Hari Bahagia Bersama, Deklarasi dan Peluncuran Buku oleh JNE

hari bahagia bersama

Hari Bahagia Bersama, Deklarasi dan Peluncuran Buku oleh JNE. Hari Bahagia Bersama menjadi wujud nyata dari tagline Connecting Happiness milik JNE, melalui deklarasi dan peluncuran buku. Seperti apa? Untuk diketahui, 31 tahun sudah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengiriman dan logistik ini melayani masyarakat Indonesia. Sebagian besar dari kita pasti sudah tidak asing dengan suara “pakeeett!” yang diteriakkan oleh kurir di depan rumah, ya kan? Seragam nuansa merah biru abu-abu pasti akan selalu lekat dalam ingatan, terutama bagi yang sering berkirim barang di kantor JNE. Hahahah. Duh jadi ingat masa-masa jualan online.

Nah..pada Selasa (7/9) tadi, bertempat di Studio Markplus.Inc, EightyEight@Kasablanka, JNE mendeklarasikan Hari Bahagia Bersama, sekaligus meluncurkan buku dengan judul yang sama. Acara yang menghadirkan sejumlah narasumber itu tentu saja berisi pembahasan yang tidak jauh dari topik kebahagiaan. Senang sekali karena saya bisa turut hadir pada acara tersebut, lewat kanal webinar Zoom.

hari bahagia bersama

 

Cerita Tentang Bahagianya Berbagi Kebahagiaan

Sore itu, kami menyimak berbagai cerita tentang bagaimana mereka-para narasumber menikmati setiap momen berbagi kebahagiaan. Sekecil dan sesederhana apapun kebahagiaan itu. Mereka, dengan latar belakang kehidupannya masing-masing menceritakan dan mengajak kami para peserta webinar untuk tak henti-hentinya untuk berbuat kebaikan, selagi masih bisa. Hadir sebagai narasumber, yakni: Bapak M. Feriadi Suprapto, selaku Presiden Direktur JNE. Selanjutnya, dua orang yang berada di balik buku Bahagia Bersama, ada Maman Suherman atau yang akrab disapa Kang Maman, dan Muhammad Misrad “Mice Cartoon”. Semakin lengkap dengan sosok-sosok yang sudah tidak asing lagi akan kiprahnya dalam menebar kebahagiaan, yakni Bang Andy F. Noya, Melanie Subono, dan Ivan Gunawan. Mereka yang masing-masing berada di balik Yayasan Benih Baik Indonesia (YBBI), Rumah Harapan Melanie, dan Yayasan Dunia Mega Bintang.

Berbuat baiklah dulu untuk mendapatkan sesuatu, jangan menunggu saat menjadi kaya atau berkelimpahan harta.

– M. Feriadi Suprapto, Presiden Direktur JNE

Saya sangat menikmati suguhan acara yang ditayangkan secara virtual tersebut, Fathia Izzati selaku host, mengawal acara dengan sangat baik. Benar-benar terharu dengan setiap sharing yang disampaikan oleh para narasumber. Setiap kalimat yang dilontarkan, seolah menjadi penyemangat untuk terus berbuat baik, membahagiakan banyak orang, terlebih di masa pandemi yang serba susah ini. Salut, takjub, dan kagum, pada JNE yang benar-benar membantu menjembatani setiap perbuatan baik, dengan cara yang bisa dilakukannya. Tidak lain dengan menggratiskan pengiriman barang yang ternyata manfaatnya sangat besar bagi gerakan/yayasan tersebut. Selain itu, kita juga rasanya sudah tidak asing, bagaimana JNE sangat mendukung keberadaan pelaku UMKM di Indonesia. Salah satunya dengan mengadakan workshop UMKM, seminar, dan masih banyak lagi.

hari bahagia bersama

Bagaimana JNE Berbagi Kebahagiaan dengan Caranya

Seperti yang diceritakan kembali oleh Andy F. Noya, bagaimana JNE menggratiskan pengiriman bantuan tabung oksigen yang diprakarsai oleh Yayasan Benih Baik Indonesia dan Dompet Kemanusiaan Media Group. Satu tabung oksigen saja beratnya sudah luar biasa, apalagi dalam jumlah ribuan tabung. Menurut Andy, bisa saja Benih Baik membayar biaya pengiriman tersebut dari dana yang telah dikumpulkan, namun dengan begitu, jumlah bantuan tentu jadi berkurang. Syukurnya, perusahaan JNE memberikan gratis pengiriman selamanya atas bantuan-bantuan tersebut. Maka dana yang terkumpul, bisa digunakan untuk membeli lebih banyak lagi bantuan tabung oksigen, APD, bantuan sembako, dan lainnya.

