Jalan Jalan Singkat ke Taman Wisata Alam Suranadi Posted on 19 July 20163 December 2016 By andyhardiyanti Jalan Jalan Singkat ke Taman Wisata Alam Suranadi. Selama menetap di pulau Lombok, tepatnya sejak tahun 2012 saya tahunya Suranadi itu ya tempat pemandian saja yang mana menurut saya air dingin banget. Jadi ketika ada surat pemberitahuan dari sekolahnya si kecil bahwa keesokan harinya rombongan sekolah (murid beserta para guru) akan outing ke Suranadi saya rada bingung. Soalnya di rundown acara jelas tertulis sejumlah kegiatan yang menurut saya “emang muat gitu dilakukan di kawasan kolam pemandian Suranadi?”. Taman Wisata Alam Suranadi Jelas bukan salah gurunya sih, karena di surat yang disampaikan sudah tertulis bahwa tempat yang dituju adalah Taman Wisata Alam Suranadi, yang oleh saya langsung ditafsirkan sebagai kolam pemandian Suranadi. Wkwkwkwkwk 😀 Ya jujur saja, saya memang baru pertama kali ke tempat ini. Beneran baru tahu! Untungnya saat acara outing tersebut orang tua murid boleh ikut serta dengan syarat menggunakan kendaraan sendiri. Tetapi saat itu saya mengabaikan persyaratan yang ada alias saya menggunakan kendaraan milik teman atau lebih dikenal dengan istilah nebeng #eh. Taman Wisata Alam Suranadi ini lokasinya memang tidak jauh dari kolam pemandian yang saya maksud. Jaraknya kalau dari pusat kota Mataram sekitar 14km. Saat tiba, pengunjungnya ya hanya rombongan sekolah anak saya saja. Wajar aja sih, karena kami datang pada pukul 9 pagi dan di hari kerja. Jadi sangat tidak mungkin kalau ada yang datang wisata ke sini. Untuk menikmati kawasan Taman Wisata Alam Suranadi, teman-teman hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp5.000,- sebagai pembayaran tiket masuk. Jangan lupa sebelum masuk dibaca baca dulu tata tertib pengunjung biar nanti gak ngasal di dalam 😀 Kondisi Taman Wisata Alam Suranadi Jadi Taman Wisata Alam Suranadi ini bentuknya hutan gitu. Dari pintu masuk rombongan kami jalan jalan sebentar sampai menemukan sebuah lapangan beralaskan rumput yang luas, di tempat tersebutlah kami berhenti dan melakukan serangkaian aktivitas. Mulai dari bermain, hingga makan bersama. Kalau ditanya soal kondisi di Taman Wisata Alam Suranadi, menurut saya sih tidak begitu terawat. Tapi mungkin juga karena lokasinya memang berupa hutan jadi ya terlihat awut-awutan kali ya? Entahlah. Saya ikut rombongan saja waktu itu. Tidak sampai mengeksplorasi tempat-tempat lainnya. Padahal di beberapa petunjuk arah yang ada, saya melihat sejumlah sejumlah tujuan lain seperti Dam Air Lake, Camping Ground (atau camping ground ini tanah lapang yang saya maksud tadi?), Pohon Besar dan masih banyak lagi. Beberapa fasilitas seperti WC, peralatan outbound (flying fox misalnya) dan papan informasi di dalam hutan terlihat mulai memprihatinkan. Bisa dibilang tidak terawat lah 🙁 Semoga besok besok bisa dilakukan perbaikan supaya lebih asyik hutannya ya 🙂 Ya asal jangan dipasangkan balok balok huruf seperti kasus Danau Segara Anak saja. Hehehe Melihat Si Monyet Dari Dekat Sewaktu menikmati santap siang bersama anak-anak, rombongan kami dikejutkan dengan kehadiran beberapa ekor monyet yang tiba tiba saja menyambar sebungkus kerupuk milik seorang anak. Salah satu diantara para monyet tersebut, ada yang dengan pedenya tetap menghabiskan kerupuk tidak jauh dari tempat kami duduk. Saya pun segera menangkap momen tersebut menggunakan kamera handphone, tentunya dengan tidak lupa memegang erat handphone tersebut. Ya jaga jaga saja, karena kebiasaannya si monyet suka mengambil barang bawaan manusia. Selama tinggal di Lombok saya pernah beberapa kali melihat monyet langsung di habitatnya, yaitu di hutan Pusuk dan di kawasan Gunung Pengsong. Tapi karena posisi saya saat itu di atas kendaraan jadilah tidak pernah sampai sedekat ini. Saat di Taman Wisata Alam Suranadi tempo hari ya benar benar dekat. Saya pikir hanya di bagian tanah lapang ini saja mereka berani mendekati manusia. Eh rupanya saat rombongan kami bersegera pulang dan menyusuri kembali jalan setapak hutan yang dilalui saat datang tadi, mereka (sekelompok monyet) ikut pula jalan beriringan dengan kami. Hahahah.. atau mungkin masih berharap bisa mencuri kerupuk dari kami ya? — Beberapa jam kemudian, ketua rombongan menyampaikan bahwa sudah saatnya kita pulang. Iya, jalan jalannya tidak lama. Singkat saja. Aih, untung saya ikut menyempatkan hadir di kegiatan ini. Setidaknya saya jadi tahu yang namanya Taman Wisata Alam Suranadi. Semoga kapan kapan bisa bermain ke sini kembali, sambil menyusuri hutan biar ala ala Petualangan Sherina gitu *ihik. Traveling suranaditaman wisata alam suranadi
Traveling Terasering Mareje, Keindahan Sawah di Area Perbukitan Lombok Posted on 17 May 202618 May 2026 Suatu ketika saya membaca postingan seorang pengguna Threads yang merasa bosan dengan destinasi wisata di Lombok yang itu-itu saja. Ketika menemukan postingan yang tidak sesuai dengan hati begini, biasanya saya bertanya lagi pada diri sendiri: apa iya? Kemudian dilanjutkan dengan membaca kolom komentar, benar saja, seluruh komentar di sana malah… Read More
Traveling Pengalaman Pertama ke Gili Air Posted on 5 January 20189 January 2018 Pengalaman Pertama ke Gili Air. Sebagai orang Lombok yang baru beberapa tahun terakhir ini kembali bermukim di Lombok, wajar dong kalau masih banyak tempat wisata yang belum saya kunjungi. Ya lagian juga tinggalnya di Lombok, kapan-kapan bisalah. Tahu gili trawangan? Saya baru dua kali ke sana. Gili Meno? Belum pernah…. Read More
Traveling Wisata di Kopang Lombok Tengah, Asyiknya Ke Mana aja? Posted on 27 October 2021 Wisata di Kopang Lombok Tengah, Asyiknya Ke Mana aja? Sedang berkunjung ke daerah Kabupaten Lombok Tengah? Berikut beberapa pilihan destinasi wisata di Kopang, salah satu kecamatan di sana. Weekend kami beberapa waktu yang lalu sedikit berbeda, tidak ke pantai di wilayah Selatan Pulau Lombok seperti biasanya. Kali ini tujuannya adalah… Read More