10 Alasan Kenapa Saya Menulis Blog

kenapa-menulis-blog

10 Alasan Kenapa Saya Menulis Blog. Jam di layar laptop saya telah menunjukkan (eh menampilkan) angka 22.49, yang berarti tinggal beberapa saat lagi tanggal 20 November 2018 berakhir. Saya merasa sedang berkejaran dengan waktu. Sambil memikirkan kalimat apa selanjutnya yang harus diketik, kala itu pula saya mencoba membayangkan ilustrasi apa yang pas untuk menjadi pembuka tulisan tersebut. Ribet? Iya. Tapi saya tidak mau gagal, meski bukan lomba. Menyesal sekali rasanya mengerjakannya di saat mepet. Padahal baru juga hari pertama. Oh ya, saya lupa cerita kalau sedang mengikuti BPN 30 Day Blog Challenge yang diadakan oleh Blogger Perempuan Network. Jadi semacam tantangan menulis satu postingan per hari gitu di blog selama 30 hari. Dan tema tulisan hari pertama ini yaitu: Kenapa Menulis Blog.

Jujur saja, menurut saya ngeblog sekarang dan dulu itu rasanya kok beda banget ya. Dulu, kalau mau bikin postingan baru serasa tinggal cap-cip-cup kembang kuncup, udah jadi aja. Nah sekarang, semuanya dipikirin. Gimana nanti yang baca, pada merasa bermanfaat gak mereka dengan apa yang dibaca. Gimana SEOnya, udah memungkinkan postingan ini tayangan di halaman-halaman awal mesin pencarian gak. Gimana tampilannya, apakah sudah membuat nyaman para pengunjung atau tidak. Gimana judulnya, kepanjangan gak ya. Iya, seperti saat saya membuat postingan ini. Kelamaan mikir semuanya, malah gak jadi jadi nih tulisan. Wkwkwkwk.

10 Alasan Kenapa Saya Menulis Blog

Jadi sudah sampai mana tadi? Ah iya, mari kembali ke tema tulisan. Kenapa Menulis Blog? Kalau diberikan pertanyaan ini, setiap orang pasti punya jawaban masing-masing. Jawaban tersebut mungkin saja sama, mungkin pula berbeda. Pastinya sih akan ada banyak alasan kenapa seseorang mulai menulis blog. Seperti jika pertanyaan tersebut dilontarkan ke saya. Ya, setidaknya ada 10 alasan kenapa saya menulis blog dan tetap bertahan hingga hari ini. Meski lebih sering lumutannya, dibanding diisi dengan postingan.

#1 Biar Dikata Fokus Nyimak Seminar/Talkshow

Perkenalan saya dengan dunia blog itu berawal dari sebuah seminar/talkshow di tahun 2007. Acara tersebut digagas oleh Komunitas Blogger Makassar AngingMammiri.org. Saya masih duduk di bangku kelas 2 SMA kala itu. Dengan kondisi cuma punya email, pokoknya blas gak tahu yang namanya blog sama sekali. Kalau diingat-ingat, kegiatan yang saya hadiri tersebut keren banget lho. Gimana nggak, pembicaranya orang-orang kece semua! Ada Daeng Ipul, Kak Asri Tadda, Mustamar Natsir (ngetik nama ini kok rasanya kaku gimana ya :p), Aan Mansyur, Irayani Queencyputri alias Kak Rara, Mamie, dan beberapa saya lupa namanya. Beugh..kalau sekarang mereka dikumpulkan lagi buat jadi narasumber di panggung yang sama, masih pada bisa gak ya?

kenapa-menulis-blog

pinjam fotonya daenggassing.com

Oh ya, acara tersebut berlangsung dari pagi sampai sore. Seingat saya sekolah sedang libur waktu itu (eh apa memang tanggal merah ya?). Saya fokus banget dong nyimak semua materinya. Apalagi ada doorprize buat yang bisa jawab pertanyaan di akhir acara #eh. Saking fokusnya, kelar acara, saya udah punya blog dong! Bikinnya pas materinya siapa gitu, ada dijelasin step by step bikin blog sederhana. Jadi kenapa menulis blog? Yaa biar dikata fokus nyimak seminar/talkshow yang diikuti tadi. Bwahahahha..alasan macam apa ini!

