Transfer Antar Bank Tanpa Biaya, Pakai Flip aja!

transfer antar bank tanpa biaya

Transfer Antar Bank Tanpa Biaya, Pakai Flip aja! Bagaimana caranya supaya bisa transfer antar bank tanpa biaya admin? Terutama bagi kita yang sering banget melakukan transaksi perbankan. Tahu sendiri kan betapa berharganya Rp6.500,- itu hehehe. Sebelum ada mobile/sms maupun internet banking dulu, urusan transfer-transfer uang dilakukan di mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) atau bahkan langsung di teller bank. Repot gak sih? bisa dibilang repot, bisa juga nggak. Ya mungkin karena pada masa itu kita atau saya aja kali ya, belum sering transfer atau bayar sana sini. Toh masih jarang juga kan aktivitas belanja online? Namun seiring waktu, semuanya jadi serba mudah dan bisa dikerjakan dalam genggamana, pakai telepon genggam smartphone pastinya.

Sejak menggunakan mobile banking, saya akui transaksi perbankan saya jadi lebih sering. Entah itu untuk belanja online, bayar tagihan listrik-air-internet, transfer keperluan sendiri, hingga ditebengin transfer sama keluarga di rumah. Untuk urusan biaya admin saat melakukan transfer antar bank, baik mobile banking dan ATM rasanya gak ada bedanya. Ya, tetap kena biaya admin juga. Bedanya, bisa dilakukan kapan dan di mana saja. Sejauh ada akses internet dan ada smartphone yang bisa digunakan untuk bertransaksi. Nah, pernah merasa gak sih betapa lumayan juga biaya admin sebesar Rp6.500,- yang harus dikeluarkan itu? Makanya senang banget kalau pemilik rekening yang mau saya transferin tuh banknya sama dengan saya. Hahahahah. Bahagia itu sederhana.

transfer antar bank tanpa biaya

Ngomongin Biaya Admin Transfer Antar Bank, Yuk!

Ada banyak sekali cerita tentang suka duka biaya admin saat melakukan transfer antar bank ini. Eh emang ada sukanya ya? Wkwkwkk. Awalnya sih saya biasa aja ya, gak terlalu kepikiran dan gak jadi soal sama nominal Rp6.500,- ini. Ya iyalah, waktu itu saya transaksinya jarang banget. Jadi sempat berpikir, ah gak masalah lah gak sampai Rp10.000,- juga. Beugh gaya~ Sampai ada aja situasi yang bikin, Ya Allah… betapa berharganya nominal segitu, yang kalau berkali-kali dikumpulin bisa dipakai beli sesuatu yang bermanfaat. Atau mungkin bikin berpikir, apa buka akun di banyak bank aja ya? Eh tapi, isi saldonya gimana? Hahaha. Sementara uangnya baru segini-segini aja. Oh ya, berikut beberapa pengalaman saya soal transfer antar bank di mana biaya admin ini pasti jadi masalah.

Saldo Rekening Super Mepet, Jadi Gak Bisa Transfer

Pernah gak sih teman-teman mengalami ada sesuatu yang harus dibayar, ditransfer ke rekening lain yang beda bank. Sayangnya, saldo rekening lagi super mepet. Untuk bayar/transfer yang diperlukan itu sih cukup. Eh tapiiiii.. karena ada si biaya admin Rp6.500,- ini jadi gak bisa deh. Ya ampun suram bener. Tapi percaya deh, pasti ada aja dari kalian yang pernah mengalami.

Terima Fee Jadi Gak Komplit, Karena Biaya Admin

Sebagai seorang freelancer yang berkutat di dunia tulis menulis, ini hal yang sering banget saya alami. Kerjaan udah kelar, setor nomor rekening, eh ketemu lagi nih masalah sama si biaya admin. Saya yang seringnya bekerja sama dengan klien di ibu kota sana, umumnya ya maunya kami ini pakai rekening BCA, sementara saya sendiri adalah nasabah Bank Mandiri. Meski sering kali mereka gak masalah sama biaya admin (aliasnya ditanggung sama mereka), jangan salah…ada aja lho yang akhirnya menegaskan bahwa yang beda bank, fee-nya akan dipotong biaya admin sebesar Rp6.500,- huhuhu. Walau feenya lumayan, kok ya tetap aja kepikiran sama si enam ribu lima ratus rupiah itu yaa~ #dasarsaya

