Suatu siang sepulang dari sekolah, ada pemandangan yang berbeda: puteri kecil saya, Tita, sedang asyik memainkan aneka mainannya di ruang tengah. Saya memang sedang beberes rumah, ada satu kotak mainan yang baru ditemukan. Isinya bervariasi, salah satunya ada mainan edukatif berbahan kayu (puzzle, permainan keseimbangan hewan, dll). Pemandangan ini saya sebut berbeda, sebab biasanya ada saja momen ia merajuk meminta izin untuk boleh menonton channel YouTube favorit anak, seperti yang umum dilakukan anak-anak belakangan ini. Tidak umum sih sebenarnya, eh maksudnya, sesuatu yang tidak bisa digeneralisasi.
Tidak dapat dipungkiri bahwa pemandangan anak-anak menatap gawai kini bukan lagi hal asing. Data dari Common Sense Media (2025) menunjukkan bahwa anak usia 0–8 tahun rata-rata menghabiskan waktunya lebih dari dua jam sehari di depan layar. Lebih spesifik lagi, yang terjadi di Indonesia, dari survei Badan Pusat Statistik (2024) menunjukkan bahwa sebanyak 5,88% anak di bawah usia satu tahun sudah menggunakan ponsel, dan 4,33% di antaranya telah mengakses internet. Tantangan kita sebagai orang tua dan siapa saja yang mendampingi anak-anak adalah bagaimana menciptakan ruang yang nyaman bagi mereka untuk bermain, baik untuk melatih imajinasi serta motoriknya, di tengah arus digital yang kini demikian derasnya.
Perjalanan Mendidik Anak Bangsa Cerdas bersama Teman Difabel
Kembali tentang mainan kayu yang anak saya mainkan tadi, saya kemudian mengingat-ingat bahwa mainan tersebut diberikan oleh seorang kerabat dari Yogyakarta, mainannya bagus sekali, setiap sisi dan sudutnya dikerjakan dengan rapi. Anak saya benar-benar nyaman memainkannya, tanpa ada keluhan tergores oleh bagian kayu yang tajam atau permukaan yang tidak rata dan sebagainya. Dengan disediakannya mainan, pun hadirnya orang tua seutuhnya untuk menemani mereka bermain, rasanya memang kita tidak perlu khawatir anak-anak akan merajuk meminta jatah screen time. Ya, ini pekerjaan rumah kami sebagai orangtuanya.
Ternyata tidak hanya Tita, kami sekeluarga pun gemar memainkan mainan kayu ini. Saya mencoba mencari di internet karena memang tidak tahu merk mainannya, juga penasaran, sebab pasti ada jenis mainan kayu lainnya. Pencarian saya sampai pada situs web ABC Woodentoys. Menarik ketika melihat deskripsi di halaman situs web tersebut, bahwa dalam proses produksinya, mainan anak ABC Woodentoys melibatkan berbagai pihak individu maupun lembaga secara inklusif tanpa membedakan suku, agama, maupun kelompok rentan seperti para sahabat difabel sekaligus membuka peluang lapangan kerja dengan memfasilitasi sheltered workshop mandiri bagi sahabat difabel.
ABC Woodentoys: Dari Semangat Inklusif, Terciptalah Mainan Edukatif
ABC Woodentoys berdiri 22 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 14 Mei 2003. Rita Indriana, pemilik CV. Anak Bangsa Cerdas (yang menaungi ABC Woodentoys) memulai usahanya dengan berangkat dari gagasan sang suami yang merupakan tenaga pendidik di Sekolah Luar Biasa (SLB), untuk membuka lapangan kerja bagi teman-teman difabel saat lulus sekolah kelak. Produksi mainan edukatif berbahan kayu dimulai dari sebuah showroom yang bertempat di Gedongkiwo MJ 1/676, Yogyakarta, dengan mempekerjakan 5 orang karyawan, dimana 3 orang diantaranya adalah difabel.
Berangkat dengan visi “mencerdaskan anak bangsa melalui Alat Permainan Edukatif (APE)”, dan misi “50% karyawan CV. Anak Bangsa Cerdas difabel atau lulusan dari Sekolah Luar Biasa (SLB)”. Usaha kerajinan ABC Woodentoys tersebut diciptakan sebagai lapangan kerja untuk teman-teman difabel, dengan harapan, melalui APE ini, bisa mencerdaskan anak-anak, baik di Indonesia, maupun dunia. Hingga tahun 2025 sekarang, Bu Rita Indriana telah membuka cabang ABC Woodentoys bertempat di Jl. Gendeng GK 4 No.598, Baciro, Kec. Gondokusuman, Yogyakarta, juga telah bermitra dengan lebih dari 100 reseller di seluruh Indonesia.
Untuk karyawannya kini berjumlah 10 orang, dengan rincian 5 tenaga tetap dan 5 freelance. Dari jumlah tersebut 4 diantaranya adalah difabel (1 orang tunarungu+3 orang tunagrahita). Menariknya lagi, lini usahanya pun kian berkembang, yakni usaha perdagangan umum, meliputi: produsen dan pengadaan alat permainan edukatif serta peraga sekolah, jasa konsultasi, event organiser termasuk pelatihan dan workshop bagi anak-anak, orang tua dan pendidik sekolah dan PAUD.
