Sejak tahun 1994, Dompet Dhuafa membentang kebaikan kurban ke seluruh Indonesia dan dunia lewat program Tebar Hewan Kurban. 31 tahun tentu bukan waktu yang singkat- kalaulah diibaratkan manusia, di usia tersebut seorang di fase dewasa sedang berada pada energi tertingginya. Semangat membangun karir, meningkatkan kreativitas, serta jejaring pertemanannya. Tapi ini bukan tentang manusia, lebih tepatnya bukan tentang seorang manusia saja, melainkan bagaimana ketika gerakan kemanusiaan bisa bermanfaat untuk pemberdayaan umat. Manfaatnya kian meluas, kebaikannya kian panjang, tak putus-putus.
Read more: Meluaskan Manfaat, Memanjangkan KebaikanPernahkah membayangkan uang yang kita sisihkan, dikumpulkan dengan niatan berkurban, berubah menjadi banyak cerita indah? Ibu yang bersemangat membuat bumbu untuk menciptakan menu terbaik bagi suami dan anak-anaknya, menu yang mungkin hanya bisa dirasakan sekali dalam setahun. Ayah yang bersemangat menjaga bara api, memastikan bertusuk-tusuk sate itu matang sempurna, sate yang selama ini lebih ia kenal aroma dibanding rasanya. Anak-anak yang lahap menyantap lauk aneka olahan daging, yang entah sudah berapa kali membuatnya tambah nasi. Di luar itu, jangan lupakan pula senyum bahagia para peternak lokal, yang merasa bersyukur hewan ternaknya laris dibeli- Alhamdulillah ada uang untuk berlebaran bersama anak dan istri.
Program Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa
Tak sekadar cerita, apa yang saya sampaikan di atas adalah benar adanya. Betapa ada banyak sekali cerita indah, cerita tentang luasnya manfaat kurban dan bagaimana berkurban dapat memanjangkan kebaikan. Dompet Dhuafa, melalui program Tebar Hewan Kurban (THK) memastikan daging hewan kurban tersebut terdistribusi dengan baik ke berbagai wilayah yang membutuhkan. Tak hanya dari Aceh hingga Papua- atau Indonesia saja, manfaat kurban ini bahkan dirasakan oleh saudara-saudara kita di belahan dunia lainnya. Wilayah miskin, tertinggal, daerah pedalaman, wilayah yang masyarakatnya belum pernah/jarang sekali menikmati daging hewan kurban, serta wilayah bencana/rentan konflik, menjadi prioritas bagi Dompet Dhuafa.
Andaikan ini kurban terakhir kita? Masihkah kita akan melewatinya?
Sebuah pertanyaan yang hanya bisa kita renungkan dalam hati, yang hanya diri kita sendiri yang tahu jawabannya. Begitulah cuitan akun Dompet Dhuafa di halaman media sosial. Cuitan yang mengingatkan, menegur, dan menjadi renungan bagi kita semua- akan pentingnya berkurban. Dari sana pula, di hari pertama setelah Iduladha ini, saya menelusuri cerita demi cerita berkurban yang dirangkum oleh Dompet Dhuafa. Tentang tradisi yang kembali hidup di Desa Bitorik, sebuah desa di Kabupaten Seram Bagian Timur, dimana masyarakat berbondong-bondong antusias menyiapkan segalanya, untuk proses kurban. Hingga bagaimana daging hewan kurban ini dikemas beku, maupun siap saji untuk kelak didistribusikan bagi warga Palestina. Tebar Hewan Kurban tak sekadar program, ia adalah kebaikan yang besar.
5 Alasan Berkurban di Dompet Dhuafa
Masih merasa makjleb dengan quote di atas? Jangan khawatir, ini baru hari pertama setelah Iduladha. Teman-teman masih bisa berkurban hingga tanggal 13 Dzulhijjah atau H+3 Iduladha, hari terakhir dari hari tasyrik. Lantas kenapa sih memilih program Tebar Hewan Kurban? Berikut alasannya:
1. Pendistribusian yang Luas dan Tepat Sasaran
Seringnya daging hewan kurban menumpuk di daerah kota saja, membuat program Tebar Hewan Kurban ini fokus pada daerah yang sulit dijangkau, rawan konflik, serta kondisi tertentu lainnya. Dari Aceh hingga Papua, bahkan hingga Palestina, Somalia, dan lainnya, daging hewan kurban dipastikan didistribusikan tepat sasaran.
2. Laporan yang Transparan
Para pekurban mendapatkan laporan lengkap serta update secara berkala (baik melalui Whatsapp maupun email) terkait pemotongan hewan kurban.
3. Berdayakan Peternak Lokal Hewan Kurban
In this economy, teman-teman tahu gak sih bahwa kondisi ekonomi kian lesu? Jika merujuk pada simulasi Institute for Demographic and Affluence Studies (IDEAS), terlihat jelas terjadi penurunan proyeksi jumlah pekurban di tahun 2025 bila dibandingkan dengan tahun 2024. Di mana pada 2024 terdapat sekitar 2,16 juta pekurban, sedangkan tahun 2025 diperkirakan jumlahnya hanya sekitar 1,92 juta pekurban. Artinya, ada penurunan potensi sekitar 233 ribu pekurban dalam satu tahun terakhir. Di tengah kondisi tersebut, dengan berkurban melalui Dompet Dhuafa, maka kita telat berkontribusi memicu kebangkitan sektor peternakan nasional. Manfaatnya tak hanya dirasakan oleh penerima daging kurban, tetapi juga oleh para peternak lokal di pelosok negeri.
4. Hewan Kurban Berkualitas Baik
Hewan kurban berkualitas sudah layak untuk dikurbankan menurut syariat Islam, dan melalui proses Quality Control yang amanah, serta hewan kurban pasti jantan.