#2 Buat Gaya-Gayaan di Lab Komputer Sekolah

Saya lupa sih sebenarnya zaman kelas 2 SMA dulu materi pelajaran komputernya udah sampai mana. Tapi seingat saya, belum ada dong yang namanya ngeblog gitu. Nah, kalau lagi belajar komputer gitu kan kita dikasih kesempatan buat internetan. Pamer deh tuh alamat blog, di saat teman-teman yang lain punya email aja syukur. Hihihi. Dan mereka pun terpana, guru-guru juga kagum, dah padahal isi blognya juga mentok-mentok curcol. Benar-benar unfaedah sih sebenarnya. Kalau diingat-ingat, pengen ketawa aja rasanya.

#3 Supaya Gak nge-mIRC dan Friendster-an aja pas ke Warnet

Percayalah, sebelum kenal blog rasanya uang jajan yang saya tabung terbang begitu saja di sebuah tempat bernama warnet. Dipakai buat apa? ngemIRC dan friendster! Eh gak ding, buat nyari tugas sekolah. Ngg..anuu…cari tugasnya 5 menit kelar dan berjam-jam sisanya habis buat yang 2 tadi. Coba itu teman ngewarnet saya yang sekarang udah jadi dokter nongol sinihhh wkwkwk. Nah, setelah punya blog saya jadi fokus nulis, mantau perubahan angka di visitor counter dan blogwalking pastinya. Walaupun cuma ninggalin komen “artikelnya keren banget”, yang mana adalah komen yang menunjukkan bahwa si pengunjung nggak baca postingan blog sama sekali 😀

Tapi beneran lho, setelah punya blog kegiatan internetan saya jadi lebih bermanfaat. Yaa, meski postingannya mentok curhatan dalam bentuk puisi atau share kegiatan sehari-hari. Ada yang baca? Ada dong… Kalau gak ada, ya nanti saya baca sendiri. Yang penting angka di visitor counter terus bertambah. Hihihi

Baca Juga: 11 Tahun Ngeblog, Udah Bisa Ngapain aja?

#4 Blog Membuat Saya Ingin Terus Menulis

Dari yang awalnya hanya sebagai bukti bahwa telah fokus mengikuti seminar, kemudian menjadi bahan gaya-gayaan di sekolah, lambat laun hubungan saya dengan blog kian baik. Blog membuat saya ingin terus menulis. Menulis apa saja. Puisi, pengalaman saat mengikuti lomba mading, atau sekadar memberikan caption atas sejumlah foto yang diupload. Sejak itu pula saya menjadi lebih rajin membaca postingan blogger lain. Karena begitu rajinnya, sampai lupa meninggalkan komentar di sana. Bahkan untuk sekadar berkomentar: “artikelnya keren banget” -komentar saya zaman dulu itu-

Berkaca dari pengalaman bertahun-tahun yang lalu, maka saya menjadi tahu. Ketika sekarang saya mulai buntu menulis blog, pasti ada apa-apanya, salah satunya adalah malas membaca. Ya, saya jadi buta kata-kata.

#5 Mengenal Banyak Orang yang Tidak Pernah Saya Temui Sebelumnya

Blog membuat saya mengenal banyak orang baru. Entah sudah berapa banyak teman yang saya kenal melalui blog. Mereka tentunya belum pernah saya temui sebelumnya. Mengenal hanya dari saling membaca postingan, maupun berbalas komentar di blog. Sepintas seperti kenalan dengan teman chatting yaa. Tapi mengenal seseorang melalui blog seperti ini rasanya lebih seru. Kadang kalian bisa menerka seperti apa mereka dari tulisannya, kadang pula sebaliknya. Atau berbekal membaca postingan-postingan mereka di blog, kalian sudah merasa akrab. Maka tidak heran ketika kopdar, semua berjalan begitu saja seperti sudah pernah bertemu sebelumnya.

