Wisata paralayang Lombok selain memacu adrenalin, juga menawarkan keindahan alam perpaduan bukit nan hijau dan birunya laut dari ketinggian. Itinerary yang sudah memuat tujuan ke destinasi wisata tenun, pantai, gunung, bukit, kuliner, dan lainnya, akan semakin lengkap jika ditambah rencana ke Skylancing Paragliding Lombok. Sangat tepat bagi mereka yang ingin mencoba aktivitas menantang, terlebih karena ini adalah satu-satunya lokasi paralayang berlisensi di Lombok yang didampingi oleh pilot tandem profesional.
Menariknya siapa saja boleh ke sana, tidak harus membeli paket terbang/paralayang. Boleh sekadar nongkrong menikmati sajian makanan dan minuman di kafenya, atau mencoba sensasi berkemah di ketinggian daerah selatannya Kabupaten Lombok Tengah.
Lokasi Skylancing Lombok Paragliding
Skylancing Lombok Paragliding berjarak 50 km atau butuh waktu sekitar 1 jam lebih dari Kota Mataram. Alamatnya di Dusun Lancing, Jalan Mawun, Mekar Sari, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. Jaraknya memang terbilang jauh dari Mataram, tapi tenang saja, karena ketika ke sini, maka teman-teman bisa sekalian mengunjungi destinasi wisata menarik lainnya. Lokasinya berada di antara Pantai Selong Belanak dan Pantai Mawun, sama-sama berjarak 5 km ke masing-masing pantai tersebut.
Jadi sebaiknya kalau datang dari arah Penujak, tujuannya ke Pantai Selong Belanak dan sekitarnya dulu, lalu menuju Skylancing (sesuai namanya, seingat saya ada satu pantai terdekat dari sana- yakni Pantai Lancing), baru kemudian ke Pantai Mawun. Masih mau lanjut wisatanya? Lanjut perjalanan sekitar 10 km lagi, dapat deh Pantai Kuta Mandalika. Mantap gak tuh?
Perjalanan Menuju Lokasi
Dari jalan poros, patokannya adalah sebuah plang bertuliskan “Skylancing Lombok – Free Entry”. Belok ke jalan tersebut, kemudian ikuti saja jalannya. Tenang saja, kondisi jalanannya bagus kok. Tapi namanya juga lokasi terbang paralayang, jadi untuk sampai ke sana, treknya akan terus menanjak, berkelok pula. Pastikan kendaraan motor/mobil yang teman-teman kendarai dalam kondisi baik ya.
Sebenarnya kami sudah beberapa kali melewati rute ini, tapi ya memang tidak ada niatan mau naik paralayang (budgetnya belum cukup guys). Sampai suatu saat saya tidak sengaja membaca tulisan free entry itu, wah ternyata boleh kok lihat-lihat saja. Eitt, tapi gak lihat-lihat mereka yang terbang doang yaa, melainkan mencoba produk lainnya alias nongkrong di kafenya.
Nongkrong di Sky Peak Cafe
Wisata ke Skylancing Paragliding Lombok tidak selalu untuk terbang dengan paralayang, sekadar nontonin mereka yang terbang pun bisa. Tidak perlu khawatir akan panas terik matahari, karena teman-teman bisa duduk santai atau nongkrong di Sky Peak Cafe. Lokasinya berada di area launch-site Skylancing Paragliding, paling ujung, yang supaya gak menghalangi mereka yang bolak-balik bersiap terbang maupun mendarat. Bangunan bergaya Joglo ini di dalamnya menyediakan sejumlah kursi dan meja yang cukup nyaman untuk para pengunjung bersantai sambil menikmati sajian makanan dan minuman.
Selain di bangunan tersebut, pengunjung bisa memilih duduk di berugak/gazebo sekitar, high-chair, maupun bean-bag yang menawarkan pemandangan langsung ke bukit dan area pantai/laut. Area tersebut biasanya dihindari saat siang hari, panas euy! Sky Peak Cafe buka dari pukul 09.00 hingga 18.00 WITA.
