Skip to content
Blognya Andy Hardiyanti
Blognya Andy Hardiyanti

mencatat, semoga bermanfaat :)

  • Home
  • About
  • Culinary
  • Review
  • Traveling
  • Disclosure
Blognya Andy Hardiyanti

mencatat, semoga bermanfaat :)

Media Sosial Tidak Selalu Baik, Juga Tidak Selalu Buruk

Posted on 24 November 201821 December 2018 By andyhardiyanti

media-sosial

Media Sosial Tidak Selalu Baik, Juga Tidak Selalu Buruk. Judul postingan blog kali ini terlihat agak serius ya? Padahal rencananya sih isinya tentang opini ringan akan kehadiran media sosial. Yups, kita semua pasti udah gak asing lagi sama yang namanya media sosial. Facebook, twitter, dan instagram merupakan beberapa contohnya. Pada punya akun di sana kan? Selain tiga platform tersebut, masih ada banyak banget platform lainnya. Coba sebutkan satu persatu~ Lantas yang jadi pertanyaan adalah: apakah media sosial memberikan manfaat bagi kehidupan kita?

Media Sosial Tidak Selalu Baik, Juga Tidak Selalu Buruk

Jawabannya kembali ke diri kita masing-masing. Tapi yang jelas, pasti ada plus minusnya. Setidaknya menurut saya, yang sehari-harinya gak bisa lepas dari media sosial. Berawal dari sekadar seru-seruan nulis ini itu (eh nyetatus ding maksudnya), upload foto, berkenalan dengan orang-orang baru pun bertemu kembali dengan teman lama. Media sosial kini berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar, sangat besar. Segala hal menjadi pembahasan di dalamnya, mulai dari hal-hal receh tentang kebodohan kita di suatu hari, pun yang berat-berat macam politik gitu. Politik berat kan?

Banyak hal yang bisa kita pelajari dari media sosial. Belajar menulis, membuat video, dan lainnya secara otodidak. Berbekal akses ke media sosial, berbagai ilmu bisa kita dapatkan. Lengkap dan gratis! Bayangkan berapa rupiah yang harus dikeluarkan jika ilmu-ilmu tersebut harus diikuti melalui kursus berbayar? Oh ya, selain mempelajari hal-hal tadi, rupanya kita juga bisa belajar mengenal pribadi seseorang. Lewat mana? Bisa dari status-statusnya, caranya menanggapi sebuah postingan, dan masih banyak lagi. Meski banyak yang bilang bahwa sikap seseorang di dunia maya tidak selalu sama dengan kenyataannya.

Media Sosial Tidak Selalu Baik, Mengapa?

Bisa sebagai ladang pekerjaan, media untuk membangun jaringan, dan berbagai kebaikan dari media sosial. Rupanya kurang lebih sepadan banyaknya dengan keburukan yang dimilikinya. Apa itu? Media sosial menjadikan kita tidak peka pada lingkungan sekitar. Jujur saja, saya pun belum bisa sembuh dari penyakit ini. Janjian mau ngumpul dengan teman atau sedang ada acara silaturahmi keluarga. Bukannya fokus pada apa yang ada di sekeliling, eh kitanya malah scroll timeline tak henti-henti. Spam likes sana sini, dengan harapan teman-teman ngelike balik postingan kita. Belum lagi kalau lagi galau milih produk yang satu dengan yang lain di sebuah akun medsos online shop. Wkwkwkwk. Gimana gimana? Kalian gitu juga gak?

Gak hanya itu, buruknya media sosial juga bikin kita selalu pengen curhat! Biasanya curhat kan kita-kita aja, atau nulis di diary gitu cukup. Lebih baik lagi sih kalau berdoa, curhatnya sama Allah SWT. Eit tapi definisi curhat sekarang kayaknya udah bergeser deh. Curhat jadi kayak benar-benar dipublikasi gitu. Semacam SEMUA ORANG HARUS TAHU wkwkwkwk. Atau karena sekadar pengen kasih kode ke satu orang, eh jadinya semua orang baca deh. Waduh! Kalian pernah? Saya pernah, satu atau dua kali. Setelah itu nyesal! Dan ketawain diri sendiri. Ya kan demi apa coba curhat gitu distatusin juga~

Baca Juga: Eksis Boleh, Norak Jangan!

Saring sebelum sharing. Duh pesan ini sering banget saya baca di mana-mana. Sayangnya belum banyak yang mempraktikkannya langsung. Beneran deh, gemes euy kalau udah beredar di timeline berita ini itu dengan judul click bait gitu. Dimana alamat websitenya aja udah kelihatan banget gak kredibelnya. Kemudian makin gemes karena yang share adalah orang yang berpendidikan. Gak cuma berpendidikan, tapi titlenya udah bejibun. Huhuhuhu #KuSedih. Nah, dari sini aja kita udah bisa menilai seseorang kan? Bahwa ternyata masih banyak yang cuma baca judul, dibanding isi berita. Jadi, jangan asal share ya guys~

Karena Tidak Selalu Buruk, Lantas Apa Baiknya?

