Bagaimana jadinya ketika kegiatan Kids Market Day benar-benar diselenggarakan dari dan untuk anak-anak? Mereka yang mempersiapkan segala sesuatunya, mengurus lapak, melayani pembeli, pun mengisi sesi acara yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan. Pastinya seru, menantang, dan bakal jadi pengalaman berkesan bagi mereka. Setidaknya itulah yang dirasakan oleh anak-anak kita pada acara yang berlangsung di halaman Kantor KwarCab Pramuka NTB- RTH Pagutan, Sabtu (11/7) lalu.
Kegiatan yang Dirancang Dari dan Untuk Anak-anak
Menarik ketika mengetahui bahwa nyaris seluruh rangkaian kegiatan Kids Market Day tersebut diselenggarakan dari dan untuk anak-anak. Panitia hebat yang bertanggung jawab atas berlangsungnya kegiatan adalah anak-anak hebat yang tergabung dalam LYLA atau LoRA Young Leaders Academy 2026. Sebuah program pengembangan kepemimpinan anak berbasis literasi dan experiential learning yang digagas oleh komunitas Lombok Read Aloud (LoRA). Mereka belajar terkait kepemimpinan, kerja sama, bagaimana berdiskusi, menyiapkan proposal, bahan promosi, dan sebagainya. Semua itu dipelajari dalam waktu dua pekan, selama masa liburan sekolah. Mantap kan?
Kemudian para pelapak alias yang berjualan, pun adalah anak-anak. Orang tua dalam ini hanya mendampingi. Anak-anaklah yang bertindak sebagai pedagang, yang melakukan transaksi, berkomunikasi, dan mempromosikan barang dagangannya. Terakhir, para pengisi acara pun lagi-lagi adalah anak-anak, mereka mendongeng, membacakan nyaring, dan menampilkan berbagai pertunjukan seni sebagai rangkaian acara Kids Market Day 2026.
Sarana Edukasi Luar Kelas
Siapa yang punya ide melaksanakan kegiatan H-2 hari pertama sekolah? Bukannya istirahat atau mempersiapkan segala sesuatunya untuk kembali memulai tahun ajaran baru, eh malah bersibuk-sibuk ria mengikuti kegiatan lainnya. Jangan salah… karena nyatanya anak-anak ini tetap antusias ikut serta, pun orang tua yang turut mendukung. Bukankah belajar bisa di mana saja dan kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi luar kelas dalam mengenalkan dunia wirausaha sejak dini pada anak-anak.
Mereka dapat merasakan langsung sensasi berjualan, bertransaksi, dan mengasah jiwa entrepreneurship. Tidak hanya melatih kemampuan motorik dan kognitif mereka dalam jual-beli, tetapi juga mengasah soft skills anak, khususnya dalam berkomunikasi, berani berkenalan, dan menjalin pertemanan baru.
Hadir dengan 4 Pojok Komunitas dan 15 Lapak
Siapa saja bisa mendaftar menjadi pelapak pada kegiatan Kids Market Day yang diselenggarakan oleh LYLA ini, namun jumlahnya terbatas dan tentunya dengan sejumlah syarat tertentu. Salah satunya- dan yang utama adalah orang tua dari si anak (pelapak) sudah menjadi anggota komunitas Lombok Read Aloud (LoRA). Para calon pelapak bisa memilih 3 pilihan paket lapak, yakni paket tunas 10rb (disediakan tikar), daun 15rb (disediakan tikar dan meja lipat), dan bunga 30rb (disediakan tikar, meja lipat, makan siang, dan souvenir). Total ada 4 pojok komunitas (diisi oleh kakak-kakak dan adik-adik dari sejumlah komunitas di Lombok) dan 15 lapak yang ikut serta dalam gelaran ini, yakni:
Pojok Literasi
Pojok ini dikelola oleh komunitas Lombok Read Aloud (LoRA). Para pengunjung bisa mampir untuk membaca bahkan membeli aneka buku pilihan untuk anak-anak, selain itu dijual pula berbagai merchandise LoRA, pembatas buku, dan makanan (buah potong dan cilok).
Pojok Sains
Berbagai aktivitas sains bisa ditemukan di pojok yang dikelola oleh gerakan literasi Paus Biru ini. Bookish play bertajuk Gunung Meletus dan Membuat Pasta Gigi Gajah pun dilakukan di sini. Adik-adik dan kakak-kakak, serta Ibu Paus (Kak Uchiq) seru banget memperagakan percobaan sains.
