Skip to content
Blognya Andy Hardiyanti
Blognya Andy Hardiyanti

mencatat, semoga bermanfaat :)

  • Home
  • About
  • Culinary
  • Review
  • Traveling
  • Disclosure
Blognya Andy Hardiyanti

mencatat, semoga bermanfaat :)

Dapoer Samawa: Ngemall Sambil Menikmati Kuliner Khas Sumbawa

Posted on 24 March 20163 December 2016 By andyhardiyanti

dapoer-samawa-01

Dapoer Samawa: Ngemall Sambil Menikmati Kuliner Khas Sumbawa. Lombok baru saja memiliki mall (pusat perbelanjaan) yang terbilang besar, Lombok Epicentrum Mall namanya. Ada banyak resto-resto baru di sana, terutama yang menyajikan western food dimana sebelumnya resto-resto tersebut belum membuka satu pun cabang di Lombok. Kehadiran resto-resto tadi tentu menjadi kabar baik bagi mereka pecinta kuliner barat, lalu bagaimana dengan pecinta kuliner nusantara? Atau mereka yang lidahnya hanya cocok dengan masakan tradisional? Nah, jangan khawatir! Sekarang kalian bisa ngemall sambil menikmati salah satu kuliner khas nusantara, tepatnya kuliner khas Sumbawa di Dapoer Samawa.

Sekilas Tentang Dapoer Samawa

Dapoer Samawa merupakan restoran yang menyajikan menu khas Sumbawa dan terletak di lantai 2 Lombok Epicentum Mall. Samawa merupakan nama asli dari kabupaten Sumbawa dan juga merupakan nama resmi dari etnis yang berada di Sumbawa itu sendiri. Jadi, samawa di sini bukan singkatan dari Sakinah, Mawaddah, Warrahmah yakk #gaklucu πŸ˜€ Saat tiba di restoran ini, pengunjung bisa memilih mau duduk di kursi atau pun lesehan. Agar lebih santai, saya pribadi selalu memilih duduk di tempat lesehan. Oh iya, bagi yang belum tahu kabupaten Sumbawa ini letaknya di propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), jadi masih satu propinsi dengan Lombok.

Kuliner khas Sumbawa terkenal enak-enak, sayangnya ya hanya mudah didapatkan di Sumbawa. Lombok yang notabene hanya tetanggaan pulau saja sama Sumbawa saja susah ketemu tempat makan yang menyajikan kuliner khas Sumbawa. Apalagi kalau sampai ke kota-kota besar lainnya di luar sana. Padahal makanan khas Sumbawa ini sehat-sehat lo, umumnya menggunakan ikan segar dan aneka bumbu pelengkapnya berasal dari tanaman-tanaman liar yang tumbuh di gunung πŸ™‚

Karena alasan-alasan tersebutlah, Pak Jarot si pemilik Dapoer Samawa mencoba buka restoran di sini. Untuk memperkenalkan aneka makanan khas Sumbawa, selain itu juga agar orang-orang di luar sana tidak berpikir bahwa mall isinya hanya tempat-tempat makan modern saja. Toh rupanya di Lombok Epicentrum Mall ada yang namanya Dapoer Samawa πŸ˜‰ Siapa di sini yang kalau ngemall, suami-bapak-atau pun ibunya pada gak mau diajakin makan western food? Nah ini saya banget. Jadi restoran seperti Dapoer Samawa bisa diandalkan deh di situasi kayak gini.

Makanan Khas Sumbawa di Dapoer Samawa

Sepat

dapoer-samawa-02

Sepat merupakan makanan berkuah khas Sumbawa, yang menggunakan ikan segar sebagai bahan utamanya. Kuahnya berwarna putih keruh. Rasa sepat ini asam asam segar. Sangat pas dimakan bersama sepiring nasi sambil dihirup kuahnya. Sepat memiliki cita rasa yang unik karena terbuat dari aneka bumbu pilihan diantaranya belimbing wuluh, kemangi dan lainnya yang tumbuh liar sehingga menjadikan bumbu-bumbu yang digunakan ini masih aman dari berbagai zat kimia. Adapun harga untuk seporsi sepat di Dapoer Samawa adalah seharga Rp35.000,-. Satu porsi sepat setidaknya cukup untuk dimakan 2-3 orang.

