Skip to content
Blognya Andy Hardiyanti
Blognya Andy Hardiyanti

mencatat, semoga bermanfaat :)

  • Home
  • About
  • Culinary
  • Review
  • Traveling
  • Disclosure
Blognya Andy Hardiyanti

mencatat, semoga bermanfaat :)

Pekan Literasi Digital di Mandalika, Agar Netizen Lebih Bijak dan Beretika

Posted on 14 October 202119 December 2025 By andyhardiyanti

pekan literasi digital

Kominfo menggelar kegiatan Pekan Literasi Digital di Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Bagaimana keseruannya? Materi apa saja yang disampaikan oleh setiap narasumber yang hadir pada kegiatan yang bertempat di Novotel Lombok Resort and Villas ini?

Senang sekali rasanya, saya bisa berkesempatan menjadi salah satu dari 65 peserta yang hadir secara offline. Ya, kegiatan yang menjadi rangkaian menuju Literasi Digital Netizen Fair 2021 ini memang diselenggarakan secara hybrid. Peserta bisa mengikuti secara offline maupun online kegiatan yang berlangsung pada Selasa-Rabu, 12-13 Oktober 2021 tersebut.

Kita pasti sudah tidak asing dengan dua kata yang belakangan ini hangat diperbincangkan: literasi dan digital. Namun apakah kita pernah bertanya, untuk apa selalu membahas hal tersebut? mengapa gencar digaungkan? kenapa segala urusan di internet dan media sosial berkaitan dengan istilah itu? apa tujuan kita memahami dan mengajarkan yang namanya literasi digital pada orang lain? Meski sudah memahaminya, namun rasanya gelas kosong yang saya bawa langsung terisi penuh kembali seusai mengikuti sejumlah materi pada event ini.

pekan literasi digital

Ngobrolin Literasi Digital

Event yang digelar oleh Kominfo bekerja sama dengan Siberkreasi dan sejumlah pendukung acara lainnya ini berlangsung selama dua hari. Hari pertama sendiri, dibagi lagi menjadi dua sesi. Konsep acara yang dihadiri oleh 65 peserta tersebut, lebih kepada pemaparan. Dimana setiap narasumber menyampaikan materi, baru kemudian para peserta (baik offline maupun online) diberikan kesempatan untuk bertanya.

Pada sesi pertama, tentu saja dua kata populer ini yang menjadi topik pembahasannya. Hadir sebagai narasumber, yaitu: Doni Budi Utoyo, selaku Tenaga Ahli Kemenkominfo; Iwan Setyawan yang merupakan CEO Provetic; dan Nurliya NR selaku JaWAra Internet Sehat NTB. Bertindak sebagai MC sekaligus moderator pada talkshow sesi pertama yakni Sinta Sukmadewi.

pekan literasi digital

Apa itu Literasi Digital?

Dalam pemaparannya, Bapak Doni Budi Utoyo membahas terkait empat pilar dalam Literasi Digital, yang terdiri dari: etika, budaya, keterampilan, dan keamanan. Dimana dengan memahami empat pilar itu, maka kita bisa lebih bijak dalam berinternet dan bermedia sosial. Internet kini sangat mudah diakses, jangan sampai kemudahan tersebut justru menjadi sebuah kotak pandora. Bukannya dimanfaatkan dengan menciptakan konten yang baik, namun malah menyebarkan hoax.

Tenaga Ahli Kemenkominfo yang juga berasal dari ICT Watch tersebut menjelaskan secara singkat, apa sih Literasi Digital itu? Baginya, dua kata tadi adalah tentang apakah kita sudah terampil menggunakan gadget dan akses internet dengan baik. Apakah kita sudah bisa memastikan apa yang digunakan tersebut aman? Bagaimana dengan konten yang diposting? Jika disimpulkan, ini adalah tentang bagaimana kita memakai alat (internet, gadget) untuk meninggikan Indonesia. Rumusnya yaitu: terampil-aman-beretika-berbudaya.

pekan literasi digital

Bedanya Pengguna Internet di Desa Terluar dan Daerah Kota

Nurliya NR selaku JaWAra Internet Sehat di NTB memaparkan penemuannya melalui program-program yang telah dilaksanakan, bahwa betapa pengguna internet di desa dan kota sangatlah berbeda. Meski internet sudah menjangkau area yang lebih luas, bahkan di desa terluar yang ada di NTB, namun tidak demikian halnya dengan jangkauan literasi digital.

