Tips Merawat Kaos Agar Lebih Awet - Blognya Andy Hardiyanti

Tips Merawat Kaos Agar Lebih Awet

tips merawat kaos

Tips Merawat Kaos Agar Lebih Awet. Kaos sebagaimana pakaian lainnya adalah kebutuhan wajib setiap orang. Entah itu kaos untuk keseharian, berolahraga, maupun yang digunakan untuk gaya hidup (lifestyle). Kaos sudah masuk dalam segala situasi dan kondisi. Mulai dari kelas keseharian hingga internasional. Singkatnya, semua manusia membutukan kaos, baik kaos polos maupun kaos sablon. Kaos masuk ke dalam semua tingkatan kelas ekonomi. Orang biasa saja hingga orang kaya, orang yang tinggal di desa hingga yang ada perkotaan. Semua orang memakai kaos, bahkan terkadang kaos bisa menjadi kenangan bagi pemiliknya.

Begitu besar peran kaos sebagai pakaian dalam keseharian kita, itulah mengapa kita wajib merawatnya. Terlebih lagi pada kaos yang memiliki kenangan atau yang memang menjadi favorit kita. Agar lebih awet dan bisa dipakai lebih lama serta nyaman digunakan, maka kita harus memperhatikan betul bagaimana cara merawatnya. Berikut ini saya bagikan informasi tentang tips merawat kaos agar lebih awet. Khususnya bagaimana cara merawat kaos sablon, disimak yuk!

Tips Merawat Kaos Agar Lebih Awet

Perhatikan Waktu Perendaman yang Normal

Dengan kesibukan yang cukup padat, maka biasakan untuk merendam kaos dalam waktu kurang dari 1 (satu) jam. Berbeda dengan kaos yang lebih baru, maka jangan rendam kaos lebih dari setengah jam. Mengapa? Karena dengan merendam kaos menggunakan deterjen dalam waktu lama akan menyebabkan kaos cepat rusak.

Pisah Kaos berdasarkan Warnanya

Cara pilah pilih atau memisahkan kaos berdasarkan warnanya saat ini hampir jarang dilakukan. Namun ternyata cara tersebut cukup efektif digunakan untuk merawat kaos agar lebih awet. Memilih kaos atau memisahkan kaos yang memiliki warna gelap (merah, biru, hitam, dsb) dengan kaos yang berwarna lebih terang akan mencegah lunturnya warna. Selain itu memisahkan kaos yang sangat kotor juga penting, karena akan mencegah pindahnya kotoran ke kaos lain. Fakta berbicara bahwa kaos yang dimiliki pria, cenderung lebih kotor dari kaos wanita.

Baca Juga: Model Baju Batik Terbaru Desain Simpel dan Anggun untuk Wanita Karier

Mulailah Mengurangi Penggunaan Sikat Cuci

Sikat cuci memang efektif dalam menghilangkan noda pada pakaian, namun sebaiknya mulailah mengurangi penggunaannya. Terlebih lagi sikat cuci yang permukaannya kasar. Ya, saat mencuci maka hindari sikat yang kasar, dengan begitu sablon tidak rusak. Selain itu, kurangi pula kucekan yang kuat agar tidak merusak kaos.

Perhatikan Cara Menjemur Kaos yang Baik

Menjemur kaos dengan cara terbalik cukup penting, karena matahari cukup berpengaruh pada sablon kaos. Maka saat selesai mencuci, pastikan untuk menjemur pakaian dengan kondisi terbalik. Hal ini akan menghindarkan sablonan agar tidak terpapar matahari secara langsung.

Hindari Penggunaan Gantungan Pakaian

Hanger atau biasa disebut sebagai gantungan pakaian seringkali digunakan untuk menghemat tempat menjemur. Namun ternyata menggunakan hanger dapat membuat kaos menjadi tidak awet, terutama pada bagian kerah leher. Hal tersebut akan berbeda jika hanger digunakan saat kaos sudah kering, misalnya saat sedang dipajang di toko pakaian.

Baca Juga: Belanja Pakaian Bayi, Aktivitas Me Time yang Menyenangkan!

