Kenawa Cafe Lombok dan Pilihan untuk Tidak Ngopi

kafe kenawa lombok

Apakah wajib memesan menu kopi saat ke kafe? Tentu tidak. Meski umumnya para pengunjung memesan menu berbasis kopi, namun ya balik lagi ke selera masing-masing. Terlebih lagi yang saya sebutkan tadi adalah cafe, bukan coffee shop/coffee bar. Dari hasil penelusuran saya di mesin pencari, kedua istilah tersebut jelas berbeda. Di mana kafe menawarkan menu berat dan beragam, sedangkan coffee shop berfokus pada minuman kopi berkualitas tinggi, dengan beberapa pilihan menu makanan ringan/snack (walaupun ada juga yang menyediakan menu makanan berat).

Lalu apa hubungannya dengan tulisan tentang Kenawa Cafe Lombok ini? Sebentar saya ceritakan ya, yuk lanjut bacanya.

interior kafe kenawa

Kafe di Area Kantor Pusat Bank NTB Syariah

Pernah lihat gak kafe atau pun coffee shop yang jaraknya tidak jauh dari perkantoran? Entah itu kantor pemerintahan, bank, atau yang lainnya. Kalau dipikir-pikir lokasinya di situ ya supaya memudahkan para karyawan yang butuh ngopi atau nongkrong sejenak saat jam istirahat. Jadi tidak perlu jauh-jauh dari kantor, gak habis waktu di jalan, tinggal jalan dikit, bisa deh ngopi. Seperti halnya Kenawa Cafe Lombok, gak hanya dekat, malah letaknya beneran masih di dalam area kantor, tepatnya kantor pusat PT. Bank NTB Syariah, sebuah BUMD utama di Provinsi NTB.

Pernah baca tulisan saya tentang Jalan Udayana yang merupakan salah satu jalanan di pusat kota Mataram? Nah, di sanalah kafe ini berdiri, tepat di dalam area kantor Bank NTB Syariah, dan hanya dipisahkan dengan sebuah jalan kecil dengan area Islamic Center NTB. Strategis sekali, bukan? Kalau ke sini naik motor, parkirnya pun rasanya seperti mau datang ke banknya. Bisa dibilang amanlah, satpamnya 24 jam. Semoga ya, saya ke sana gak naik kendaraan pribadi soalnya.

kenawa kafe

Hal Istimewa dari Kenawa

Berbicara tentang Kenawa, yang teringat pertama kali tentu tentang nama salah satu pulau yang demikian indahnya. Pulau Kenawa, sebuah pulau kecil tak berpenghuni yang berada di Kabupaten Sumbawa Barat, NTB. Entahlah apa kaitan antara pulau itu dan penamaan kafe di sini. Sebelum membahas kopinya, dan mengapa memilih judul dengan kata-kata “pilihan untuk tidak ngopi” di atas, saya tertarik untuk menuliskan beberapa hal istimewa dari kafe Kenawa.

Dari Keamanan Hingga Kenyamanan

Pertama, soal keamanan, dengan posisinya yang berada di dalam area bank, ya itu tadi bisa dikatakan “lebih aman”. Entah ya kalau kendaraan, tapi beberapa kali selama duduk di sana, saya meninggalkan perangkat digital saya dan menitipkannya pada para barista- Alhamdulillah aman. Kedua, karena lagi-lagi lokasinya di dalam area perkantoran (tepatnya bank), tenang saja, toilet dan mushola tersedia. Saat itu saya sedang tidak shalat, tapi oleh satpam dan barista saya diinfokan bahwa ada mushola di sana.