Pojok Main
Penasaran ingin mencoba keseruan berbagai board game ternama? Pengen kenalan sama teman-teman baru? atau bahkan baru mau tahu apa sih board game itu? Nah, di sini tempatnya, di pojok main yang dikelola oleh kakak-kakak dari Mataram Board Game Community (MBGC). Pssst… kakak-kakak ini biasanya melaksanak play-date (main board game bareng) di RUBIC by Inside Creative, kapan lagi kan lihat mereka mangkal di RTH Pagutan. (((mangkal)))
Pojok Hening
Last but not least, ada kakak-kakak dari Lembaga Pendidikan Al-Qur’an Isyarat atau LPQI NTB. Ada sejumlah produk hasil rajutan, seperti gantungan kunci amigurumi, dan yang lainnya. Selain berbelanja, pengunjung juga bisa sekaligus belajar bahasa isyarat dengan kakak-kakak di Pojok Hening LPQI.
Itu tadi pojok komunitasnya, kemudian untuk lapak-lapaknya yaitu:
15 Pelapak Cilik LoRA
- Toko Kamila, menjual mainan puzzle, kalau menurut pelapaknya sih mereka tuh reseller beli putus. Lucu banget si adek ini pas presentasi, “toko tempat belinya rahasia…”, begitu katanya.
- Kreasi Habibi, datang dengan rak/peg board untuk menampilkan aneka produk pernak perniknya. Ada gantungan kunci, gelang, ikat rambut, dll.
- Jemari Hijau, sesuai namanya- lapak yang satu ini menjual tanaman mulai dari benih hingga jadi minuman siap konsumsi (es serai madu). Tanamannya ada serai, cocor bebek, cabai, dan tomat. Gardening kit dan tool pun tersedia di sini.
- Toko Mainan Khalida, namanya juga toko mainan, jualannya mainan dong yaa. Ada gasing, layangan, mainan parasut, mainan UFO, dan masih banyak lagi.
- Kreasi Rani, di sini para pengunjung bisa membeli maupun memesan (preorder) aneka produk iPhone dan iPad kardus hasil karya ananda Sedja Haerani.
- Warung Khaya, buat yang lagi cari minuman segar dan juga mengenyangkan bisa banget ke sini, karena lapaknya menyediakan aneka produk milky jelly drink.
- Bakpao Karakter, roti kukus yang sudah populer semakin menarik di lapak ini karena setiap bakpao dihias ala karakter yang lucu-lucu dan menggemaskan membuat siapa saja jadi penasaran ingin mencobanya.
- Lapak Ghifa, di sini tersedia es mambo jadul, gulali, puding, loofah (spons cuci piring ramah lingkungan yang terbuat dari serat labu atau oyong halus yang dikeringkan), dan mainan bola bekel.
- Alex Farm, siapa yang doyan telur omega? Nah di lapak ini teman-teman bisa membeli telur omega dalam berbagai pilihan paket, mau 2, 4, atau 10 butir? Bebas! Harganya pun terjangkau jika dibandingkan dengan yang ada di pasaran.
- Albid’s, aneka makanan, minuman, dan mainan dijual di sini, makin seru karena pelapaknya membuat lapak ala ala stand piknik gitu. Ada kursi dan payung tendanya segala, eh kakak adik ini pun berpakaian seragam ala ala lagi piknik gitu lho.
- ReFresh, salah satu lapak pelepas dahaga, menyediakan es bunga telang, lemon tea, susu kurma, dan es markisa.
- Lapak Ruri & Lea, berbagai hasil kerajinan tangan berbahan dasar kain flanel bisa ditemukan di sini. Ada tempat pensil, gantungan kunci, dan jepitan rambut.
- D&D Craft, pengunjung bisa membeli aneka produk di sini, mulai dari puding segar, sampai gantungan kunci dan pin hasil karya adik-adik pelapak. Uniknya karya tersebut dibuat sendiri menggunakan pixel art, dijual dalam berbagai ukuran.
- TiTa (Titipan Tita), buat yang pengen membeli aneka mainan, dan item hobi lainnya dengan harga terjangkau, di sini nih tempatnya, karena seperti namanya- Titipan Tita. Tita si pelapak seperti ingin meneruskan kenangan bermainnya kepada pemilik selanjutnya, sederhananya produk-produk yang dipasarkan ada preloved.
- Jualan Abang Adek, menyediakan aneka bentuk gantungan kunci yang dibuat oleh Abang dan Adek menggunakan clay, dan cat akrilik.
