Skip to content
Blognya Andy Hardiyanti
Blognya Andy Hardiyanti

mencatat, semoga bermanfaat :)

  • Home
  • About
  • Culinary
  • Review
  • Traveling
  • Disclosure
Blognya Andy Hardiyanti

mencatat, semoga bermanfaat :)

Buku Favorit yang Betah Dibaca Berkali-kali

Posted on 22 April 20214 May 2021 By andyhardiyanti

buku favorit

Buku Favorit yang Betah Dibaca Berkali-kali. Membaca merupakan aktivitas menyenangkan dan bermanfaat. Berikut rekomendasi buku favorit saya, yang mungkin juga kalian suka. Kebanyakan bukan buku terbitan baru, karena memang saya belum hunting buku lagi. Jalan-jalan ke bookstore pun sekadar cuci mata, atau menemani anak-anak membeli stationery. Terlebih lagi, saya bukan tipikal yang doyan banget baca buku atau menargetkan ratusan buku untuk dibaca setiap tahunnya. Bukan. Sedihnya, saat membeli buku baru, saya justru belum juga punya waktu untuk langsung membacanya.

Maunya sih, kalau beli buku baru gitu, ya bisa segera dibaca sampai tuntas. Kalau kelaman unboxing-nya, ntar malah beneran gak dibuka. Entah berakhir tetap saya baca (tapi udah lama dari masa belinya), atau disumbangkan ke komunitas/taman baca dengan kondisi yang tentu saja masih utuh komplit dengan plastiknya #dasarsaya. Lucunya, untuk beberapa judul buku yang akan saya share berikut, justru bisa saya baca berkali-kali. Baca di waktu senggang, dibawa saat bepergian, atau saat memang sedang rindu pada isinya.

Buku Favorit yang Betah Dibaca Berkali-kali

Judul buku yang saya share di sini adalah rekomendasi saya ya, bisa jadi tidak sesuai dengan selera teman-teman. Bisa jadi, ada pula yang akhirnya tertarik untuk membaca buku tersebut. Adapun top 5 buku favorit yang saya maksud, yaitu:

  • Aku Hendak Pindah Rumah – M. Aan Mansyur
  • Perempuan, Rumah Kenangan – M. Aan Mansyur
  • Diorama Sepasang Al Banna – Ari Nur
  • Tetralogi Drunken – Pidi Baiq
  • Kina Punya Teman Baru – Maudy Ayunda

buku favorit

Aku Hendak Pindah Rumah – M. Aan Mansyur

Buku kumpulan sajak karya M. Aan Mansyur ini menjadi buku yang paling saya suka dari seluruh karya yang pernah dihasilkan Kak Aan. Iya, Aan Mansyur alias @hurufkecil yang menulis puisi Tidak Ada New York Hari Ini pada film Ada Apa Dengan Cinta? 2. Saya sangat suka membaca karya-karya Kak Aan yang terbiasa dengan kata-kata sederhana, namun sangat dalam maknanya. Aku Hendak Pindah Rumah, judul dari buku bersampul dominan warna cokelat ini, juga merupakan salah satu judul sajak yang ada di dalamnya.

AKU hendak pindah rumah. Rumah yang lama
biarlah kenangan. Rumah yang berisi aroma
hujan juga wajah yang melulu dipenuni sedu
atau sedih yang tak mau sudah. Terlalu teduh
rumah seperti itu. Sungguh, aku rindu pada peluh.

Aku mulai benci tetanggaku. Mereka selalu percaya
hidup itu lebih indah dinikmati dengan mata terkatup.
Kadang-kadang ada orang tandang ke dalam tidurku
meminta aku jadi Ibrahim. Bakarlah mereka, katanya.

Tapi akhirnya aku pilih membakar rumahku saja
seperti sebuah upacara kremasi mayat sendiri.

Coba…coba…gimana perasaan teman-teman membaca potongan sajak di atas? Baca berkali-kali sembari melihat satu-satu pilihan kata yang digunakan. Sederhana, namun penuh makna, bukan? Saya sangat senang membacanya, baik saat santai, sendiri, maupun sedang di luar dan harus menunggu. Pernah sekali waktu, buku ini hilang entah kemana, pernah dipinjam seorang teman juga, ya ampun…saya kepikirannya luar biasa. Khawatir tidak bisa kembali, karena kini berapa rupiah pun harganya, entah di mana buku tersebut bisa dibeli.

