Idoop Hotel Lombok: Modern Pop Art Hotel Posted on 7 January 20163 December 2016 By andyhardiyanti Idoop Hotel Lombok. Sebuah hotel dengan konsep modern pop art hotel yang terletak di jantung kota Mataram, Lombok. Ya, setidaknya anda tidak akan capek berjalan kaki untuk sekadar menuju Mall Mataram. Akan tetapi tidak mungkin tujuan anda ke Lombok hanya untuk ngemall kan? Kalau memang mau menikmati Senggigi atau pantai-pantai di kawasan selatan, maka skip saja hotel ini. Kecuali anda berencana menginap di hotel dengan biaya terjangkau dan fasilitas bagus. Soal transportasi ke Senggigi dan lainnya itu gampang! Sekitaran Mataram sudah tersedia jasa penyewaan mobil dan motor dengan harga yang lebih terjangkau, dibanding yang ada di daerah wisata. Intinya sih, Idoop Hotel ini termasuk hotel dengan biaya terjangkau yang ada di pusat kota Mataram. Walaupun lokasinya tidak pas di jalan utama, melainkan nyempil di balik jalan besar tapi termasuk mudah diakses juga kok. Diakses by jalan kaki, motoran atau mobilan ya. Bukan by angkutan umum semacam angkot, ya kan sudah pernah saya bilang angkot di sini belum eksis #eh. Tampak luar hotel ini didominasi oleh warna biru putih. Begitu pula tampak dalamnya. Tapi yang namanya pop art hotel masak iya tidak ada karya pop art yang dipajang? Jadi seperti itulah sebagian besar tampilan interior Idoop Hotel, yang memadukan warna biru-putih dan pajangan lukisan pop art pada beberapa sudutnya. Karena lokasinya tidak luas-luas amat, jadi Idoop Hotel ini modelnya terdiri atas beberapa lantai gitu. Saya sih hitungnya ada 6 lantai. Lebih dan kurangnya mohon dimaafkan yak! (lupa soalnya). Tenang aja, kalau tidak siap naik tangga kalian bisa pakai lift. Kebetulan kamar yang saya tempati berada di lantai 4. Ada 3 jenis kamar di Idoop Hotel, yaitu: superior, deluxe dan junior suite. Saya dan keluarga menempati kamar superior yang kebetulan dapatnya kamar yang paling ujung. Oh iya, untuk tarif kamar jenis superior berkisar antara Rp200.000,- sampai Rp300.000,-. Waktu saya menginap sih tarifnya Rp250.000,- untuk yang tanpa sarapan dan Rp280.000,- yang plus sarapan. Tapi karena ‘sesuatu dan lain hal’, untuk menginap satu malam di kamar superior tanpa sarapan ini saya hanya dikenakan biaya sebesar Rp25.000,- π π Eh iya, terus kamarnya gimana? Kamarnya bersih, perpaduan warnanya nih yang jadi favorit saya!, mungkin dari segi ukuran termasuk kecil buat yang sudah punya pengalaman nginap di berbagai hotel. Tapi kalau menurut saya, kamar ini sudah cukup untuk memuat kami bertiga (saya, suami dan anak). Kamar superior ini ukurannya 18sqm, di dalamnya ada tempat tidur ukuran Queen, LED TV 32 inchi, kamar mandi dengan ruang shower terpisah, ada safety box juga, kopi dan kawan-kawannya, hanger buat gantung baju sama meja kecil serbaguna. Kadang bisa jadi meja, kadang bisa jadi tempat duduk #apasih. Di kamar ini tidak ada lemari, bagus juga sih menurut saya yang gak butuh-butuh banget lemari. Karena gak ada lemari itu kali yaa saya jadi berasa agak lapang kamarnya π Kamar mandinya juga bersih, cuma ya itu…gak ada bathubnya -_-” Eh tapi sesuai juga ya sama harganya π Apalah saya ini, sudah dapat harga murah banyak maunya pula wkwkwk. Yang saya suka nih klosetnya pas banget sama Sedja (anak saya), biasanya kan kakinya gak sampai gitu. Nah pas pakai kloset di sini dia gampang aja lo duduknya π Gak sampai bergantungan gitu kakinya kalau pas mau buang air #yangginianjugadibahas. Terus yang berasa agak gimana gitu, di kamar mandi ini ada kaca tembus pandang agak kabur gitu yang langsung menghadap ke tempat tidur. Jadi kalau pas hadap samping di tempat tidur, yaa kelihatan lah siluetnya orang yang lagi di kamar mandi. Yang ini saya gak fotoin ya. Wkwkwkw.. Apa banget sih -_- Seperti hotel-hotel pada umumnya, di sini juga sudah disediakan fasilitas kopi dan kawan-kawannya. Iya, mulai dari 2 sachet kopi, 2 sachet teh celup, 2 sachet krimer, 2 sachet gula, teko pemanas air dan 2 botol air mineral. Dari semua yang sebutkan tadi, saya paling suka mugnya (padahal gak ada disebut!). Mugnya ini berwarna hitam plus ada birunya gitu, pas pertama kali lihat langsung pengen bawa pulang ke rumah aja nih. Yang kebayang yaa lagi ngeblog sambil ditemani segelas semug cappuccino π Selama di kamar kita sih gak pernah buka gorden ya, bukan karena apa soalnya mau dibuka juga yang kelihatan cuma rumah-rumah penduduk. Sea viewnya kejauhan cyin! Yang gak enaknya nih, ada berapa menit gitu pas kita di kamar di luar sedang ada perbaikan AC atau apa yang suaranya berisik banget π Mau komplain tapi sama suami gak dikasih (dia mah gitu orangnya…), ya udah sabar aja. Padahal kan mau pakai taktiknya Arman nih, siapa tau bisa diupgrade kamar