“Di sana, di desa terluar, masyarakat sangat mudah mengalami phising. Karena mereka menganggap, semua sms atau pesan WA yang diterima pasti dari sumber terpercaya”, ungkap perempuan yang juga adalah seorang dosen ini. Mudahnya masyarakat daerah desa terluar tersebut percaya akan hoax, adalah awal dari segala pencurian data pribadi mereka. Itulah yang menjadi tugas dan kerja bersama dari seluruh pihak, untuk senantiasa memberikan pemahaman terkait literasi digital pada siapa saja. Termasuk mereka yang ada di desa terluar tadi.

pekan literasi digital

Digital itu Masa Depan!

Lebih lanjut, CEO Provetic, Mas Iwan Setyawan dengan semangatnya mengajak para peserta untuk benar-benar memanfaatkan sebaik mungkin teknologi yang ada. “Jangan sampai teknologi digital menguasai kita, kitalah yang harus menguasai teknologi”, jelas pria yang juga penulis buku berjudul 9 Summers 10 Autumns tersebut. Menurutnya, digital adalah masa depan. Oleh karena itu buatlah hidup kita semua maju dengan adanya teknologi.

Don’t be avarage. Avarage is boring! -Iwan Setyawan, penulis buku 9 Summers 10 Autumns

Dalam memanfaatkan internet dan media sosial, seseorang haru memiliki personality, bahasa, dan tonenya sendiri. Pahami fitur-fitur yang ada, manfaatkan teknologi ini sebagai problem solving. Teruslah berkreasi dan berinovasi, serta yang terpenting jangan hanya bermanfaat untuk diri sendiri melainkan juga orang lain.

pekan literasi digital

Gali Ilmu UMKM: Hujan Cuan di Era Digital

Pada sesi kedua di hari pertama, para peserta diajak untuk memanfaatkan peluang untuk bisa “cuan” di era digital. Hadir sebagai narasumber, yaitu Mas Ricky Hartono Putra yang merupakan CEO NTB Mall. Serta dua orang perwakilan dari Gojek, yakni Raden Bagus Faizal Irhany Sidharta (Regional Operations Gojek) dan Rahmat Hidayat selaku Account Manager Gojek.

Ketiga narasumber secara umum menyampaikan bagaiman era digital mampu melipatgandakan penghasilan jika dapat dimanfaatkan dengan baik. Mengapa? Karena ada hal-hal tertentu yang hanya bisa didapatkan ketika kita melakukan usaha secara digital, bukan konvensional. Salah satunya yaitu perilaku atau karakteristik konsumen. Dengan menjalankan usaha digital, kita pun dapat menjangkau lebih banyak konsumen. Usaha digital jauh lebih praktis mengingat tidak perlu dibuatnya bangunan fisik, bahkan kita bisa memulainya tanpa memiliki produk sendiri.

Hari Kedua Pekan Literasi Digital di Mandalika

Berbeda dengan hari pertama, di hari kedua, berlangsung dua kelas secara bersamaan. Oleh karena itu kesempatan untuk menjadi peserta tentu lebih besar. Mengingat baik kelas fotografi maupun public speaking, masing-masing diikuti oleh 65 peserta offline. Namun, berdasarkan info dari penyelenggara, khusus event gali ilmu fotografi, tidak diselenggarakan secara hybrid, hanya untuk peserta yang hadir.

Saya pribadi sejak awal sudah memilih menjadi peserta gali ilmu fotografi. Kelas yang diisi oleh seorang aktor sekaligus aktivis yang dikenal memiliki kemampuan memotret yang luar biasa tersebut bertempat di venue yang berbeda. Memanfaatkan ruang terbuka yang menghadap langsung ke Pantai Mandalika, membuat suasana acara jadi lebih santai dan menyenangkan. Hadir sebagai narasumber, yaitu aktor sekaligus aktivis yang saya sebutkan tadi, tidak lain adalah Nicholas Saputra. Serta seorang fotografer sekaligus guide dari Lombok, yaitu Arman Ardiansyah.

Bersyukur sekali memilih kelas gali ilmu fotografi ini. Mengapa? Karena berarti saya tetap bisa mengikuti kelas public speaking yang tayangannya masih bisa disaksikan di kanal Youtube Siberkreasi. Meski tidak semaksimal jika hadir langsung, saya tetap bisa mengikuti kedua materi hari tersebut. Narasumber pada kelas public speaking, diisi oleh dua orang presenter televisi yang tak asing lagi, yakni: Indra Herlambang dan Nadia Mulya. Tayangan ini bisa disaksikan pada link berikut: gali ilmu public speaking.