Perempuan, Rumah Kenangan – M. Aan Mansyur

Buat yang terbiasa membaca karya sajaknya M. Aan Mansyur, coba deh sekali-kali baca novelnya. “Perempuan, Rumah Kenangan” merupakan novel pertamanya yang terbit di tahun 2007. Wow, udah lama juga yaa..14 tahun! Sama halnya dengan Aku Hendak Pindah Rumah, novel ini pun entah di mana bisa dibeli. Tidak solutif sekali ya saya~Novel “Perempuan, Rumah Kenangan” bercerita tentang perempuan-perempuan yang ada dalam hidup si penulis, yakni ibu dan kekasihnya (eh, atau teman perempuannya?).

Satu hal yang membuat saya senang membacanya berulang kali adalah karena ini novel rasa sajak. Baca novel serasa membaca kumpulan sajak. Gimana ya membahasakannya? Pokoknya gak seperti sedang membaca novel pada umumnya. Jujur saja, saya termasuk orang yang tidak begitu menikmati novel. Herannya, hal tersebut tidak terjadi saat saya bersama Perempuan, Rumah Kenangan.

Diorama Sepasang Al Banna – Ari Nur

Adalah novel lain yang saya suka setelah “Perempuan, Rumah Kenangan”. Novel yang terbit di tahun 2003, namun saya baca bertahun-tahun setelahnya, lupa pasnya tahun berapa. Tapi sepertinya dekat-dekat saat menikah deh.. Novel yang membuat saya tertarik dengan dunia arsitektur, sekaligus menyukai nama Rayyan Fikri. Tuntas membaca novel tersebut, saya berniat, kalau suatu saat diberi rezeki anak laki-laki, maka akan saya beri nama Rayyan. Dalam Islam, Rayyan merupakan salah satu nama pintu surga.

Lebih dari itu, saya sangat suka penokohan dari novel Diorama Sepasang Al Banna. Saya suka detail pembahasannya tentang arsitektur. Walau ternyata sukanya saya hanya bisa mengantar saya sampai pada semester 4 Jurusan Teknik Arsitektur. Hahahaha. Gak kuat, kapten! BTW, Rayyan Fikri adalah nama tokoh pria dalam novel tersebut. Sosok arsitek yang cerdas, dingin, tampan, dan mapan. Tokoh utamanya adalah Rani, seorang arsitek muda yang merupakan bawahan si Rayyan tadi di perusahaan. Keduanya ternyata memiliki kesamaan, yakni sama-sama mengagumi Hasan Al Banna. Siapa sih sosok yang mereka kagumi itu? Dan bagaimana hubungan antara Rayyan dan Rani pada akhirnya? Cuss baca novelnya!

Tetralogi Drunken – Pidi Baiq

Sebab hidup dan berat badan ya sudah berat, saya kadang menghindari membaca buku dengan tema yang berat #eh. Kalau sedang butuh membaca buku, tapi mau yang ringan-ringan dan tetap sarat makna. Maka tetralogi drunken karya Pidi Baiq adalah pilihan yang tepat. Dulu sekali, saya tidak tahu tentang buku ini, yang jelas dari namanya saja sungguh aneh. Namun saya bersyukur, karena lebih dulu membaca tetralogi drunken tersebut, dibanding karya Pidi Baiq yang fenomenal itu: Dilan. Hahahaha. Kebayang kalau saya duluan baca Dilan, maka saya bakal berpikir karya beliau ya yang uwuuwuwuw cinta cinta semua~ Walau saya baca juga sih, Dilan dan Milea itu 🙂

Dari Tetralogi Drunken, yang pertama saya baca yakni Drunken Mama. Buku kakak saya yang dihadiahkan oleh salah seorang temannya. Saya tertarik baca karena lihat sampulnya yang bertuliskan Drunken Mama – keluarga besar kisah-kisah non teladan (Catutan Harian Pidi Baiq). Setiap lembarnya, saya tak henti dibuat cekikikan. Beneran deh, ini buku yang gak ribet isinya, tapi kok ya bisa ada maknanya juga? Jangan harap ada aturan EYD dalam buku ini, big no! Tapi membacanya, seolah mendengar si surayah (Pidi Baiq) ngomong langsung. Pada tiap bagian cerita, kepala kita seolah menciptakan sendiri visual dari apa yang diceritakan tersebut. Ya ampun bener-bener kebayang. Dalam hati saya berpikir, kok ya bisa ada orang macam surayah gini~

Oh ya, Drunken Mama merupakan buku lanjutan dari Drunken Monster dan Drunken Molen. Setelahnya, hadir buku berjudul Drunken Marmut. Maka jadilah empat buku yang disebut Tetralogi Drunken. Hmm..apakah bakal berlanjut menyaingi seri buku Harry Potter? Hahaha.

buku favorit

Kina Punya Teman Baru – Maudy Ayunda

Buku terakhir dari top 5 buku favorit yang betah saya baca berkali-kali adalah buku cerita anak yang belum lama saya posting di blog. Buku dengan sampul hard-cover yang berjudul Kina Punya Teman Baru ini ditulis oleh Maudy Ayunda saat ia berusia 10 tahun. Uwowww sekali ya~ Cerita tentang Kina Punya Teman Baru kian menarik dengan ilustrasi karya Kathrin Honesta. Oh ya, tentu saja buku ini milik anak saya, hadiah dari uaknya. Tapi saya pun sangat menikmati tiap lembarnya.

