Bersenang-senang di Pemandian Lokok Daya Pekatan Posted on 30 January 201710 March 2017 By andyhardiyanti Bersenang-senang di Pemandian Lokok Daya Pekatan. Siapa sih yang tidak kenal Pulau Lombok? Pulau yang punya banyak koleksi pantai cantik. Mulai dari yang sudah dikenal namanya, sampai mungkin pantai yang belum diberi nama sama sekali. Kalau sudah melihat birunya air laut dan putihnya pasir pantai, kalian tentu langsung tidak sabar untuk menyentuhnya, atau bahkan renang sekalian! Eh tapi kan tidak semua orang bisa langsung nyebur di air laut seperti itu. Ada yang mungkin alergi air laut, takut ombak, atau khawatir mandi-mandi di pantai bakal bikin kulit kalian belang, ya ampun yang terakhir apa banget ya.. Maka mandi-mandi di pemandian seperti yang bakal saya ceritakan ini mungkin bisa menjadi solusinya. Terus pantai apa kabarnya? Ya sudah, jadi bahan foto-fotoan saja. Hahahahah. Mandi-mandinya pindah ke air tawar. Gimana? Lokasi Pemandian Lokok Daya Pekatan Pemandian Lokok Daya Pekatan ini terletak di kabupaten Lombok Utara, sekitar 59km dari kota Mataram. Dari Tanjung (ibukota Kabupaten Lombok Utara), kalian cuma perlu mengikuti jalan poros yang ada. Udah ikutin aja deh, sampai ketemu pertigaan, yang mana kalian harus memilih jalan yang lurus #eaa untuk sampai ke Pekatan, karena kalau belok kiri itu jalan menuju Bayan. Bagusnya sih daripada bingung nih, cukup lihat gambar peta di atas aja. Atau buat kalian pecinta Google Maps, langsung googling dengan kata kunci “Warung Ujeq Pekatan”. Bakal ketemu deh tuh rute ke sana. Gaol kan nih warung?Β π Tenang aja, jalan menuju Pemandian Lokok Daya Pekatan ini bisa ditempuh menggunakan motor maupun mobil. Kondisi jalanannya pun cukup baik. Sepanjang jalan kita bakal disuguhi pemandangan sawah, bukit-bukit, rumah-rumah kalau pas daerah pemukiman dan sungai begitu masuk daerah Pekatan. Pemandian dengan Suasana yang Asri Saya pribadi memang lebih senang mandi di tempat-tempat pemandian seperti ini, pertama karena kulit saya alergi dengan air laut (kapan-kapan saya ceritakan ya) dan kedua karena ya kali kami setiap saat harus renang hore di kolam renang, mahal cyin! Kecuali ada yang traktir ya #inisuperkode. Nah terus beberapa waktu yang lalu di timeline facebook kami beredar sejumlah foto tempat pemandian yang kelihatannya kok asyik banget. Ada batu-batu besar gitu ditambah view pepohonan yang asri dan bukit-bukit di sekelilingnya. Akhirnya beres cari-cari info, maka tibalah kami di tempat ini: Pemandian Lokok Daya Pekatan. Mungkin ada yang bertanya-tanya, Lokok Daya Pekatan? Itu bahasa apa ya? Oke, jadi dalam bahasa Sasak, Lokok itu artinya sungai, Daya artinya Selatan dan Pekatan tidak berarti apa-apa. Gak ding, Pekatan itu nama kampung sekaligus nama sungai yang dijadikan tempat pemandian hore kami kali ini. Terus Warung Ujeq Pekatan yang ada di Google Maps yang sempat saya ceritakan di awal tadi merupakan satu-satunya warung yang ada di sana, tempat kalian bakal memesan mi instan, pelecing kangkung, segelas kopi atau yang lainnya saat sedang dingin-dinginnya menikmati air sungai dan pemandangan di Pekatan. Ada Apa Saja di Pemandian Lokok Daya Pekatan? Kerennya nih, Pemandian Lokok Daya Pekatan dikelola secara swadaya oleh para pemuda setempat, yang sadar akan potensi desa pekatan sebagai destinasi wisata. Dimana mereka menata taman-taman, membuat selfie spot, membuat wahana permainan air, ayunan, dan lainnya. Lalu melakukan promosi secara massif di media sosial. Wuih..semoga