Keliling Sampai ke Bendungan Meninting Posted on 28 June 202629 June 2026 By andyhardiyanti Tinggal di pulau yang punya banyak destinasi wisata tuh bawaannya pengen jalan-jalan terus. Tidak jarang pula sampai lupa membedakan weekday dan weekend. Berangkatnya pun gak selalu direncanakan jauh-jauh hari, bisa tiba-tiba aja gitu, seperti saat kami ke Bendungan Meninting kemarin. Selesai mengisi materi untuk ekstrakurikuler blogging di Pesantren Alam Sayang Ibu, saya dijemput oleh suami dan si kecil, rupanya dia sudah request, pengen keliling motoran dulu, gak langsung pulang. Judulnya aja nih keliling, aslinya ya yang penting gak langsung pulang. Si kecil pengen jalan-jalan aja, entah ke mana. Tentu saja syaratnya masih sekitar sini, gak tiba-tiba ke Sembalun, Sekotong, atau Mandalika. Maka melajulah kami bertiga mengendarai sepeda motor ke arah yang berlawanan dengan jalan pulang. Tiba-tiba Wisata Bendungan Motor kami terus melaju, melewati sejumlah kolam pemandian, rumah makan dengan konsep lesehan, pun persawahan. Entahlah ini kami mau apa ke mana. Dari Dasan Geria, Kekeri, sampai ke Bukit Tinggi. Benar-benar sesuai namanya, karena jalanan yang ditempuh kian menanjak. Endingnya, kami sampai di sini, di Bendungan Meninting. Setelah kemarin-kemarin staycation, main pasir dan air laut di pantai, berenang di kolam, naik bukit, eh tiba-tiba wisata bendungan. Ini adalah kali kedua kami jalan-jalan ke bendungan, momen pertamanya yakni saat ke Bendungan Pengga di Lombok Tengah. Lokasi Bendungan Meninting Bendungan yang pengerjaannya dimulai pada 2019 dan rampung di tahun 2025 ini berada di Desa Bukit tinggi Kecamatan Gunung Sari dan Desa Dasan Geria Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, NTB. Lokasinya yang berada di ketinggian, membuat para pengunjung dimanjakan dengan pemandangan sekitar. Mulai dari barisan bukit di sekitarnya, hingga melihat lanskap kota Mataram yang lebih rendah, dengan latar barisan bukit lainnya di daerah Gerung sana. Ya, semuanya terlihat ketika kami berdiri di dekat area helipad di kawasan bendungan. Bingung Mau Ngapain Siapa yang kurang kerjaan siang hari ke tempat terbuka begini? Oh, kami. Syukurnya perjalanan menuju ke sini dihiasi banyak pepohonan, jadi adem. Panasnya justru ketika sampai. Bagaimana tidak, tempatnya blas terbuka. Ada beberapa tempat berteduh, berupa berugak atau bale-bale, cukup untuk sekadar duduk santai. Nama bendungan ini sebenarnya sudah pernah saya dengar ketika kegiatan Kelas Inspirasi Lombok 7, saya sempat mendaftar dan mendapatkan lokasi di SDN 3 Bukit Tinggi, sayangnya karena anak-anak tiba-tiba sakit, jadi saya batal ikut serta. Dari obrolan di WAG, dalam perjalanan menuju lokasi sekolah, teman-teman disuguhkan pemandangan bendungan (yang kala itu masih dalam tahap pengerjaan). Lanjut, sebenarnya kalau panas, gak masalah ya. Cuma sampai sana bingung aja mau ngapain. Wkwkwk. Entah ini karena kami telat datangnya, alias udah lewat hype-nya (orang lain udah ke sini sejak dulu), atau emang belum tahu saja bagian mana yang bisa dieksplor. Seingat saya, kayaknya kami hanya menghabiskan waktu selama 15-20 menit di sana. Lihat sana-sini, foto-foto, membaca informasi yang tersedia (kebanyakan sih papan peringatan), terus pulang. Mengenal Bendungan Meninting Maaf ya teman-teman, karena tidak sesuai ekspektasi (eh emang ekspektasinya apa? haha). Beneran ini kami ke sana, takjub lihat pemandangan kota Mataram dari tempat yang lebih tinggi, nunjukin yang namanya helipad- ada dua di sini (landasan helikopter) ke si kecil, ngintip-ngintip bendungannya sambil jinjit dari kejauhan (soalnya dilarang masuk area sana), ya udah gitu aja. Mengingat informasinya minim sekali, jadi saya kutip aja yang sudah tersaji di situs web Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara I Mataram yaa. Luas dan Fungsi Bendungan Meninting dibangun dengan tipe urugan tanah berinti tegak, memiliki tinggi 74 meter, panjang puncak 418 meter, memiliki kapasitas tampungan sekitar 13,14 juta m³ dan luas genangan ± 54,00 hektare. Infrastruktur bendungan ini memiliki sejumlah fungsi, diantaranya sebagai kebutuhan air irigasi, penyediaan air baku, pengendalian