Kolaborasi atau Kompetisi, Pilih yang Mana?

kolaborasi atau kompetisi

Kolaborasi atau Kompetisi, Pilih yang Mana? Kolaborasi atau kompetisi, saat ini jika disuruh memilih manakah yang akan kalian lakukan? Baik dalam berorganisasi maupun berbisnis. Sadar atau tidak, dalam menjalani kehidupan selama ini, kita tidak jauh dari yang namanya berkompetisi dengan orang lain. Bersaing untuk menjadi yang tercepat, dan pastinya yang terbaik. Momen-momen saat mengikuti ujian masuk sekolah, tes masuk kerja, mengikuti berbagai perlombaan yang diminati (misal: lomba blog, lomba mewarnai, lari, dll). Semuanya adalah tentang kompetisi, kompetisi, dan kompetisi. Lebih dari itu, saat menjalankan bisnis/usaha, berkegiatan di organisasi, ada kalanya kita berusaha menjadi yang terbaik diantara bisnis/usaha/organisasi sejenis lainnya yang ada. Betul tidak?

Sebelum membahas lebih lanjut, tentunya kita perlu tahu dulu definisi dari kedua kata tersebut. Bersumber dari KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia, disebutkan bahwa kolaborasi adalah kerja sama untuk membuat sesuatu. Sedangkan kompetisi berarti persaingan. Kemudian definisi lebih lengkapnya dapat kita temukan di berbagai sumber, bahkan bisa kita simpulkan sendiri melalui sejumlah contoh tentang kolaborasi dan kompetisi yang terjadi di sekitar kita.

Perbedaan Kolaborasi dan Kompetisi

Sederhananya begini, kompetisi adalah suatu usaha untuk mencapai sesuatu (agar berhasil) dalam bentuk persaingan dengan orang lain. Sementara kolaborasi pun adalah usaha untuk mencapai sesuatu namun secara bersama-sama dengan orang/pihak lain. Singkatnya, versi kasarnya gini, kompetisi pengen sukses sendiri, sedangkan kolaborasi suksesnya bareng-bareng. Sampai sini paham kan ya? Jadi kalau disuruh memilih, bakal pilih kolaborasi atau kompetisi? Jawabannya adalah tergantung, dalam urusan apa dulu ini. Kan ya gak mungkin kalau melulu mengutamakan kolaborasi, meski secara arti, ini emang lebih baik. Itulah mengapa dalam mencari satu yang terbaik (misal perlombaan, sayembara, dll) diberi nama kompetisi. Karena tujuannya memang untuk memilih satu yang terbaik.

Kolaborasi, Contohnya Apa sih?

Kolaborasi biasanya umum kita temukan dalam dunia bisnis, maupun keorganisasian. Contohnya apa sih? Misal, di sekitar kita ada dua usaha yaitu toko roti dan es krim. Sehari-harinya menjual dan mempromosikan kedua usahanya masing-masing. Toko roti dengan aneka produk rotinya, demikian pula dengan toko es krim dengan es krim aneka rasanya. Suatu hari, mereka berpikir untuk melakukan sesuatu-berkolaborasi. Melakukan sesuatu secara bersama dengan harapan bisa merangkul target pasar yang baru. Maka dibuatlah sebuah produk bernama Roti Es Krim, produk hasil kolaborasi kedua toko tersebut, sebut saja: Roti Es Krim- TokoRotixTokoEsKrim. Wow, siapa sangka! Peminatnya banyak, yang mana ternyata selama ini sudah membayangkan gimana enaknya menyantap roti dengan isian es krim.

Belajar dari contoh tadi, kita bisa lihat bahwa gabungan kedua pelanggan toko roti dan es krim justru menciptakan lebih banyak pelanggan lagi. Bahkan bisa jadi, menghadirkan pelanggan-pelanggan baru yang penasaran ingin mencoba produk Roti Es Krim. Kedua toko tersebut mencapai sesuatu yang mereka harapkan, mendapatkan lebih banyak pelanggan, dengan cara berusaha bersama-sama. Menarik, kan? Suksesnya bareng-bareng.

Belajar dari Kejadian di Masa Pandemi

Kita sudah melewati badai yang sunggu tak mengenakkan selama rentang tahun 2020 hingga awal 2022 kemarin. Masa pandemi yang membuat banyak dari kita, atau bahkan kita semua, harus berjuang untuk bertahan hidup. Berjuang untuk tetap dalam kondisi sehat dan tak kurang satu apapun. Para pekerja, anak sekolah/kuliahan, ibu rumah tangga, ah rasanya semua lini kehidupan merasakan perubahan yang besar dan berlangsung secara tiba-tiba ini. Termasuk juga mereka, para pelaku UMKM yang ada di seluruh Indonesia, bahkan dunia- di sana sebutannya Small & Medium-Sized Enterprises (SMES). Ah, saya ingat betul bagaimana salah satu solusi bertahan bagi para UMKM di masa pandemi kemarin adalah dengan kolaborasi, kolaborasi, dan kolaborasi.

