Rekreasi dan Relaksasi di Soera Eco-Retreat Suranadi

Lombok sering dianggap sebagai tempat yang pas untuk slow living. Tidak ada yang terburu-buru untuk dikejar, dan rasanya setiap orang seperti benar-benar menikmati proses kehidupan. Tapi Lombok sebelah mana dulu? Kota Mataram saja, kini sudah lebih ramai dari biasanya, tiba-tiba di sejumlah titik— mulai akrab dengan momen macet di pagi dan sore hari. Masyarakat memenuhi setiap pusat perbelanjaan, kafe, rumah makan, dan semacamnya di akhir pekan.

Sesekali kami butuh menepi sejenak dari hiruk pikuk kota. Pergi ke tempat yang dekat dengan alam, sekadar menghirup udara segar, melihat hijaunya pepohonan, petak-petak sawah dengan batang padi yang tersusun rapi, hingga menikmati momen berendam di kolam alami yang bersumber langsung dari mata air. Makin sip lagi kalau lokasinya tidak jauh dari kota, dan Soera Eco-Retreat adalah salah satu pilihannya.

Lokasi Soera Eco-Retreat Suranadi

Dari titik nol kilometer kota Mataram, butuh waktu sekitar 20 menit untuk sampai ke Soera. Tidak begitu jauh, meskipun lokasinya beda kota. Jika dibandingkan dengan Wisata Aik Nyet pun, tempat ini lebih dulu dicapai. Lokasi Soera Eco-Retreat berada di Jalan Pembersihan No.9 Suranadi, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, NTB.

Titik lokasi yang berada di Google Maps sudah tepat, di bagian depan pun terpampang jelas plang bertuliskan “SOERA”. Jadi jangan khawatir bakal nyasar atau sulit menemukan tempatnya. Daerah sekitar Soera dikelilingi oleh area persawahan yang memanjakan mata, tak mau kalah, indera pendengar kita pun dibuat tenang dengan irama aliran air yang tak putus-putus, seperti menegaskan betapa segar dan berlimpahnya air di sana.

Dari Buka Sesekali, Hingga Setiap Hari

Sebenarnya sudah lama ingin ke sini, sejak setahun lalu melihat konten di media sosial. Tapi sekadar ingin, karena kalau lihat dari ketentuannya, rupanya harus booking dulu. Apalagi jadwal beroperasinya pun hanya sesekali, yakni saat weekend. Kami yang jadwalnya sering ada aja perubahannya gini, sungguh khawatir kalau mesti booking begitu. Ya sudah, jadinya rencana tinggal rencana. Sampai suatu hari, dalam rangka menghibur si kecil yang batal ngekor rombongan sepupunya ke Gili Trawangan, kami akhirnya mencari opsi lain. Hari sudah siang, dari kejauhan terlihat langit mulai mendung, dan pantai bukan pilihan- apalagi kali/sungai yang berbahaya jika daerah atas sedang hujan.

Teringatlah lagi rencana ingin ke Soera itu. Saya segera menghubungi nomor WA mereka, memastikan apakah kolam renangnya bisa digunakan, dan menanyakan hal lainnya, sambil mobil terus berjalan ke arah sana. Pilihannya ya memang yang dekat-dekat saja. Alhamdulillah, jadi tahu juga, bahwa dulunya (Juli 2025) Soera hanya buka di akhir pekan dan harus booking. Kemudian pada September 2025, mulai dibuka setiap hari, dan bebas dikunjungi oleh siapa saja tanpa harus booking.

Jam Operasional Soera

Soera buka setiap hari dari Senin sampai Minggu, dengan jam operasional yang berbeda-beda. Untuk Senin sampai Kamis yakni pukul 09.00-18.00, sedangkan saat weekend (Jumat, Sabtu, Minggu) dan tanggal merah/hari libur nasional yakni 09.00-20.00. Syukurnya hari itu kami datang saat tanggal merah, meski tiba sudah pukul 4 sore, tapi masih bisa menikmati sejumlah aktivitas di sana. Eitts, walaupun buka sampai malam, sebaiknya sudah beres bermain di kolam sebelum petang/jam 6 sore, ya biar gak gelap aja gitu.

Ada Apa Saja di Soera?

