Baca Buku dan Aneka Kegiatan Asyik di RUBIC Lombok

Tampak depan rubic

Ruang by Inside Creative atau RUBIC bisa jadi salah satu tempat asyik untuk teman-teman kunjungi saat berada di Lombok. Ada banyak koleksi buku yang bisa dibaca dan dibeli, serta berbagai aktivitas menarik diadakan di sini. Tempat yang menyebut dirinya sebagai perpaduan open library, bookstore, co-space access, community space, dan workshops kerap berkolaborasi dengan banyak komunitas kreatif di Lombok, khususnya Mataram, dalam rangka aktivasi ruang kreatif dan kultural.

Lokasi RUBIC Lombok

Lokasinya yang strategis di daerah Gomong, tepatnya di Jalan Angsoka II No.2 Mataram, membuatnya mudah diakses dari mana saja. Dekat dari sejumlah sekolah, maupun universitas, benar-benar di tengah kota. Sebagai bagian dari agensi Inside Creative, bangunannya berada di area yang sama dengan kantor @insidelombok, Inside Studio (studio foto) dan anak usaha lainnya. RUBIC sendiri posisinya di bagian depan, bangunan pertama yang kita temukan ketika memasuki alamat tersebut. Ruangan berukuran 5×7 meter tersebut terbilang cukup nyaman untuk melakukan banyak kegiatan kreatif.

Perpus rubic lombok

Lebih Dari Sekadar Perpustakaan

Senang sekali karena sejumlah aktivitas yang berkaitan dengan literasi kian tumbuh di pulau ini, terkhusus di kota Mataram. Komunitas maupun club baca semakin banyak, pun perpustakaan daerah kian berbenah. Menarik ketika semangat literasi tidak hanya datang dari gedung-gedung perpustakaan plat merah, tetapi juga taman baca maupun perpustakaan independen, seperti RUBIC ini. Hasil kolaborasi dengan Komunitas Akarpohon Mataram, menjadikan berbagai judul buku bacaan tertata rapi di sejumlah rak dalam ruangan seluas 35 meter persegi tersebut. Tidak begitu besar untuk ukuran perpustakaan memang, tapi semoga menjadi awal yang baik, dan justru kegiatan-kegiatan penyertanyalah yang membuat kian menarik.

Ruang by Inside Creative memungkinkan siapa saja bisa mengakses open library, bookstore, co-space access, community space, dan workshops. Ya, aktivitasnya tidak sampai pada membaca atau membeli buku saja, sejumlah kegiatan asyik pernah digelar di sini.

suasana rubic nyaman

Bedah Buku

Membaca buku di perpustakaan adalah hal yang sudah biasa dilakukan. Bagaimana dengan menyimak proses bedah buku? Baik bagi buku yang belum pernah dibaca sebelumnya, maupun yang sudah dikhatamkan. Melihat bagaimana proses kreatif penulisannya, pendapat orang lain ketika membacanya, dan berbagai hal yang mungkin tidak kita ketahui ketika sekadar membacanya saja sendiri. Nah, di RUBIC Lombok, sering kali digelar kegiatan bedah buku, beberapa judul buku yang pernah dibedah di antaranya: Memasuki Ladang (Himpunan Puisi Penyair Perempuan NTB), Filosofi Laut, serta sejumlah buku yang menjadi bagian dari Majelis Buku Tipis, dan lainnya.

Nonton Bareng Pemutaran Film

Kolaborasi dengan Festival Film Lombok, membuat sejumlah karya sineas lokal pernah diputar dan disaksikan bersama di sini. Beberapa di antaranya berjudul: Kembang Eleh (SMKN 1 Kopang), Tulaq (SMA Yadinu Masbagik), Kukira Teduh (SMKN 2 Kuripan), dan masih banyak lagi. Film dokumenter investigatif terkenal berjudul Pesta Babi pun pernah disaksikan bersama di RUBIC.

Diskusi Banyak Hal

Teman-teman di Lombok, bahkan di daerah lainnya, pasti sudah gak asing dengan nama AS Rosyid alias Bang Ical, iya, storyteller yang satu ini beberapa kali mengisi sejumlah topik diskusi di RUBIC dalam rubrik Ruang Sore. Salah satunya mengangkat diskusi bertajuk “Gosipin Islam”. Wah, seperti apa ya diskusinya?

Aneka Kelas Seru untuk Dicoba

Info terkait kegiatan kelas ini, lebih tepatnya kelas menulis, saya baca pada salah satu posting di akun instagram @its_rubic, di mana kegiatannya diadakan sebagai rangkaian dari Grand Launching Ruang by Inside Creative, 18 April 2026 lalu. Ya, meski baru saja diresmikan di tahun ini, tahun 2026, sebenarnya RUBIC sudah hadir sejak Desember 2025 lalu. Oh ya, selain kelas menulis, di hari-hari berikutnya rupanya ada kelas-kelas lain diadakan, salah satunya yakni Kelas Bahasa Isyarat (hasil kolaborasi dengan Lombok Read Aloud dan LPQI).