Mau tahu bagaimana pentingnya kolaborasi ini? Sebelumnya, pada tahu JNE kan ya? Sebuah jasa pengiriman dan logistik yang rasanya udah ada di mana-mana dan kita ketahui semua. Oke, sekarang kita berbicara tentang JNE, yang saya pribadi tahu banget gimana kepeduliannya pada perkembangan UKMM di Indonesia selama ini. Rasanya, jarang sekali saya tidak menemukan logo JNE setiap kali ada kegiatan yang berkaitan dengan UMKM. Iya, keduanya memang seerat itu.

kolaborasi atau kompetisi

Dukungan JNE untuk UMKM Jember

Salah satu bentuk dukungan JNE untuk UMKM di Indonesia adalah dengan menggelar event JNE Ngajak Online 2022 Goll…Aborasi Bisnis Online. Di mana Jember menjadi satu dari 60 kota tempat pelaksanaannya. Wow, iya kalian gak salah baca, ada 60 kota! Untuk diketahui pula bahwa event JNE Ngajak Online ini bukanlah yang pertama kali diadakan, bertahun-tahun sebelumnya sudah pernah. Saya pribadi pernah menghadirinya, ketika Kota Mataram (tempat saya tinggal) turut menjadi tempat diselenggarakannya.

Lanjut ngomongin UMKM Jember nih, Alhamdulillah dengan adanya Goll…Aborasi Bisnis Online, maka para pelaku UMKM di Jember jadi teredukasi dalam memperkuat branding bagi usaha mereka. Terlebih lagi ketika kegiatan itu dihadiri oleh dua narasumber yang juga adalah pelaku UMKM Jember. Adalah Nesi Septiani selaku Owner Khadijjah Collection, dan Fathurrohman selaku Owner Musae Chips. Keduanya kompak bercerita bagaimana jatuh bangun dalam menghidupkan bisnisnya, terutama kiat-kiat mereka agar bisa tetap bertahan di masa pandemi kemarin. Tak lupa, ada sharing pula terkait tips dan trik bagaimana memulai sebuah bisnis.

Webinar JNE Ngajak Online 2022 Goll…Aborasi Bisnis Online yang diselenggarakan di Jember tersebut bukanlah program pertama JNE bagi pelaku UMKM di sana. Agung Fathur R selaku Head of Sales and Marketing JNE menjelaskan bahwa mereka sejak lama sudah melakukan kolaborasi dengan komunitas UMKM Jember. “Setiap ada komunitas UMKM, saya kunjungi dan ajak sharing apa nih yang dibutuhkan UMKM. Kita juga bersinergi dengan pemerintah dan dinas.” Lebih dari lanjut, Pak Agung memaparkan bahwa, JNE juga menjadikan UMKM Jember sebagai partner untuk konsultasi bisnis UMKM, selain layanan bisnis terpadu, ada pula kolaborasi dengan bank BNI. Program yang memfasilitasi permodalan kepada teman yang membutuhkan modal untuk bisnis mereka.”

Bagaimana, seru ya berkolaborasi. Sudah ada rencana untuk melakukan kolaborasi di tahun 2022 ini, teman-teman?

Biasa dipanggil Andy. Pernah tinggal lama di Makassar dan sekarang di Mataram, Lombok. Ngeblog sejak 2007. Senang kulineran, staycation, kopdaran di cafe, browsing produk di toko online tapi gak beli, dan tentu saja...senang menulis :) Bisa dikontak di andyhardiyanti@gmail.com

20 Comments

  • Andiyani Achmad 30 May 2022 at 3:50 pm

    aku sudah pasti pilih kolaborasi karena manfaatnya banyak banget lho terutama untuk meningkatkan usaha

    Reply
  • Farida Pane 30 May 2022 at 4:00 pm

    Kolaborasi lebih produktif dan bermanfaat buat semua pihak, ya. Keren nih JNE berkolaborasi dengan UMKM

    Reply
  • Nurul Rahma 31 May 2022 at 7:03 am

    Sekarang kan eranya serba kolaborasi
    jadi semangat itu kudu menjalani kita semua ya
    keren dan luar biasa nih JNE
    Support nya tiada tara utk UMKM

    Reply
  • lianny 31 May 2022 at 1:56 pm

    Kolaborasi juga menguntungkan ya, bisa saling bantu.
    Sekarang ini mulai banyak pelaku usaha yang berkolaborasi satu sama lain dan malah menarik lebih banyak konsumen.
    Btw salut buat JNE yang terus mendukung UMKM.

    Reply
  • Dian Restu Agustina 31 May 2022 at 3:30 pm

    Pilih kolaborasi dong pastinya daripada kompetisi…Karena dengan bersama-sama kemungkinan untuk mendapatkan hasil lebih banyak akan lebih terbuka. Seperti halnya Gollaa..Borasi Bisnis Online yang dihelat JNE di Jember dan kota-kota lainnya. Misi memajukan UMKM dengan berkolaborasi tentu akan membuat UMKM teredukasi dan makin mantap memajukan diri!