Jadi Soera itu tempat apa sih? Hmm… apa ya? Tempat makan, olahraga, nongkrong, healing, banyak deh! Sesuai namanya, Soera Eco-Retreat, kalau dilihat-lihat apa yang disediakan di sana, aktivitas yang sering dilaksanakan, pas banget sih disebut sebagai tempat rekreasi dan relaksasi. Lokasinya dekat dengan alam, meski ditata- Soera tidak banyak mengubah kondisi alami yang ada sebelumnya. Pergi ke sana bisa dibilang semacam jeda sejenak dari hiruk pikuk kota, tapi yang semuanya rasanya ada di satu lokasi. Ya, makan, ngopi, berenang/bermain air, nongkrong, dan lainnya. Jadi ada apa saja sih di Soera?

Soera Balao

Mata saya langsung tertuju pada bangunan kayu yang cukup besar dan tinggi (kalau tidak salah, 3 lantai) ketika pertama kali tiba di parkiran. Rupanya itu adalah bangunan utama dari Soera Eco-Retreat, disebut Soera Balao. Lantai 1 merupakan restorannya, ada sejumlah meja panjang dengan banyak kursi. Sekelilingnya ada banyak jendela dalam kondisi terbuka, membuat kita bisa melihat pemandangan sawah di luar. Oh ya, di lantai ini pula tempat meja kasir berada, sebelum pergi ke area lainnya, lakukan pemesanan makanan/minuman dulu yaa.

Masih di bangunan yang sama, kalau dari lihat-lihat di media sosial sih… lantai 2 digunakan untuk sesi yoga, pilates, atau semacamnya. Kemudian lantai 3 adalah ruangan kantornya. Para pengunjung bisa naik ke lantai atas, namun terbatas di area luar saja, biasanya sekadar untuk berfoto di beberapa spot estetik.

Area Bermain

Tidak jauh dari Soera Balao, terdapat satu area kecil nan teduh. Di sana tersedia dua mainan besar (berbahan kayu, semacam tangga-tangga dan perosotan), dan beberapa mainan kecil, yang ditaruh di dalam area berpasir.

Berbagai Pilihan Tempat Duduk

Jangan khawatir kehabisan seat di bangunan restoran tadi. Soalnya ada banyak sekali pilihan tempat duduk yang tersebar di area Soera. Bisa pilih, mau duduk di kursi-kursi santai di bawah pohon tepat di samping/belakang bangunan restoran, di gazebo-gazebo (dekat kolam ikan maupun dekat kolam renang), atau di kursi dengan meja kayu panjang yang juga berada tak jauh dari kolam renang. Ah ya, saya sempat lihat pula jelang malam- ada tenda dipasang di dekat kolam renang, sepertinya itu tempat duduk lesehan.

Kolam Renang Alami

Favorit saya ini sih, kolam renang alami yang airnya berasal dari mata air. Kolamnya dibuat bertingkat-tingkat gitu dengan kedalaman yang bervariasi. Semakin bawah, semakin dalam. Kolam yang dalam pun ukurannya lebih luas. Setiap kolam, disediakan tangga, jadi lebih nyaman untuk turun. Bagian teratas kolam, disusun bebatuan, sehingga menyerupai air terjun. Airnya dingin dan bersih. Rasanya nyaman sekali berenang di sini.

Oh ya, selain kolam renang alami (natural pool) yang bertingkat-tingkat itu, kabarnya di sini juga ada cold plunge dan sauna, tapi entahnya posisinya di mana. Nanti saya tanyakan lagi kalau ke sana.

Kolam Ikan

Kalau sudah masuk daerah Sayang-sayang, Lingsar dan sekitarnya, berlanjut ke Suranadi dan Narmada, gak heran sih ada banyak kolam pemancingan. Di sini pun demikian, ada beberapa titik kolam ikan, tempat para ikan tawar dibudidayakan. Entahlah ikan apa saja itu, saya belum tanya.

Area Kemah

Banyak banget aktivitas yang bisa dilakukan di sini, termasuk berkemah. Saya belum tahu mekanisme/syarat dan ketentuannya seperti apa, sekadar tahu saja di sana tersedia camp area. Mungkin bisa tuh mengadakan acara gathering di sini. Bisa pasang tenda, berenang di natural pool, wahh seru!

Toilet

Toilet terpisah laki-laki dan perempuan. Di area perempuan, ada tiga bilik toilet, tersedia pula wastafel. Kondisi toiletnya bersih dan harum. Semoga kondisinya selalu dijaga seperti demikian ya.