Dilema Minta Biaya Admin Kalau Ada yang Minta Tolong Transfer

Sebagai yang duluan pakai mobile banking di rumah, saya jadi sering diminta tolong transfer ini itu. Jadi saya dikasih uang tunai gitu, terus diminta deh transferin ke nomor rekening tertentu. Kalau lagi ada saldo rekening, ya saya bantu. Pastinya gak lupa dong minta tambahan untuk biaya adminnya. Lumayan gaes, Rp6.500,-. Tapi kan sama keluarga ya, kadang ada gak enaknya juga, apalagi kalau pas sama saudara yang gak asyique, yang duluan tersinggung pas diminta biaya admin. Bwahahahah. Dianggapnya saya perhitungan huhuhu. Dilema kan jadinya, tolongin…gak…tolongin…gak..

Transfer ke Banyak Rekening, Saat Handle Sejumlah Blogger untuk Suatu Project

Ada kalanya saya jadi blogger yang mengikuti suatu project, mengikuti brief yang ditentukan. Menunggu pembayaran fee seperti yang saya ceritakan tadi. Dimana kalau pas dapat yang membebankan biaya admin, ya udah deh..feenya kepotong biaya admin. Lantas bagaimana jadinya kalau posisinya berbalik? Saya menjadi PIC (person in charge) dan menghandle sejumlah blogger untuk suatu project. Kelar project, berarti saya dong yang distribusikan fee mereka. Dan tadaaaa.. banknya macam-macam hahaha. Apa kabar biaya admin Rp6.500,-? Apakah dengan baik hati saya tanggung biar fee yang mereka terima sama? Atau saya bebankan yang namanya fee dipotong biaya admin seperti yang beberapa kali saya alami? Oh, tentu tidak… semua fee aman! No potong-potong biaya admin! Karena untungnya saat itu, saya sudah membuat akun Flip. Eh, apa itu?

transfer antar bank tanpa biaya

Transfer Antar Bank Tanpa Biaya, Pakai Flip aja!

Saya pertama kali membuat akun di sini yaitu pada tahun 2019. Terbilang telat sih, karena justru saya sudah mengetahui tentang aplikasi ini bertahun-tahun sebelumnya. Awalnya saya melihat postingan teman-teman di media sosial, yang menunjukkan betapa mereka berhasil berhemat hanya dari biaya admin transfer beda bank. Namun saya menunda terus untuk membuat akun, alasannya macam-macam sih, mulai dari kebayang ribet harus verifikasi ini itu dan masih mikir: ah, saya juga gak sering-sering amat kok transfer. Sampai tepat di tahun 2019, saya memutuskan diri untuk membuat akun Flip. Dan mulai bertekad dalam diri, sebisa mungkin, transfer antar bank, wajib tanpa biaya admin. Hahahaha

Kenapa saya katakan saya termasuk telat membuat akun di sana? Ya, karena Flip sendiri sudah hadir sejak tahun 2015, dan mendapatkan lisensi keamanan dan operasional resmi dari Bank Indonesia di tahun 2016. Gak papa deh, telat, daripada gak buat buat akun sama sekali. Oh ya, untuk diketahui, Flip.id atau yang akrab disebut Flip, merupakan aplikasi untuk melakukan transfer antar bank tanpa biaya. Iya, kalian gak salah baca kok. Pakai Flip, kalian bisa transfer ke seluruh rekening bank di Indonesia, gratis biaya admin! Percaya atau tidak, dari biaya admin yang Rp6.500 itu aja, sejak tahun 2019 saya sudah bisa berhemat sebesar 2juta rupiah lebih lho! Gak nyangka banget, dari yang cuma dipikir: ah…enam ribu lima ratus doang..

transfer antar bank tanpa biaya

Bagaimana Flip Bekerja?

