
RaCottage Mandalika, Akomodasi bagi Para Digital Nomad. Setiap akomodasi tentu memiliki ciri khas atau keunggulan tertentu, konon- RaCottage Mandalika – dikenal cocok bagi para digital nomad. Ujian sekolah sudah usai, tapi masa pendaftaran peserta didik baru belum dimulai. Punya dua orang anak yang bakal masuk ke jenjang sekolah yang baru (SD dan SMP), tentu jadi dua kali pula sibuknya. Sebelum berhadapan dengan kesibukan pendaftaran sana sini, mari kita sempatkan dulu dengan berlibur. Halah, mau bilang liburan aja panjang amat pembukanya ya? Atas rekomendasi seorang teman, pada suatu akhir pekan, sampailah kami ke tempat ini. RaCottage Mandalika namanya.
Pernah berpikir gak sih, bahwa keputusan memilih mau menginap di akomodasi apa itu bakal berbeda bagi setiap orang. Bergantung pada tujuan, selera, dan faktor lainnya. Ada yang ingin menginap di pusat kota, yang tidak jauh dari pusat perbelanjaan, akses transportasi, pun keramaian. Tak sedikit yang ingin menginap di daerah wisata, sebab sudah kepalang mumet setiap harinya berhadapan dengan kesibukan daerah perkotaan. Semakin dekat dengan akses ke objek wisata (pantai misalnya), semakin senang tuh mereka. Kemudian, ada juga nih, yang pengen berada di kawasan wisata, tapi tujuannya bukan ke objek wisata terdekat, ya pengen dapat vibes daerah sana aja. Justru maunya stay di hotelnya aja, bersantai/bekerja, menikmati suasana tenang, nyaman dan tak bertemu banyak orang.

Liburan di Kawasan Wisata Mandalika dengan Cara Berbeda
Anak-anak pada pengen berenang, tapi cuaca saat itu sedang luar biasa teriknya. Ombak pun tak bersahabat. Ibu sedang memilih tidak bertemu banyak orang, lagi pengen tenang (eh bukannya memang biasa begitu?), Apak pun masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan. Masih tetap perlu pegang gadget dan terhubung akses internet. Udahlah ya, berenangnya di kolam renang aja. Liburannya staycation di hotel. Sungguh win-win solution, bukan? Biar tetap terasa perjalanannya, maka lokasi yang dituju adalah RaCottage, sebuah penginapan yang terletak di kawasan wisata Mandalika. Uniknya, ia justru berada di tempat yang sunyi, bukan di pusat keramaian.
Terletak sekitar 3km dari Pantai Kuta Lombok, membuat kami yang menginap di sini hmm kok ya malas mau ke pantai, di satu sisi .. gak jauh juga sih kalau mau ke pantai. Tapi udahlah ya, stay di hotel aja sudah asyik sepertinya. Hahahaha. Nyatanya, dari hasil ngobrol dengan para staf dan beberapa tamu, ya kebanyakan dari mereka memang lebih nyaman di hotel. Dan, tahu gak? Kebanyakan dari mereka pula adalah para pengembara digital, alias digital nomad. Ke sini ya gak full liburan, tapi sebenarnya lagi kerja.

Staycation di Rumah Bambu
RaCottage Mandalika memang tidak berada tepat di sisi jalan, perlu masuk sekian ratus meter dulu dari jalan utama untuk sampai ke sini. Tapi justru itu yang membuatnya tenang. Hijaunya pepohonan, kicauan burung, langit biru, membuat starter pack kita untuk menikmati sunyi semakin komplit! Oh ya, kalau teman-teman tahu pertigaan tempat di mana tugu surfing (peselancar) berada, nah, pintu masuk menuju RaCottage tidak jauh dari sana. Jadi memang aksesnya masih sekitara kawasan wisata ini. Mau ke Sirkuit Mandalika, Pantai Kuta Mandalika, atau pusat keramaiannya ya memang tidak jauh, tapi tidak dekat juga. Lumayanlah kalau berjalan kaki. Lantas bagaimana dengan kamar-kamar yang tersedia di sana?
Total ada lima tipe kamar yang tersedia di sini, mulai dari: dormitory, deluxe room, rumah lumbung, rumah bambu, dan rumah kayu. Kala itu kami menginap di kamar tipe rumah bambu. Seperti namanya, kamar ini menggunakan bahan bambu pada beberapa bagian interior maupun eksteriornya. Rumah bambu merupakan kamar seluas 64 meter persegi, yang memiliki sejumlah fasilitas diantaranya: smart tv, kulkas mini, pembuat kopi dan teh, AC, dan fasilitas seperti kamar hotel pada umumnya. Karena kasur yang tersedia pada tipe kamar ini hanya ada satu, jadi kami request penambahan extra bed. Masya Allah, nyaman banget istirahat di kamar ini sembari mendengar lantunan dzikir pagi dan petangnya Ustadz Muzammil. Jadi pengen punya tv nih saya~ hahahah.

