Dapoer Emak Caca, Surganya Kuliner Pedas dengan Harga Terjangkau - Blognya Andy Hardiyanti

Dapoer Emak Caca, Surganya Kuliner Pedas dengan Harga Terjangkau

dapoer emak caca

Dapoer Emak Caca, Surganya Kuliner Pedas dengan Harga Terjangkau. Pulau Lombok memang selalu identik dengan citarasa kulinernya yang pedas. Tidak heran kalau masyarakat di sini tidak bisa jauh-jauh dari yang namanya sambal dan sejenisnya. Makanan apapun itu, baik khas Lombok maupun tidak, rasanya wajib disajikan dengan sambal. Bagi para pendatang dari luar Lombok yang juga mencintai masakan pedas, dijamin bakal betah tinggal di sini. Sebaliknya, mereka yang lidahnya tidak cocok dengan masakan pedas, maka disarankan untuk sering-sering mengingatkan waiters ketika memesan menu. Pastikan standar pedasnya masih dalam batas wajar.

Sejak tinggal di Lombok beberapa tahun yang lalu, saya sering bertanya pada diri sendiri. Perihal sesering apa sih kita menyantap masakan khas Lombok? Tidak bosankah? Jangankan saya yang berdomisili di sini, wisatawan yang tinggal selama lebih dari 3 hari pun terkadang perlu mencari alternatif selain makanan khas. Oh ya, ini pengalaman sendiri ya ketika ditanya oleh teman-teman yang datang berlibur. Kuliner pedas selain masakan khas yang rasanya enak dan harganya terjangkau, memangnya ada? Ada dong, namanya Dapoer Emak Caca.

dapoer emak caca

Dapoer Emak Caca, Surganya Kuliner Pedas dengan Harga Terjangkau

Dapoer Emak Caca merupakan usaha kuliner di Lombok, tepatnya di kota Mataram, yang berdiri sejak tahun 2015. Usaha kuliner dengan tagline “Genk Para Pencinta Pedas” ini menyediakan puluhan menu yang sebagian besar bercitarasa pedas. Berawal dari sebuah kedai biasa yang didirikan di rumah pemiliknya, Dapoer Emak Caca kini sukses membuka dua cabang outletnya, yakni di daerah Pagesangan dan Jempong. Oh ya, seperti yang kita lihat pada namanya, Dapoer Emak Caca adalah usaha kuliner yang dirintis oleh seorang ibu dari seorang anak bernama Caca. Laras Cyntia (atau mamanya Caca) menjadi owner sekaligus peracik seluruh bahan dasar/bumbu masakan yang disajikan di kedua outlet usaha kulinernya.

Sejak awal berdiri, menu-menu di sana dipasarkan secara online. Ojek online yang di masa itu belumlah ramai, menjadikannya merekrut kurir sendiri yang khusus mengantarkan produknya ke para konsumen. Usaha kuliner yang dimilikinya dulu masih memanfaatkan tempat kecil. Sehingga tidak mampu menampung banyak pelanggan yang ingin makan di sana. Saya masih ingat saat pertama kali mengenal Dapoer Emak Caca di tahun 2017, dimana tempat usahanya dulu berada di daerah AA Gde Ngurah. Laras beserta keluarga kecilnya tinggal sekaligus berjualan di sana, di sebuah ruko sederhana. Tempatnya kecil dan panas, tapi pelanggannya.. wow! Sambil menyapa kami yang datang makan, Mbak Laras juga tetap memantau orderan lewat smartphone-nya. Tidak butuh waktu lama, seluruh masakannya bisa laris terjual dan warungnya pun bisa tutup sebelum malam tiba.