Foto yang Baik adalah yang Bercerita

Kelas atau sesi talkshow gali ilmu fotografi yang dimoderatori oleh Iwan Setyawan berlangsung menyenangkan. Para peserta sangat antusias atas setiap materi yang dipaparkan oleh narasumber. Vibes peserta yang fokus mendengar materi kian terasa saat Nicholas Saputra meminta mereka untuk menyimpan semua smartphone dan kamera yang dipegang, agar dapat eye to eye dengannya.

Bagi Nicho, ada sebuah rumus penting dalam mengambil sebuah gambar. Rumus tersebut adalah pahami-sensitif-alami-baru kemudian difoto. Kesalahan setiap orang selama ini yakni ketika tiba di suatu tempat, ia langsung memotret-memotret apa yang dilihatnya. Padahal, foto yang baik adalah foto yang bercerita. Tidak perlu kita menuliskan kata-kata, orang yang melihat foto itu akan membayangkan sendiri nantinya.

Hal tersebut baru bisa tercapai ketika kita mengalami momen itu dulu, nikmati, pahami, dan rasakan. Barulah kemudian difoto. Ya, agar bisa lebih sensitif, maka kita harus powerful. Bagaimana memulainya, mulailah dengan merasakannya.

Sebuah foto sudah seharusnya memiliki lebih dari satu narasi. Dimana terdiri dari narasi terkait objek utamanya, serta konteks lain di luar objek utama. Buatlah sebuah foto itu lebih hidup dengan menghadirkan untold story. Atau cerita yang tidak ada di dalam foto, tapi membuat siapa saja yang melihatnya dapat berimajinasi.

Jangan lupa juga untuk memahami etika dalam memotret. Bahwa ketika kita memotret seseorang, izinlah terlebih dahulu. Dan pastikan bahwa orang yang difoto memang bersedia untuk difoto.

Pahami Hal Teknis Sederhana dari Fotografi

Narasumber kedua, Arman, membawakan materi lebih kepada hal-hal teknis dalam fotografi. Seperti apa itu rule of third, komposisi, dan lainnya. Termasuk unsur dari rule of third yakni balok, garis, dan titik. Fotografer sekaligus guide asal Lombok ini juga menceritakan pengalamannya dalam menjalankan hobi sekaligus pekerjaan tersebut. Betapa belakangan ini ia melihat peluang untuk menjalankan usaha underwater photography, yang rupanya belum banyak hadir di Lombok.

Usai pemaparan materi, para peserta diberikan waktu untuk menerapkan teori yang sudah diajarkan sekaligus mengikuti lomba foto. Tersedia hadiah untuk tiga orang pemenang, yakni smartphone, smartwatch, dan earphone. Hingga tak terasa tiba pukul 15.00, acara pun berakhir dengan prosesi penjurian sekaligus penyerahan hadiah kepada para pemenang.

—

Terima kasih Kominfo dan Siberkreasi, sudah berkunjung ke Lombok. Ditunggu acara-acara selanjutnya 🙂

Event

Post navigation

Previous post
Next post

Related Posts

Event

Launching Taksi 7 Seater, Jalan Jalan di Lombok Jadi #LebihTenang dengan Bluebird

Posted on 1 March 20192 March 2019

Launching Taksi 7 Seater, Jalan Jalan di Lombok Jadi #LebihTenang dengan Bluebird. Sejak tinggal di Lombok tahun 2012 lalu, Lombok Taksi (Bluebird Lombok) menjadi andalan saya dan keluarga saat bepergian ke mana saja. Bagaimana tidak, trayek angkutan umum di sini tidaklah banyak. Sepengetahuan saya jalurnya hanya dari pasar ke pasar,…

Read More
Event

JNE Ngajak Online, Workshop UKM dan Penjual Online di 18 Kota

Posted on 20 October 2017

JNE Ngajak Online, Workshop UKM dan Penjual Online di 18 Kota. Teman-teman sudah pada tahu belum kalau perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik favorit kita semua ini bakal berulang tahun yang ke-27? Yups, pada 26 November nanti JNE akan merayakan hari ulang tahunnya. Ya, sebagai rangkaian program untuk memeriahkan hari…

Read More
Event

IHGMA Chapter Lombok, Gelar Workshop Road To General Manager

Posted on 16 August 201718 August 2017

IHGMA Chapter Lombok, Gelar Workshop Road To General Manager. Workshop sehari kembali digelar oleh Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Chapter Lombok. Workshop yang mengangkat tema Road To General Manager ini diselenggarakan pada Rabu, 16 Agustus 2017, bertempat di Golden Palace Hotel Lombok. Hadir sebagai pemateri adalah Bapak Irmansjah Madewa,…