Menginap di Rumah Bambu rasanya nyaman sekali, kamar maupun kamar mandinya luas dan bersih. Penataannya bagus, sungguh ramah buat saya yang gampang pusing kalau lihat sesuatu yang ribet. Xixixi. Gak heran deh kalau sejumlah tamu di sini udah biasa long stay, menginap dalam waktu yang lama. Karena emangs setenang dan senyaman itu. Nah, teman-teman bisa banget memilih kamar di RaCottage dengan menyesuaikan kebutuhan masing-masing. Misal nih ke sini ramai-ramai sama teman, konsepnya emang backpackeran. Maka tipe kamar dormitory tuh cocoknya. Semacam asrama gitu, bed berupa bunk bed. Begitu pula misal butuh kamar yang luas, nyaman, dekat kolam renang, satu bangunan sendiri berdirinya, maka Rumah Kayu adalah tipe kamar yang cocok.
5 Alasan RaCottage Mandalika Cocok bagi Para Digital Nomad
Baca judul, pun lihat tulisan di gambar pembuka postingan, pasti penasaran dong kenapa sih RaCottage adalah akomodasi tepat bagi para digital nomad? Berikut ini lima alasannya:
1. Akses Internet yang Cepat
Pengembara digital atau digital nomad adalah mereka yang bisa bekerja di mana saja, tidak ada keharusan untuk datang ke kantor setiap hari. Pekerjaannya bisa dikerjakan dari mana saja, sejauh ada perangkat digital dan terhubung dengan internet. Mereka bisa bekerja di penginapan, dalam perjalanan di atas kereta/kapal atau lainnya, di kafe, di rumah, atau di mana saja. Saat berada di suatu akomodasi/penginapan, tentu mereka akan sangat terbantu kalau penginapan tersebut memiliki akses internet yang cepat. Nah, di RaCottage Mandalika kecepatan internetnya mencapai 65 Mbps per satu spot, dan seluruh area di-cover dengan 6 hotspot, jadi bebas blankspot deh.
Saat berada di sana, mendadak saya harus mengunggah salah satu video kerjaan. Alhamdulillah, terbantu banget dengan akses internet yang cepat. Apaknya anak-anak pun gak kedengaran ngeluhnya, hahahah, biasa ada aja tuh komennya kalau internetnya ngesot.
2. Tempat yang Tenang
Pengen fokus bekerja sekaligus dapat vibes liburan juga, dahlah pas banget di sini. Suka deh sama suasana tenangnya, saya sampai beberapa kali harus briefing anak-anak dulu, khawatir suara mereka jadi paling nyaring di sini hahahah. Karena emang tempatnya tenang banget, jadi ya saling pengertian aja sih sesama tamu. Biasa aja tuh kita lihat di berugak (gazebo), kursi dekat kolam renang, area restoran, mereka- para tamu yang lagi membuka laptop, mengerjakan sesuatu dengan gadget, dan lainnya. Belum lagi yang bekerja dari kamarnya masing-masing.
3. Fasilitas Smart TV
Gak tahu ya di tipe kamar lainnya, tapi di kamar yang kami tempati- Rumah Bambu, smart tv membantu sekali. Entah untuk nonton film, mengakses internet (sempat kami coba untuk melihat tampilan web yang sempat dikerjakan Apak), dan lainnya. Tahu sendiri kan, kalau udah lelah bekerja, atau lagi buntu ide, maka nonton film lewat Netflix tuh jadi andalan. Gak ada ceritanya tamu di sini mengeluhkan televisi yang gak ada channelnya, tampilannya buram, atau lainnya. Kualitas suaranya pun mantap lho.

4. Minum Kopi dan Teh Sepuasnya
Seperti akomodasi pada umumnya, di setiap kamar memang sudah dijatah masing-masing dua sachet kopi dan teh. Tapi, demi mendukung para Digital Nomad, penganut Work From Anywhere, atau apalah-apalah.. maka di restoran RaCottage tersedia seperangkat alat pembuat kopi dan teh. Ada dispenser yang menyediakan air panas banget, air suhu normal, dan dingin. Ada banyak cangkir, gelas, sendok kecil, teh, kopi sachet, kopi bubuk Lombok, serta gula. Kalian yang mana bisa ngopi sehari cuma segelas ya tentu bahagia sekali melihat pemandangan ini. Bayangkan deh, duduk di restoran, menikmati semilir angin pantai, melihat pemandangan birunya air di kolam renang, mendengar kicauan burung, menyelesaikan kerjaan online, dan tentu saja ditemani secangkir kopi yang entah sudah yang ke berapa kalinya dibuat.
5. Memperluas Networking
Mengingat kebanyakan tamu yang menginap di sini adalah para digital nomad, maka tentu saja luangkan waktu untuk sesekali mengobrol dengan mereka. Siapa tahu bisa memperluas jaringan, membuka lebih banyak kesempatan kerja, minimal jadi punya kerabat baru. Ya kan? Jangan khawatir, sejauh tetap beradab, mereka asyik aja kok diajak ngobrol. Ibaratnya, di RaCottage kita jadi ketemu yang sekufu dalam urusan kerjaan. (((sekufu))))
–

Itu dia cerita singkat liburan kami sekeluarga dan bagaimana akhirnya saya mengiyakan pendapat teman bahwa RaCottage Mandalika tuh asyik banget jadi lokasi kerja pagi para Digital Nomad. Momen liburan kami pagi itu ditutup dengan sarapan enak di dekat kolam renang, dan rencana untuk kembali ke sini lagi suatu saat nanti. Aamiiin.