dapoer emak caca

Penasaran gak sih, menu-menu apa saja yang disajikan di Dapoer Emak Caca? Wuihh, banyak! Mulai dari Paru Jerit, Sambal Baby Cumi, Sambal Tongkol dan aneka olahan masakan pedas lainnya. Menariknya, mengingat Mbak Laras ada keturunan Makassarnya, maka beberapa kuliner Makassar pun tersaji di sana. Ada Es Pisang Ijo, Mie Titi, Coto Makassar dan masih banyak lagi. Tidak ketinggalan pula sejumlah snack manis seperti pisang mandi (pisang goreng dengan aneka topping dan baluran cokelat/rasa lainnya), pempek Palembang, dan yang lainnya bisa ditemukan di sana. Cari apa saja ada deh di sana! Meski tetap dong, fokus makanan utamanya adalah yang pedas pedas. Oh ya, satu lagi, kalian bakal susah menemukan masakan non rumahan di Dapoer Emak Caca. Mengingat Mbak Laras selaku juru bumbu di sana memang memasak menu yang sesuai dengan passionnya. Katanya nih yaa, lidahnya itu lidah masakan rumah banget.

Beda Cabang, Beda Menu Masakannya

Kalau biasanya kita bisa menemukan menu yang sama diantara satu cabang dengan cabang lainnya, maka hal ini tidak berlaku di DEC. DEC atau Dapoer Emak Caca menyajikan menu yang berbeda di setiap cabangnya. Tujuannya tidak lain agar tidak ada cabang outlet yang berat sebelah jumlah pengunjungnya. Oh iya, biar pegawai juga pada gak bingung karena banyak banget menu yang menumpuk di satu tempat. Jadi yaa silakan pada belanja sesuai passion eh menu favorit kalian di dua cabang tersebut ya.

Dapoer Emak Caca Cabang Jempong, biasanya lebih sering disebut Cabang 1. Lokasi outlet ini berada di Jalan Nuraksa No.9, Pagesangan Timur, Mataram. Selanjutnya untuk Cabang Jempong atau biasa disebut Cabang 2, berada di Ruko 6 Kodya Asri, Mataram. Seperti yang saya jelaskan di awal, bahwa beda cabang, beda pula menu masakannya. Beberapa daftar menu yang disajikan di masing-masing cabang bisa teman-teman lihat di bawah ini yaa..

Dapoer Emak Caca Cabang 1

Menu yang disajikan di sini super duper banyak! Asyiknya lagi karena lokasinya berada di tengah kota, tidak jauh dari Lombok Epicentrum Mall. Outlet yang buka mulai pukul 12 siang dan tutup pukul 9 malam ini menyajikan sejumlah menu, diantaranya:

  • Nasi Ayam Madu
  • Nasi Ayam Pelakor (Pedas Lada Korek)
  • Nasi Cumi Pedas
  • Nasi Udang Pedas Manis
  • Nasi Paru Jerit
  • Nasi Daging Balado
  • Sambal Cumi Imut
  • Sambal Teri Medan, dll..

dapoer emak caca

Selain aneka menu nasi dan lauk pedas di atas, masakan khas Makassar pun bisa kita nikmati di sini. Beberapa diantaranya yaitu:

  • Coto Makassar
  • Bakso Kuah Coto
  • Sop Konro
  • Mie Titi
  • Nasi Ayam/Bebek Palekko
  • Bakso Makassar, dll..

Aihh, komplit abis ya! Belum lagi hidangan cemilan seperti Pisang Mandi Cokelat/Keju, Es Pisang Ijo, Salad, dll. Oh iya, gak ketinggalan di sini juga tersedia aneka menu seafood dan menu midnight. Jiahahaha..saya sebutnya menu midnight karena dijual dari sore hingga tengah malam (eh apa dini hari ya? lupa..). Menu tersebut diantaranya yaitu Nasi Belut, Sate Kambing, Sate Sapi, Gulai dan lainnya. Ya Allah Mbak Laras, palugada bener ini mah~ wkwkwk.