kesadaran para pemuda yang seperti ini bisa tertular ke desa-desa lainnya di Pulau Lombok. Yups, kalau bukan kita yang sadar mengelola desa sendiri, terus siapa? Ya kali gitu harus saya yang ke desa tempat teman-teman dulu π Eh bisa juga sih, kalau ada yang berminat ngundang. Ihik. Lanjut yaa, seperti yang sudah disebutkan tadi, di Pekatan ini ada sejumlah hal yang bisa kita lakukan. Paling utama sih mandi, ya namanya juga tempat pemandian! Selain itu kita bisa santai-santai di perahu karet, atau pakai ban, main-main di ayunan yang tersedia, atau mungkin sekadar menikmati segarnya udara di sana. Oh iya, sampai saya datang kemarin di sini belum diberlakukan tiket masuk loh, buruan gih ke Pekatan. Teman-teman cukup membayar uang parkir sebesar Rp2.000,- (untuk motor) dan Rp5.000,- (untuk mobil). Kalau mau pakai ban, biaya sewanya sebesar Rp5.000,- dan Rp15.000,- untuk perahu karet. in frame: tuan suami π Sayangnya nih, saat pertama kali ke sana, belum tersedia pelampung bagi yang menggunakan perahu karet. Itu aja sih kurangnya. Yups, safety first! Jadi semoga besok besok pas ke Pemandian Lokok Daya Pekatan, sudah disediakan pelampung bagi yang akan menggunakan perahu karet ya π #kodebuatpengelolaPekatan. Kalau urusan kebersihan dan fasilitas pendukung lainnya sih udah sip menurut saya. Jadi, dong ayok ke Pekatan! Traveling lombok utarapekatanpemandian lokok daya pekatansungai pekatan
Traveling JM Hotel Kuta Lombok, Akomodasi Terjangkau di Mandalika Posted on 16 January 2023 JM Hotel Kuta Lombok, Akomodasi Terjangkau di Mandalika. Cari akomodasi dengan harga terjangkau, namun fasilitas wow di Mandalika? JM Hotel Kuta Lombok bisa jadi pilihannya. Postingan ini akhirnya saya tulis juga di blog setelah beberapa kali berkunjung ke sana. Entah itu untuk tujuan staycation (baik terencana maupun yang seringnya dadakan),… Read More
Traveling Sembalun 7 Summits, Jelajahi Tujuh Puncak Tertinggi di Kawasan Sembalun Posted on 25 October 202026 October 2020 Sembalun 7 Summits, Jelajahi Tujuh Puncak Tertinggi di Kawasan Sembalun. Sembalun 7 Summits merupakan tujuh puncak tertinggi yang terdiri dari: Gunung Rinjani, Sempana, Lembah, Kondo, Anak Dara, Pergasingan, dan Bao Ritip. Diberi nama Sembalun Seven Summits, karena ketujuh puncak tertinggi tersebut bisa diakses dari Kawasan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Untuk… Read More
Traveling Internetnya Indonesia, Bekal Bercerita Tiada Habisnya Posted on 17 July 202218 July 2022 Internetnya Indonesia, Bekal Bercerita Tiada Habisnya. Jika mengingat kembali perjalanan panjang sebagai seorang blogger. Tersadar, bahwa hidup saya tak terpisahkan dengan internetnya Indonesia. Mulai dari perkenalan dengan blog, hingga sampai di titik ini, saat di mana saya dapat mengenalkan banyak hal yang ada di Pulau Lombok. Tak hanya tentang Lombok,… Read More
Kalau kyk gitu suka takut dtg air bahkan gk sih y mba,,,, suka trauma liatnya ,, klo buat foto mauu Reply
Saya suka main air seperti ini. TApi kalau airnya dingin banget paling saya beraninya cuma duduk di batu. Kakinya aja yang berendam π Reply
Aih lokasinya masih alami ya… Ini kalau mandi harus berpakaian lengkap ya ada tempat mandi tertutupnya makin cetar nih… Sayang lokasi jauh π Reply
Wah bagus pemandiannya. Daerah Dayan Gunung ini memang terkenal sumber air bersih ya Mbak. Banyak air terjun dan sumber mata air alami karena ada Danau Segara Anak. Pasti airnya dingin banget. Dulu pas kecil saya pernah ke Pemandian Lemor di Lombok Timur, airnya dingin sekali, hehe. Cuma saya kira ini kolam-kolam begitu, ternyata lebih ke aliran sungainya ya. Jadi mesti hati-hati kalau ke sana di musim hujan, takut airnya meluap. Reply