Baca Juga: Warung Blogger dan Kopdar Ruparupa Menolak Lupa

#6 Kenikmatan yang Luar Biasa, Ketika Sebuah Postingan Berhasil Tayang

Entah ya, tapi sepertinya part ini lebih cocok dengan kondisi ngeblog saya yang sekarang. Tahukah kalian, betapa nikmatnya ketika tombol “publish” itu ditekan dan sebuah postingan berhasil tayang. Urusan nanti banyak yang baca apa gak, plus ada yang komentar atau gak itu belakangan. Yang penting Alhamdulillah, akhirnya tayang. Wahahah. Kalian gitu juga gak sih?

Jadi kenapa saya menulis blog? Biar bisa merasakan kenikmatan yang satu ini. Mungkin demikian kalau mau dihubung-hubungkan. Hehehe

#7 Ngeblog, Me Time yang Paling Pas Buat Emak-Emak

Me Time paling enak menurut saya itu ya ngeblog. Gratis (eh modal biaya internet ding!) dan kalau ngeblognya di rumah bisa sambil dasteran wkwkwk. Tapi jangan salah, buat yang kerja kantoran bisa juga kan tuh melipir bentar dari rutinitas kerjaan buat ngeblog. Saya ingat banget dulu pas baru punya anak 1, waktu ngeblog saya adalah di saat dia udah tidur dan kerjaan lainnya udah kelar. Tengah malam gitu kalau gak salah. Buat postingan baru, balas-balas komentar, blogwalking dan ngobrol di grup blogger yang ada di Facebook. Rasanya itu udah paket lengkap yang bisa bikin mamak tetap waras. Oh ya, kalau sekarang harus ditambah dengan sesi ngopi-ngopi cantik 😀

#8 Mengejar Berbagai Hadiah Impian Melalui Lomba Blog

Kenapa menulis blog? Karena tahukah kalian, lomba blog itu sekarang banyak banget T_T Hadiahnya menggiurkan semua pulak! Tapi kembali lagi, semakin keren hadiah, semakin banyak pula peserta yang ikutan. Mana blogger sekarang benar-benar multitalenta. Beughh, kalau kitanya gak mau belajar, ya siap-siap tertinggal. Eaaa..kata-katanya. Dulu aja sih, saya rajin ngeblog karena ikutan lomba. Setelah bosan kalah melulu, gak pernah ikutan lagi. Wkwkwkw. Gak…gak gitu, emang lagi malas aja. Malas ikutan, bukan malas menang. Gini gini saya pernah kok jadi pemenang kedua lomba review aplikasi MyJNE. Dan mungkin itu satu-satunya hihihi..

Baca Juga: Benarkah Mengirim Semakin Nyaman dengan My JNE? Ini 7 Kelebihan Aplikasi My JNE yang perlu kamu ketahui

#9 Blog sebagai Sumber Mata Pencaharian

Widih judulnya! Alhamdulillah setelah melalui serangkaian lika liku perjalanan ngeblog, akhirnya apa yang saya jalani tersebut membuahkan hasil. Yups, ngeblog kini tidak sekadar hobi melainkan sudah menjadi pekerjaan bagi saya. Tidak bermaksud sombong, tapi dari ngeblog bisalah saya belanja online baju-baju lucu buat anak-anak. Dari ngeblog, bisalah saya ngopi-ngopi cantik kapan saja saya mau (kalau ada uang wkwkw). Intinya hidup jadi gak suram-suram amat. Meski semuanya juga tahu kalau yang namanya ngeblog gini pendapatannya pasti gak tetap.

Hayoo ada yang protes. Jangan salah, ngeadsense juga tiap bulan nominalnya gak pasti sama kan? Hihihi #pembenaran. Ya gitulah pokoknya. Karena bisa menghasilkan uang gini saya malah berpikir suatu saat nanti blog ini bisa saya wariskan ke anak-anak saya. Maaf nak, mama belum punya tanah euy. Warisannya blog aja gimana? 😀

#10 Karena Tulisan-Tulisan itu Suatu Saat Akan Dikenang

Dih, yakin banget yaa tulisan-tulisan saya ini bakalan ngangenin buat kalian. Entahlah, tapi saya mikirnya gitu. Maka tulislah yang baik-baik, ya niatnya untuk berbagi. Karena ketika tulisan kita memberikan manfaat, mungkin saja kelak menjadi amal jariyah. Demikian pula sebaliknya. Sampai sekarang, sudah ada sejumlah rekan blogger yang pergi mendahului kita. Beberapa diantaranya saya kenal baik, selebihnya saya tahu blognya meski belum pernah bertemu langsung.

