Skip to content
Blognya Andy Hardiyanti
Blognya Andy Hardiyanti

mencatat, semoga bermanfaat :)

  • Home
  • About
  • Culinary
  • Review
  • Traveling
  • Disclosure
Blognya Andy Hardiyanti

mencatat, semoga bermanfaat :)

pedagang pasar

Belanja Aneka Kebutuhan di Pasar Pagutan Mataram

Posted on 10 September 202614 September 2026 By andyhardiyanti

Ada banyak pasar tradisional di Kota Mataram, sebagaimana di daerah lainnya. Kalau dipikir-pikir, penting juga untuk menulisnya. Siapa tahu bisa jadi informasi yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama para pendatang. Ide untuk menulis postingan blog tentang pasar tradisional muncul saat melihat salah satu postingan di Threads. Rupanya mereka yang baru pindah ke Mataram, banyak yang bertanya-tanya tentang pasar-pasar tradisional di kota ini.

Sebelumnya, saya pernah menulis tentang Pasar Kebon Roek. Ah, tapi itu sudah lama sekali. Tentu sekarang sudah ada banyak perubahan, mungkin juga sudah lebih tertata. Kali ini, saya mau menulis pasar tradisional lainnya, yakni Pasar Pagutan. Tidak sebesar Pasar Kebon Roek memang, tapi bolehlah untuk menambah informasi terkait pasar tradisional di Kota Mataram.

Lokasi Pasar Pagutan

Lokasi pasar tradisional ini cukup unik, karena berada di sudut, sehingga posisinya berada pada dua sisi jalan, yakni: Jalan Bhanda Sraya dan Jalan Bung Karno. Terbilang strategis karena dekat dari pintu masuk kota Mataram. Pengunjungnya pun bervariasi mengingat posisinya berada dekat perbatasan Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat, jadi masyarakat kabupaten sebelah pun tak jarang mampir ke sini, entah sekalian saat harus beraktivitas ke kota mungkin.

Pasar dengan luas lahan sebesar 3.788 meter persegi ini konon berdiri sejak 1980, dan sempat mengalami revitalisasi fisiki pada tahun 2006. Tidak begitu luas memang, hanya ada sekitar 15toko/bangunan fisik, dengan 200-an area los (area terbuka) di sana.

Waktu Operasional

Adapun jam operasionalnya, terbilang cukup singkat. Aktivitas dimulai sejak shubuh hari, namun para pengunjung baru bisa berbelanja menjelang pukul 07.00 WITA. Pasar beroperasional hingga pukul 12.00 WITA, meski demikian sebaiknya kalau hendak berbelanja, paling lambat pada pukul 11.00, mengingat semakin siang, semakin berkurang jumlah pedagang. Tentunya pilihan produk pun semakin tidak banyak, dan bisa jadi sudah tidak segar lagi. Berbeda jika dibeli saat pagi hari.

Oh ya, mesti secara umum jam operasional hanya sampai pukul 12.00 WITA, pada beberapa toko fisik/kios di area luar, ada toko-toko yang buka hingga malam. Biasanya toko yang menjual sembako, warung makan, atau jasa fotokopi.

Beragam Kebutuhan yang Tersedia

Ada produk apa saja yang tersedia di Pasar Pagutan? Pasar Pagutan menyediakan aneka kebutuhan pokok rumah tangga, terutama beras, sayur-mayur segar, bumbu dapur, lauk-pauk (daging dan ikan), buah-buahan, sampai aneka jajanan tradisional Sasak. Tidak hanya itu, di sini tersedia pula aneka produk kebutuhan rumah tangga seperti: baskom, sapu, peralatan masak (sutil, panci, wajan, dll), dan masih banyak lagi. Untuk pembayaran utamanya menggunakan uang tunai (cash), namun pada beberapa toko sudah ada yang menerima pembayaran secara scan QRIS maupun transfer ke rekening bank.

Dari yang saya perhatikan, entah karena pasar tradisional ini tidak termasuk pasar besar, jadi rasanya produk yang dijual tidak begitu tertata. Sebagai contoh, saat masuk di pintu masuk paling barat dari Jalan Bhanda Sraya, dari ujung ke ujung, kita bisa langsung menemukan semua produk. Mulai dari tempe/tahu, beras, sayuran, buah-buahan, daging, aneka ikan laut, ayam potong, perlengkapan memasak/rumah tangga, dan bumbu/rempah-rempah. Jadi konsepnya tidak dikelompokkan, satu area khusus menjual daging, ayam, atau lainnya, demikian pula sayuran di area khusus sayuran. Positifnya, pengunjung tidak perlu berlama-lama mengelilingi pasar. Negatifnya, tidak banyak pilihan los untuk satu jenis produk yang kita cari. Misal tidak cocok dengan ayam potong di los A, kita harus berjalan agak jauh untuk mencari los lainnya yang juga menjual ayam potong.