Kina Punya Teman Baru bercerita tentang kisah yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari anak-anak. Apa lagi kalau bukan masalah pertemanan. Karena ditulis oleh seorang anak, maka tentu saja bahasanya dekat dengan anak-anak. Penasaran bagaimana karya seorang Maudy Ayunda kecil? Cuss cari bukunya, masih tersedia banyak kok di toko-toko buku terdekat di kota besar.

–

Nah, itu tadi buku favorit yang betah saya baca berulang kali. Adakah dari lima judul buku di atas yang juga menjadi favorit teman-teman? Atau mungkin masuk wishlist untuk segera dibaca? Share yuk di kolom komentar 🙂

BPN Ramadan 2021

Post navigation

Previous post
Next post

Related Posts

BPN Ramadan 2021

7 Sumber Inspirasi saat Jenuh Ngeblog

Posted on 23 April 20215 May 2021

7 Sumber Inspirasi saat Jenuh Ngeblog. Sumber inspirasi saat jenuh ngeblog sebenarnya ada banyak sekali dan dapat dengan mudah ditemukan di sekitar kita. Apa saja ya? Tapi ya namanya jenuh, entah kenapa bawaannya malas aja terus. Bukan malas sih sebenarnya, melainkan semacam don’t know what to do gitu. Kadang juga…

Read More
BPN Ramadan 2021

Lagu Mood Booster yang Bikin Semangat Harimu, Dengerin deh!

Posted on 24 April 20217 May 2021

Lagu Mood Booster yang Bikin Semangat Harimu, Dengerin deh! Saat jenuh melanda, kita pasti butuh sumber inspirasi yang bisa bikin semangat lagi. Mendengarkan lagu mood booster adalah salah satu caranya. Sebelumnya, kita perlu tahu bahwa mood booster didefinisikan sebagai segala sesuatu yang dapat meningkatkan atau menguatkan suasana hati. Berarti, lagu…

Read More
BPN Ramadan 2021

Isi Tas saat Bepergian, Wajib Ada Apa aja?

Posted on 21 April 20214 May 2021

Isi Tas saat Bepergian, Wajib Ada Apa aja? Apa saja barang yang wajib menjadi isi tas saat bepergian, bagi teman-teman? Intinya, yang gak boleh terlupa dibawa. Topik challenge BPN Ramadan 2021 kali ini lumayan bikin saya mikir lagi nih. Tentang “barang wajib di tas saat bepergian”. Lama-lama saya ngerasa, emang…

Read More

Comment

  1. dee says:
    4 May 2021 at 7:02 pm

    Punya Aan dan Pidi Baiq juga buku favorit akuuu~ 🥰

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Datang, Salam Kenal ;)

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan share postingan di blog ini kalau memang bermanfaat ;) Jangan lupa tinggalkan komentar dan tunggu kunjungan saya di blog teman-teman. Ada yang ingin ditanyakan? Atau ingin bekerja sama dengan saya? Kontak saya di: andyhardiyanti@gmail.com

Komentar Terbaru

  • Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan di Sembalun Lombok on Serunya Bersepeda dan Naik Scooter di Sembalun
  • Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan di Sembalun Lombok on 5 Rekomendasi Tempat Ngadem di Lombok Saat Cuaca Panas
  • 5 Rekomendasi Tempat Ngadem di Lombok Saat Cuaca Panas on Ada Apa di sepanjang Jalan Udayana Mataram?
  • 5 Rekomendasi Tempat Ngadem di Lombok Saat Cuaca Panas on Rekreasi dan Relaksasi di Soera Eco-Retreat Suranadi
  • Heni Hikmayani Fauzia on Say Healthy Lombok: Nongkrong Sehat dengan Jus dan Salad

Bagian Dari

Intellifluence Trusted Blogger

Seedbacklink
Warung Blogger

Blogger Perempuan


 

Indonesian Food Blogger
Blogger Plus
©2026 Blognya Andy Hardiyanti | WordPress Theme by SuperbThemes