Kalau lagi bepergian ke Lombok Timur dan pengen makan di tempat yang banyak pilihan menunya, murah, dan suasananya asyik, coba deh mampir di Kedai Rinjani Backpacker. Kami pertama kali berkunjung di tahun 2023 lalu atas rekomendasi seorang teman. Awalnya karena pengen mencoba kuliner lain, selain yang sudah khas di sini. Eh jadi keterusan, apalagi kalau perginya bareng anak-anak, dimana selera makanannya berbeda. Solusinya ya makan di kedai yang menawarkan banyak pilihan menu ini.
Lokasi
Kedai Rinjani Backpacker berada di Jalan Pendidikan, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Lokasinya mudah ditemukan karena berada di pinggir jalan. Kalau dari jalan utama (Jalan Raya Mataram-Labuhan Lombok) tuh kita hanya perlu belok sekali ke arah Masbagik, terus saja lewati Pasar Masbagik, kedainya berada di depan Apollo Fashion Masbagik.
Suasana Kedai
Kedainya sederhana dengan dominasi penggunaan bahan kayu dan bambu pada beberapa titik. Ada banyak tersedia tempat duduk, dua kali ke sini, kami belum pernah tidak kebagian tempat. Oh ya, setiap meja diberi nama dengan nama-nama daerah di Lombok Timur, seingat saya waktu itu kami duduk di table Tanjung Luar. Bangunannya berkonsep semi-outdoor, terbuka namun tetap dikelilingi dinding, serta ada atapnya.
Kebetulan setiap kali kami ke sana selalu saat malam hari, jadi yang kami rasakan adalah udara sejuk di malam hari. Entah ya bagaimana saat pagi atau siang hari, seharusnya nyaman aja sih karena ada atap yang melindungi dari terik matahari. Oh ya, di beberapa waktu, ada sesi live music di sini (sepertinya malam minggu), kalau tidak suka ramai, sebaiknya jangan datang pada waktu tersebut. Tips lainnya lagi, mungkin karena areanya semi-outdoor, ada aja nih pengunjung yang merokok. Huhuhu. Mau ditegur, gak ada larangannya, jadi better cari tempat yang agak jauh aja dari mereka/yang asapnya gak mengarah ke kita.
Aneka Menu Makanan dan Minuman
Untuk ukuran kedai, Kedai Rinjani Backpacker menawarkan banyak pilihan hidangan makanan dan minuman. Harganya masih terjangkau kok, mulai 6rb-36rb. Ada camilan (cireng, tempe mendoan, pisang goreng, dll), hingga makanan utama (sop iga, ikan kuah santan, ayam goreng, bebek cabe hijau, dll). Seperti nama kedainya, di sini tersedia pula beberapa pilihan menu spesial backpacker (seharga 15rb-26rb), yakni: Mie Goreng Rinjani, Capcay, Nasi Goreng, Mie Goreng Spesial, Capcay Spesial, dan Nasi Goreng Spesial. Untuk minumannya, ada pilihan minuman hangat/panas (wedang, kopi, susu, jeruk), dingin (aneka minuman dingin, milkshake, dan mocktail), dengan rentang harga 5rb-18rb.
Saya coba deskripsikan yaa beberapa hidangan makanan di sana yang sudah pernah kami coba. Semoga ada yang sesuai dengan selera teman-teman.
Ikan Kuah Santan
Hidangan yang satu ini menggunakan ikan Nila atau Tilapia, yang dimasak di dalam kuah santan. Penyajiannya dalam keadaan panas, lengkap dengan irisan cabai rawit, tomat segar, serta taburan bawang goreng dan bawang prei. Rasanya segar di lidah dan hangat di tenggorokan. Seporsi hidangan Ikan Kuah Santan seharga 23ribu ini bisa untuk disantap 1-2 orang, sungguh harga murah meriah, bukan? dan pas banget jadi lauk pelengkap nasi putih. Tapi kalau dimakan begini saja pun tetap enak. Gurihnya kuah santan, berpadu dengan hint sedikit pedas dari irisan cabai rawit, pas sekali diseruput bergantian dengan suapan potongan ikan yang lembut.
Udang Goreng Crispy
Untuk anak-anak, hidangan yang satu ini recommended banget! Seporsi udah dapat banyak! Kayaknya ada 10 ekor atau lebih deh. Tepungnya enak, gurih, dan beneran renyah. Udang goreng crispy disajikan dengan saus sambal/tomat, dan mayonaise sebagai bahan cocolannya. Anak-anak dijamin bakal lahap makannya, anak saya sampai tambah makan nasi putihnya.
Capcay Spesial
Tadinya pesan hidangan ini supaya anak-anak makan sayur dan bisa seruput kuahnya (soalnya yang ikan tadi udah keburu datang dan pedas). Gak kasih catatan/pesan ke pelayannya, karena mikir ah capcay umumnya gak pedas, kan? Tapi jangan lupa ini Lombok, kawan… Pas icip, eh ada hint pedasnya, huhuhu. Jadi sebaiknya kalau mau pesan capcay untuk anak-anak atau gak suka pedas, infokan sama pelayannya yaa. Terus kuah capcaynya tuh tipe yang kecoklatan gitu, rasanya condong ke manis, dibanding plain maupun asin.
Sop Iga
Seingat saya, hidangan Sop Iga saya santap saat pulang dari wisata ke Sembalun. Bayangin deh setelah terpapar udara dingin di sana, turunnya mampir makan malam yang hangat dan berkuah di Kedai Rinjani Backpacker. Masya Allah…mantap! Harga seporsinya 30rb (belum termasuk nasi), sudah dapat semangkuk Sop Iga yang berisi 3-4 potongan iga sapi berukuran kecil dengan kuah bening. Kayaknya khusus hidangan yang satu ini, cocoknya disantap sendiri deh. Hahaha. Biar bisa racik tambahan cabai, perasan jeruk, dll, sesuai selera.
Fasilitas
Dari dua kali kunjungan ke sana, saya belum sempat juga bertanya ke pengelola perihal mengapa dinamakan Kedai Rinjani Backpacker. Penasaran sih, apakah pemiliknya seorang backpacker? Kemudian kedai ini dibuat sebagai tempat ngumpul/singgah makan ketika para backpacker tersebut ke Lombok, entah itu mendaki Gunung Rinjani atau berwisata ke destinasi lainnya. Apapun itu, semoga kedainya bisa terus menjadi tempat yang nyaman untuk didatangi. Gak hanya sekadar makan di hari biasa, rupanya di sini ramai pula saat bulan ramadan sebagai tempat buka puasa bersama. Alhamdulillah, fasilitas mushala tersedia di sini, sederhana, tapi cukuplah.
Ada beberapa wastafel, toilet, sound sytem (untuk live music atau kebutuhan lainnya), serta area parkir motor. Nah ini PR buat yang datang dengan mengendarai mobil, parkirnya agak susah guys! Oh ya, untuk pembayaran gak usah khawatir, selain uang tunai (cash), bisa pula scan QRIS. Praktis!
Kalau ditanya apakah bakal makan di sana lagi? Saya bakal jawab, iya. Tempatnya asyik, fasilitas cukup lengkap, strategis, harganya terjangkau, dan banyak hidangan yang saya suka. Kayaknya kalau bebas dari asap rokok dan disediakan area parkir untuk mobil, makin recommended deh tempat ini. Bagaimana menurut teman-teman? Ada yang pernah ke Kedai Rinjani Backpacker juga? atau punya tempat makan favorit lainnya di Lombok Timur? Share dong di kolom komentar.











No Comments