Solitaire dan Sendiri Posted on 24 February 201221 August 2017 By andyhardiyanti Sebuah Pembuka: Solitaire dan Sendiri yang Hilang Langit di luar mendung, sedja baru saja tertidur beberapa menit setelah papanya pamitan pergi main futsal. Saya? sedang sibuk sendiri di hadapan monitor, mengumpulkan segenap pikiran untuk memulai lagi tulisan ini dari awal. Jadi kemarin postingan yang dijadwalkan pagi ini sudah terdaftar pada giveaway pribadi mandiri ini tiba-tiba hilang. Padahal hanya butuh satu paragraf lagi dan siaplah untuk dipublikasikan. Penyebabnya adalah malware yang datang tak diundang dan saya ;D Kenapa saya? Lanjut sajalah dulu bacanya.. Solitaire dan Sendiri yang Simpel Sebelum mengenal permainan bernama poker, pernahkah sahabat berurusan dengan permainan kartu bernama solitaire? Saya bahkan sampai saat ini belum juga mengerti cara bermain poker. Bagaimana dengan solitaire? Aih, walau terbilang telat, saya tentu tahu dong cara mainnya π Solitaire itu permainan yang simpel. Tidak butuh orang lain untuk diajak bermain. Cukup berhadapan dengan monitor dan mainkanlah! Karena terlalu saya anggap simpel, dulu malah saya gak ngerti cara mainnya. Saya pikir cuma disusun-susun saja dari yang nilai kartunya tinggi ke yang rendah dengan catatan warna kartunya mesti selang-seling (merah-hitam, atau hitam-merah, tidak boleh merah-merah atau hitam-hitam..kok jadi ribet gini ya? hehe). Sempat heran juga, permainan ini kok ya tidak ada endingnya? Saat sedang dalam masa ‘heran’ itu akhirnya saya dijelaskan sama Kak Diyah kalau kartu-kartunya itu mesti dikumpulkan di empat baris tempat kartu di atas berurutan sesuai dengan jenis kartunya masing-masing yaitu hati, wajik, kelor, dan sekop. Eh bener ya? Saya lupa istilahnya π Atas penjelasan kak Diyah itulah kemudian permainan solitaire saya punya ‘ending’ juga yang ditandai dengan munculnya gambar ini: Solitaire, Sendiri, dan Blogging Kembali ke kasus hilangnya draft postingan solitaire dan sendiri yang saya ceritakan di awal tulisan tadi. Selain malware, bisa dibilang saya jugalah penyebab postingan ini batal dipublikasikan pagi ini. Kenapa? Yap, ini ada hubungannya sama permainan solitaire. Ternyata bukan cuma pas main solitaire yang mesti sendiri. Untuk urusan ngeblog saya memang lebih nyaman kalau lagi sendiri. Terutama kalau lagi ngetik postingan baru, jari-jari saya ini pasti aja nyangkut kalau ada orang yang perhatikan saya ngetik π Mending kalau cuma saya saja yang diperhatikan, nah lho tapi kalau udah nengok-nengok sambil baca apa yang saya ketik… ini dia yang bikin saya merasa tidak enak. Jadi kemarin saya sudah nulis banyak untuk postingan solitaire dan sendiri ini, masuk di paragraf terakhir.. eh tiba-tiba papanya sedja udah tiba di rumah. Tadinya kan dia pergi rapat di kantor, kalau perkiraan waktu saya sih selama papanya sedja di luar bisalah jadi 2 postingan (postingan award dan solitaire), tapi karena Sedja lagi agak rewel dan setelah makan malam mesti ditemenin main dulu sampai akhirnya dia tertidur.. maka saya ngeblognya agak telat. Nah, papanya sedja baru tiba di rumah langsung nyari laptop. Jadilah postingan itu saya ‘save draft’ dulu. Tunggu beliau tidur ntar malam, baru deh saya publish. Yeee..yang ada malahan blog saya dihinggapi malware! Postingan terbaru saya kemarin, komplit dengan draft yang saya buat kemarin hilang blas -__-“. Sebenarnya kalaupun postingan solitaire dan sendiri ini sukses dipublikasikan kemarin, kayaknya tetap aja deh bakalan hilang ngikutin postingan award saya. Tapi kok saya tetap aja gak bisa nyalahin diri sendiri ya. Saya yang cuma bisa bikin postingan baru kalau lagi sendiri Maaf, kalau dibaca ulang isi postingan ini ya kok kebanyakan curhatnya? Hehe.. capek sih mau nyusun kalimat untuk ceritain yang udah ditulis di draft kemarin. Hiks.. Sebuah Penutup: Solitaire dan Sendiri Bagi Saya Pada akhirnya