Apakah Lantai Vinyl dan Parket Bisa Berisiko Terkena Rayap? Posted on 7 July 20267 July 2026 By andyhardiyanti Lantai vinyl dan parket sering dipilih karena membuat rumah terlihat lebih hangat, rapi, dan modern. Selain itu, tampilannya juga cocok untuk kamar tidur, ruang keluarga, ruang kerja, sampai area komersial. Mengingat penggunaan kedua jenis lantai ini dapat memberikan kesan lebih nyaman dan menarik. Namun, masih banyak yang belum tahu bahwa beberapa jenis lantai berbahan dasar kayu atau dipasang di area lembap tetap bisa berisiko terhadap rayap. Rayap memang tidak memakan semua jenis vinyl. Tetapi jika lantai tersebut menggunakan lapisan berbahan kayu, dipasang di atas permukaan lembap, atau ada celah di bawahnya yang menjadi jalur rayap, risiko kerusakan tetap perlu diwaspadai. Kenapa Lantai Parket Lebih Rawan Rayap? Parket yang biasa diaplikasikan pada rumah maupun cottage, umumnya menggunakan material kayu atau olahan kayu. Karena mengandung selulosa, material ini bisa menjadi sumber makanan bagi rayap. Jika parket dipasang di area yang lembap, risikonya bisa semakin besar. Rayap bisa masuk dari celah lantai, nat, sambungan dinding, atau bagian bawah parket. Dari luar, lantai mungkin masih terlihat bagus, tetapi bagian bawahnya bisa mulai rusak tanpa langsung terlihat. Bagaimana dengan Lantai Vinyl? Vinyl murni tidak menjadi makanan utama rayap seperti kayu. Namun, masalah bisa muncul jika vinyl dipasang di atas lapisan plywood, multipleks, atau permukaan yang lembap. Material pendukung di bawah vinyl tetap bisa berisiko jika mengandung unsur kayu. Selain itu, jika ada celah di pinggir lantai atau bagian bawah vinyl mulai lembap, rayap bisa memanfaatkan jalur tersebut untuk bergerak menuju material lain di rumah, seperti kusen, lemari, atau furniture kayu. Area Pinggir Lantai Perlu Dicek Bagian pinggir lantai sering menjadi titik yang jarang diperhatikan. Biasanya area ini tertutup plint, lemari, tempat tidur, atau furniture besar. Jika ada celah kecil antara lantai dan dinding, rayap bisa bergerak melalui area tersebut. Tanda awalnya bisa berupa lantai terasa menggelembung, bagian tertentu terasa kopong saat diinjak, muncul serbuk halus, atau ada jalur tanah kecil di sudut ruangan. Kelembapan Jadi Faktor Utama Lantai vinyl dan parket yang berada di area lembap lebih perlu diwaspadai. Misalnya dekat kamar mandi, dapur, ruang laundry, dinding rembes, atau area yang sering terkena air. Jika air meresap ke bawah lantai dan tidak cepat kering, kelembapan bisa bertahan lama. Kondisi ini bisa membuat material pendukung lebih mudah rusak dan menciptakan lingkungan yang disukai rayap. Jangan Abaikan Lantai yang Mulai Menggelembung Lantai yang menggelembung sering dianggap hanya karena pemasangan kurang rapi atau terkena air. Memang, penyebabnya bisa beragam. Namun, jika disertai tanda seperti serbuk halus, kayu kopong, atau jalur tanah, kemungkinan aktivitas rayap tetap perlu dicurigai. Terutama jika lantai menggelembung di area dekat dinding, bawah lemari, atau sudut ruangan yang jarang dibuka. Area seperti ini sering menjadi jalur tersembunyi bagi rayap. Cara Mengurangi Risiko Rayap pada Lantai Vinyl dan Parket Langkah pertama adalah pastikan permukaan lantai benar-benar kering sebelum pemasangan. Jika ada rembesan, pipa bocor, atau dinding lembap, sebaiknya diperbaiki terlebih dahulu. Kedua, hindari membiarkan air menggenang terlalu lama di atas lantai. Segera keringkan area yang terkena tumpahan air, terutama pada lantai parket atau vinyl yang memiliki celah sambungan. Ketiga, cek bagian pinggir lantai, bawah furniture, dan sudut ruangan secara berkala. Jangan hanya melihat bagian tengah lantai yang mudah terlihat. Jika mulai muncul tanda seperti lantai menggelembung, serbuk halus, jalur tanah, atau bagian bawah furniture kayu mulai rapuh, layanan anti rayap malang bisa menjadi pilihan untuk membantu mencegah kerusakan menyebar ke area rumah lainnya. Kesimpulan Lantai vinyl dan parket tetap perlu diperhatikan, terutama jika dipasang di area lembap atau menggunakan material pendukung berbahan kayu. Rayap bisa bergerak melalui celah lantai, sambungan dinding, atau area bawah yang jarang terlihat. Dengan menjaga lantai tetap kering, memperbaiki sumber lembap, dan rutin memeriksa area pinggir serta bawah furniture, risiko kerusakan akibat rayap bisa dikurangi sejak dini. Informasi
Informasi Sensus Penduduk 2020 dan Berita Penting bagi Warga NTB Posted on 11 November 20202 December 2020 Sensus Penduduk 2020 dan Berita Penting bagi Warga NTB. Anda warga NTB dan merasa belum pernah didata oleh petugas Sensus Penduduk 2020? Ini hal yang harus segera Anda lakukan! Sensus Penduduk 2020 telah dimulai secara online sejak pertengahan Februari, hingga Maret, yang kemudian diperpanjang karena kondisi pandemi, menjadi sampai Mei… Read More
Informasi Imunisasi Pneumokokus Dicanangkan di Lombok Barat dan Lombok Timur, Ayo Sukseskan! Posted on 3 October 201721 October 2017 Imunisasi Pneumokokus Dicanangkan di Lombok Barat dan Lombok Timur, Ayo Sukseskan! Berbicara masalah kesehatan, teman-teman pasti sudah tidak asing dengan yang namanya pneumonia, bukan? Pneumonia merupakan penyakit gangguan sistem pernafasan, yang biasanya menyerang anak-anak hingga orang lanjut usia. Kabar buruknya, berdasarkan data WHO (World Health Organization), pneumonia menjadi penyebab utama kematian… Read More
Informasi Belanja Aneka Kebutuhan di Pasar Pagutan Mataram Posted on 10 September 202614 September 2026 Ada banyak pasar tradisional di Kota Mataram, sebagaimana di daerah lainnya. Kalau dipikir-pikir, penting juga untuk menulisnya. Siapa tahu bisa jadi informasi yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama para pendatang. Ide untuk menulis postingan blog tentang pasar tradisional muncul saat melihat salah satu postingan di Threads. Rupanya mereka yang baru pindah… Read More