5. Meluaskan Manfaat, Memanjangkan Kebaikan
Dengan berkurban melalui program Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa maka kita telah membentang kebaikan untuk umat. Saudara kita yang benar-benar membutuhkan di pelosok Indonesia serta di berbagai penjuru dunia menunggu kurban kita sampai disana.
–
Selagi #MasihAdaWaktuBerkurban, yuk manfaatkan promo potongan harga dan segera tunaikan kurbanmu melalui Dompet Dhuafa.



Berkurban bersama Dompet Dhuafa jadi langkah mulia yang tidak hanya menunaikan ibadah, tetapi juga menyebarkan kebahagiaan dan keberkahan hingga pelosok negeri. Wujud nyata kepedulian kita, memastikan daging kurban sampai ke tangan mereka yang paling membutuhkan, membawa senyum dan harapan.
Mbak ART saya cerita, tetangganya sampai dapat 5 bungkus daging kurban dari masjid-masjid di sekitar kami. Di Jakarta kadang numpuk ke satu lokasi distribusinya. Karenanya, sungguh bermanfaat ada program Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa yang memastikan daging hewan kurban tersebut terdistribusi dengan baik ke berbagai wilayah yang membutuhkan
Di Cibeber Cianjur tetangga kecamatan tempat saya tinggal ini ada peternakan domba kambing yg mana binaan DD juga. Alhamdulillah perekonomian mereka terangkat
Peternakan juga mendapatkan penyuluhan sehingga hewan yang dipelihara masuk standar kualifikasi
Program Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa ini keren banget.
Karena memang manfaat daging saat Kurban bisa semakin meluas sampai ke pelosok negeri.
Kebayang yaah.. daging kurban hanya didistribusikan di kota-kota besar. Kudu ada Dompet Dhuafa, sebuah lembaga filantropi Islam kemanusiaan yang bergerak untuk pemberdayaan umat dan kemanusiaan.
Udah beberapa tahun ini keluarga kami udah kurban lewat Dompet Dhuafa
Dulu kami harus keliling2 ke pinggir kota Bandung, agar kurban lebih bermanfaat
Dengan adanya Dompet Dhuafa, keluarga bisa berkurban dengan praktis dan tenang
Dengan berqurban melalui lembaga yang terpercaya, harapannya semoga daging qurban bisa terdistribusi secara adil sampe ke pelosok.
Kasiaan lihat mereka ngga bisa ngerasain, sementara disisi lain daging qurbannya sampe berlebih-lebih
Di kampung halaman saya kalau pas idul adha gini, warga dapat paket kurban sampai dobel-dobel. Dan sedih kalau mendengar ada daerah yang warganya tak memperoleh bagian hewan kurban. Jadi memang program tebar hewan kurban dompet dhuafa ini bisa menjadi pilihan yang tepat agar paket kurban dapat terdistribusi dengan baik
Alhamdulillah berkat pembinaam makin banyak peternak hewan kurban yang bisa betdaya
Salah satu hal yang saya sukai ketika berkurban di Dompet Dhuafa adalah penyalurannya bisa ke berbagai pelosok. Semakin luas jangkauan yang bisa menikmati daging kurban
Beberapa tahun terakhir ini kami juga memilih kurban di Dompet Dhuafa. Awalnya karena bingung, sebagai perantau gak paham cara memilih hewan yang benar2 sesuai syariat buat diterima kurban. Jadi yawda melalui DD aja gak perlu puyeng milih hewannya. Kebetulan udah pernah main2 ke salah satu sentra peternakan yang kerjasama ma DD juga jadi tahu sendiri gimana perawatan hewan2 calon hewan kutrban di sana. Report-nya juga cepet masuk ke pengkurban.
Saya juga dikirimi email yang berisi informasi yang sangat menarik, program kurban di Dompet Dhuafa sebagian disalurkan ke wilayah Palestina. Sayang tahun ini sudah berkurban bersama keluarga besar. Tapi menjadi catatan untuk idul Adha tahun-tahun mendatang, bisa menjadikan pilihan berkurban melalui Dompet Dhuafa yang terpercaya.
Kalau menyebarkan daging kurban ke seluruh pelosok itu bentuknya seperti apa ya kak? Apa setiap tempat ada penyediaan hewan qurbannya, atau dalam bentuk masakan matang yang bisa diterima warga bahkan sampai ke luar negeri, keren juga program ini, bahkan sudah 30 tahunan berjalan, mantap..
Benar. Berasa banget kalau jumlah pekurban di tahun 2025 ini jadi lebih sedikit dibandingkan dengan tahun lalu. Kemeriahannya pun terasa berbeda karena kebanyakan orang memilih merayakannya dengan prihatin. Namun Dompet Dhuafa yang mengupayakan untuk menggerakkan peternak lokal ini keren sekali. Kebermanfaatannya pada masyarakat jadi semakin terasa dekat.
Happy 30th+ Dompet Dhuafa,,,
Semoga kedepan nanti bisa ikut Tebar Hewan Kurban melalui Dompet Dhuafa, supaya daging dari hewan qurban bisa sampai pada orang yang tepat menerima,
Tahu banget rasanya dekat masjid besar, tapi saat idul adha tidak kedapatan daging qurban,
Dari dulu emang keren nih Dompet Dhuafa, selalu terbar manfaatkan melalui kegiatan kurban saat hari raya idul adha. Berbagi untuk sesama, keren nih programnya. Sangat berdampak di masyarakat luas.
Rasa nikmatnya another level ya ketika tahu bahwa bantuan daging qurban kita disalurkan ke masyarakat yang tepat, yang memang kurang mampu. Jangankan daging, makan dengan layak aja bisa jadi sudah sebuah privilege bagi mereka.