Tips Melakukan Perjalanan Wisata Saat Puasa Posted on 21 June 20163 December 2016 By andyhardiyanti Tips Melakukan Perjalanan Wisata Saat Puasa. Setiap orang pasti menyempatkan satu waktu diantara padatnya rutinitas mereka untuk melakukan perjalanan wisata. Ada pula yang melakukan perjalanan wisata karena hal kegiatan tersebut sudah menjadi pekerjaannya. Misalnya travel blogger, pemandu wisata dan pekerjaan-pekerjaan yang berkaitan dengan pariwisata lainnya. Kegiatan wisata sering kali dilakukan saat akhir pekan (weekend), saat dimana orang-orang libur bekerja. Lalu bagaimana saat bulan puasa seperti ini? Bisakah kita melakukan perjalanan wisata seperti biasanya namun disaat kita harus menahan lapar dan dahaga? Tentu saja bisa. Berikut ini tips melakukan perjalanan wisata saat puasa. Wisata saat puasa. Kebetulan kondisi ini saya alami setahun yang lalu. Tepat di bulan Juni 2015 lalu saat saya mendapatkan hadiah tiket perjalanan ke Bandung dari hasil memenangkan sebuah lomba penulisan blog. Seperti yang sudah diceritakan pada postingan sebelumnya, meskipun penerbangan ini tujuan Bandung saya justru menghabiskan sebagian besar waktu di Jakarta. Saat di Jakarta tersebut rupanya saya dan si kecil (anak saya) diajak oleh saudara untuk berwisata ke Taman Safari yang berlokasi di Cisarua Bogor. Ya, ini adalah kali pertama saya melakukan perjalanan wisata saat menjalankan ibadah puasa. Alhamdulillah puasa kami tetap lancar. Tidak hanya saat mengunjungi Taman Safari itu saja, melainkan juga di hari hari selanjutnya. Bahkan hingga perjalanan wisata kami berlanjut di Bandung. Dari pengalaman kami tersebut setidaknya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika ingin melakukan perjalanan wisata saat puasa. Istirahat yang Cukup Pastikan sebelum pergi berwisata teman-teman sudah cukup istirahat di hari/malam sebelumnya. Istirahat yang cukup, tidak kurang tidak pula berlebihan. Ini agar tubuh teman-teman segar untuk diajak keluar rumah keesokan harinya. Kalau kurang istirahat, pasti akan lelah selama perjalanan. Sedangkan jika sebelumnya kebanyakan tidur maka bisa jadi kepala teman-teman akan terasa pusing. Ini dari pengalaman saya sih. Mungkin ada yang seperti itu juga? Oke, jadi poin pertama adalah istirahat yang cukup. Konsumsi Makanan yang Bergizi Sebaiknya saat berbuka dan sahur sebelum atau saat melakukan perjalanan wisata teman-teman mengkonsumsi makanan yang bergizi, tentunya yang cukup gizi. Iya, sebab yang berlebihan juga biasanya tidak baik apalagi kalau kurang. Kalaupun makanan yang bergizinya tidak tersedia, ya paling tidak jangan sampai terlewat sahurnya. Berwisata kadang melelahkan juga lho. Apalagi kalau objek wisata yang dikunjungi itu tempatnya panas, jauh dan hal-hal lainnya yang dapat menguras energi. Jadi pastikan menu berbuka dan sahur kalian bergizi yaa 😉 Nikmati Perjalanan Wisata Kalian Bagaimanapun yang namanya berwisata kan biar kitanya enjoy dan rileks. Jadi ya sudah, nikmatilah. Istilahnya yaa dibawa santai. Dalam perjalanan juga akan lebih baik kalau kita sambilan membaca al-quran, tafsir maupun berdzikir. Jadi pergi wisata, ibadahnya juga tetap jalan. Oh iya, kenapa perjalanan wisatanya harus dinikmati? Ya biar gak kebayang hal-hal yang tidak diinginkan, seperti mabuk perjalanan! Hayo gimana tuh kalau kita sampai mabuk (baca: muntah) selama perjalanan apalagi pas puasa gini? Puasanya batal dong 🙁 Kan sayang… jadi dibawa santai aja ya cyin 😉 Kenakan Pakaian yang Nyaman Ada baiknya sebelum mendatangi tempat wisata yang diinginkan, teman-teman mencari tahu terlebih dahulu di sana sedang musim apa. Cieee..musim! Iya, walaupun di Indonesia hanya mengalami dua musim ya paling tidak tanya-tanya deh sama kenalan yang tinggalnya sekitar objek wisata tersebut di sana lagi apa. Panas, hujan, atau gimana. Terus apakah objek wisata tersebut di waktu-waktu puasa begini ramai atau tidak. Ini penting supaya teman-teman tahu harus mengenakan pakaian seperti apa agar nyaman selama berwisata nantinya. Siapkan Bekal Ala Kadarnya Bekal? eh kan puasa? Iya, bekal