Aktivitas di rubic

Main Board Game Bareng

RUBIC pas banget sih disebut sebagai ruang kreatif, bagaimana tidak, gak hanya tentang baca buku sampai diskusi, bahkan aktivitas main board game bareng pun berlangsung di sini. Teman-teman penasaran gak bagaimana serunya main board game? Pengen coba mainin tapi gak punya board gamenya? Pantau deh informasi di instagramnya RUBIC, karena sering ada kolaborasi bareng komunitas MBGC (Komunitas Board Game Mataram) bertajuk PlayDay yang memungkinkan siapa saja untuk mencoba memainkan 40+ boardgame gratis!

Kalau dijabarkan semua, kayaknya gak habis-habis deh. Intinya siapa saja bisa kolaborasi bareng RUBIC. Ada aktivitas openmic dari Komunitas StandUp Lombok, Penampilan Musik, dan masih banyak lagi. Sampai terpikir, ngumpul-ngumpul bahas aktivitas ngeblog bisa kali ya di sana? hahaha.

Jam Operasional dan Tarif Sewa

Berbeda dengan perpustakaan pada umumnya yang nyaris buka setiap hari, Ruang by Inside Creative atau RUBIC Lombok buka setiap hari Rabu hingga Minggu, dari pukul 12.00 hingga 20.00 WITA. Untuk koleksi bukunya, hanya bisa untuk dibaca di tempat, alias tidak bisa dipinjam yaa.

Oh ya, ruangan RUBIC bisa disewa siapa saja. Ruangannya nyaman, gratis akses wifi, TV 43 inch/proyektor, sound system, kabel roll, sofa, kursi, dan meja. Untuk tarif sewanya mulai dari 100ribu per jam. Info lengkapnya bisa diakses di instagram @its_rubic.

Teman-teman ada yang pernah baca buku di RUBIC Lombok? Atau mungkin mengikuti salah satu kegiatan yang diselenggarakan di sana? Cerita dong di kolom komentar.

andyhardiyanti

Biasa dipanggil Andy. Pernah tinggal lama di Makassar dan sekarang di Mataram, Lombok. Ngeblog sejak 2007. Senang kulineran, staycation, kopdaran di cafe, browsing produk di toko online tapi gak beli, dan tentu saja...senang menulis :) Bisa dikontak di andyhardiyanti@gmail.com

14 Comments

  • tanti amelia
    tanti amelia 6 July 2026 at 8:26 am

    Baca cerita tentang RUBIC Lombok ini bikin aku senyum-senyum sendiri. Rasanya bukan cuma lagi baca review tempat, tapi ikut merasakan semangat orang-orang di balik ruang kreatif itu.

    Beberapa fasilitas atau kegiatannya, menangkap atmosfer tempat yang bikin orang betah berkumpul, berdiskusi, berkarya, dan saling menguatkan. Ruang seperti ini memang terasa penting, apalagi di daerah yang ekosistem kreatifnya terus bertumbuh. Semoga makin banyak komunitas dan anak muda yang menemukan inspirasi dari RUBIC, karena ide-ide besar sering lahir dari obrolan sederhana di ruang yang nyaman seperti ini.

    Bikin dong Andi, kegiatan baca buku, atau jurnaling gitu

    Reply
  • Wahid Priyono
    Wahid Priyono 6 July 2026 at 11:18 am

    Saya suka banget dengan adanya orang2 yang berani menggerakkan roda literasi melalui komunitas sosial semacam RUBIC Lombok ini, mampu menjaring minat membaca anak2 dan semua lintas generasi. Bagus dan semoga bisa terus maju literasi di Lombok. Aamiin.

    Reply
  • Suci
    Suci 6 July 2026 at 12:53 pm

    Di Medan adalah kegiatan bedah buku yang dilakukan rutin (terjadwal) tapi aku belum pernah ikutan.
    Baca artikel ini dan lihat foto2nya aku jadi pingin ikutan kegiatannya.
    Makasih loh mbak udh jadi ngasih insight…

    Reply
  • Myra
    Myra 7 July 2026 at 12:16 am

    Seru banget konsep tempatnya, Mbak Andy! Senang ya ada community space seperti RUBIC Lombok ini, kegiatannya jadi serba positif dari baca buku hingga ikutan workshop. Tapi, yang paling menarik buat saya adalah disediakan fasilitas board game.

    Reply
  • Guritno Adi
    Guritno Adi 7 July 2026 at 6:00 am

    Meski mungkin ga terlalu gedhe, tapi kayaknya nyaman banget ya mbak. Bisa tuh berdiskusi dan membaca, tentunya juga ngeblog di RUBIC. Keren deh.