Mengapa Mainan Kayu adalah Pilihan yang Tepat di Era Digital Seperti Sekarang?
Derasnya arus informasi dan kebiasaan anak-anak yang berhadapan dengan layar gawai, maka mainan fisik seperti mainan kayu menjadi pilihan tepat untuk mendukung keterampilan motorik, kreativitas, dan interaksi anak-anak secara langsung. Maka penting untuk kita sebagai orang tua, maupun para guru yang sehari-harinya berhadapan dengan anak didik di kelas untuk memilih mainan kayu dengan kualitas yang baik. Mainan edukatif ABC Woodentoys yang diproduksi oleh CV. Anak Bangsa Cerdas adalah salah satu pilihan tepat karena memiliki sejumlah keunggulan berikut:
- Bahan kualitas terbaik, diproduksi menggunakan kayu berkualitas dan dioven, cat waterbased (non toxic paint), produk halus, presisi, tidak runcing, serta menggunakan warna primer (cerah) yang cocok untuk anak-anak.
- Tersertifikasi SNI, seluruh produk sudah memiliki jaminan mutu dan kualitas dengan bersertifikasi merk dagang dan SNI atau terstandarisasi secara nasional Indonesia sejak tahun 2015.
- Produk Bervariasi, ABC Woodentoys memiliki variasi produk lebih dari 200 item yang terbagi dalam beberapa kategori yaitu puzzle, balok, kereta, dan menara.
- Aman dan Ramah Anak, diproduksi menggunakan cat waterbased ramah lingkungan, serta memiliki sudut produk tumpul, dan permukaan halus, sehingga aman untuk anak.
- Bermitra dengan Banyak Pihak, diantaranya: Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA), Dekranasda DIY, Kementerian Perindustrian RI, Kemenparekraf RI, Angkasa Pura, dan Si Bakul Jogja.
Mainan edukasi ABC WOODENTOYS dibutuhkan untuk melatih motorik halus dan feeling anak dalam bermain juga belajar. Produknya sangat variatif serta diproduksi bersama para difabel (Gusti Kanjeng Ratu Bendara, Putri Raja Yogyakarta)
Kontribusi Astra Melalui YDBA, Jadikan ABC Woodentoys Naik Kelas
Nama Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA- Yayasan Astra) tentu sudah tidak asing di kalangan UMKM di Indonesia. Sebagai salah satu pelaksana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Astra International Tbk yang didirikan oleh founder Astra, William Soeryadjaya pada 2 Mei 1980. Dalam Astra Strategic Triple Roadmap, Yayasan Astra merupakan bagian dari salah satu Public Contribution Astra, yaitu Astra Kreatif, yang berfokus pada program kewirausahaan. Kontribusi Astra melalui YDBA yakni dengan memberikan pelatihan, pendampingan, fasilitasi pemasaran, dan fasilitasi pembiayaan kepada UMKM, diharapkan UMKM dapat mencapai kemandirian serta naik kelas dan berkelanjutan.
Salah satu manfaat menjadi bagian YDBA yakni adanya pendampingan pembuatan situs web ABC Woodentoys yang bisa diakses pada alamat https://abcwoodentoys.com/ yang sangat membantu para pengunjung maupun calon pembeli untuk melihat katalog produk, mencari informasi terkait usaha ini, hingga melakukan pemesanan produk. Pihak ABC Woodentoys pun didampingi hingga bisa mandiri mengelola sendiri situs web yang dimilikinya. Sebagai pengunjung situs, kita bisa melihat ada banyak informasi di sana, termasuk testimoni customer, serta klien-klien yang pernah bekerja sama dengan CV. Anak Bangsa Cerdas.
Berkat pembinaan dari YDBA pula, ABC Woodentoys mendapatkan dukungan pemasaran online (pembuat website, pemasaran di marketplace, dll) maupun offline (difasilitasi untuk terlibat dalam sejumlah pameran). ABC Woodentoys pun jadi paham akan penerapan prinsip 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) yang menjadi hal penting bagi pelaku UMKM. Tidak heran jika ABC Wooden Toys melalui CV. Anak Bangsa Cerdas meraih penghargaan Juara 1 Lomba QCC (Quality Control Circle) YDBA kategori kerajinan di tahun 2023, tepat pada perayaan ulang tahun ke-43 YDBA.
–
Semoga apa yang dilakukan oleh Ibu Rita Indriana melalui CV. Anak Bangsa Cerdas (ABC Woodentoys) dengan pembinaan dari YDBA bisa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berkarya dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas, tak terkecuali teman-teman difabel dan siapapun di luar sana. Terus berkarya dan bermanfaat, menjadi pribadi yang kreatif dengan semangat inklusif menciptakan produk edukatif.
–
Referensi:
– https://abcwoodentoys.com/
– https://ydba.astra.co.id/
– https://www.commonsensemedia.org/research/the-2025-common-sense-census-media-use-by-kids-zero-to-eight
– Video Profile ABC WOODENTOYS https://www.youtube.com/watch?v=nRwBazUtbAU
– https://observerid.com/beyond-entertainment-screen-time-can-hold-the-key-to-child-development/
– https://www.novarty.com/2024/09/mainan-edukatif-abc-woodentoys-wujudkan-kesetaraan.html
– Instagram @abcwoodentoys





No Comments