ala kadarnya ini nantinya untuk dipakai berbuka puasa. Makanya siapkan ala kadarnya saja. Dan jangan yang gampang basi. Kan gak lucu pas mau berbuka puasa eh bekal yang dibawa malah gak bisa dimakan/diminum. Siapkan secukupnya saja untuk membatalkan puasa saat berbuka, ya siapa tahu teman-teman kejebak macet dan tidak bisa singgah di tempat makan. Mau tidak mau kan harus berbuka di jalan. Jadi bekal untuk berbuka puasa ini penting. Sebaiknya Pilih Objek Wisata yang Komplit Objek wisata yang komplit? Nah lho, bingung kan? Ini saran aja sih. Maksud saya pilih satu objek wisata yang di dalamnya udah mencakup banyak arena. Aduh gimana sih bahasakannya. Kayak gini, pas saya ke Taman Safari setahun yang lalu kan kami seharian tuh di sana tapi serunya sekali jalan ada banyak yang bisa ditemui. Mulai dari melihat beraneka jenis hewan, dapat banyak pengetahuan terkait hewan-hewan tersebut, bisa mengajak si kecil bermain di arena permainan anak, merasakan suasana gunung (ya karena tempat ini lokasinya di kaki Gunung Gede Pangrango), seru-seruan di berenang di waterparknya (di sini ada waterpark juga) dan masih banyak lagi. Komplit kan? Jadi sekali jalan kita bisa dapat banyak 😀 Itu tadi tips melakukan perjalanan wisata saat puasa yang bisa saya bagikan. Tetapi intinya sih bagaimana agar perjalanan wisata yang kita lakukan tersebut bisa bernilai ibadah *ihik, maksudnya bisa bermanfaat. Ya biar gak sia-sia aja gitu keluar rumahnya. Kalau teman-teman bagaimana? Yuk share di kolom komentar kalau ada yang mau ditambahkan. Informasi puasatips wisatatips wisata saat puasawisata saat puasa
Informasi Mention dan Tag, Apa Bedanya? Posted on 7 December 201513 October 2024 Mention dan Tag, Apa Bedanya? Oke, kali ini saya akan cerita sedikit tentang Instagram. Mention dan tag apa bedanya sih? Sepintas mungkin dianggap sama saja. Padahal kedua berbeda lho, dari segi arti (Bahasa Indonesia) saat diterjemahkan saja sudah berbeda, demikian pula pada peruntukan (fungsinya). Mengapa fokus pada media sosial instagram?… Read More
Informasi Gunung Rinjani dan Kehadiran Si Sampah Visual Posted on 25 June 20163 December 2016 Gunung Rinjani dan Kehadiran Si Sampah Visual. Ada pemandangan berbeda di Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), deretan balok balok huruf berwarna merah terang bertuliskan “Segara Anak Lake” baru saja berdiri dengan gagahnya di sana. Entah sudah berapa lama, tetapi setidaknya sejak “barang bukti” pemandangan tersebut menghiasi timeline media sosial maka… Read More
Informasi Berenang Akhir Pekan di Kolam Renang UNRAM Posted on 4 July 202611 July 2026 Akhir pekan kemarin kami isi dengan aktivitas berenang di kolam renang UNRAM atau Universitas Mataram. Salah satu fasilitas di Sport Center UNRAM ini baru saja diresmikan pada Februari 2025 lalu. Sesuai namanya, selain kolam renang, terdapat pula sejumlah fasilitas olahraga lainnya, yakni: lapangan tenis, basket, futsal, voli, dan lainnya. Menariknya,… Read More
Suka ribet sich emang ya jika saat ramadhan berwisata. Belum lagi jika sekecil yg kecapean plus rewel. Alhasil mood kita juga ikut down. Makanya selama ini belum pernah ngajak berwisata yg cukup jauh saat puasa. Paling tempat wisata dalam kota saja yg tidak jauh dari rumah. . Reply
waah langsung meluncur nih tulisan yang lagi trend dan dicari di google, mantap mbaa.. aku pernahs engaja liburan pas puasa saat anak2 masih kecil. spy tmpt wisatanya sepi n puas main di sana. klo yg dewasa, puasa juga ga masalah krucilsnya lg blom pada puasa juga Reply
Saat puasa, kegiatan berwisata bisa dilakukan dengan tips ini. Keren mbak. Keywordsnya jarang nih. Reply
Udah tepat sih ke Bogor (Cisarua), nggak panas banget tempatnya, jadi nggak kepanasan. 🙂 Tahun lalu saya juga traveling pas puasa ke Batu, sama adem. Reply
Saya hampir tidak pernah berwisata saat puasa mbak. Paling-paling mudik saat lebaran ke-2 saja. Itupun ke rumah sahabat saya. Tapi Thanks atas sharingnya 🙂 Reply
Selama puasa jarang sekali saya wisata. mungkin karena bawaan puasa jadi bawaannya males gt hehe Reply