Singang

Menu singang yang tersedia di Dapoer Samawa ini terdiri dari beberapa pilihan, ada yang berupa ikan laut/tawar, ayam maupun udang. Dimana kuah yang digunakan semuanya sama. Seperti halnya sepat, singang pun rasanya asam dan juga memiliki rasa pedas gurih. Kalau kuah sepat berwarna putih keruh, maka kuah singang ini berwarna orange kecokelatan. Bumbu singang terbuat dari kunyit, kemiri, cabe merah besar, bawang merah, bawang putih, serta air asam jawa. Harga untuk seporsi singang adalah seharga Rp35.000,- harga ini berlaku untuk semua jenis singang, baik yang berisi ikan laut/tawar, ayam maupun udang.

Rarit atau Raret

dapoer-samawa-03

Rarit merupakan makanan khas Sumbawa yang berbentuk seperti dendeng. Rarit terbuat dari daging sapi/kerbau, dimana dipilih betul bagian daging terbaiknya sehingga bisa didapatkan rarit yang rendah kolesterol. Berbeda dengan dendeng lainnya, rarit ini bentuknya hanya setengah kering. Biasa disajikan dalam potongan kecil, namun di Dapoer Samawa rarit disajikan dalam ukuran yang sedikit lebih besar dengan dilengkapi sepiring sambal. Nanti tinggal kita yang merobek-robeknya sendiri πŸ˜‰ Rarit dibuat melalui proses pengeringan dan diberi bumbu, barulah kemudian digoreng sebelum akhirnya dapat kita nikmati dengan sepiring nasi. Satu porsi rarit yang berisi beberapa potongan rarit bisa kita dapatkan di Dapoer Samawa seharga Rp35.000,-

Jangan Bage

Jangan Bage merupakan ikan asam khas Sumbawa. Khusus di Dapoer Samawa ini, menu jangan bage yang tersedia adalah Jangan Bage Goreng. Rasa Jangan Bage yang asam ini sangat pas dimakan dengan tambahan sepiring sambal yang pedas. Seporsi Jangan Bage Goreng yang berisi beberapa ekor ikan dapat dinikmati dengan harga Rp15.000,- Cukup terjangkau kan ya? Apalagi lokasinya ini di mall πŸ˜‰ Ikan ini disebut Jangan Bage karena dalam proses pembuatannya digunakan pula bage, yaitu buah asam jawa yang sudah benar-benar matang. Itulah mengapa ikan ini memiliki rasa asam yang khas.

—

dapoer-samawa-04

Oh ya, selain menu-menu di atas adapula beberapa menu lain seperti: ayam goreng lalapan, nasi goreng ikan asin, sayur kelor maupun sayur asam sebagai menu alternatif bagi yang tidak ingin memesan menu khas Sumbawa. Tapi kalau saya sih pasti bakalan pesan menu-menu khas Sumbawa. Kapan lagi menikmati makanan khas Sumbawa tanpa perlu datang langsung ke kabupaten Sumbawa πŸ˜‰ Jadi benar-benar salut nih sama usaha Pak Jarot yang ingin mengenalkan kuliner khas Sumbawa ke luar daerah Sumbawa. Juga tentunya atas upayanya yang ingin menyediakan jenis makanan sehat di tengah arus modernisasi sekarang ini, dimana jenis makanan semakin aneh saja. Semakin ke sini semakin tinggi kolesterolnya, semakin ke sini semakin tidak sehat saja πŸ˜‰

Siapa bilang nih kalau ngemall itu makannya ya itu-itu saja. Gak dong! Di Dapoer Samawa contohnya, saya bisa menikmati makanan yang tidak hanya lezat, tapi juga sehat. Jadi ada yang penasaran dengan rasa makanan khas Sumbawa? Yuk buruan ke Dapoer Samawa πŸ˜‰