Suasana Pasar Pagutan

Saat baru buka di pagi hari, situasi pasar sangat ramai (crowded), namun tentunya produk masih segar dan banyak pilihan. Para pedagang ramai menawarkan barang dagangannya, para pengunjung berdesak-desak, belum lagi orang-orang lain yang berlalu-lalang (penagih iuran, pengamen, pengemis, dll). Penting untuk tetap waspada dengan barang bawaan. Kalau ingin suasana lebih lega, saya sarankan untuk datang agak siangan. Tapi ya begitu, pilihan produknya tentu tidak sebanyak dan tidak sesegar saat masih di pagi hari.

Oh ya, posisi pasar juga berada di jalan strategis dan cukup ramai dilalui, terutama pada pagi hari. Sebaiknya ke sini menggunakan motor, bersepeda, jalan kaki (kalau dekat), atau ojek online. Tidak disarankan untuk naik mobil, soalnya sangat ramai dan tidak ada area parkir mobil. Sayang kan, kalau harus parkir di pinggir jalan, sementara jalannya saja terbilang sempit. Untuk parkir motor saja, pada pagi hari ramai sekali, sementara area parkir tidak begitu luas. Beberapa lahan di depan ruko sekitar saya perhatikan difungsikan juga menjadi lahan parkir. Duh, masih PR banget ini untuk urusan parkir kendaraannya.

–

Bagaimana pun, ini adalah pasar andalah bagi masyarakat Pagutan dan sekitarnya. Dari sisi kebersihan, cukup terjaga. Saya suka bagaimana ketika pasar tutup, semuanya sudah rapi dan bersih. Beneran lho, siapa saja bisa melihat dari luar, bahwa kondisi pasar ditinggalkan dalam keadaan baik. Salut deh sama para pedagang dan pengelola.

Teman-teman ada yang pernah berbelanja di Pasar Pagutan Mataram juga?

Informasi

Post navigation

Previous post
Next post

Related Posts

Informasi

Klarifikasi Pihak Advan Terkait Kejanggalan Kompetisinya yang Ternyata Masih Janggal

Posted on 20 May 201612 June 2017

Terkait kejanggalan kompetisi yang diadakannya, Advan angkat bicara. Tapi hasilnya? Ah sama saja. Klarifikasi Pihak Advan Terkait Kejanggalan Kompetisinya yang Ternyata Masih Janggal. Saya baru saja menyelesaikan kultwit di akun twitter saya beberapa waktu yang lalu. Untuk apa? Untuk menjelaskan kronologi kejadian janggalnya pelaksanaan Advan Blog Review Competition yang ramai di berbagai…

Read More
Informasi

5 Alasan Kenapa Harus Datang ke Event International SWAM 2016

Posted on 13 November 20161 September 2020

5 Alasan Kenapa Harus Datang ke Event International SWAM 2016. International SWAM 2016 atau Seminar & Workshop in Aesthetic Medicine merupakan sebuah event seminar dan workshop bertaraf internasional yang tidak lama lagi akan digelar di Indonesia. Sebuah event besar yang akan membahas segala hal di bidang anti aging dan estetika,…

Read More
Informasi

Lombok City Center: Kawasan Superblok Terbesar di NTB

Posted on 26 November 20153 December 2016

Lombok makin eksis saja. Rasanya baru berapa bulan yang lalu sebuah mall besar dibuka, Lombok Epicentrum Mall namanya. Pengunjung disana tidak pernah tidak ramai. Apalagi karena banyak tenant-tenant ternama yang ada disana, yang mana sebelumnya belum pernah ada di Lombok. Sebut saja Matahari Dept Store, Timezone maupun Cinema XXI. Belum…

Read More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Datang, Salam Kenal ;)

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan share postingan di blog ini kalau memang bermanfaat ;) Jangan lupa tinggalkan komentar dan tunggu kunjungan saya di blog teman-teman. Ada yang ingin ditanyakan? Atau ingin bekerja sama dengan saya? Kontak saya di: andyhardiyanti@gmail.com

Komentar Terbaru

  • Heni Hikmayani Fauzia on Say Healthy Lombok: Nongkrong Sehat dengan Jus dan Salad
  • Andiyani Achmad on Say Healthy Lombok: Nongkrong Sehat dengan Jus dan Salad
  • Dede Diaz on Say Healthy Lombok: Nongkrong Sehat dengan Jus dan Salad
  • Lala on Say Healthy Lombok: Nongkrong Sehat dengan Jus dan Salad
  • Jiah Al Jafara on Say Healthy Lombok: Nongkrong Sehat dengan Jus dan Salad

Bagian Dari

Intellifluence Trusted Blogger

Seedbacklink
Warung Blogger

Blogger Perempuan


 

Indonesian Food Blogger
Blogger Plus
©2026 Blognya Andy Hardiyanti | WordPress Theme by SuperbThemes