Dapoer Emak Caca Cabang 2

Kalau biasanya yang namanya cabang itu jualannya sama, lain halnya bagi Dapoer Emak Caca. Apa yang ada di Cabang 1, belum tentu tersedia di Cabang 2. Ya gitu deh pokoknya seperti yang sudah saya celotehin di atas. Seingat saya, cabang 2 ini baru buka beberapa bulan yang lalu. Lupa deh pasnya kapan, yang jelas masih di tahun 2019. Meski baru dibuka, cabang 2 tidak jauh beda dengan cabang 1 yang menjadi pendahulu. Tidak jauh beda ramainya! Gak yang makan di tempat, gak yang beli online, sama aja ramenya. Alhamdulillah…berkah terus usanya ya Mbak Laras. Pan kapan jadi pengen nulis tentang owner yang satu ini deh, tulis jangan?

dapoer emak caca

Terus ada menu apa saja di cabang 2? Untuk varian menunya sih memang tidak sebanyak yang ada di cabang 1. Menu lauk gitu pun di cabang ini gak banyak, tapi tetap aja ciri khas menunya DEC: serba pedas! Wkwkwkwk. Walau ada beberapa menu buat kalian yang gak kuat pedas, atau buat yang bawa krucil gitu. Di sini kalian bisa memesan menu-menu berikut:

  • Nasi Rawon (15k)
  • Soto Ayam (15k)
  • Bakso Makassar (15k)
  • Sotang/Sosis dilengkapi kentang goreng dengan saus khas Dapoer Emak Caca (30k)
  • Nasi Tunjuk, bebas tunjuk lauk apa saja. (13k)
  • Nasi Sayap Geprek Sambal Mangga (25k)
  • Jamur Crispy (10k), dll..

Masih ada yang belum saya ketik tuh, pengen ketik semua ntar disangka buku menu ye kan? Coba lihat harganya, Masya Allah..murah bener. Cocoklah yaa dengan lokasinya yang berada di depan kampus 2 UIN Mataram di daerah Jempong alias pas buat kantong mahasiswa. Saya pribadi sih memang beberapa kali ke sana dan cukup sering beli online menu di cabang 2, ya gimana…menu favorit saya adanya di sana. Jadi meski jauh pun tetap ku kejar. Eaa~

dapoer emak caca

Apakah Menu di Dapoer Emak Caca Bisa Dipesan Secara Online?

Bisa dong! Bahkan bisa dibilang sebagian besar customer DEC itu berasal dari yang belanja online gini. Yups…kalian bisa memesan menu-menu di Dapoer Emak Caca, baik cabang 1 maupun cabang 2 secara online. Pilih aja jasa ojek atau kurir online di Lombok yang sudah tersedia. Ada Fast Courier, HiJack, Gojek, Grab dan lainnya. Tapi kalau mau praktis sih, bisa pesan di Grab lewat fitur GrabFoodnya. Mengapa? Karena daftar menu di semua cabang tersaji lengkap di sana, komplit dengan harganya.

Oh ya ngomongin yang online-online gini, saya jadi ingat betapa usaha Dapoer Emak Caca sangat terbantu dengan adanya internet. Instagram khususnya. Saat awal mengenal DEC, followers akun @dapoeremakcaca itu sudah berjumlah sekitar 5000an. Interaksi di postingan feednya memang tidak banyak, tapi viewers storynya sangatlah besar. Kok saya tahu? Pernah lihat capture-an yang di-share si owner soalnya. Mungkin dari sanalah para pencinta pedas ini selalu melihat updatean terkait usaha kuliner DEC. Tahun 2019 kini, followers instagramnya sudah mencapai 20ribu-an. Adapun yang menyaksikan storynya (lagi-lagi saya tahunya karena beliau pernah capture) berkisar di angka 5000an ke atas. Beugh ngeri! Gak heran deh kalau makin banyak yang penasaran dengan usaha kuliner yang satu ini.

Jadi bagaimana geng pencinta pedas? Sudahkah kalian mencoba aneka menu yang tersaji di Dapoer Emak Caca? Kalau iya, menu apa yang menjadi favorit kalian?

Biasa dipanggil Andy. Pernah tinggal lama di Makassar dan sekarang di Mataram, Lombok. Ngeblog sejak 2007. Senang kulineran, staycation, kopdaran di cafe, browsing produk di toko online tapi gak beli, dan tentu saja...senang menulis :) Bisa dikontak di andyhardiyanti@gmail.com

No Comments

Leave a Comment