Culinary dapoer samawajangan bageraritsepatsingangsumbawa

Post navigation

Previous post
Next post

Related Posts

Culinary

Sarabba Cika, Kehangatan yang Bisa Dinikmati Di Mana Saja

Posted on 14 January 202215 January 2022

Sarabba Cika, Kehangatan yang Bisa Dinikmati Di Mana Saja. Sarabba Cika adalah minuman rempah hangat khas Bugis Makassar yang sudah dikemas praktis sehingga bisa dinikmati kapan dan di mana saja. Saya mencoba mengingat kembali, kapan pertama kali saya mengenal minuman instan dengan kemasan berwarna cokelat ini. Suasana di Mataram kala…

Read More
Culinary

Berbuka dengan Paket Buka Puasa di Golden Palace Hotel Lombok

Posted on 31 May 201711 August 2020

Berbuka dengan Paket Buka Puasa di Golden Palace Hotel Lombok. Satu hal yang gak bisa dilepaskan dari yang namanya bulan puasa adalah kegiatan buka bersama. Entah itu dengan keluarga, rekan kerja, teman kuliah, teman jaman SMA, SMP, SD bahkan TK. Bwahahahah. Ada aja deh acara buka barengnya. Beres ngumpulin keluarga…

Read More
Culinary

Merak Resto, The Authentic Indonesian Cuisine

Posted on 19 December 201720 December 2017

Merak Resto, The Authentic Indonesian Cuisine. Anda seorang penikmat kuliner khas Indonesia? Jika iya, maka cobalah sekali waktu berkunjung ke Merak Resto. Restoran yang terletak di lantai 2 Golden Palace Hotel Lombok ini siap memanjakan lidah anda dengan sejumlah menu khas Indonesia yang dimilikinya. Sebelumnya, Golden Palace Hotel Lombok merupakan…

Read More

Comments (37)

  1. Ika Puspitasari says:
    24 March 2016 at 9:58 am

    Kebanyakan pedas dan asam ya masakan khas Sumbawa?

    Reply
    1. andyhardiyanti says:
      25 March 2016 at 1:18 am

      Sepertinya iya mbak πŸ™‚ Kalau ngerasain menu-menunya ini ya bisa disimpulkan begitu πŸ™‚

      Reply
  2. ophi ziadah says:
    24 March 2016 at 12:04 pm

    Waah bikin penasaran nih pingin deh nyobain kuliner khas sumbawa.
    Kapan yaa daku ke lombok lagiiii…atau malah senpat ke sumbawanya.
    Unik n khas ya wiskulnya.
    Tempatnya nyaman lagi

    Reply
    1. andyhardiyanti says:
      25 March 2016 at 1:19 am

      Kalau gak sempat ke Sumbawa, ya sampai Lombok aja mbak..di Dapoer Samawa ini πŸ˜‰
      Bener banget, tempatnya nyaman. Ini kalau ada wifi gretongnya bakal makin betah saya..wkwkwkwk

      Reply
  3. Mugniar says:
    24 March 2016 at 2:31 pm

    Mmmmm .. kalo ke Lombok mesti ke resto ini nih .. saya naksir sama sepat. Kayaknya mirip2 palumara.

    Reply
    1. andyhardiyanti says:
      25 March 2016 at 1:21 am

      Iya kak. Jangan lupa ke sini. Supaya selain bisa nyobain kuliner Lombok di tempat asalnya, sekalian juga nyobain kuliner Sumbawa di sini. Ihiy..sekali merangkuh dayun, dua tiga pulau terlampui πŸ˜‰

      Tampilannya mirip memang kak. Tapi kalau rasa, sepertinya jauh beda. Ada ciri khasnya masing-masing..hehehehe

      Reply
  4. Ratna Dewi says:
    24 March 2016 at 3:45 pm

    Oalah aku pertama kali ngira namanya juga kirain singkatan dari sakinah, mawaddah, warohmah ternyata bukan toh. Btw penasaran sama rarit, kayak gimana rasanya daging kerbau soalnya bayanginnya aja udah alot. Tapi aku tertarik karena rendah kolesterol. Kalo ke Lombok bisa jadi referensi nih.