Ketiga, soal pelayanan, wah sat set sekali mereka. Saya datang saat sore hari dan matahari sedang terik-teriknya sebelum hendak terbenam, kafe dengan banyak kaca ini pastinya membuat siapa saja di dalamnya jadi silau akan sinar mentari tersebut. Barista di sana dengan sigap menawarkan tempat duduk yang lebih teduh, sementara barista lainnya sibuk menurunkan tirai untuk menghadang sinar yang masuk.

kopi di kenawa cafe

Pilihan untuk Tidak Memesan Menu Kopi

Bagi saya, setiap kali ke kafe, coffee shop, atau apalah itu namanya, default pesanan minumannya adalah yang berbasis kopi. Mengingat kemampuan ngopi saya belum sampai level Americano atau kopi hitam tok lainnya (ceilah, level…hahaha), jadi pesanan saya ya bolak balik antara: cafe latte, cappuccino, atau flat white. Udah, itu saja. Meski demikian, karena sering coba menu yang sama, sedikit banyak jadi terasa, mana yang kopinya sesuai selera. Terkadang juga lihat dulu dari harganya di menu, tahu sendiri kan harga kopi makin ke sini makin tinggi.

Sore itu saya baru pulang dari sebuah workshop beasiswa, dan hendak menyelesaikan pekerjaan di laptop. Mengingat belum pernah ke Kenawa Cafe Lombok, jadilah coba-coba ke sana. Begitu sampai, langsung pesan Iced Cappuccino atau Iced Cafe Latte ya? lupa… Harganya sama aja sih, 18rb (belum termasuk pajak). Tapi sepertinya rasanya tidak sesuai ekspektasi saya, meski demikian ya diminum dong sampai habis, kan tujuan datangnya buat menyelesaikan pekerjaan.

wedang uwuh

Wedang Uwuh Juaranya!

Waktu berlalu, para pengunjung datang silih berganti. Mulai dari anak-anak muda maupun ibu-ibu yang nongkrong buat ngobrol, bapak-bapak di bagian tempat duduk outdoor yang ngopi sambil merokok, sampai kepada mereka yang menjemput keluarganya yang merupakan karyawan di bank tersebut- sambil nunggu, ya duduk-duduk memesanan makanan dan minuman di situ. Oh ya, dan saya, biar gak minum kopi aja, jadi pesan makanan ringan juga yakni kentang goreng. Sembari menunggu progres pekerjaan beres, terpikirlah untuk pesan minuman lagi dan niatnya bukan kopi. Jadilah saya memesan segelas wedang uwuh. Dahlah, coba-coba saja.

Masya Allah, enak. Rasanya pas. Wedang Uwuh ini merupakan minuman tradisional khas Imogiri, Yogyakarta, berupa seduhan rempah-rempah: jahe, kayu secang, cengkeh, kayu manis, dan gula batu. Sebelumnya saya pernah minum wedang uwuh di tempat lain, tapi entah ya, di sini rasanya lebih pas. Gak terlalu manis, gak panas yang ngagetin (jadi pas diminum, seruput, ya gak kaget di lidah/bibir). Harganya pun masih terbilang wajar ya untuk ukuran kafe (beda dengan konsep angkringan/pinggir jalan), yakni 15rb (belum termasuk pajak).

Ya begitulah ceritanya mengapa tiba-tiba jadi memilih Wedang Uwuh sebagai menu favorit dan berencana memesannya kalau besok-besok ke sana lagi. Entah karena rasa minumannya yang enak, atau karena dinginnya AC di dalam kafe plus di luar hujannya baru saja reda menjadikan momennya pas bagi saya untuk menyeruput minuman hangat. Bagaimana kalau besok-besok kalian coba juga Wedang Uwuh di Kenawa Cafe Lombok?

andyhardiyanti

Biasa dipanggil Andy. Pernah tinggal lama di Makassar dan sekarang di Mataram, Lombok. Ngeblog sejak 2007. Senang kulineran, staycation, kopdaran di cafe, browsing produk di toko online tapi gak beli, dan tentu saja...senang menulis :) Bisa dikontak di andyhardiyanti@gmail.com

No Comments

Leave a Comment