Kurangi Penggunaan Bahan Kimia

Penggunaan bahan kimia seperti pelembut, pemutih atau parfum yang kuat bisa membuat kaos atau sablonan kaos menjadi rusak. Misalnya penggunaan pemutih yang berlebihan tentu mampu merusak bahan kaos. Bahan-bahan kimia tersebut mulai sekarang sebaiknya mulai dikurangi penggunaannya. Solusinya bisa dengan menggunakan pelembut, pemutih maupun parfum yang tidak menggunakan bahan-bahan kimia.

Cuci Kaos Menggunakan Mesin atau Manual?

Kaos lebih baik dicuci secara manual (menggunakan tangan) dibanding dengan mesin cuci. Sebab jika menggunakan mesin cuci untuk kaos distro akan membuat bahannya menjadi cepat rusak karena melar. Putaran mesin cuci juga dapat membuat kaos tertarik dan banyak gesekan dari cucian lain.

Pastikan Kaos Disetrika Saat Benar-Benar Telah Kering

Menyetrika kaos setelah penjemuran akan membuat kaos menjadi lebih awet. Namun setrikalah kaos hanya saat kondisinya telah benar-benar kering. Bukan setengah kering, apalagi masih ada bagiannya yang basah.

Gunakan Kaos Sesuai Kebutuhan

Gunakanlah kaos sesuai kebutuhan. Misalnya saat tidur, sebaiknya jangan gunakan kaos favoritmu saat akan tidur. Mengapa? Karena jika digunakan saat tidur, maka keringat akan membuat bagian leher menjadi cepat kotor.

Gunakan Kaos Pada Saat yang Tepat

Memakai kaos yang disukai adalah hal yang sangat menyenangkan, namun memakai kaos yang disukai harus pada waktu yang tepat. Sebaiknya jangan dipakai terlalu sering, karena akan membuat kaos menjadi cepat usang

Nah itu tadi beberapa tips merawat kaos agar lebih awet. Kalau teman-teman punya tips lain, share yuk di kolom komentar 🙂

 

Biasa dipanggil Andy. Pernah tinggal lama di Makassar dan sekarang di Mataram, Lombok. Ngeblog sejak 2007. Senang kulineran, staycation, kopdaran di cafe, browsing produk di toko online tapi gak beli, dan tentu saja...senang menulis :) Bisa dikontak di andyhardiyanti@gmail.com

20 Comments

  • Reni 9 March 2019 at 4:56 pm

    Tips yang bermanfaat mengingat kaos selalu ada dalam daftar cucian hehe karena setiap hari pakai kaos 😊

    Reply
  • dgrusle 10 March 2019 at 2:30 pm

    makasih tipsnya, keren..
    saya kira kaos itu juga mengalami 3 life cycle:
    Fase- 1. disayang-sayang, dipake hanya kalo hang out
    Fase-2. karena sudah keeseringan dipake, lama2 jadi kaos utk dipakai di rumah atau pergi ke mesjid
    Fase-3. kalau sdh mulaimi lusuh, ya dipake sebagai baju tidur atau kalau lagi ngerjain pekerjaan rumahan seperti bersihkan WC, nyapu, dll 😀

    Reply
    • Mugniar 10 March 2019 at 3:26 pm

      Daeeng, bisa maki’ bikin tuisan baru dari point-point di atas hihihi

      Reply
  • Mugniar 10 March 2019 at 3:27 pm

    Perhatikan Waktu Perendaman yang Normal

    —> ini mi ini point yang sering saya teledor. Karena merasa lebih mudah jika merendam, sudah dibantu oleh sabun cuci, saya jadinya malah lupa punya rendaman pakaian *tutupmuka

    Reply
  • Okti Li 10 March 2019 at 10:55 pm

    Iya selama ini kaos kaos anak dan suami masalahnya selalu saja kerah yang jadi melar. Harus mencermati cara perawatan rupanya ya.

    Trims info dan tips nya ya 🙂

    Reply
  • lelakibugis 11 March 2019 at 12:09 pm

    makasih kak untuk tips-nya. sebagai orang yang tak bias terpisahkan sama kaos, tips ini sangat bermanfaat.