Mencoba Aneka Hidangan
Menu makanan maupun minuman di Skypeak Cafe terbilang lengkap. Enak untuk disantap sampai kenyang, maupun sekadar jadi camilan. Pilihan makanannya ada kentang goreng, pisang goreng, fish and chips, chicken parmigiana, nasi goreng, nasi ayam lalapan, dan masih banyak lagi, dengan harga mulai dari 20ribu-50ribu rupiah. Untuk minumannya ada soft drink, aneka jus, teh, dan berbagai menu coffee based, seharga mulai dari 15ribu-35ribu rupiah. Harganya termasuk terjangkau sih untuk ukuran kafe di tempat yang jauh dari mana-mana gini, daerah wisata pula. Oh ya, pembayaran bisa menggunakan uang tunai, QRIS, maupun kartu debit/kredit ya.
Adapun hidangan yang kami coba saat ke sana diantaranya: Chicken Parmigiana, Fish and Chips, French Fries (kentang goreng), Mie Goreng, Iced Latte, dan beberapa varian jus. Dari semua menu tersebut, Chicken Parmigiananya nih yang jadi favorit kami. Potonga daging ayamnya mudah dikunyah, bumbunya meresap, lelehan mozarella dan bumbunya ngeblend banget sama ayam tepungnya, kurangnya paling karena berasa agak kering aja.
Selebihnya ya rasanya seperti hidangan kafe pada umumnya. Suasananya sih yang juara, walaupun ke sini siang hari, panas terik, duduk di Skypeak Cafe sambil ngopi dan melihat pesawat layang terbang ke sana sini berlatar lanskap bukit dan laut, mesmerizing banget!
Wisata Paralayang Lombok di Skylancing Paragliding
Pertama kali ke sini tuh saya langsung takjub dengan pemandangan lanskap Lombok bagian selatan yang Masya Allah cantik banget. Beruntung sekali saat tiba, ada yang sedang main paralayang. Lalu pada kedatangan berikutnya, seingat saya momen liburan gitu, eh yang main paralayang lebih banyak dong, jadi indah banget itu melihat warna-warni pesawat layang hilir mudik. Lihatnya berasa lagi nonton Crash Landing On You aja, syukurnya yang ini gak sampai ada drama nyasar ke Korut segala wkwk.
Tarif Aktivitas Paragliding dan Camping
Kalau ada dana lebih, cobain deh aktivitas wisata paralayang Lombok di Skylancing Paragliding. Adapun tarifnya sebesar 650ribu rupiah (tanpa dokumentasi) dan 850ribu rupiah (dengan dokumentasi menggunakan insta360). Tarif-tarif tersebut sudah mencakup aktivitas terbang up to 10 menit, peralatan keselamatan, asuransi, instruktur tandem, serta penjemputan saat mendarat.
Untuk diketahui meski tidak ada syarat batasan usia, namun customer perlu mempertimbangkan kematangan usia sebelum memutuskan terbang agar terhindar dari bahaya. Sementara untuk berat badan yang disarankan, adalah maksimal 110kg. Semakin berat, maka dibutuhkan angin yang semakin kencang pula agar bisa melayang.
Camping di Area Launch Site Paragliding
Aktivitas alternatif selain nongkrong di kafe dan terbang dengan paralayang adalah camping. Ya, Skylancing Lombok menyediakan area kemah yang bisa digunakan untuk siapa saja. Bayangkan deh gimana serunya melihat pemandangan langit di sana di malam hari, sunset, sunrise, Masya Allah. Apalagi tarifnya pun sangat terjangkau, yakni 50ribu rupiah per orang. Biaya tersebut hanya sewa tempat, free wifi, dan penggunaan air/toilet ya. Untuk tenda dan perlengkapan lainnya dibawa sendiri oleh pengunjung.