Lantas bagaimana cara kerja Flip? Kok bisa jadi bebas biaya admin gitu? Simplenya bisa teman-teman lihat pada ilustrasi di atas. Itu saya ambil dari situs resminya Flip.id kok. Jadi Flip ini punya rekening di seluruh bank di Indonesia. Nah, kita nantinya akan mentransfer sejumlah uang ke rekening bank yang sama milik Flip. Selanjutnya, Flip lah yang akan meneruskan transferan tersebut ke rekening yang dimaksud. Flip di sini semacam penghubung gitu. Misal nih, saya mau transfer ke rekening seorang teman, sebut saja Hyun Bin. Hyun Bin menggunakan rekening Bank BCA, sementara rekening saya adalah Bank Mandiri. Maka, prosesnya, saya transfer ke rekening Bank Mandiri milik Flip. Untuk kemudian, Flip yang meneruskan transferan tersebut dari rekening Bank BCA Flip, ke rekening Bank BCA Hyun Bin. Sampai sini paham kan ya?

Terus Flip dapat Untungnya Dari Mana?

Jangan cari untung terus, kak. Bekerja itu yang penting ikhlas dan dapat memberikan manfaat bagi banyak orang #ehgimana? Dapat kak, dapat. Tenang kak, kalau gak untung, mungkin Flip udah bubar sekarang. Nah, untuk diketahui, setiap pengguna Flip itu setiap bulannya dapat jatah free transfer instan sebanyak 10 kali. Apa itu transfer instan? Yaitu proses transfer yang GPL, Gak Pakai Lama. Kalau jatah yang 10 kali itu udah habis, maka transaksi kita akan diproses dalam waktu yang lebih lama. Walau gak lama-lama amat sih, sekitar 25 menitlah..

Tetap mau transfer instan? Bisa, tapi ada biaya yang harus dikeluarkan. Yahh sama aja dong, gak bebas biaya admin. Ooo tentu tidak sama qaqa..karena biaya yang ini hanya sebesar Rp900,- saja. Bahkan lebih murah dari harga sebungkus BengBeng (duh kan..jadi pengen ngemil BengBeng). Dari hasil baca sana sini juga, disebutkan bahwa keuntungan Flip berasal dari layanan Big Flip, Flip Globe, dan penjualan pulsa/paket data. Apa? Flip jual pulsa dan paket data juga? Iya, tapi ntar aja ya jelasinnya.

Cara Membuat Akun Flip

Gak usah pikirin Flip dapat keuntungan dari mana deh, kita pikirin dulu gimana supaya kita bisa untung alias hemat dari biaya admin yang nongol dari transfer antar bank itu. Caranya ya dengan membuat akun Flip! Hahahaha. Berikut cara membuat akun Flip:

  1. Daftar melalui link berikut https://flip.id/s/rzfnr4258 dan isi form sesuai informasi yang diminta (nama lengkap, email, password, dan nomor hp)
  2. Lakukan verifikasi nomor hp dengan memasukkan kode yang diminta (silakan pilih, kode dikirimkan via sms atau whatsapp)
  3. Jika sudah, maka teman-teman sudah bisa masuk ke aplikasi Flip.
  4. Namun, untuk bisa melakukan pengiriman uang/transfer uang, maka harus mengikuti tiga step ini, yaitu: lengkapi data diri, verifikasi email, dan verifikasi identitas.
  5. Kalau semua prosesnya sudah beres, kalian udah bisa deh transfer sana sini bebas biaya admin 🙂

Cara Transfer Antar Bank Tanpa Biaya

Udah punya akun dan kelar urusan verifikasi ini itu, sekarang yuk mulai bertransaksi. Caranya cukup tekan tombol orange di bagian bawah aplikasi yang bertuliskan Kirim Uang Gratis. Selanjutnya tekan + tambah rekening baru. Isi nominal uang yang akan ditransfer. Kalau jatah transfer instan kita yang 10 kali itu masih ada, maka step berikutnya adalah memilih ke rekening bank apa kita akan mentransfer uang tersebut. Kalau rekening tujuan kita di awal tadi yaitu BCA misalnya, maka pilihlah metode pembayaran menggunakan bank BCA. Lantas bagaimana jika jatah 10 kali transfer instan per bulannya habis? Maka kita diminta memilih, mau transfer instan dengan biaya tambahan Rp900,- atau yang biasa namun waktu prosesnya lebih lama.

