyasar ke rumahku Reply
eh,.,. dan juara satunya pring ya.. temen seangkatan saya di STAN, dan teman senasib satu instasi dia.. dan emang tulisan2nya keren.. Reply
Sesungguhnya janji Allah adalah pasti. Ia akan menggantikan ketulusan berbagi dengan rejeki yang tak terduga sebelumnya. Subhanallah! Reply
Aih…pasti seneng bgt ya Tutut, dapet buku banyak π senang terharu kaget apa lagi ya teh orin? bersyukur banget dah pokoknya..rejeki yang tak disangka-sangka Reply