Media sosial tidak selalu buruk, mengapa? Karena ada hal-hal baik yang bisa kita dapatkan darinya. Seperti yang saya singgung di awal, kita bisa belajar apa saja. Lengkap dan Gratis! Dan bagi saya pribadi, kebaikan dari media sosial adalah soal pekerjaan. Siapa sangka, kini saya bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah tanpa harus keluar rumah. Saya bisa tetap bekerja tanpa harus meninggalkan kebersamaan dengan dua gadis kecil saya. Ya, saya mendapatkan sejumlah pekerjaan dari bermedia sosial. Tidak hanya saat menjadi seorang influencer maupun buzzer, sebelumnya saya telah memanfaatkannya untuk berjualan online. Saya ingat sekali status-status facebook saya kala itu adalah tidak lain berisi promosi barang-barang dagangan. Alhamdulillah, menghasilkan.

Baca Juga: 10 Topik yang jadi tren di Media Sosial

Selain pekerjaan, manfaat lainnya adalah terbangunnya jaringan. Beberapa tahun yang lalu saat keluarga kecil saya memutuskan pindah ke Mataram, saya sempat bingung. Bingung karena tidak ada orang yang saya kenal. Bagaimana tidak, sebelumnya saya pernah tinggal hampir 20 tahun di Makassar. Kalau keluarga sih pasti ada (gimana nggak, ini kampung Bapak saya), maksud saya di sini adalah teman. Sekarang Alhamdulillah saya sudah punya banyak teman. Mulai dari teman-teman kuliah dulu, teman dari komunitas Blogger, hingga bapak ibu GM Hotel se-Lombok juga jadi teman saya. Hahahaha. Kok bisa? Semuanya karena media sosial! Lebih jelasnya, karena postingan review-review hotel di blog yang saya share di media sosial akhirnya tertangkap radar mereka. #kalimatnyaribet.

Begitulah teman-teman, coba deh temukan apa manfaat kalian bermedia sosial. Kalau gak ada, bahkan untuk sekadar sebagai hiburan, tutup aja deh akun medsosnya. Hihihi~

Jadi, Bijaklah Bermedia Sosial

Ngomongin soal media sosial pasti gak ada habisnya. Begitu juga dengan baik buruknya. Kalau dijabarkan satu satu, kebayang deh butuh tulisan sepanjang apa. Buruknya media sosial banyak banget. Pembahasan kita belum sampai ke tahap gimana soal privasi, tentang data-data kita yang tersebar. Sering dengar kan soal kasus penculikan yang berawal dari media sosial? Duh, ngeri. Ya, pembahasan kita belum sampai ke sana. Belum sampai ke masalah penipuan, dan masih banyak lagi. Begitu juga pembahasan kita tentang gimana baiknya media sosial ini. Orang-orang miskin yang sakit di Pulau Lombok saja akhirnya mendapatkan bantuan lewat kerja keras sebuah yayasan. Tidak lain karena peran media sosial.

Baca Juga: Berkunjung ke Lombok’s Forgotten Children Center di Mataram

Bantuan datang begitu banyak saat terjadi Gempa di Lombok dan Palu beberapa waktu yang lalu. Lagi lagi disebabkan derasnya aliran informasi yang beredar di media sosial. Ya, begitulah. Media sosial memang tidak selalu baik, tapi juga tidak selalu buruk. Semuanya kembali lagi ke kita sebagai pengguna, sebagai pengendalinya. Jadi, bijaklah bermedia sosial ya teman-teman.

Opini #BPN30dayChallenge2018#BPN30dayChallenge2018Day5media sosial

Post navigation

Previous post
Next post

Related Posts

Opini

Mengapa Memilih Masuk SMK?

Posted on 27 July 2022

Mengapa Memilih Masuk SMK? Setelah tamat SMP, maka tiba waktunya melanjutkan ke yang lebih tinggi. Masuk SMK bisa menjadi salah satu pilihannya. Meski umumnya para lulusan SMP memilih lanjut sekolah ke Sekolah Menengah Atas (SMA), namun tak sedikit pula yang memutuskan menjadi bagian dari siswa-siswi SMK. Mengapa? Tentu banyak yang…

Read More
Opini

Tangguh dengan Mitigasi, Bencana Bukan untuk Ditangisi

Posted on 20 September 201914 October 2019

Tangguh dengan Mitigasi, Bencana Bukan untuk Ditangisi. Tinggal di Indonesia adalah hal yang patut bagi saya atau mungkin juga kalian syukuri. Negara yang sungguh kaya akan sumber daya alam, yang tak henti-hentinya dilirik oleh bangsa lain. Belum sampai di situ, pemandangannya pun aduhai! Garis pantai dengan birunya gradasi air laut,…

Read More
Opini

Selamatkan Bumi Kita, Mari Bersama Bergerak Berdaya

Posted on 16 May 2023

Selamatkan Bumi Kita, Mari Bersama Bergerak Berdaya. Yuk selamatkan bumi kita, bersama bergerak berdaya dengan melakukan aksi nyata, yang sederhana dan bisa dilakukan sekarang juga. Memangnya apa yang terjadi pada bumi? Mengapa harus diselamatkan? Pertanyaan ini tentu akan muncul ketika melihat judul postingan blog di atas. Sebagian dari kita mungkin…

Read More

Comments (12)

  1. Okti Li says:
    24 December 2018 at 7:14 pm

    Ibarat pisau ya, kalau dipakai ngiris bawang sangat berguna buat kita, tapi kalau buat nusuk orang kan, wah… bahaya. Hehehe…

    Reply
  2. Irni Irmayani says:
    24 December 2018 at 8:42 pm

    iya. semua hal tentu ada baik buruknya ya mbak. gak terkecuali media sosial. Kita ambil yang baik dan tinggalkan yang buruk aja deh yak.