Aku belum pernah ke lombok huhu, btw murah meriah tapi tempatnya enaakk buat jalan-jalan menghempas lelah Reply
mama Rany, serem2 gimana gitu masuk ke lokol, airnya deras nggak? takut tapi seneng duduk di batu gede main air Reply
Wah selain dipakai tempat pemandian, sungai itu kayanya cocok nih buat dijadikan spot spot foto yang bagus Reply
sudahlah tempatnya cantik, eh dikelola oleh anak muda setempat pula. kerenlah ini destinasi. bisa memberi manfaat bagi warga sekitar. Reply
Pekatan ini daerah mana kak? Semacam diubud ya hehe, kalau bule bule mah sukanya yang asri asri gini. Semoga semakin banyak yg ke pekatan ya kak Reply
Ini nih lokasi yang bikin ingat masa kecil. Asiknya bermain di batu-batu sungai, bermain air,pake perahu batang pisang. Walaupun tentu saja ndak telanjang bulat lagi seperti masa kecil Reply
Sering sekalima baca tentang LOmbok, banyak destinasi wisatanya yang bikin ngiler. Makanya setiap kali baca tentang indahnya Lombok, saya langsung excited. Reply
Pas lihat ulasan tentang permadian Lokok Daya Petakan langsung ingat suasana mandi sungai di kampung.. Sudah lama tidak mandi di tempat alami seprti permandian ini.. Cuma bedanya di sini ada disediakan perahu karet.. Sungai-sungai di kampung cuma pake batang pisang dan bambu.. Hehe Reply
tempatnya keren, langsungki juga bisa menikmari udara segar. Semoga paska kesana adami yang disarankan sama kakak Reply
Selalu envy liat cerita jalan-jalan kak andy, huhuhu saya orne yang selalu pengen jalan-jalan tapi fisik selalu gak memungkinkan, pasti gampang sekali kelelahan. Tapi btw keren sekali foto batu-batu dialiran sungai itu. Reply
sungainya yg banyak batu2 besar begitu bikin saya teringat saat jaman kuliah dulu.. karena jurusan saya geologi, jadi seringnya kuliah di lapangan sambil jalan2 di alam π Reply
Pemandangannya keren, pengen main air terus nih Sedja kalo ke sini ya.. Duh, Lombok manggil-manggil terus nih kalo liat blognya Mamak Sedja. Semoga tahun ini bisa ke NTB. Aamiin.. Reply
kayak sungai2 yang biasa dipakai syuting film daerah atau film cerita rakyat ya kak .. kerennn tapi kayaknya kalau saya ke sana mungkin was was apalagi kalau bawa anak, belajar di Bantimurung mi dulu dengan bebatuan dan air , serupa tapi tak sama dengan pemandian lokok ini Reply
Wih, lihat sungainya langsung berasa pengen bawa keranjang anyaman bambu berisi baju kotor dan pergi mencuci di situ ala-ala gadis desa di film-film jaman dulu. #eh Saya salut dengan anak muda sekitar yang sadar akan potensi wilayahnya dan memanfaatkan dengan bertanggung jawab. Gitu, dong, mandiri. π Reply
Keren ini pemudanya. Pemuda yg seperti ini memang yg diperlukan untuk suatu daerah. Pemuda yg bisa mmberikan manfaat untuk lingkungannya. Coba bayangkn klo ini anak mudanya nda peduli sama ini sungai, mungkn daya tariknya nda terlalu memikat. Hanya terlihat seperti sungai jernih pada umumnya. Saluut. Ahh, rasa rasa mau mandi2 di sungai. Reply
Kayak sungai Latuppa di Palopo, asik sekali tempatnya. Sekarang, Setelah 2 tahun berlalu, bagaimana mi dih kondisi di sana. Apa makin ramai ya? Reply
Segarnya kelihatan sungainya. Dulu sering main ke sungi yg modelnya kayak ini di daerah enrekang, asiknya disana karena penghasil durian juga. Jadi abis makan durian yg hawa nya panas, bisa langsung nyebur ke sungai Reply