Jika sudah, akan muncul halaman yang menginstruksikan berapa nominal yang harus ditransfer serta nomor rekening tujuan milik Flip. Pastikan teman-teman transfer sesuai nomor rekening dan nominal yang diminta ya. Harus persis. Mengapa? Ya, karena dalam nominal itu akan ada kode unik di tiga digit terakhirnya, agar transaksi mudah dikenali. Loh? Berarti jadi gak pas dong nominal yang ditransfer? Ada kode unik segala.. Eitt..tenang, Flip gak ambil kok, kode unik itu bakal balik ke kita juga dalam bentuk Saldo Flip.

transfer antar bank tanpa biaya

Saldo Flip itu Untuk Apa?

Oh iya, pasti pada kaget dong kok di tampilan aplikasinya ada tulisan Saldo Flip. Apakah kita bisa isi saldo apa gimana? Seperti penjelasan sebelumnya, fungsi saldo ini adalah sebagai tempat menampung kode-kode unik di tiap transaksi. Kalau sudah berjumlah minimal Rp10.000,- bisa deh ditarik, untuk dikirim ke rekening tabungan yang kita daftarkan. Selain itu, saldo Flip juga bisa digunakan untuk bertransaksi. Walaupun untuk saat ini, hanya bisa untuk transaksi pembelian pulsa dan paket data. Semoga ke depannya bisa untuk transaksi transfer/pengiriman uang juga ya! Aamiiin…

Eh wait, jadi saldo itu bisa diisi? Iya, bisa. Ya itu tadi, bisa dipakai beli pulsa atau paket data di Flip. Tapi saya sih biasanya isi saldo buat mencukupkan kumpulan kode unik tadi, dicukupkan sepuluh ribu. Biar bisa ditarik ke rekening. Hahahah. #dasarsaya Biar gak kelamaan ye kan si kode unik nongkrong di situ.

Dua Tahun Bersama Flip ini…

Membuat saya sadar betapa berharganya uang Rp6.500,- rupiah itu. Sekarang, transfer ke rekening manapun sebisa mungkin ya pakai Flip. Harus diproses segera? gak papa deh keluar Rp900,- untuk biaya proses instan. Transfer langsung di aplikasi mobile banking dan kena biaya admin Rp6.500,- adalah pilihan terakhir. Dan ini biasanya terjadi ketika harus bertransaksi di luar jam operasional Flip. Memang harus maklum sih, lumayan banget itu Flip masih beroperasi di hari Minggu, jadi gak papa deh walau jam operasionalnya mulai pukul 07.00 hingga 20.00 WIB. Untuk saat ini, ada sih tiga bank yang tetap bisa melakukan transaksi full 24jam, yakni: BSI, CIMB, dan DBS. Semoga segera menyusul untuk bank lainnya ya 🙂

Pakai Flip Bisa Transfer Tanpa Biaya ke Seluruh Bank di Indonesia

Dua tahun bersama Flip ini membuat saya merasa ikut melihat bagaimana perkembangannya. Ada harapan di waktu lalu yang rasanya saya simpan dalam diri, dan kemudian diwujudkan oleh Flip. Flip menjawab harapan-harapan para pengguna setianya, tak apalah sebut setia yaa..walau baru dua tahun terdaftar. Hiks. Saya ingat sekali dulu, beberapa kali harus menyerah kena biaya admin karena rekening bank yang saya tuju belum terdaftar di Flip. Sudah tanya teman, apakah punya nomor rekening bank lainnya? Lagi-lagi, rekening bank yang diinfokannya adalah bank yang tak terdaftar di Flip. Namun lihatlah kini, para pengguna Flip sudah bisa transfer antar bank tanpa biaya ke seluruh bank di Indonesia. Wow? Wow dong! Bahkan Bank Pembangunan Daerah sekali pun!

Beli Pulsa dan Paket Data dengan Harga Terjangkau dan Tersedia Nominal Kecil!

Dulu saya berpikir Flip ini sampai kapanpun ya ngurusin kirim-kirim uang aja. Eh ternyata nggak, karena di aplikasi Flip juga kita bisa beli pulsa maupun paket data. Menariknya, selain harganya terjangkau (ya ampun…benar-benar murah), juga karena Flip menyediakan pulsa dengan nominal kecil. Pulsa nominal 1.000, 2.000, 3.000 ada lho di sana. Jangan salah, ada situasi di mana kita hanya butuh pulsa dengan nominal kecil gitu. Entah karena uang untuk beli pulsanya lagi mepet, atau butuh beli paket tapi pulsa yang ada cuma kurang seribu atau dua ribu saja. Ya kan malas banget ya kalau mesti beli pulsa nominal besar?