Fasilitas dan Jam Operasional Skylancing Lombok Paragliding
Kalau sudah sampai di sini, karena memang jauh dari mana-mana, rasanya ya emang nyaman di sana saja. Menikmati pemandangan pesawat layang demi pesawat layang berwarna-warni cerah yang sedang terbang, semilir angin, pemandangan yang luar biasa, makanan dan minuman yang lezat. Wihh, mantap! Apalagi sudah didukung dengan sejumlah fasilitas, yakni: akses free wifi, mushola (lengkap dengan peralatan shalat), tempat duduk di beberapa titik, toilet (ada beberapa bilik, bersih dan ada selang airnya yaa…ramah pengunjung Indonesia kok).
Jam operasional Skylancing Lombok Paragliding yakni setiap hari Senin sampai Minggu (ya, 7 hari seminggu!), dari pukul 06.00 – 18.00 WITA. Tentunya dengan tetap melihat/mempertimbangkan kondisi/arah/kecepatan angin saat itu yaa.
–
Bagaimana, tertarik untuk mencoba aktivitas wisata paralayang Lombok di Skylancing? Atau teman-teman dari luar Lombok sudah mencoba aktivitas serupa di daerahnya? Ceritakan dong keseruannya 🙂









Ooh jadi ada instruktur tandemnya ya mbak? Jadi lebih tenang, minimal ga bakal kayak Yoon SeRi yang panik pas nyasar ke negeri lain.
Seru banget jadi ada sensasi tersendiri menikmati menu dengan pemandangan seindah itu ditambah langit berhiaskan pelaku paralayang
Paralayang Lombok ini langsung bikin kepikiran buat menantang diri sendiri!
Jujur, perpaduan antara adrenalin pas take-off dan pemandangan laut Lombok yang magis dari ketinggian kedengarannya magis banget.
Iya paralayang, paragliding, sky diving, hang gliding, dll kan emang olahraga mihil yaaak. Walau kadang dalam hati bertanya-tanya, ni orang2 pada sadar ngga sih, taruhannya nyawa loh ini, pake bayar mahal wkkwkwkk…
Paralayang ini aktivitas favorit keluargaku. Kami baru sekali paralayang dengan view laut, yaitu di Bantul. Boleh dicoba lagi nih ke Lombok
harga makanannya terjangkau banget ya?
Kirain bakal mencekik leher karena eksklusif sehingga sebetulnya bisa seenaknya pasang harga
Keren sih
Apalagi aktivitas paralayang ini nagih banget
Kayaknya lengkap banget ya Kak, ada kulineran ada paralayangnya juga. Wuih, semoga deh bisa mampir ke sini.
View di sekitaran wisata paralayang Lombok ini juara banget sih 🤩🤩🤩 kalau di Bogor ada pada daerah puncak, tetapi belum selengkap area paralayang Lombok. Bahkan ada cafe, area camping. Wah bakalan betah sekali explore dan nyantai di sana.
Skylancing Paragliding Lombok, mesti ku catat nih. Mana tau bisa ke Lombok buat jalan-jalan.
Banget ya kak,…saya juga jadi tergoda pengen nyoba dateng ke lokasi paralayang di Lombok. Cuma agak jauh, so, sudah terimakasih sih sudah ada artikel ini yang membantu memberi informasinya.
Sebagai penyuka pantai, Sky Lancing ini sungguh menggoda. Menikmati istimewanya tebing berkontur berpantai biru dan berpasir putih dari sebuah ketinggian. Duduk di cafe nya sembari menatapi lautan aja sudah jadi kegiatan yang istimewa. MasyaAllah pengen bisa sampai ke Lombok dan ke sini berhari-hari. Stay berhari-hari dan bawa bekal yang banyak ya Mbak karena jauh dari mana-mana.
Tergoda sekali jadi pengen mencoba dateng ke lokasi wisata paralayang di Lombok. View dan cafenya keren, comfortable untuk dijadikan wisata keluarga.
seru sekali, jadi pengen coba Paralayang juga 😀