Read More

Comments (23)

  1. diane says:
    28 October 2021 at 3:42 pm

    Acara yang keren banget…paket komplit. Auto pengen terbang ke NTB buat ikutan..apalagi ada Nicsap ya…

    Reply
  2. Andiyani Achmad says:
    28 October 2021 at 6:54 pm

    pekan literasi digital isinya daging semua nih ilmu-ilmu yang didapat, pembicaranya juga super keren dibidangnya masing-masing

    Reply
  3. Nurul Sufitri says:
    29 October 2021 at 11:37 am

    Baru ngeh ya masyarakat yang tinggal di desa2 luar NTB masih percaya pishing. Wow, ngeri ini pastinya ya kalau percaya info2 via WA dll. Makanya butuh literasi digital sedalam2nya nih supaya kini dan seterusnya mereka dapat memilah mana berita aktual dan terpercaya dan mana info hoaks yang jangan dipercaya.

    Reply
  4. Nurul Rahma says:
    29 October 2021 at 12:34 pm

    Semogaaaa semua masyarkat Indonesia kian paham seputar serba/i dunia digital, jdi ngga mudah terpengaruh hoax, pishing dll.
    Karena memang se-ngeri itu dahhh penipuan2 di ranah online.

    Reply
  5. Dian Restu Agustina says:
    29 October 2021 at 1:07 pm

    wah,,ada ilmu dari NicSap juga, aku suka kepoin hasil jepretannya di Igek..keren memang
    Senangnya ada acara komplit begini Mbak Andy, ga cuma cakap digital dapat pula ilmu fotografi:)

    Reply
  6. Lia Yuliani says:
    29 October 2021 at 5:18 pm

    Menarik banget acaranya Mba. Oh ya, tadinya begitu baca judul saya bertanya-tanya, Mandalika itu di mana ya? Ternyata ada di Lombok. Pengen deh ngunjungin Lombok, belum kesampaian soalnya. Semoga dengan adanya literasi digital, masyarakat lebih melek lagi terhadap dunia digital dan engga mudah terpengaruh hoax.

    Reply
  7. RAch Alida says:
    30 October 2021 at 9:03 am

    Narasumber bang Arman pintar tangkap peluang ya mba. Dan ini terbukti dia mencoba usaha untuk underwater yang belum begitu booming di Lombon

    Reply
  8. Nurul Fitri Fatkhani says:
    30 October 2021 at 9:36 am

    Acara seperti ini bisa menambah pengetahuan masyarakat untuk lebih cerdas bermedia sosial dan terhindar dari konten hoax ya…

    Reply
  9. Tanti Amelia says:
    30 October 2021 at 6:26 pm

    Memang ya sekarang literasi digital menjadi topik menarik dan semakin memperkaya kita semua

    semoga Netijen Indonesia yang terhormat ga salah lagi dalam membaca – mensikapi seklaigus berkomentar

    Reply
  10. Lidya says:
    30 October 2021 at 7:22 pm

    Atapan mataku langsung tertuju pada dirinya, langsung mencari sosoknya :-D.
    Oh itu ya si mas-mas yang baik itu 🙂
    Seru ya UMKM bisa belajar banyak di event ini terutama mengenai literasi digital.
    Aku ngiri lihat gambar pantainya kak

    Reply
  11. nchie hanie says:
    30 October 2021 at 7:48 pm

    4 PilarLiterasi Digital semoga saja dipahami juga oleh kita yang sering berselancar di dunia online. Selalu digaungkan Literasi Digital ini, semoga kita pun MAkin cakap digital ketika membagikan informasi di sosial media/blog.

    Reply
  12. Nanik Nara says:
    30 October 2021 at 8:32 pm

    pahami-sensitif-alami-baru kemudian difoto. Hihi selama kalau sampai tempat baru, menarik langsung aja foto-foto. Jadi kebalik ya rumusnya.

    Ok deh, pelan-pelan bakal diterapkan rumusnya

    Reply
  13. Jiah Al Jafara says:
    30 October 2021 at 8:48 pm

    Ini acara yang ada Nicolas Saputra kan. Zaman sekarang tuh pengguna internet kudu paham literasi digital. Ini buat bekal agar kita lebih bijak menggunakannya. Soal fotografi, beberapa kali belajar dan lupa. Beneran kudu praktik deh

    Reply
  14. Milda Ini says:
    30 October 2021 at 11:10 pm

    Mau dong hujan cuan selama pandemi ini, gimana caranya. Aku mau juga, hehehe. Lumayan kalo bisa mendapatkan hasil yang positif juga selama ikut webbinar ini.