Isi Saldo Gopay OVO ShopeePay DANA Tanpa Biaya Admin

Ini juga salah satu harapan saya, eh diwujudkan sama Flip. Sejak para ewallet ini menetapkan adanya biaya admin di setiap transaksi topupnya, saya jadi malas topup. Wkwkwkw. Antara pelit sama perhitungan emang beda tipis. Tiap kali topup, berasa harus direncanakan dulu berapa nominal yang bakal dipakai. Pokoknya sebisa mungkin jangan sampai harus berkali-kali topup deh. Tapi kalau kelebihan juga ntar saldo rekeningnya yang terkuras. Setiap terjadi topup ewallet lebih dari sekali per harinya, duh kepikiran deh biaya admin yang Rp500,- dan Rp1.000,- itu wkwkwk

Makanya senang banget pas tahu Flip gak hanya ngurusin transaksi transfer uang, tetapi juga bisa topup alias isi saldo ewallet tanpa biaya admin! Sejauh ini ada 4 ewallet yang terdaftar, yakni: Gopay, OVO, ShopeePay, dan DANA. Yuhuuu..yang doyan belanja online agar segera rapatkan barisan! Cara topupnya pun kurang lebih sama ya dengan langkah-langkan transfer uang tadi. Pokoknya disediakan deh tuh rekening bank tujuan yang sesuai dengan bank yang kita miliki. Flip yang bakal urus proses topupnya. Dijamin gak ada biaya admin! Untuk OVO dan ShopeePay yang mengambil biaya admin dengan cara memotong saldo yang diisi. Maka Flip akan melakukan topup dengan melebihkan sesuai nominal biaya admin. Aman deh…Saya pun jadi kembali rajin topup ewallet #eh

transfer antar bank tanpa biaya

Salah Transfer ke Rekening PT Fliptech Lentera Inspirasi Pertiwi

Awal-awal punya akun di Flip, sempat bingung pas baca FAQ cara melakukan refund. Di mana salah satu refund yang diterima adalah ketika kita melakukan transfer ke rekening Flip, namun tidak pernah membuat transaksi. Jadi simplenya, kita tuh salah proses di mobile atau internet banking gitu. Gak ada buat transaksi apa-apa, eh malah transfer uang ke rekening Flip. Dalam hati saya mikir, kok bisa ya ada yang salah transfer gitu?

Ealah…waktu berjalan, saya malah beberapa kali melakukan hal tersebut. Jadi karena emang sering transfer ke rekening Flip yang beratasnamakan PT Fliptech Lentera Inspirasi Pertiwi. Udah deh, nomor rekeningnya nongol terus di recent transactions. Masa iya mau transfer ke rekening Mandiri lain, yang ada malah transfer ke Flip. Beneran lho, mungkin udah 5x saya melakukan kesalahan tersebut. Kadang pas hectic, kadang juga pas ngantuk. Tapi gak masalah sih, karena emang bisa proses refund. Asalkan ada bukti-buktinya ya, dan emang salah transfernya dari rekening yang terdaftar. Mungkin tim Flip udah kepikiran bakal ada yang melakukan kesalahan-kesalahan kecil seperti ini. Gak pakai lama, uang yang salah transfer tadi balik lagi deh ke rekening saya. Ah, senangnyaaa..

Pakai Flip sejak 2019, tapi baru sempat menulis semuanya sekarang. Hiks. Gak heran deh kalau jadi sepanjang ini, 2000 kata lebih! Pokoknya buat teman-teman yang belum buat akun di Flip, buat deh sekarang juga. Gak ada ruginya! Untung sih iya…jadi lebih hemat 🙂 Buat akun dengan hanya klik link berikut: daftar Flip. Jangan sampai menyesal kayak saya yang baru dua tahun ini menggunaka Flip. Hahahah.

 

Biasa dipanggil Andy. Pernah tinggal lama di Makassar dan sekarang di Mataram, Lombok. Ngeblog sejak 2007. Senang kulineran, staycation, kopdaran di cafe, browsing produk di toko online tapi gak beli, dan tentu saja...senang menulis :) Bisa dikontak di andyhardiyanti@gmail.com

No Comments

Leave a Comment