Jadi habis berapa cangkir kopi Mak sekali duduk? Hahahah…
Settingnya emang udah cocok banget ya buat yang bekerja di mana saja. Jadi swmakin betah donk tinggal di RaCottage Mandalika…
Seru banget yah staycation RaCottage Mandalika ini. Ngerasain hijaunya pepohonan dan kicau burung bikin rehat dari sibuknya kota. Apalagi yang WFA nih cocoo banget dengan fasilitas minum kopi dan teh sepuasnya. Suasananya tenang juga. Digital nomad mah pokok internet kenceng juga aman wkwkk.
aku yang belum sama sekali pernah traveling ke Lombok mba, terlebih Mandalika, terhibur dan jadi tau tentang penginapan yang recommended ya dari tulisanmu mba
Wah jd pengen cepet2 liburan. Mantap ceritanya mbak
Wah menarik ada smartTV bisa akses deh tontonanku meski lagi staycation, Mandalika ini jadi destinasi wisata yang keren ya, thanks rekomendasi nya
Tempatnya nyaman banget yaa buat liburan bareng keluarga, fasilitaanya juga lengkap bikin betah liburannya. Noted nih kalau liburan kesana, boleh coba nginep disana
Langsung ijo nih pas tahu di sana internet nya kencang. Haha…
Memang ya selain suasana yg tenang untuk para konten kreator itu internet jadi pilihan andalan juga. Magnet bikin memilih untuk menginap di sana
Buat penggemar kopi, bakalan seneng banget pastinya karena bisa ngopi dengan santuy, sambil menikmati pemandangan dan kenyamanan menginap di sana ya
Mantap banget menginap di RaCottage Mandalika.
Semuanya lengkap tersedia sehingga jiwa-jiwa magerku tumbuh subur berdoa agar bisa nginep di tempat senyaman ini.
Eh, tapi ntar jadi gak mau pulang yaa.. Hihihi..
Suasananya holiday vibes bangeett..
Belum lagi fasilitasnya. Mantul banget!
Cakep amat ini penginapannya, belum lama lihat temanku yang liburan ke Mandalika mengajak si kecil melihat sirkuit yang cantik itu. Aku catat ah kalau nanti berlibur ke sini biar pilih Racottage Mandalika.
Terakhir aku ke sana tuh, sirkuit Mandalikanya belum jadi. Dan hotel terdekat area situ hanya ada Novotel. Jadi, doakan aku supaya bisa kembali ke sana ya, mak. Dan bisa menikmati suasana RaCoottage ini :))
Waah…kapan nih ya bisa ke lombok? Pengen banget main ke pantai2 di lombok. Juga pengen lihat mandalika yg selama ini cuma aku lihat di layar gadget aja. Kalau soal nginep, uda dikasih rekomendasi racottage di tulisan ini he2.
Ih serasa punya private pool gitu seru banget, Rani & Tita kok gak ngajak aku sih staycation di sana.
Nyaman banget di sini ya mbak
Fasilitasnya lengkap. Kerja di tempat seperti ini bikin kreativitas jadi lancar ya
Emang pas buat digital nomad
???? sangat nyaman banget RaCottage, desain nya pun menarik serta unik. Cocok buat para digital nomade karena ada fasilitas internet yang cepet sat-set. Liburan sambil kerja, semua hepi semua lancar. Beneran rekomen banget. Semoga aja tahun ini bisa pelesiran kesana ????
Sangat nyaman banget RaCottage, desain nya pun menarik serta unik. Cocok buat para digital nomade karena ada fasilitas internet yang cepet sat-set. Liburan sambil kerja, semua hepi semua lancar. Beneran rekomen banget. Semoga aja tahun ini bisa pelesiran kesana ???? beneran emang penginapan dan akomodasi mesti di sesuaikan sama kebutuhan.
Semoga segera bisa ke Lombok
Lihat Mandalika
Nginap di sini
Dan pastinya bertemu dengan mbak Andy
Suasana cottage-nya sudah memanggil-manggil untuk dikunjungi segera ini sepertinya
orang sekarang mah bisa kerja dari mana aja ya mbak karena mudahnya akses internet jadi bisa kerja sambil liburan juga deh
Kayaknya poin no 5 itu jadi alasan utama saya menginap di rocottage mandalika.. Hahahaha.. Sebagai pencinta kopi dan teh, poin itu jadi surga banget.
Aaah cakep banget ini cottage nya. Aku pernah ke Lombok tapi nginepnya di kota Mataramnya, pengen sih ngerasain nginep di pinggir pantai gini. Semoga berikutnya ke Lombok bisa ngerasain nginep yang gak jauh jauh dari pantai kayak gini ah. Kayanya malah bakal kepoin Racottage deh.
nyaman banget ya rumah bambu gini, bikin betah