    Reply
  • Yayat 11 March 2019 at 5:41 pm

    Waduh saya sering nyuci kaos pake mesin cuci.. males nguceknya trs diputer di pengering.. oh kaoskuhhhh

    Reply
  • sluggish journey 11 March 2019 at 5:54 pm

    Wah, makasih sekali tipsnya kak. Jujur setiap kali mencuci saya pasti menggunakan hanger dengan alasan cepat kering dan ternyata bisa merusak. Infonya sangat bermanfaat kak 🙂

    Reply
  • daeng ipul 11 March 2019 at 11:08 pm

    Kaos laki-laki lebih kotor dari kaos perempuan. Wahahahaha setuju sekali!

    Di rumah, kaosku itu biasa sudah dipakai berkali-kali-kali belum juga dicuci. Alasannya belum bau keringat. Sementara kaosnya Mamie, baru sekali pakai sudah dicuci.

    Reply
  • Ardian 11 March 2019 at 11:49 pm

    Wah bener juga untuk tidak menggunalan hangar saat basah, beda ama kalo sudah kering kaosnya. Kok aku baru sadar ya haha, kirain rusaknya kerah kaos itu lumrah, ternyata kalo basah membuatnya lebih menjadi2 ya. Mantepp tipsnya.

    Reply
  • Raya Putra 12 March 2019 at 7:57 am

    Iya nih kak saya ada kaos pemberian, tapi sablonnya udah rusak😭. Anyway, terimakasih tipsnya kak sangat bermanfaat buat kedepannya, biar kaos selalu fresh😁.

    Reply
  • Siska Dwyta 12 March 2019 at 9:27 am

    Selama ini nggak memperhatikan cara merawat kaos. Asal aja nyucinya alhasil efeknya ya gitu. Beda kali ya sama kaos yang diberi perhatian ekstra (dirawat) pasti bisa bertahan lebih lama. So thanks tipsnya mbak, boleh juga dicoba nih.

    Reply
  • ama 12 March 2019 at 10:35 am

    Tambahan tips nih kak : kalo nyetrika kaos, lapisi dengan kertas atau busa tipis yang memang untuk lapisan menyetrika. Ini biar serat kaos tidak langsung kena panas, bikin kaos jadi lebih awet.

    Reply
  • Ndy Pada 12 March 2019 at 10:56 am

    kaos adalah pakaian andalan yang selalu nyaman kalau lagi santai. Tapi harus diperhatikan juga perawatannya. Makasih sharingnya ya Mamak Sedja..

    Reply
  • Fenni Bungsu 12 March 2019 at 3:36 pm

    Iya bener kalau menggantung kaos pakai gantungan yang ada malah membuat kaos belel dan melar

    Reply
  • Ayi 12 March 2019 at 9:59 pm

    Sayami itu kadang-kadang setrika kaos yang masih lembab. Supaya kering, hahaha. Kalau yang sudah kering betul malah nda pernah disetrika.

    Reply
  • Suciarti Wahyuningtyas (Chichie) 13 March 2019 at 12:08 am

    Kalau aku biasanya selain memisahkan yang berwarna, mencuci dan setrika selalu dibalik. So far kaosnya pada awet terutama warnanya juga.

    Reply
  • Siti nurjanah 13 March 2019 at 7:35 pm

    Kaos sablon saya rata-rata bermasalah saat proses setrika. Mungkin karena kepanasan
    Tp penggunaan hanger bener juga tuh bisa mempengaruhi kualitas kerahnya

    Reply
  • bunda sugi 14 March 2019 at 6:21 pm

    betul.. bahan kaos memang harus memperhatikan banyak hal. Soalnya kalau nggak, bisa-bisa kaos baru akan terlihat usang

    Reply
  • Dian Restu Agustina 14 March 2019 at 6:44 pm

    Yang selalu lupa adalah menjemur dengan posisi terbalik ..
    Wah mesti diingat ini secara cucian terbanyak di rumah adalah kaos karena ada 3 laki-laki yang bajunya mayoritas kaos 🙂

    Reply

Leave a Comment