banjir, Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Lebih lanjut, disebutkan pula bahwa bendungan sudah dilengkapi dengan spillway (saluran pelimpah untuk membuang kelebihan air saat waduk penuh/banjir), bangunan intake (fasilitas untuk menyedot/mengambil air secara berkala), dan jalan inspeksi guna mendukung operasi dan pemeliharaan. Rupanya, selain fungsi teknis, bendungan ini juga berpotensi menjadi objek wisata air atau kawasan edukasi sumber daya air. Saya belum tahu sih, adakah teman-teman yang tahu objek wisata di Bendungan Meninting? Apakah memang sekadar untuk dikunjungi saja? Terintegrasi dengan 12 Daerah Aliran Sungai (DAS) Dari informasi di situs web DJPb Kemenkeu sih disebutkan bahwa proyek yang didanai APBN ini, menjadi bagian dari strategi besar pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat ketahanan pangan dan mendukung sistem irigasi berkelanjutan di Pulau Lombok. Bendungan Meninting dengan sistem HRD (Hydraulic River Development), membuatnya terintegrasi dengan 12 Daerah Aliran Sungai (DAS) utama di Lombok dan didesain mampu mendistribusikan air ke jaringan irigasi primer, sekunder, hingga tersier, serta ke embung-embung strategis. Dalam jangka panjang, bendungan ini juga akan mendukung integrasi antar-bendungan seperti Batujai (Lombok Tengah) dan Pandanduri (Lombok Timur) dalam satu sistem distribusi air terpadu. – Teman-teman ada yang pernah jalan-jalan ke bendungan? Terus ngapain aja sih biasanya kalau ke sana? Atau ada yang sudah ke Bendungan Meninting juga? Cerita dong pengalamannya di kolom komentar. Traveling
Traveling Lembah Sembalun, Si Cantik di Kaki Gunung Rinjani Posted on 18 October 201610 January 2018 Lembah Sembalun, Si Cantik di Kaki Gunung Rinjani. Destinasi wisata di Pulau Lombok tidak melulu tentang pantai. Ya, seperti yang kita ketahui bahwa di pulau ini terdapat pula sebuah gunung dengan keindahan lansekap yang tidak kalah menarik bernama Gunung Rinjani. Kalau sudah bosan dengan panasnya udara di pantai, maka tidak… Read More
Traveling Dua Minggu di Makassar, Ngapain aja? Posted on 10 November 201911 March 2021 Dua Minggu di Makassar, Ngapain aja? Makassar, kota tempat tinggal saya sejak kecil, per tahun 2012 harus saya tinggalkan. Keluarga kecil kami diajak pindah ke Lombok sama Ninik (mama saya). Kok bisa gitu? Ada beberapa alasan sih. Saya yang di tahun itu baru aja sembuh dari sakit TB Paru, di… Read More
Traveling Wisata Aik Nyet Lombok, Sejuknya Hutan dan Segarnya Pemandian Posted on 20 May 202621 May 2026 Cuaca di Lombok sedang panas-panasnya. Hujan memang sering turun tiba-tiba, namun karena rasanya tidak ada angin, jadi tetap bawaannya gerah. Diam di rumah pun kini bukan pilihan, apalagi kalau tidak pasang penyejuk udara, duh banjir keringat! Itulah mengapa akhir pekan kemarin saya dan anak-anak pengen banget bermain air tawar. Kata… Read More
Abis baca tulisan Mba Andy, saya langsung browsing wisata bendungan yang ada di Bali. Karena, sepanjang lahir dan besar di Bali, belum pernah sekalipun ke wisata bendungan. Sepertinya seru ya. Dan enak kalau dateng pagi atau sore supaya ndak terik banget. Reply
Keren sekali nih fungsi dari Bendungan Meninting. Beneran di optimalkan buat PLTS dan lainnya. Cuma, jadi bingung terkait objek wisatanya, mungkin karena datangnya panas-panas jadi sepi dan belum ada wisatawan lain atau emang jarang yang kesana ya? View-nya cakep, kebutuhan akan oksigen pun terpenuhi karena banyak pepohonan menuju area bendungan ya Mbak. Reply
Keren nih. Aku suka deh kalau dapat info PLTS, gara-gara kemarin black-out ternyata batu bara di korup. Siapa yg mau korup matahari cobak? Aku pernah ke Bendungan Cirata di Kab Bandung, tapi engga niat wisata. Kayaknya seru juga wisata, soalnya ada perahu-perahu gitu. Reply
jadi wisata tipis-tipis ya? Tanpa effort terlalu banyak, cukup naik sepeda motor bakal ketemu lokasi wisata Seneng bacanya Mbak, jadi pingin ke Lombok dan ngebolang seminggu, eh cukup gak ya? 😀 Reply
Cita-cita saya itu pingin muter Indonesia mengunjungi bendungan-bendungan yang ada. Eh sampai sekarang belum kejabanin, tapi gpp bisa baca blog kakak bisa sedikit tercapai nih. Reply