Musala

Senang deh tempat rekreasi yang ada musalanya gini. Sudah tersedia perlengkapan shalatnya juga. Oh ya, lokasinya di samping area parkir. Musalanya tidak begitu besar memang, tapi cukuplah. Semoga kedepannya bisa lebih tertata, tersedia tempat wudhu di dekatnya, dan pastinya ada pembatas antara laki-laki dan perempuan.

Aneka Menu Makanan dan Minuman

Bisa dibilang, Soera Eco-Retreat tuh destinasi wisata yang lengkap untuk teman-teman kunjungi. Mau ke sini untuk sekadar nongkrong, bisa. Mau mencari tenang, iya. Mau kulineran bareng keluarga, sambil mengajak anak berenang pun oke. Pilihan menu makanan dan minumannya ada banyak banget. Mulai dari camilan, makanan berat, jus, jamu, sampai kopi. Kemarin saya pesannya sajian nasi lalapan ayam, nasi campur, dan air putih (jug).

Mencoba Sajian Nasi Ayam Lalapan dan Nasi Campur

Sajian nasi lalapan ayam ini terdiri dari nasi, ayam goreng, tempe tahu goreng, urap timun, irisan timun, dan sambal. Kemudian dalam seporsi nasi campurnya tuh ada nasi, ikan asap suwir (menggunakan ikan kurisi/tenggiri/tuna), tempe tahu goreng, telur dadar, urap sayur, urap timun, dan sambal. Porsinya cukup banyak sih, enak, dan mengenyangkan, pas lah untuk harga 35rb/porsi (harganya sama). Sayangnya saat makan nasi campurnya, saya masih dapat beberapa bagian tulangnya, salah sih gak makan pakai tangan, soalnya kirain ikan asapnya blas bebas tulang.

Untuk minumnya, kami pesan air putih aja. Keterangannya sih di situ “bersumber dari mata air Suranadi”, baiklah dicoba… Salut sih, jadi gak jual air mineral kemasan, melainkan sudah air putih sehari-hari aja gitu ditaruh di water jug berbahan kaca, terus disediakan dua buah gelas kaca. Harganya 15rb/jug.

Tarif Berenang di Soera

Kayaknya ini yang paling sering ditanyakan. Berapa Harga Tiket Masuk (HTM) di Soera Eco-Retreat? Kalau mau berenang harus bayar berapa? Apakah ada syarat minimal transaksi? dan berbagai pertanyaan sejenis. Baik, saya jawab ya. Jadi untuk berenang di Soera tuh ada beberapa pilihan.

Pertama, beli tiket renang. Harganya untuk dewasa 45rb, anak-anak (usia 3-12 tahun) 30rb. Harga tersebut sudah termasuk free pilihan berikut: floral tea,, black tea, kunyit asam, beras kencur, kopi tubruk, air mineral, sewa pelampung, atau sewa handuk. Intinya pilih deh satu aja dari sekian banyak pilihan tersebut.

Kedua, beli paket signature A dan B (yang ada di buku menu). Dimana untuk setiap kelipatan pembelian 150ribu, akan mendapatkan 1 pax tiket renang anak maupun dewasa.

Apakah Layak untuk Dikunjungi Kembali?

Dari pengalaman pertama ke Soera Eco-Retreat kemarin, lantas apakah saya tertarik untuk ke sana atau merekomendasikannya ke teman-teman pembaca? Layak guys, sesekali coba deh ke sana. Enak buat yang pengen berenang tenang, main-main ke alam, tapi yang ya di situ-situ aja. Cocoklah itu istilah rekreasi dan relaksasi yang saya jadikan judul di atas. Belanja makanannya gak mesti banyak-banyak kok, disesuaikan saja. Seperti kami kemarin, lebih memilih beli sajian nasi yang sudah lengkap dan membeli tiket renang satuan.

Pengen ke sana lagi, harapannya sih semoga sudah disediakan ruang bilas ya. Soalnya kemarin si kecil bilas dan ganti pakaiannya di toilet, soalnya gak ketemu ruang ganti.

Teman-teman kalau ke daerah Suranadi biasanya ke mana? Atau sudah pernah ke Soera Eco-Retreat juga?

andyhardiyanti

Biasa dipanggil Andy. Pernah tinggal lama di Makassar dan sekarang di Mataram, Lombok. Ngeblog sejak 2007. Senang kulineran, staycation, kopdaran di cafe, browsing produk di toko online tapi gak beli, dan tentu saja...senang menulis :) Bisa dikontak di andyhardiyanti@gmail.com

No Comments

Leave a Comment