    Reply
  • Nanik Nara 31 May 2022 at 10:23 pm

    Capek klo kompetisi tuh, jadi sekarang pilihannya adalah kolaborasi. rasanya beda lho sukses sendiri dengan sukses bersama-sama ini.

    keren ya JNE mengajak para pelaku UMKM untuk berkolaborasi, bisnis kedua belah pihak bisa makin maju

    Reply
  • Lintang 1 June 2022 at 6:58 am

    Aku memilih keduanya sih, ada saatnya kompetisi dan ada saatnya kolaborasi. Btw, keren deh JNE emang selalu terdepan dalam mewadahi UMKM untuk terus maju dan berkembang.

    Reply
  • Mutia Karamoy 1 June 2022 at 10:50 am

    Daripada berkompetisi yang berpeluang tidak sehat, lebih baik berkolaborasi ya, seperti kegiatan yang dilakukan JNE yang mendukung dan berkolaborasi dengan UMKM, serta tetap konsisten mendukung UMKM Indonesia.

    Reply
  • Suciarti Wahyuningtyas 1 June 2022 at 1:59 pm

    Tentunya kolaborasi dong, kita kolaborasi dan berkompetisi secara sehat demi memajukan produk Indonesia akan lebih enak sepertinya ya mak. Apalagi memang sekarang ini zamannya orang berkolaborasi.

    Reply
  • lendyagassi 1 June 2022 at 4:04 pm

    Aku juga suka banget kalau beli makanan ada jual minumannya juga. Dan ternyata bisnis yang berkolaborasi begini justru menciptakan suasana yang menyenangkan bagi pembeli dan membuat kemudahan bagi semua.

    JNE keren banget.
    Dukung selalu program JNE Goll…aborasi Bisnis 2022.

    Reply
  • Dian 1 June 2022 at 6:20 pm

    Kolaborasi atau kompetisi? Pastinya milih kolaborasi dong
    Dengan kolaborasi bisa sukses bersama ya mbak
    Seperti yang dilakukan oleh JNE dan UMKM ini

    Reply
  • Eri Udiyawati 1 June 2022 at 8:36 pm

    Kolaborasi tentu jadi pilihan tepat. Bisa sama-sama sukses dan menguntung. Menggaet pangsa pasar yang lebih banyak.

    Reply
    • Milda Ini 1 June 2022 at 10:46 pm

      Aku yah lebih .oleh kolaborasi deh,biar bawaannya santai dn gak jadi beban. Tpi memang kadang pada tataran tertentu butuh juga kompetisi dan ujung2nya yang dapat apresiasi yah…

      Reply
  • Naqiyyah Syam 1 June 2022 at 9:46 pm

    Pilih kolaborasi dong, pastinya akan semkain sukses kalau kita berkolaborasi. Hal yang akan dijalankan semakin maju dan bersinar. Tidak ada yang bisa sukses sendirian. Keren deh gebrakan JNE ini membantu UMKM untuk maju.

    Reply
  • Nia Haryanto 1 June 2022 at 10:46 pm

    Di masa kayak sekarang, udah bukan saatnya lagi ya kita berkompetisi. Cuma bikin kita fokus untuk menjatuhkan lawan aja. Dan malah mematikan satu sama lain. Beda dengan kolaborasi. masing-masing saling bantu yang akhirnya bikin semua pihak maju. Keren deh JNE. Bikin UMKM kita jadi bisa untuk naik kelas.

    Reply
  • Siti Hairul 1 June 2022 at 11:12 pm

    Sekarang saatnya kolaborasi. Dimana-mana sekarang ini malah digiatkan kolaborasi antar elemen. Bahkan ini jadi kempen di banyak elemen masyarakat

    Reply
  • Dzulkhulaifah 2 June 2022 at 12:26 am

    Kalau sekarang di suruh milih antara kolaborasi atau kompetisi, aku milih kolaborasi aja lah. Kompetisi terlalu melelahkan hahaha.
    Suka nih sama komitmennya JNE yang terus membantu UMKM di berbagai kota di Indonesia untuk bangkit kembali pasca pandemi. Semoga sukses selalu.

    Reply
  • HM Zwan 2 June 2022 at 5:51 pm

    Kompetisi sah sah saja tapi berkolaborasi sangat penting, tidak hanya untuk pribadi dan komunitas tapi untuk pelaku UMKM juga. Keren banget ini program JNE, sangat membantu para pelaku UMKM

    Reply
  • Nunung 3 June 2022 at 11:33 pm

    Pasti pilih kolaborasi dong daripada kompetisi. Keren ya program JNE pembicaranya para pebisnis sukses yang bisa memotivasi UMKM lokal

    Reply
  • Hana Aina 5 June 2022 at 10:34 pm

    Memang lebih menyenangkan ya bisa kolaborasi. Bersama-sama, saling support mencapai satu tujuan.

    Sukses selalu JNE dan UMKM Indinesia.

    Reply

Leave a Comment