Nutsafir, Kukis Enak dari Lombok Posted on 2 January 201728 April 2019 By andyhardiyanti Nutsafir, Kukis Enak dari Lombok. Kalau bicara soal makanan dari Lombok, yang terbayang pasti ayam Taliwang, pelecing kangkung, atau dodol/manis rumput laut. Bagaimana dengan snack atau yang tipikal kue gitu? Di Bali ada Pie Susu Bali, di Jogja ada Bakpia, di Surabaya ada Lapis Surabaya atau yang belakangan ini ngehits yaitu Almond Crispy Cheese, lalu di Lombok ada cemilan apa? Cemilan tradisional sih tentu banyak, tapi kalau yang seringkali dijadikan ole-ole rasanya belum ada. Sampai akhirnya di suatu toko ole-ole saya menemukan yang namanya Nutsafir. Kukis yang merupakan produk asli Lombok ini terbuat dari berbagai macam biji-bijian. Selain sehat, tentu saja rasanya pun enak. Nutsafir Lombok dan Sosok Sayuk Wibawati Adalah Sayuk Wibawati, atau yang akrab disapa Mbak Sayuk, yang menjadi owner dari usaha Nutsafir Lombok ini. Usaha yang dimulainya sejak tahun 2012 tersebut kini semakin berkembang lebih baik. Baik dari segi pesanan yang kian meningkat ataupun sejumlah penghargaan yang telah diraihnya. Seperti yang belum lama ini ia dapat, dimana Nutsafir Lombok menjadi Juara 3 pada kompetisi Blue Band Master Oleh-Oleh 2016 Tingkat Nasional. Oh ya, saya pernah baca bahwa saat memulai usahanya, Mbak Sayuk bahkan menggadaikan sejumlah perhiasannya di Pegadaian demi mendapatkan modal usaha. Malu sama orang-orang sekitar tentu saja, tapi dengan kerja keras dan doa akhirnya usaha yang didirikannya itu membuahkan hasil. Ya, setidaknya Nutsafir kian eksis hingga menginjak tahun ke-5nya sekarang ini. Produk Nutsafir mulanya hanya terbuat dari satu jenis biji-bijian saja, yaitu Kacang Ijo. Baru kemudian setelahnya diproduksi pula varian lainnya, yaitu Kacang Merah, Kacang Mete, Kedele, Jagung, Kopi, Melinjo dan yang terakhir yang baru diproduksi di tahun 2016 adalah varian Kacang Lebui. Nutsafir, Sebagai Ole-Ole maupun Cemilan di rumah Saya pertama kali melihat produk nutsafir di awal tahun 2016 kemarin, saat akan berbelanja ole-ole untuk diberikan kepada teman-teman sebelum berangkat ke Bandung. Nutsafir? Saya ke mana saja selama ini, baru tahu kalau ada kukis yang diproduksi di Lombok. Pertama kali saya rasa pun memang langsung suka. Rasanya enak, manisnya pas, mengenyangkan pula. Mungkin karena menggunakan biji-bijian sebagai bahan dasarnya ya? Apalagi seperti yang kita tahu kalau biji-bijian itu punya kandungan zat anti oksidan dan vitamin E. Kapan lagi nih ngemil-ngemil sehat macam gini? Ya sudah, jadinya kalau ke luar kota saya pasti membawa cemilan yang satu ini sebagai ole-ole. Bahkan karena emang doyan, kadang kalau ke supermarket (beberapa supermarket di Mataram juga menjual produk Nutsafir) saya juga sempat membeli beberapa kotak Nutsafir untuk dijadikan cemilan atau sekadar jadi teman minum kopi di rumah. Oh iya, suatu hari saat liburan di Kila Senggigi Beach Lombok, saya bahkan menemukan produk kukis Nutsafir. Tidak, Nutsafir tidak dipajang sebagai produk ole-ole di tempat itu. Coba deh pesan kopi ataupun teh di sana, maka teman-teman akan mendapatkan sekeping kukis Nutsafir pula. Ya, Nutsafir menjadi kukis pendamping minuman hangat di Kila. Aih, saya sangat salut dengan Kila Senggigi Beach Lombok yang turut mendukung UKM di Lombok. Seandainya saja hotel ataupun tempat-tempat ngopi lainnya di Lombok juga seperti itu ya π Hehehe. 8 Varian Rasa Kukis Nutsafir Seperti yang sudah saya ceritakan di awal, hingga tahun 2016 eh sekarang udah tahun 2017 yakk, total ada 8 varian rasa Nutsafir. 