    Reply
    1. andyhardiyanti says:
      25 March 2016 at 1:22 am

      Hahahahaha..ternyata ada beneran yang kirain Samawa singkatan itu πŸ˜€
      Raritnya enak banget banget mbak, apalagi dimakan sama sambal.

      Reply
  5. Arief Rachman says:
    24 March 2016 at 4:47 pm

    Saya sudah coba Sepat, Singang, tapi Rarit belum. Masakan Sumbawa enak-enak. Akan mampir ke Dapur Samawa kalau ke Lombok lagi. Thanks for sharing

    Reply
    1. andyhardiyanti says:
      25 March 2016 at 1:23 am

      Wah..malah rarit ya yang belum? hehehe.. biasanya rarit nih yang duluan dicoba. Sip mas Arief, kapan-kapan kopdaran di Dapoer Samawa aja sekalian πŸ™‚

      Reply
  6. ade anita says:
    24 March 2016 at 4:48 pm

    Biasanya masakan NTB itu pedaas dan mirip masakan manado. Dulu nyoba sekali di resto ayam taliwang dan langsung diare aku. Gak kuat pedas perutku

    Reply
    1. andyhardiyanti says:
      25 March 2016 at 1:24 am

      Kalau Lombok memang kuat di rasa pedasnya mbak. Lain halnya Sumbawa, pedasnya asam asam segar gitu πŸ˜€

      Reply
  7. Lidya says:
    25 March 2016 at 2:42 am

    Rarit memang mirip dendeng balado gitu ya mbak. Aih mbak Andy nih posting makanan trus bikin aku ngeces πŸ™‚

    Reply
    1. andyhardiyanti says:
      25 March 2016 at 11:49 am

      Abis bikin postingan lomba gak ada yang menang, jadi pelariannya ke makan makan deh bwahahahah πŸ˜€

      Reply
  8. ghilad says:
    25 March 2016 at 3:23 am

    kayanya perlu di coba juga kuliner sumbawa nih,,… πŸ˜€

    Reply
    1. andyhardiyanti says:
      25 March 2016 at 11:50 am

      perlu wajib banget banget hahahahah..

      Reply
  9. Turiscantik says:
    25 March 2016 at 5:16 am

    Saya prnh ke sumbawa makanannya emang enak enak ya πŸ™‚

    Reply
    1. andyhardiyanti says:
      25 March 2016 at 11:51 am

      Eh mbaknya udah sampai Sumbawa aja nih. Sempat ke Lombok juga gak? Kok kita gak kopdaran? πŸ™

      Reply
  10. Adriana Dian says:
    25 March 2016 at 6:58 am

    aaaah kalo yang pedes-pedes mah aku doyan bangeeeeet. Etapi itu sepat, ikannya keliatan serem ya Maaak, tapi rasanya oke kan yaaa

    Reply
    1. andyhardiyanti says:
      25 March 2016 at 11:52 am

      Jangan menilai ikan hanya dari luarnya saja #ehiniapaansih wkwkwkwk

      Reply
  11. Azumi says:
    25 March 2016 at 8:40 am

    Harganya lumayan terjangkau,, πŸ™‚ Kalau pedas saya sukaa,, soalnya makannya jadi tambah lahaap dan mak nyoss, sensasinya.. ;’D semoga bisa mencicipi ragam kuliner di sumbawa – someday :’) sankyuu infonya ^^

    Reply
    1. andyhardiyanti says:
      25 March 2016 at 11:53 am

      Iya, ini termasuk terjangkau apalagi lokasinya di dalam mall. Sipp..sambalnya ini nih yang bikin makin bersemangat makannya πŸ˜€

      Reply
  12. lubena ali says:
    25 March 2016 at 1:32 pm

    Rarit itu mungkin mirip empal gepuk yah.. dan harganya lumayan murah tuh..