Hal Unik dari Transaksi Jual Beli dan Kegiatan Pasar ala LYLA
Kakak-kakak LoRA dan adik-adik panitia Kids Market Day dari LoRA Young Leaders Academy (LYLA) punya konsep tersendiri dalam gelaran pasar sehari ini. Beberapa diantaranya yakni:
Perubahan Penyebutan Nominal Uang
Ada perubahan sebutan nominal uang di sini, dari ribuan menjadi jutaan. Misal, harga mainan doraemon adalah 5ribu/item, nah penyebutannya menjadi 5juta. Kalau 10ribu, ya jadinya 10juta. Begitu seterusnya. Saya sempat khawatir, anak-anak bakalan bingung gak sih dimodif begini, ternyata tidak. Semua lancar-lancar aja. Bisa jadi ini dilakukan supaya anak-anak antusias dengan nominal harganya, di sisi lain, pada setiap transaksi mereka jadi berpikir juga untuk mengkonversikan antara harga sebenarnya dengan penyebutan harga yang berlaku di area pasar.
Transaksi Hanya Menggunakan Kupon/Uang yang Disediakan Khusus
Saat technical meeting, panitia menyampaikan bahwa selama sesi jual beli, tidak ada penggunaan uang tunai/cash, scan QRIS, transfer, maupun kartu pada mesin EDC. Baik pelapak (penjual) maupun pembeli bertransaksi menggunakan uang khusus alias kupon yang sudah disediakan. Setiap pelapak akan diberi modal sebesar 20juta, terdiri: 5 lembar kupon 2juta, dan 2 lembar kupon 5juta, yang bisa digunakan sebagai uang kembalian. Akhir acara nanti, seluruh uang/kupon yang mereka terima akan dikurangi dengan modal 20juta, kemudian ditukar dengan uang tunai rupiah yang sesungguhnya.
Tukar Sampah Botol Plastik dengan Sepotong Buah Segar
Bagi peserta, pengunjung, maupun panitia yang menyetorkan sampah botol plastik di Pojok Literasi LoRA, berhak mendapatkan sepotong buah segar (ada buah melon, semangka, dan lainnya). Lingkungan jadi bersih, anak-anak pun senang menyantap buah di sela-sela acara.
Rangkaian Acara yang Menarik
Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga siang hari ini meski judulnya market day, tapi tidak melulu tentang transaksi jual beli. Acara dirangkai sedemikian rupa sehingga tidak membosankan dan benar-benar membuat para pengunjung (umumnya anak-anak) bisa terhibur dan menikmati setiap sesinya. Adapun pertunjukan/aktivitas yang meramaikan kegiatan Kids Market Day tersebut, di antaranya:
Senam Pagi Bersama
Dari rundown yang dibagikan sih, diinfokan bahwa acara dimulai sejak pukul 7 pagi. Datang lebih pagi pun makin sip, jam segitu kawasan RTH Pagutan lagi segar-segarnya tuh. Pukul 7 pagi itu tentu saja baru masuk di sesi registrasi, persiapan, dan pembukaan acara. Baru kemudian setelahnya, agar makin semangat, anak-anak membuat barisan, dan melakukan senam pagi bersama.
Pertunjukan Dongeng
Beres senam, panitia dan para pelapak kembali ke posisinya masing-masing. Siap menyimak acara berikutnya, yakni pertunjukan dongeng. Ananda Muhammad Gibran Adefa dari Kampung Dongeng Batur Mataram membawakan dongeng berjudul Keikhlasan Hati Bedul dengan sangat apik. Semua mata tertuju pada bagaimana anak lelaki yang akrab disapa Ibham ini begitu terampil berdongeng.
Presentasi Pelapak
Kalau biasanya di marketplace harus membayar biaya tambahan agar lapak milik kita bisa dipromosikan (biaya iklan lah yaa), di sini tidak demikian. Seluruh pelapak diberikan kesempatan untuk naik ke panggung, mempresentasikan/mempromosikan lapaknya kepada para pengunjung. Acara ini dibagi menjadi dua sesi, dimana masing-masing pelapak akan menjelaskan nama lapaknya, apa saja yang dijual, beserta harganya. Nantinya akan dipilih pula presenter terbaik dari seluruh sesi tersebut.
Read Aloud dan Bookish Play
Teman-teman serta Ayah Bunda yang sering mengikuti kegiatan Lombok Read Aloud (LoRA) pasti sudah gak asing sama dua aktivitas ini: read aloud dan bookish play. Kegiatan rutin bertajuk Membaca Nyaring Bersama LoRA atau disingkat BARIMA tersebut biasanya diadakan di Perpustakaan Daerah (PUSDA) NTB, dan sejumlah tempat lainnya. Read Aloud adalah kegiatan membaca nyaring, sedangkan bookish play adalah aktivitas bermain interaktif yang terinspirasi dari sebuah buku atau cerita, di mana buku dijadikan pusat dan sumber ide (dilakukan setelah sesi read aloud).