kita π Karena di hotel ini tidak ada kolam renang, jadi ya dari jaman check in sampai check out kita fix di kamar aja. Soalnya kan kalau ada kolam renang udah kebayang deh Sedja yang heboh pengen renang-renang aja terus. Ini aja hotelnya masih dikomentarin melulu sama Sedja karena gak ada kolamnya. Malamnya sih papanya Sedja keluar bentar cari makanan. Ya mau keluar kemana juga, lah rumah kita juga sekitaran hotel ini. Wkwkwkwk. Siangnya aja yang kita makan menu hotel, coba-coba lah yaa. Kita pesan soto ayam sama nachos. Nachosnya gak wow banget rasanya, tapi enak kok π Yang mantap nih sotonya, udah porsinya banyak, enak pula! Untuk ukuran hotel, harga Rp28.000,- untuk seporsi Soto Ayam yang isinya banyakΒ plus sepiring nasi putih ini murah lho. Keesokan harinya kita udah beberes. Kita check out lebih awal karena gak dapat jatah sarapan masih ada urusan lain. Jam 8 lewat kita udah cus. Gak sarapan bukan berarti gak sempat foto restorannya dong yaa, sebelum pulang saya sempatkan belok ke restoran bentar. Pas ditanyain kupon makannya, saya cuma jawab kalau mau foto aja wkwkwkw.. Eh iya, restorannya di sini bernama Warhol Cafe. Jadi bukan restoran ya, tapi kafe π Untunglah pas saya foto-foto belum pada sarapan nih tamu-tamu. Kalau menu sarapannya jelas gak saya lihat dong, masa iya mau difotoin juga. Tapi kalau dilihat sepintas sih pilihan menunya termasuk banyak. Next time pengen cobain sarapan di sini juga, nunggu pihak hotel kirim e-mail penawaran dulu #eh. Udah kelar aja ya ceritanya π Buat teman-teman yang ada rencana menginap di Idoop Hotel Lombok ini saya sarankan pesannya online aja di situs-situs pemesanan kamar online. Soalnya pas saya intip-intip webnya Idoop Hotel Lombok sendiri sepertinya harganya udah fix gitu. Bedanya bisa 2 kali lipat lo sama yang di situs pemesanan kamar online. Mungkin memang belum sempurnya kali ya sistemnya π Jadi, kapan nih jalan-jalan ke Lombok? Sekalian tengok yang namanya Idoop Hotel Lombok ya π Review idoopidoop hotelidoop hotel lombokpop art hotel
Review Benarkah Mengirim Semakin Nyaman dengan My JNE? Ini 7 Kelebihan Aplikasi My JNE yang perlu kamu ketahui Posted on 28 March 20163 December 2016 Sebagai seorang penjual online sekaligus pembeli online kategori mengkhawatirkan (tidak bisa lihat diskon besar di toko online), bisa dibilang saya sudah cukup akrab dengan JNE. Sebuah jasa pengiriman yang identik dengan warna merah birunya, yang setidaknya rutin saya pakai selama 4 tahun belakangan ini. Saya masih ingat betapa repotnya dulu… Read More
Review Golden Palace Hotel Lombok: Hotel Tengah Kota Rasa Wisata Posted on 29 April 201624 April 2018 Golden Palace Hotel Lombok: Hotel Tengah Kota Rasa Wisata. Akhirnya ada kesempatan untuk menginap di hotel bintang empat yang terletak di tengah kota Mataram ini. Berkat promo 1st anniversary Golden Palace Hotel Lombok selama tanggal 23 April hingga 29 April kemarin kami bisa memesan salah satu kamar tipe superior untuk… Read More
Review Where to Stay in Mandalika for a Short Family Getaway Posted on 29 June 202612 August 2026 School holidays are finally here! If you are a parent, you probably know the familiar dilemma of wanting to plan a fun, memorable trip for the kids while secretly craving a restful and quiet break for yourself. Finding that perfect middle ground for a family holiday can sometimes feel like… Read More
Hahaha iya, serius. Waktu itu lagi ada promonya Travelio App π Suami saya dong sampai gak mau ikutan pas proses check in, khawatir boongan. Ntar malah malu-maluin wkwkwkkw Reply
Banget, mbak. Jauh dari desain-desain hotel pada umumnya π Tapi seger sih tampilannya yang kayak gini menurut saya. Reply
Lucu ya desain hotelnya. Tarifnya murah pula. Sayanganya jauh dan itu kenapa kaca dari kamar mandinya agak-agak gimana gitu, ya. Meski ngeblur π Reply
Dengan kualitas seperti ini memang termasuk murah mbak tarifnya π Hahahaha iya, ini cocoknya sama pasangan suami istri aja kali ya. Selain itu kayaknya gak layak deh wkwkwkwk Reply
jadi kapan saya nginep di hotel sekeren ini ya? aaahhh, ngarep. tapi kalo dapet diskon gila kayak mbak Hardiyanti boleh juga π Reply
2 minggu lalu gw baru aja dari sini, emang benar2 nyaman hotelnya. pokoknya gk nyesal nginap disini Reply
Aku tadi sempat bingung dengan tarif 25 ribu. Kirain salah ketik hehe. Hotelnya keren ya. Tarifnya nggak begitu mahal juga. Reply
bisikin satu dan lain halnya supaya bisa 25000 aja. Cocok nih buat liburan bawa anak tapi hemat. Reply
untuk ukuran hotel seperti itu harga 200K an big deal banget ya. Kalau jalan jalan ke lombok ini bisa jadi reference banget nih Reply
Hotelnya bagus ya, berseni. Trus makanannya murah ya. Makasih rekomendasi hotelnya mbak Andy π Reply