    Reply
    1. andyhardiyanti says:
      25 March 2016 at 11:30 pm

      *kemudian googling empal gepuk itu apa*
      πŸ˜€ πŸ˜€

      Reply
  13. adi pradana says:
    26 March 2016 at 4:34 am

    Enak banget nih, btw sepatnya pasti ukuran besar ya, di tempat saya tinggal, ikan sepatnya kecil2…

    Reply
    1. andyhardiyanti says:
      28 March 2016 at 1:24 am

      Itu sepat nama masakannya mas, bukan nama ikannya. Hehehehe.. Untuk masakan sepat ini biasanya memang pakai ikan dengan ukuran besar dan yang memang rasanya enak πŸ˜‰

      Reply
  14. Amir says:
    26 March 2016 at 6:01 am

    Waow, enaknyeeee…kayak apa yah makanan Khas Sumbawa sana, pasti beda banget rasanya…kalau kata Pak Bondan…..Maknyus…

    Reply
    1. andyhardiyanti says:
      26 March 2016 at 12:01 pm

      Kebanyakan sih rasa asam asam segar gitu πŸ˜‰

      Reply
  15. Grace Melia says:
    26 March 2016 at 11:33 pm

    Wah itu semua makanannya asing untukku. Jadi pengen nyicipin deh >.<

    Reply
    1. andyhardiyanti says:
      28 March 2016 at 1:25 am

      Ayo ke sini mbak Grace πŸ™‚

      Reply
  16. Abi Sabila says:
    28 March 2016 at 4:28 am

    wah, saya keliru memilih waktu untuk membuka blog ini. Jam-jam segini perut saya jadi tak bisa diajak kompromi lagi, nagih minta diisi. Hihihih…

    Reply
    1. andyhardiyanti says:
      30 March 2016 at 3:48 pm

      Nah..besok-besok kalau ke blog ini pastikan sudah makan ya Abi πŸ˜‰ Aihh Abi apa kabar? Lama tak bersua *ihhiy..

      Reply
  17. hafidz says:
    31 March 2016 at 2:28 am

    Wah jadi penasaran pengen nyicipin juga…

    Reply
    1. andyhardiyanti says:
      5 April 2016 at 2:15 am

      Ayo jalan-jalan ke sini mas hafidz πŸ™‚

      Reply
  18. iwcaksono says:
    1 April 2016 at 6:32 pm

    heuheuheu, ini salah satu tempat favorit di Lombok Epicentrum Mall….

    Reply
    1. andyhardiyanti says:
      5 April 2016 at 2:12 am

      wah sudah pernah ke tempat ini juga rupanya πŸ˜€ saya juga nih kalau ke Lombok Epicentrum Mall dan pengen makan, pasti ke Dapoer Samawa.

      Reply
  19. Sekolah Kapal Pesiar Yogyakarta says:
    25 October 2016 at 7:57 am

    wuih yummy sekali kuliner khas sumbawa ini.. wajib dicoba nih cita rasanya.. nyammmm…

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Datang, Salam Kenal ;)

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan share postingan di blog ini kalau memang bermanfaat ;) Jangan lupa tinggalkan komentar dan tunggu kunjungan saya di blog teman-teman. Ada yang ingin ditanyakan? Atau ingin bekerja sama dengan saya? Kontak saya di: andyhardiyanti@gmail.com

Komentar Terbaru

  • Helena on Rekomendasi Taman dan Area Olahraga Gratis di Kota Mataram
  • Gita Siwi on Rekreasi dan Olahraga di UNRAM Sport Center
  • Farida Pane on Rekreasi dan Olahraga di UNRAM Sport Center
  • Dita Indrihapsari on Rekomendasi Taman dan Area Olahraga Gratis di Kota Mataram
  • Eni Martini on Rekomendasi Taman dan Area Olahraga Gratis di Kota Mataram

Bagian Dari

Intellifluence Trusted Blogger

Seedbacklink
Warung Blogger

Blogger Perempuan


 

Indonesian Food Blogger
Blogger Plus
©2026 Blognya Andy Hardiyanti | WordPress Theme by SuperbThemes