Skip to content
Blognya Andy Hardiyanti
Blognya Andy Hardiyanti

mencatat, semoga bermanfaat :)

  • Home
  • About
  • Culinary
  • Review
  • Traveling
  • Disclosure
Blognya Andy Hardiyanti

mencatat, semoga bermanfaat :)

kincir angin

Menikmati Pemandangan Kincir Angin Raksasa PLTB Jeneponto

Posted on 16 September 202621 September 2026 By andyhardiyanti

Pemandangan sejumlah kincir angin raksasa yang berdiri tegak di Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan, sudah sering saya lihat di media sosial sejak tahun 2019. Tentu saja diunggah oleh teman-teman dan keluarga yang tinggal di sana, dalam hati bergumam wahh indah sekali, seperti berada di manaaa gitu. Ingin juga rasanya ke sana, walau ya entah kapan. Sampai pada akhir tahun 2025 lalu kami berangkat ke Makassar, Alhamdulillah berkesempatan pula melakukan perjalanan ke Kabupaten Bulukumba, tentunya melintasi Jeneponto juga dong!

Ah, saya sudah penasaran ingin melihat sejumlah kincir angin raksasa itu! Maka sekembalinya dari urusan di Bulukumba, kami menyempatkan diri untuk mampir di Jeneponto. Khusus untuk melihat pembangkit listrik tenaga bayu? Tentu tidak, judulnya adalah: sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui. Kami mampir sejenak ke kampung kakak ipar di Jeneponto, dan dalam perjalanan pulang ke Makassar, melintasi PLTB Jeneponto.

Lokasi PLTB Jeneponto

Rumah keluarga kakak ipar yang berada di Tolo, Kelara, membuat kami benar-benar cuma geser dikit sampai kemudian melihat jajaran kincir angin raksasa. Hamparan area tempat berdirinya kincir angin-kincir angin PLTB Tolo 1 sangat luas sehingga secara administratif lokasinya melintasi beberapa kecamatan sekaligus di Kabupaten Jeneponto. Tepatnya tersebar memanjang di area perbukitan dan persawahan yang mencakup Kecamatan Turatea, Kecamatan Kelara (tempat Kelurahan Tolo berada), hingga sebagian Kecamatan Binamu.

Mengenal PLTB Tolo 1 Jeneponto

Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Jeneponto (atau dikenal sebagai PLTB Tolo 1) resmi mulai beroperasi secara komersial (Commercial Operation Date/COD) pada tanggal 14 Mei 2019. Untuk diketahui bahwa Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Jeneponto ini memiliki total kapasitas terpasang sebesar 72 Megawatt (MW). Tidak heran dengan kekuatan tersebut, menjadikannya sebagai salah satu ladang angin terbesar di Indonesia setelah PLTB Sidrap (sama-sama berada di Provinsi Sulawesi Selatan).

Proyek pembangkit listrik tenaga bayu/angin tersebut menggunakan 20 turbin angin raksasa dengan tipe Siemens Gamesa. Dimana masing-masing turbin mampu menghasilkan daya 3,6 MW. Masya Allah, jadi turbin atau kincir-kincir angin raksasa yang berdiri di hamparan ladang itu kalau ditotal, jumlahnya ada 20 turbin! Adapun listrik yang diproduksi dari PLTB ini rupanya langsung disalurkan ke jaringan interkoneksi listrik Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) melalui jaringan transmisi 150 kV.

Kalau kata kebanyakan orang sih, hamparan puluhan kincir angin raksasa yang tersebar di area perbukitan dan persawahan kuning di sana membuat kawasan PLTB ini sering disebut mirip dengan pemandangan pedesaan di Belanda atau Eropa, sehingga kerap menjadi daya tarik visual bagi pelintas. Entah ya, saya belum pernah ke Belanda, wkkwk… ke luar negeri aja belum pernah sama sekali.

Suasana Sore Hari dengan Pemandangan Kincir Angin Raksasa

Menariknya, meski tergolong objek vital nasional, rupanya siapa saja/masyarakat bisa melintasi hamparan ladang tempat berdirinya sejumlah kincir angin raksasa tersebut. Sepertinya larangan masuk untuk di bagian permesinan atau kantornya gitu kali ya? yang ada tulisan/plang objek vital nasional. Ya kalau semuanya dilarang masuk/melintas, apa kabarnya masyarakat sekitar?