8 varian rasa tersebut yaitu: Kacang Ijo, Merah, Kacang Mete, Kedele, Jagung, Kopi, Melinjo dan Lebui. Saya pribadi sih paling suka yang Kacang Merah dan Kopi. Masing-masing rasa memiliki bentuk yang berbeda pula. Biar gampang membedakannya kali ya? Ada bentuk bunga, bintang, oval dan beberapa bentuk lainnya. Oh iya, kemasannya pun tersedia dalam berbagai macam. Ada kemasan mika, kotak, dan anyaman. Yang paling cantik itu kemasan anyaman, dimana di dalamnya berisi 40 pcs Nutsafir dengan 8 varian rasa. Jadi masing-masing rasa terdiri dari 5 keping Nutsafir. Setiap keping kukisnya pun sudah dikemas dengan kemasan sachet khusus, cantik! Seperti pada foto di atas. Oh ya, untuk kemasan jenis kotak itu tercantum pula gambar destinasi wisata di Lombok, seperti foto air terjun Tiu Kelep, Pantai Senggigi, Lembah Sembalun dan masih banyak lagi. Kebayang kan, sambil ngemil kukis Nutsafir, sambil membayangkan diri ini berkunjung ke objek-objek wisata yang ada di Lombok. Itulah mengapa saya bilang kukis Nutsafir ini pas banget jadi ole-ole dari Lombok. Selain sebagai ole-ole, saya malah berpikir Nutsafir dengan kemasan anyaman itu bakal cantik sekali kalau menjadi suguhan cemilan buat tamu saat lebaran atau acara lainnya. Berkunjung ke Rumah Produksi Nutsafir Kalau kemarin-kemarin saya cuma lihat produk Nutsafir ini di supermarket ataupun toko ole-ole, nah beberapa waktu yang lalu saya berkesempatan mendatangi langsung Rumah Produksi Nutsafir. Eh sebutannya apa ya? Soalnya rumah produksi Nutsafir juga sekaligus menjadi toko, tempat display produk, bahkan rumah tinggal Mbak Sayuk itu sendiri. Hehehe. Namanya juga UKM, sis~ Pokoknya beberapa waktu yang lalu saya ke sana. Ngobrol-ngobrol dengan ownernya. Sekalian icip-icip gratis dan melihat langsung proses pembuatan kukis Nutsafir. PS. Yang penting itu icip-icip gratisnya. BWAHAHHAHAHA. Proses pembuatan kukisnya Alhamdulillah higienis. Eh standar higienis itu pigimana ya? Ya karyawannya pakai sarung tangan, masker, dah pokoknya tempat produksinya bersih. Lucu lihatnya, udah macam lagi pada bikin kue lebaran gitu. Hihihihi. Kalau teman-teman liburan ke Lombok, bisa banget nih mampir ke tempat ini. Sekalian belanja ole-ole Nutsafir kan yak. Tempatnya ada di pusat kota Mataram kok. Gampang banget ditemukan. Bagaimana di tempat teman-teman? Apa nih snack atau cemilan yang biasa dijadikan ole-ole di sana? Share dong di kolom komentar π Culinary LombokMataramnutsafir
Culinary Makan Enak View Sawah di Warung Bibiq Maridah Posted on 30 May 20264 July 2026 Akhirnya dapat tempat sarapan yang sesuai selera lagi. Sudahlah enak, banyak pilihan, pemandangan sekitarnya cantik pula. Bermula dari seorang teman yang merekomendasikan suatu tempat di jalan menuju hutan Pusuk, karena pagi itu kami berencana pergi ke Sembalun via jalur utara dan belum sarapan, pas banget sekalian mampir cobain hidangan di… Read More
Culinary Exploring Ubud Indian Restaurants As a Total Newbie, No Regrets Here! Posted on 22 August 2026 Ubud, Bali is basically heaven for anyone who loves culture and good food. Unlike Kuta or Seminyak that are known for their stunning beaches, Ubud’s charm leans more into rice terraces, temples, and a slower pace of life. You can spend days wandering art markets, yoga studios, and quiet forest… Read More
Culinary Ramen Halal di Lombok, ke HokBen aja! Posted on 27 January 202330 January 2023 Ramen Halal di Lombok, ke HokBen aja! Cari kuliner ramen halal di Lombok? ke Hokben di Epicentrum Mall aja, yang sudah mengantongi Sertifikat Halal MUI. Mungkin bakal banyak yang komen, eh bukannya di Lombok mayoritas muslim ya? Emang ada gitu produk makanan dan minuman di sana yang gak halal? Oh… Read More
Dikemas singlepack lagi, jd lebih terjamin kualitasnya ya. Mudah-mudah suatu hari main ke Lombok dan beli ini sbg oleh-oleh hehe Reply
Itu oleh-oleh asli Lombok yah? Kalau dilihat dari gambar sih kayaknya enak. Tapi gak tau deh. Belum pernah nyirip soalnya. Reply
Komenku yang tadi hilaaang …. Ngiler liat gambar2nya. Keren yah bisa juara tingkat nasional. Desain kemasannya lucu, khas cewek π Reply