seperti inilah postingan saya bercerita. Seperti permainan bernama solitaire yang tak butuh dimainkan beramai-ramai, cukup sendiri saja. Seperti saya yang selalu butuh ketidakberamai-ramaian itu untuk sekadar menulis satu dua atau tiga paragraf di blog ini. Mungkin untuk kalian nikmati sendiri saat harus jauh dari mereka yang ramai yang tentu suatu saat kalian rindukan π Jadi, seperti apa solitaire dan sendiri di mata rekan blogger sekalian? π ~ Turut menyemarakkan Giveway : Pribadi Mandiri yang diselenggarakan oleh Mbak Imelda dan Mbak niQue. Uncategorized Game SolitairePermainan SolitairePribadi MandiriSolitaireSolitaire dan Sendiri
Uncategorized Jenis Desain Interior Rumah yang Bisa Anda Tiru Posted on 6 May 2017 Jenis Desain Interior Rumah yang Bisa Anda Tiru. Untuk membuat interior rumah jadi lebih menarik, tentu Anda akan banyak berpikir bagaimana cara mengubah banyak hal di interior rumah Anda. Belum lagi berbicara kecocokkan yang belum bisa ditentukan. Anda bisa memakai gaya desain interior apa saja, namun jika tidak begitu cocok… Read More
Uncategorized Perhatikan Hal ini saat Anda Membeli Rumah Posted on 5 August 20156 August 2015 Memiliki rumah sendiri merupakan impian semua orang. Jika Anda telah siap secara finansial, tentu Anda akan memutuskan untuk beli rumah. Untuk membeli sebuah tempat tinggal, tentunya Anda tidak bisa asal-asalan memilih. Anda harus sangat teliti saat memilih rumah yang akan Anda beli. Jika Anda tidak melakukan ini saat beli rumah… Read More
Uncategorized My 1st Wedding Anniversary Posted on 24 July 201113 August 2015 Setahun yang lalu tepatnya pada hari Sabtu tanggal 24 Juli 2010 pukul 10-an wita (waktu itu saya tidak sempat nengok ke jam dinding, jadi tidak tahu persis jam sepuluh lewat berapa menit) kami sudah sah menjadi sepasang suami istri. Senangnya minta ampun ya Allah.. Senang karena sekarang kalau kemana-mana ndak… Read More
Eits, apa komenku ditangkap satpam? atau belum ke kirim yak barusan? koq ngilang,hihihihiih moga sukses ya Mbak π Reply
Yup ..butuh kesendirian untuk menulis beberapa paragraf di blog.. rasanya adem di hati dan pikiran.. Reply
hehehe abis kesel ya?Gara2 malware? tapi udah adem kan sekarang? π eniwe makasi udah berpartisipasi yaaa Reply
Waduuh sebel bgt ya kalo postingan yg udah dibuat hilang, apalagi postingannya utk lomba. Mana waktunya udah mepet lg. Saya pernah tuh postingan hilang krn mau ngedit di ipad kok ya malah tinggal halaman blank yg disave. Hiiks…. Kesel bgt rasanya. Padahal saya rajin save di word utk back up. Tp kali itu kok ya kebetulan lupa. Biasanya kalau udah gitu mood utk nulis postingan yg sama utk kedua kalinya jd beda yah…. Tp sekarang berhasil jg kan nulis lagi hehe…..semangaatt:-) Reply
Kalau saya tiap bikin postingan memang gak pernah bikin backupnya π eh, giliran hilang kayak kemarin..baru deh saya backup tulisan yang ini.. Reply
Mama Rani, maaf ni baru tahu rumahnya di sini. Solitaire itu memang identik dengan kesendirian, tapi bukan berarti kesepian. Karena dengan main solitaire kita tak akan merasa sendiri atau sepi. Bukankah begitu, mbak? Reply
Hohohoh, makasih π Sayang banget sih..tapi yaa mau gimana lagi. Saya aja udah lupa isi tulisannya apa~ Reply
Tawwa … ruman baru lagi. Gara2 malware jadi tampilan rumahnya berubah ya? Sekarang sudah tidak kesal lagi kan, akhirnya bisa ikut GA ini. Semoga sukses yah … π Reply
Ndak kesalmi, kak π Mau kesal bagaimana juga tulisannya ndak bakal kembali -___-” iya, ini tampilannya jadi kalem gara-gara malware ;D Reply
MMenyimak cerita solitairenya… Sampai pada draft pstingan hilang…bisa di bayangkan betaa upsetnya tuh. Kalau saya biasanya bikin konsep dulu, saat dah pas baru saya input ke blog. Jd saya punya arsipnya di kompi Mbak Reply
Gak papa, mbak. Kan lagi sibuk jadi jurinya blogger cilik toh? hehehe.. Sudah apa belum yaa..saya juga belum ngecek π Reply