Kadang saat bayangan mereka terlintas di pikiran, saya kunjungi blog mereka. Membaca kembali apa-apa yang telah mereka tulis. Baik itu postingan maupun komentar-komentar balasan. Meski mereka telah pergi lebih dahulu, ada tempat yang bisa kita kunjungi untuk menambatkan rindu.

Tidak terasa sudah 1.400an kata saja. Membahas blog dan segala kenangannya selalu tidak pernah ada habisnya. Kalau kalian gimana, kenapa sih menulis blog? Share di kolom komentar yuk 🙂

Biasa dipanggil Andy. Pernah tinggal lama di Makassar dan sekarang di Mataram, Lombok. Ngeblog sejak 2007. Senang kulineran, staycation, kopdaran di cafe, browsing produk di toko online tapi gak beli, dan tentu saja...senang menulis :) Bisa dikontak di andyhardiyanti@gmail.com

11 Comments

  • Okti Li 21 November 2018 at 1:44 am

    Saya emak2, saya (ngakunya) blogger. Tapi me time saya mah beneran bukan ngeblog, lho… Hihi, me time saya mah malah main game candy crush sama jalan2 belanja di e-commerce meski banyaknya gak beli apa2 sama sekali.

    Sebagai blogger domisili pelosok, saya malah gak dikejar tayang reportase event, lha acaranya aja gak ada. Acara banyak tp yang mengundang blogger tidak ada. Tepatnya. Hahaha…

    Jadi murni menulis itu karena curhat dan sponsorededpost. #eh

    Reply
  • arisanti we 21 November 2018 at 2:28 am

    Samaan buat nomor 8 dan sepuluhnya mbak. Selain awalnya niat banget pengen dapet hadiah sana sini, e malah keterusan sampe sekarang. Meski memang belum konsisten juga sih. Ngepos juga masih nyala hidup , nyala hidup kek listrik belum di isi pulsa. 😂

    Reply
  • Yulia Marza 21 November 2018 at 3:57 am

    Pertama ngeblog saya malah gak tau mau isi konten apa, tapi lama kelamaan, appun bisa jadi konten asal dikemas dengan sisi yang beda.

    Reply
  • Renita 21 November 2018 at 4:34 am

    Dulu saya ngeblog untuk mengusir penat setelah pulang kuliah 😀

    Reply
  • Haeriah Syamsuddin 21 November 2018 at 10:55 am

    Menuliskan kembali apa yang telah terjadi maupun apa yang ada di kepala menjadi salah satu alasanku ngeblog. Mengapa? Karena saya suka sekali membaca dan mengenang semua yang telah terjadi. Bernostalgia sekaligus mengambil pelajaran2 penting dari perjalanan hidup yang dituliskan tersebut.

    Reply
  • Nyi Penengah Dewanti 21 November 2018 at 12:37 pm

    Pertama karena suka nulis, kedua nulis ternyata menghasilkan dari blog hahahah selain itu ngeblog juga bisa berbagi kepada pembaca kita. Semangat ngeblog ya Kak.

    Reply
  • Viedyana 21 November 2018 at 4:25 pm

    Uwiiidiiih panjang sajah…semangat mama rani…29 days to go…#fighting #efekdrakormasihbelomhilang😉

    Reply
  • Christanty Putri Arty 23 November 2018 at 5:12 am

    Wow tulisannya mbk Dian super duper komplet 😉😍

    Reply
  • Dyah 23 November 2018 at 8:19 am

    Yang nomer 10 tuh bener banget. Btw, masih ada aja yang ingat pernah ada Friendster.

    Reply
  • Titis Ayuningsih 28 November 2018 at 2:17 pm

    Ya, tulisan itu akan dikenang ya sepanjang masa, di samping itu buat pengingat memori juga 🙂

    Reply

Leave a Comment