Sedang mencari hotel transit di Balikpapan yang dekat dari bandara maupun pelabuhan dengan harga terjangkau? Starhill Hotel Balikpapan bisa jadi salah satu pilihan. Hotel yang akrab dengan nama The Star Hill Boutique Hotel ini berlokasi di Jalan Pupuk Raya No.17-19 Kelurahan Damai, Kecamatan Balikpapan Kota, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Lokasinya terbilang strategis karena dekat dari mall/pusat perbelanjaan eWalk dan Pentacity (3 km), Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan (7 km), dan Pelabuhan Semayang (7 km), sehingga bisa dikatakan pula sebagai hotel pilihan untuk transit- sebelum melanjutkan perjalanan berikutnya.
Lokasi Starhill Hotel Balikpapan
Starhill Hotel Balikpapan berada benar-benar di tengah/antara lokasi bandara dan pelabuhan utama di Balikpapan. Tidak hanya strategis, lokasinya yang berada di tempat yang tinggi pun membuat para pengunjung bisa leluasa melihat pemandangan sekitar, yakni area kota dan indahnya bintang-bintang di malam hari (sesuai dengan namanya- Starhill).
Oh ya, seperti nama jalannya, hotel ini berada di permukiman rumah-rumah dinas mereka yang bekerja di PT. Pupuk Kaltim, bahkan kantor perwakilannya hanya berjarak kurang dari 1 km dari lokasi hotel. Jalanan di sekitar hotel terasa cepat lengang. Suasana rumah-rumah di sana terlihat tenang. Warung maupun toko kelontong sangat jarang. Adanya ya di jalan-jalan besar yang dilalui sebelum belok ke jalan-jalan Pupuk ini. Tapi saya suka sih, suasana yang lengang justru makin mendukung kita untuk melihat bintang-bintang atau keindahan langit di malam hari.
Hotel dengan Toko Serba Ada
Dari luar terlihat bahwa Starhill Hotel Balikpapan mengusung konsep boutique hotel, arsitekturnya serupa hotel-hotel yang biasa saya lihat di kawasan Senggigi Lombok, kemudian di pintu masuk- terdapat beberapa ornamen ala Bali. Jadi di awal saya tidak terpikir bahwa ini adalah transit hotel. Baru ketika masuk di area lobby, saya melihat beberapa rak dagangan serta satu sudut pembuat kopi dan teh, kemudian yakin bahwa hotelnya pas jadi tempat transit.
Iya, benar-benar serba ada! Tersedia pakaian, skincare dan obat-obatan, peralatan mandi, aneka makanan dan minuman ringan, aksesoris (ikat rambut, jepitan, sisir, topi, dll), alas kaki, dan itu tadi, satu sudut untuk membuat kopi/teh (ada aneka kopi/teh, air panas, dan gelas kertas) dengan konsep self service. Uniknya, produk kopi dan tehnya adalah produk-produk impor (Milo dan Ovaltine Malaysia, Chek Hup, Old Town, dll). Harga seporsinya mulai dari 5ribu rupiah (tergantung produk) dan pembayaranya dilakukan di kasir. Saya sempat penasaran sih pengen cobain produk kopi Malaysia, tapi kelupaan dan keburu pulang. Hahaha. Malah buat kopi yang sudah tersedia di kamar saja.
Murah, Tapi Tidak Murahan
Kami menginap semalam di tipe kamar Superior, dapat harga 355ribu booking via salah satu aplikasi OTA. Harga segitu relatif sih ya, mahal kalau di Lombok hahaha…kalau di Balikpapan entah ya- mungkin termasuk murah, soalnya akomodasi lain yang harganya di bawah ini tuh biasanya ya hotel/hostel/guesthouse yang berada di bawah jaringan operator budget hotel, yang ya teman-teman tahu sendiri kualitasnya gak menentu. Ukuran kamar 14 m² rasanya cukuplah, masih ada ruang untuk bergerak.
Pengen banget dapat kamar di lantai atas, eh tersedianya di lantai dasar. Soalnya terpikir pemandangannya pasti cakep banget tuh, sudahlah di tempat tinggi, dapat kamar lantai atas pula. Ya sudah tidak apa-apa, poin plusnya jadi gak repot kalau harus keluar ambil pesanan makanan atau mau beli ini itu.
Suasana dan Fasilitas Kamar
Hal terpentingnya sih kamarnya bersih, sirkulasi udara juga baik (gak berasa pengap). Kami dapatnya tempat tidur twin (Alhamdulillah linen bersih dan lembut semua), kemudian standarlah di dalam kamar ada lemari, sofa, AC, tv kabel, meja belajar, lampu tidur, pemanas air. Kamar mandinya standar sih, seperti kamar mandi rumah-rumah (rumah siapa heiii?), yang terpenting tuh bersih, airnya lancar, dan ada air panasnya juga.
Untuk fasilitasnya tuh ada free WiFi, kopi dan teh, bantal, handuk, sikat dan pasta gigi, shower gel dan shampoo (dalam botol gede gitu, untuk dipakai isi ulang). Jangan berharap banyak ya guys hihihi. Oh ya, kamar yang kami pesan ini tidak termasuk sarapan, selain gak pesan, emang gak ada juga. Layanan breakfast di sini infonya sih hanya ada saat weekend. Tapi kalau memang lapar, di lantai dasar dekat lobby pun ada kafe, namanya Society, saya sempat lihat tamu-tamu pada pesan makanan di sana.
Hotel Transit di Balikpapan
Jadi ini siapa yang pertama kali menobatkan sebagai hotel transit? Gak ada. Saya dan suami ke sini pun gak tahu kalau hotel transit. Lagi pengen staycation aja mumpung di Balikpapan. Tapi terus saya ngeh pas lihat banyak produk dijual di sini, vibesnya, teringat pas dulu lagi tinggal di Dompu, kalau mau ke Makassar, mesti stay di Bima dulu karena berangkat dari sana. Iseng baca ulasan di halaman gmaps Starhill Hotel Balikpapan ternyata memang jadi andalan buat yang mau transit.
Gak heran sih sampai ada paket transitnya juga saya lihat di postingan media sosial dan situs webnya. Paket tersebut sudah termasuk penggunaan kamar selama 12 jam dan laundry express. Tentunya dengan sejumlah syarat yaa, salah satunya yakni nama pemesan harus sama dengan nama yang tercantum di tiket.
–
Teman-teman pernah menginap di hotel transit juga? Atau mungkin pernah staycation di Starhill Hotel Balikpapan? Share dong pengalamannya di kolom komentar.





No Comments