Bagaimana ada perusahaan, seperti JNE, yang kesannya tidak memikirkan lagi urusan materi, urusan duniawi. Tetapi berbicara mengenai surgawi.

– Andy F. Noya, Penggagas Yayasan Benih Baik Indonesia

hari bahagia bersama

Buku Bahagia Bersama dan Nilai yang Terkandung di dalamnya

JNE membuat sebuah kolaborasi apik bersama seorang penulis dan kartunis Indonesia. Adalah Kang Maman dan Mice, dua sosok luar biasa yang berada di balik karya buku berjudul Bahagia Bersama. Bersamaan dengan dideklarasikannya Hari Bahagia Bersama pada 7 September 2021, berlangsung pula peluncuran buku ini. Sebuah karya, dengan tiga nilai utama, yakni: berbagi, memberi, dan menyantuni. Sebuah buku yang punya arti dan cerita tersendiri bagi Kang Maman, selaku penulisnya, serta Mice, yang membuat karya ini lebih hidup. Juga tentu saja JNE itu sendiri. Dari buku ini, kita jadi memahami apa yang dimaksud dengan berbagi-memberi-menyantuni, pun perbedaan dari tiap kata tersebut.

Deklarasi Hari Bahagia Bersama dipilih hari ini, karena besok adalah Hari Aksara Internasional. Aksaralah yang membuat kita melek, dengan banyak membaca maka wawasan kita terbuka luas. Jika kita bisa membuat orang tercerahkan, itulah bahagia. Itulah inti dari buku ini.

Kang Maman, Penulis dan Pegiat Literasi

Saat ditanya tentang tiga kata yang paling menggambarkan buku ini, sang penulis- Kang Maman, menyebutkan bahwa berbagi, memberi, menyantuni adalah tiga kata yang paling tepat. Lain halnya dengan Mice, sang kartunis buku tersebut, mendeskripsikannya sebagai buku siraman rohani. Terakhir, menurut Pak M. Feriadi Suprapto selaku Presiden Direktur JNE, buku ini adalah tentang cara mencari keberkahan. Sebab nilai-nilai yang terkandung di JNE beserta praktiknya, termasuk pula testimoni-testimoni yang sudah disampaikan oleh kerabat pun para pengguna, terdapat di dalam buku Bahagia Bersama. Bisa dibilang, buku inilah yang berbicara banyak bagi siapa saja yang membacanya.

hari bahagia bersama

Merasakan Semangat Connecting Happiness Lewat Sebuah Buku

Buku hasil kolaborasi JNE, Kang Maman dan Mice ini memuat sejumlah kisah nyata yang berkaitan dengan berbagi kebahagiaan yang kemudian membawa perubahan besar. Khususnya bagi mereka, siapa saja, yang berada di dalam dan berhubungan dengan perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional JNE. Tak heran bahwa tagline Connecting Happiness ini benar-benar melekat erat. Mengingat prinsip berbagi telah menjadi hal yang dijalankan oleh JNE sejak didirikan oleh H. Soeprapto Suparno lebih dari 3 dekade lalu, tepatnya pada tanggal 26 November 1990.

“Dalam menjalankan bisnis, JNE memiliki tagline Connecting Happiness yang artinya mengantarkan kebahagiaan”, jelas Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto. Lebih lanjut lagi, ia menegaskan bahwa makna tagline tersebut sangat luas. Sehingga ketika berbicara tentang JNE, maka bukan hanya tentang pengiriman paket, lebih dari itu JNE masuk ke dalam berbagai aspek kehidupan. Oleh karena itu, deklarasi dan peluncuran buku “Bahagia Bersama” hari ini adalah hasil yang dituju dari prinsip Berbagi, Memberi dan Menyantuni yang selama ini dijalankan oleh JNE.

Penasaran dengan isi buku tersebut? Gak sabar pengen mengambil banyak hal inspiratif di dalamnya? Yuk ah, jadi salah satu pemilik buku Bahagia Bersama sekarang juga. Teman-teman bisa membelinya secara offline di toko buku Gramedia maupun secara online melalui website gramedia.com serta toko resmi JNE di Tokopedia dan Shopee.

Biasa dipanggil Andy. Pernah tinggal lama di Makassar dan sekarang di Mataram, Lombok. Ngeblog sejak 2007. Senang kulineran, staycation, kopdaran di cafe, browsing produk di toko online tapi gak beli, dan tentu saja...senang menulis :) Bisa dikontak di andyhardiyanti@gmail.com

No Comments

Leave a Comment