    Reply
  • Lala
    Lala 7 July 2026 at 7:17 am

    Turut bahagia karena ternyata di Lombok ada tempat para pencinta literasi berkumpul. Ruang by Inside Creative atau RUBIC, sangat oke banget ya. Koleksi bukunya banyak, tempatnya nyaman, aktivitas nya pun banyak serta menarik. Muda-mudi bisa nongkrong lebih berfaedah di sana ya.

    Reply
  • Diah Woro
    Diah Woro 7 July 2026 at 8:24 am

    Seketika langsung mikir, di Bogor ada ga ya? Aku belum bisa main rubic soalnya Hahaha.. Anyway ruangnya asik banget buat beraktivitas. Yang suka baca silakan, yang mau main rubic ayo merapat. Yang mau diskusi juga welcome.

    Reply
  • Dian Restu Agustina
    Dian Restu Agustina 7 July 2026 at 9:41 am

    Selama ini kalau mendengar perpustakaan atau toko buku, yang terbayang hanya tempat untuk membaca atau membeli buku. Ternyata RUBIC menghadirkan konsep yang jauh lebih menarik sebagai ruang kreatif yang bisa dipakai untuk diskusi, bedah buku, kelas, hingga berkumpul dengan komunitas. Ikut senang melihat ruang literasi seperti ini terus bertumbuh. Apalagi suasananya terlihat nyaman dan hangat untuk menghabiskan waktu bersama buku atau sekadar menikmati berbagai kegiatan kreatif. Semoga semakin banyak ruang-ruang seperti RUBIC yang bisa menjadi rumah bagi para pecinta literasi dan komunitas kreatif di berbagai daerah.

    Reply
  • Annie Nugraha
    Annie Nugraha 7 July 2026 at 11:08 am

    Seneng deh belakangan tahun perpustakaan independen semakin menjamur di banyak tempat banyak provinsi. Sinyal yang baik bahwa kesadaran membaca makin merebak. Apalagi jika tempat tersebut punya function room yang bisa dimanfaatkan oleh publik untuk kegiatan-kegiatan positif dan peduli akan pengembangan pengetahuan bagi siapa pun yang terlibat.

    Semoga RUBIC bisa semakin berkembang kedepannya dan terus eksis meski di tengah gempuran wadah digital. Banyak masyarakat yang semakin cinta buku sebagai salah satu sumber ilmu.

    Reply
  • Maria G Soemitro
    Maria G Soemitro 7 July 2026 at 11:22 am

    happy banget bacanya
    aktivitas bedah buku dan diskusi apa pun akan memperdalam khasanah pesertanya, lebih dalam dari hanya membaca
    Dulu saya sering ikut kegiatan seperti ini dan rasanya mindblowing banget

    Reply
  • Alaika Abdullah
    Alaika Abdullah 7 July 2026 at 2:19 pm

    Mbak Andy memang paling jago deh nemuin tempat-tempat yang bikin pengen langsung didatangi. 😍 Baca cerita tentang RUBIC ini aku langsung membayangkan betapa serunya ngopi sambil baca buku, terus kalau lagi pas ada diskusi atau workshop pasti makin betah.

    Aku senang banget deh lihat ruang kreatif seperti ini terus bertumbuh di berbagai daerah. Semoga nanti kalau main ke Lombok bisa mampir juga ke RUBIC. Makasih ya, Mbak, sudah ngenalin tempat sekeren ini! 📚✨

    Reply
  • Fenni Bungsu
    Fenni Bungsu 7 July 2026 at 4:02 pm

    Tempat mengasikkan di Lombok, RUBIC. Sebab terkenalnya Lombok – oleh daku khususnya – adalah tempat wisatanya dan kulinernya. Nah dengan adanya RUBIC ini bisa jadi andalan dan daya tarik buat penikmat literasi datang berkunjung

    Reply
  • lendyagassi
    lendyagassi 7 July 2026 at 6:35 pm

    Jadi inget dulu jaman sekolah kalau mau ngadain mabar dan diskusi film, kita kudu dateng dari sekolah ke sekolah ((gantian yang ngadain)) dan ini seru banget.. jadi punya kenalan baru dengan circle yang sesuai passion.

    Dan kini, ada banyak co working space dengan konsep ramah literasi dan bisa digunakan juga untuk diskusi buku juga film.

    RUBIC Lombok bisa menghidupkan kembali minat anak muda untuk membaca dan mengkaji sebuah makna.

    Di Bandung juga ternyataa.. banyak book cafe gituu..
    Dan aku baru beberapa aja yang pernah..
    Seringnyaaa… kalo pas ke book cafe tapi temen yang kita ajakin gak se-excited kita.. jadi aga timpang yaah…

    Reply
  • Yuni Bint Saniro
    Yuni Bint Saniro 8 July 2026 at 10:03 am

    Asyik banget dah kalau ada tempat semacam Ruang by Inside Creative (RUBIC) Lombok di sekitar sini. Aku pasti akan selalu ikut setiap kegiatan yang ada. Apalagi bedah buku.

    Reply

Leave a Comment