Dalam perjalanan pulang dari rumah keluarga kakak ipar di Tolo, Kelara, kami memutuskan untuk melintasi jalan tempat berdirinya tiang-tiang kokoh kincir angin itu. Masya Allah, cantik sekali pemandangan sore hari, perpaduan matahari yang sudah hendak beristirahat, hamparan hijaunya rerumputan (eh saat itu lagi kuning kecoklatan sih, kering.), dan kincir angin raksasa terlihat menenangkan sekali. Tidak ada rumah maupun bangunan tinggi lain yang mengganggu pemandangan di sekitarnya.

Oh ya, saya kan penasaran ya, karena melihat putaran baling-balingnya kok pelan sekali? Apakah benar-benar bergantung kecepatan angin di sekitarnya? Lantas apa yang terjadi saat ada angin kencang/badai, apakah baling-baling tersebut bisa membahayakan mereka di sekitar? Lalu saya dapat jawabannya, bahwa turbin modern seperti di PLTB Jeneponto sudah dilengkapi dengan teknologi pitch control. Sistem ini secara otomatis mengubah sudut kemiringan baling-baling saat angin bertiup. Ketika angin semakin kencang, baling-baling akan sedikit membelah angin agar putarannya tetap stabil dan konstan (biasanya hanya belasan putaran per menit/RPM), bukan berputar liar tak terkendali. Oh, rupanya begitu…

–

Apakah di tempat teman-teman ada pembangkit listrik juga? kalau iya, pakai tenaga apa? Apakah kawasannya bisa dikunjungi seperti PLTB Jeneponto? Eh atau ada di antara kalian yang pernah menikmati pemandangan kincir angin serupa tapi di tempat lainnya? Cerita dong.

Informasi Uncategorized

Post navigation

Previous post
Next post

Related Posts

Informasi

Pasar Kebon Roek Mataram

Posted on 7 September 20153 December 2016

Setelah berjalan-jalan melihat apa saja yang ada di jalan Udayana, sekarang saya akan mengajak teman-teman ke tempat selanjutnya yaitu Pasar Kebon Roek. Sebuah pasar yang terbilang cukup luas dan lokasinya strategis di kota Mataram. Jika teman-teman sudah tiba di ujung jalan Udayana tepatnya pada pertigaan jalan Udayana-Adi Sucipto, maka cukup…

Read More
Informasi

Green Yard School, Ajak Para Orangtua Menjadi Lebih Cerdas dengan Hypnoparenting

Posted on 27 March 2017

Green Yard School, Ajak Para Orangtua Menjadi Lebih Cerdas dengan Hypnoparenting. Minggu kemarin kami sekeluarga sudah jauh-jauh hari merencanakan jadwal yang tidak biasa, iya…dari yang biasanya jalan-jalan, entah ke pantai, bukit-bukit kecil, sungai atau ke mall, menjadi jalan-jalan ke tempat seminar. Rasanya lama banget gak ikut kegiatan seminar gini selama…

Read More
Informasi

Tips Merawat Kulkas Agar Tidak Mudah Rusak

Posted on 1 July 20163 December 2016

Tips Merawat Kulkas Agar Tidak Mudah Rusak. Kulkas selalu menjadi tempat penyimpanan yang berperan besar bagi dapur Anda. Selain untuk menyimpan buah dan sayuran yang bersih serta segar, kulkas juga dapat menyimpan jenis makanan lainnya seperti cake atau bahkan bumbu dapur. Pemakaian kulkas yang terus menerus tentu akan membuat fungsi…

Read More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Datang, Salam Kenal ;)

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan share postingan di blog ini kalau memang bermanfaat ;) Jangan lupa tinggalkan komentar dan tunggu kunjungan saya di blog teman-teman. Ada yang ingin ditanyakan? Atau ingin bekerja sama dengan saya? Kontak saya di: andyhardiyanti@gmail.com

Komentar Terbaru

  • Menikmati Pemandangan Kincir Angin Raksasa PLTB Jeneponto on Pengalaman Naik Kapal PELNI KM Tidar dari Surabaya ke Makassar
  • 7 Rekomendasi Toko Perlengkapan Bayi di Mataram Lombok - Blognya Andy Hardiyanti on Belanja Perlengkapan Bayi di Mataharimall.com
  • Didik - Lazwardy on Rekomendasi Taman dan Area Olahraga Gratis di Kota Mataram
  • Fenni Bungsu on Rekreasi dan Olahraga di UNRAM Sport Center
  • Bisnis Tetap Jalan, Pemiliknya Jalan-jalan on Sunset Cantik di Pantai Klui

Bagian Dari

Intellifluence Trusted Blogger

Seedbacklink
Warung Blogger

Blogger Perempuan


 

Indonesian Food Blogger
Blogger Plus
©2026 Blognya Andy Hardiyanti | WordPress Theme by SuperbThemes