Adapun pada Kids Market Day kemarin, buku yang dibacakan pada sesi read aloud berjudul Ini Pohon Kita oleh ananda Mayra, dilanjutkan dengan bookish play Pasta Gigi Gajah dan Gunung Meletus. Pembaca nyaringnya adalah anak-anak, kemudian untuk bookish play, meski dengan pendampingan dari orang dewasa, idenya datang dari anak-anak.
Pertunjukan Wayang Botol
Selanjutnya, sesi yang gak kalah seru adalah pertunjukan wayang botol bertajuk “Kebun Papuq Ismail” yang dibawakan oleh adik-adik hebat dari gerakan literasi Paus Biru. Sesuai namanya, wayang-wayang yang mereka gunakan terbuat dari botol plastik bekas, keren ya, barang bekas bisa jadi sesuatu yang bermanfaat. Seru sekali melihat mereka turut menggunakan Bahasa Sasak pada beberapa obrolan pertunjukannya.
Fashion Show Cosplay
Mau lihat betapa acara ini anak-anak banget? Sesi fashion show cosplay adalah buktinya. Awalnya hanya dua peserta yang ikut serta, alias sudah datang dengan kostumnya yang bertema kebun/hutan atau apa ya? Eh tiba-tiba, sejumlah anak lainnya tergerak rasa ingin tahu dan percaya dirinya, lalu muncullah mereka dengan beragam kostum dan gaya, mulai dari dinosaurus, sampai black panther. Tentu saja, sesuai mood mereka masing-masing, ada yang tiba-tiba gak jadi jalan di catwalk, ada pula yang ngejar kamera terus. Hahaha.
Pengumuman Pemenang Pelapak dan Cosplay Terbaik
Jelang akhir acara/pertunjukan di panggung, panitia mengumumkan para pemenang pelapak dan cosplay terbaik. Untuk pelapak sendiri, ada dua kategori, yakni lapak terbersih diraih oleh Awa dari lapak Jemari Hijau, dan presenter terunik yakni Rani dari lapak Kreasi Rani. Cosplay terbaik dimenangkan oleh ananda Habibi (kostum burung merak) dan Ruri (kostum penjaga kebun binatang). Juri cosplay berasal dari kakak LoRA (dewasa), sedangkan juri lapak adalah adik-adik dari LYLA.
Penutup Liburan yang Berkesan
Antusiasme anak-anak sungguh luar biasa, baik sebagai panitia dari LYLA, pelapak, maupun pengunjung. Ananda Muhammad Gigih Idris atau yang akrab disapa Gigih, selaku Ketua Panitia Kids Market Day sangat bersyukur atas terselenggaranya kegiatan yang sudah disiapkan sejak lama ini, dirinya menyadari bahwa itu semua terjadi berkat kerja sama semua pihak.
Hal yang senada pun disampaikan oleh Kak Winny (Ketua LYLA 2026) dan Kak Navia (Ketua LoRA), betapa mereka bangga atas semangat belajar anak-anak, tentunya juga mempertegas bahwa kita bisa belajar dari mana saja, tidak hanya di kelas. Anak-anak butuh ruang yang menyenangkan, untuk mereka bermain dan belajar.
Nada dan Mika, dua perempuan kecil yang menjadi bagian dari LYLA 2026 pun senang karena bisa belajar banyak hal untuk menyelenggarakan sebuah kegiatan, mulai dari belajar desain, buat twibbon, foto-foto. Makin senang lagi ketika ide desain gapura merepa diterima dan sama-sama diwujudkan. Benar-benar penutup liburan yang berkesan, dan berbeda.
Tentunya kegiatan tersebut terlaksana berkat dukungan banyak pihak, mulai dari Community Partner: RUBIC Ruang by Inside Creative, Paus Biru, LPQI (Lembaga Pendidikan Quran Isyarat), dan MBGC (Mataram Board Game Community). Sponsor acara, yakni: Bank NTB Syariah, Bimbel Optima, GIVA Idea, DW Studio Achitects, So.rice (beras premium Lombok), Ayam Serundeng Mas No, Lestari Oleh-Oleh Khas Lombok, Refresh Drink, dan Inner Beauty Salon, serta RRI Pro2 Mataram sebagai media partner.
Terima kasih sudah menjadi bagian dari Kids Market Day bareng LoRA Young Leaders Academy 2026.

















Terimakasih Mbak Andy sudah menceritakan keseruan Kids Market Day🥰🥰🥰