    Reply
  15. Herva yulyanti says:
    30 October 2021 at 11:14 pm

    Alhamdulillah mba bisa berkesempatan hadir dengan 65 peserta lainnya dalam literatur digital ini..salahkan sama sesi foto iya juga ya mba foto harus banyak narapidana menarik nih semoga bisa ikutan daku acara kek gini

    Reply
  16. April Hamsa | Parenting Blogger keluargahamsa.com says:
    31 October 2021 at 12:06 am

    Galfok ke babang NicSap #eh 😀
    Setuju banget di era digital seperti sekarang ini yang namanya pemasaran digital penting supaya bisa meraih klien atau pelanggan lbh banyak ya mbak
    Cuma memang perlu belajar strategi juga media2 digitalnya supaya bisa mencapai sasaran yang tepat ya

    Reply
  17. Tuty Queen says:
    31 October 2021 at 12:06 am

    Semoga kegiatan menggabungkan literasi digital ini terus dilakukan agar merata sampai ke pelosok ya mba, karena masih banyak orang-orang yang termakan hoax dan malah ikut menyebarkan hoax.

    Reply
  18. Dian says:
    31 October 2021 at 12:29 am

    acara ini emang sangat membantu dalam meningkatkan literasi digital ya mbak
    biar nggK terjebak hoaks di er digital seperti ini

    Reply
  19. echaimutenan says:
    31 October 2021 at 12:48 am

    waaah literasi digital di sana offline malah ya
    kupikir kayak biasanya online
    tappi seru juga bisa ngumpul acara event kok aku kangen

    itu mas donny bu bikin pangling rambutnya tapi emang penting banget literasi digital

    Reply
  20. Nyi Penengah Dewanti says:
    31 October 2021 at 12:49 am

    daging banget ini acaranya mba, aku kelwat ikutan pasti banyak memberikan wawasan dan ilmu mengenai literasi digital. Semoga acara seperti ini sering diadakan.

    Reply
  21. antung apriana says:
    31 October 2021 at 12:08 pm

    wah mbak ketemu nicsap langsung gitu? bikin ngiriii. hihi. acaranya keren nih apakah bakal ada di kota lain nantinya?

    Reply
  22. Husnul Khotimah says:
    1 November 2021 at 3:09 am

    Penting banget untuk bisa paham 4 pilar literasi digital karena semua udah go digital dan semua orang punya gawai mereka masing-masing. Salut banget sama program pemerintah yang terus menggaungkan litrasi di dunia digital ini.

    Reply
  23. Siti Hairul says:
    4 November 2021 at 1:52 pm

    Wah ada Rangga. Tapi emang sih foto2 dia rata-rata foto bercerita. Kayak foto2nya NatGeo tuh. Mungkin Nicsap belajar sama orang NatGeo kali ya hahaha

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Datang, Salam Kenal ;)

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan share postingan di blog ini kalau memang bermanfaat ;) Jangan lupa tinggalkan komentar dan tunggu kunjungan saya di blog teman-teman. Ada yang ingin ditanyakan? Atau ingin bekerja sama dengan saya? Kontak saya di: andyhardiyanti@gmail.com

Komentar Terbaru

  • JM Hotel Kuta Lombok, Akomodasi Terjangkau di Mandalika on Jasa Ojek dan Kurir Online di Lombok
  • Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan di Sembalun Lombok on Serunya Bersepeda dan Naik Scooter di Sembalun
  • Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan di Sembalun Lombok on 5 Rekomendasi Tempat Ngadem di Lombok Saat Cuaca Panas
  • 5 Rekomendasi Tempat Ngadem di Lombok Saat Cuaca Panas on Ada Apa di sepanjang Jalan Udayana Mataram?
  • 5 Rekomendasi Tempat Ngadem di Lombok Saat Cuaca Panas on Rekreasi dan Relaksasi di Soera Eco-Retreat Suranadi

Bagian Dari

Intellifluence Trusted Blogger

Seedbacklink
Warung Blogger

Blogger Perempuan


 

Indonesian Food Blogger
Blogger Plus
©2026 Blognya Andy Hardiyanti | WordPress Theme by SuperbThemes