    Reply
  3. Annisa says:
    25 December 2018 at 3:20 pm

    Setuju banget mbak. Untuk itu butuh kesadaran diri dan ilmu yang terus upgrade supaya bias memanfaatkan social media dengan baik. Ada beberapa orang yang saya kenal masih anti dengan social media. Tapi di sisi lain, dia juga jadi lambat dapat update informasi. Yah, yang penting kita sadar menggunakannya, bukan diperbudak oleh social media tapi justru kita yang menaklukkanya.

    Reply
  4. Ratri Anugrah says:
    25 December 2018 at 11:01 pm

    Sosmed bikin gampang ke-distract!! :))) Jadi setiap mau ngerjain sesuatu harus nyembunyiin hape, nggak boleh terlihat mata. Kalau nggak gitu jadi gatel buka sosmed meski nggak ada notif karena sudah kumatiin semua.

    Reply
  5. Tian lustiana says:
    26 December 2018 at 8:08 am

    Ada sisi baik dan sisi buruknya ya, tergantung kita menggunakannya mau dibawa pd kebaikan apa keburukan

    Reply
  6. komalade says:
    26 December 2018 at 2:37 pm

    Aku biasanya kalau udah terlalu berlebihan menggunakan media sosial besoknya langsung Detox 😀

    Reply
  7. Diyanika says:
    27 December 2018 at 4:19 pm

    Aku sering banget lho, Mbak, sengaja ngumpetin HPku, biar nggak buka sosmed mulu, nggak ngecek2 notif WA padahal ya notifnya itu2 aja. Sering banget lah merasa kok waktuku habis kebuang hanya buat mlototin HP. Kayak gak ada kerjaan lain aja.

    Reply
  8. Alaika Abdullah says:
    1 January 2019 at 1:16 am

    Bener banget, Mba Andy. Sosial Media dan internet ini persis pisau bermata dua. Kudu bijak dan pandai dalam menggunakannya agar tidak menjadi senjata makan tuan, ya. 🙂

    Reply
  9. Mugniar says:
    18 January 2019 at 9:36 pm

    Oalah lama sekali pale di Makassar. Tutut lahir di Makassar?

    Bapak dulu tugas di Makassar ?

    Memang sih medsos bagai dua sisi mata uang. Harus dicermati penggunaannya, tapi manfaatnya banyak

    Reply
  10. farid nugroho says:
    21 January 2019 at 3:43 pm

    Sejak kemunculan teknologi yang pertama kali ditemukan manusia, yaitu api, teknologi selalu memiliki plus minus. Api, di masa itu, bisa menghangatkan badan tetapi bisa juga membakar. Jadi harus bijak menggunakan api, hehe.

    Reply
  11. Bang Dzul says:
    29 January 2019 at 9:59 am

    Setuju, media sosial ibarat pisau bermata dua. Kita yang dituntut untuk pandai-pandai menggunakannya.

    Reply
  12. eko says:
    6 March 2019 at 12:35 pm

    tergantung pengguna medsos, kalau untuk bisnis bisa jadi hal positif. Tapi kalau untuk nyebar berita hoax yang jadinya negatif. Semua itu ada baik dan buruknya

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Datang, Salam Kenal ;)

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan share postingan di blog ini kalau memang bermanfaat ;) Jangan lupa tinggalkan komentar dan tunggu kunjungan saya di blog teman-teman. Ada yang ingin ditanyakan? Atau ingin bekerja sama dengan saya? Kontak saya di: andyhardiyanti@gmail.com

Komentar Terbaru

  • Andi Telaumbanua on 7 Rekomendasi Toko Perlengkapan Bayi di Mataram Lombok
  • Fenni Bungsu on 7 Rekomendasi Toko Perlengkapan Bayi di Mataram Lombok
  • Annie Nugraha on 7 Rekomendasi Toko Perlengkapan Bayi di Mataram Lombok
  • Dian Restu Agustina on 7 Rekomendasi Toko Perlengkapan Bayi di Mataram Lombok
  • Wahid Priyono on 7 Rekomendasi Toko Perlengkapan Bayi di Mataram Lombok

Bagian Dari

Intellifluence Trusted Blogger

Seedbacklink
Warung Blogger

Blogger Perempuan


 

Indonesian Food Blogger
Blogger Plus
©2026 Blognya Andy Hardiyanti | WordPress Theme by SuperbThemes