Tips dan Info Wisata : Pantai Lombok Tidak Ada Habisnya Posted on 12 January 20163 December 2016 By andyhardiyanti Tips dan Info Wisata: Pantai Lombok Tidak Ada Habisnya. Seorang teman baru saja menghungi saya via telepon, akan berlibur ke Lombok katanya. Pesona Pulau Lombok walaupun tidak setenar tetangganya, Bali- sudah cukup memikat perhatian wisatawan. Belum lagi gencarnya foto-foto yang diunggah di media sosial dimana menunjukkan betapa indahnya pulau yang disebut Pulau Seribu Masjid ini. Lalu di Lombok saya bisa berwisata ke tempat apa saja? Teman di ujung telepon sana bertanya lagi. Saya masih berpikir, sebab teman ini akan datang berlibur bersama ayah ibunya yang sudah cukup berumur. Tentu saja tidak ada banyak pilihan, objek wisata pantai adalah yang paling mungkin. Pantai adalah objek wisata yang paling mungkin dikunjungi oleh semua kategori usia wisatawan. Turun dari mobil atau motor bisa langsung sampai di pepasirannya. Lain halnya dengan air terjun yang perlu perjuangan naik dan turun luar biasa demi melihat indahnya segerombolan air jatuh dari ketinggian. Maka untuk melihat hamparan pasir, gradasi warna air laut, pun ombak yang berkejaran kalian tidak butuh perjuangan sebesar itu, bukan? Tapi sayangnya, kemudahan itu justru yang membuat si pantai dilupakan begitu saja. Tidak perlu jauh-jauh mengoreksi wisatawan, sebab seringkali justru tuan rumah yang berulah. Pulau Lombok adalah sebuah pulau dengan koleksi pantai yang tidak ada habisnya. Pantai yang cantik lebih tepatnya. Kalau hari ini sebuah pantai mulai pudar namanya, maka tidak begitu lama akan ada nama pantai lain yang naik ke permukaan. Pantai Senggigi, Pantai Kerandangan, Pantai Nipah, Pantai Tebing, Pantai Ampenan, Pantai Gading, Pantai Selong Belanak, Pantai Mawun, Pantai Kuta, Pantai Seger, Pantai Tanjung Aan, Pantai Pink dan masih banyak lagi. Menuliskannya saja saya sudah lelah apalagi mengunjungi satu persatu. Tapi itulah sebagian kecil pantai yang berada di Lombok. Belum termasuk pantai-pantai yang ada di pulau kecil (gili) sekitar Lombok. Berbicara mengenai kekayaan objek wisata pantai di Lombok tidak terlepas dari sejumlah permasalahan yang ada. Para pembegal yang hobi menyerang wisatawan (asing), para pedagang aksesoris yang cenderung memaksa hingga para kawanan sampah yang seringkali menjadi siluet paling cantik saat sunset! Tentu poin terakhir tadi yang akan jadi pembahasan utama di tulisan ini. Seperti yang sudah disinggung di awal tulisan tadi, bahwa bukan wisatawan yang berulah melainkan lebih banyak berasal dari tuan rumah. Berwisata di pantai sambil menikmati makanan dan minuman kecil, kemudian membiarkan kemasannya tergeletak begitu saja seolah sudah biasa. Sementara tidak jauh dari sana ada satu atau dua tempat sampah sudah disediakan. Bukannya memungut kemudian dibuang pada tempatnya, melainkan ditangkap gambarnya dengan kamera lalu diunggah ke media sosial. Yang ini mungkin ulah saya (?) Siluet sampah Ada bukti? Belum. Saya belum sukses menangkap momen buang sampah sembarangan tersebut secara langsung. Kalau melihat dengan mata telanjang sudah terlalu sering. Dan mirisnya lagi, saya justru dapat testimoni dari kawan-kawan sendiri yang menghabiskan waktu liburnya di Lombok. “Lombok ini bagus, sayangnya orang-orang di sini sendiri suka buang sampah sembarangan. Termasuk pantainya yang cantik malah jadi kotor”, sebut seorang kawan yang berasal dari Malang. “Ah iya, kami menginap di Senggigi. Tapi mandi di kolam renang hotel saja lah, pantainya tidak bersih soalnya”, testimoni berikutnya yang datang dari kawan asal Bandung. Miris mendengarnya. Rasanya mau saya ajak mereka ke Pantai Seger saat itu juga! Salah satu pantai yang masih bersih menurut saya. Pantai Seger, Lombok Tengah Pantai Seger adalah sebuah pantai di kawasan selatan Lombok Tengah, berada tidak jauh dari Pantai Kuta Lombok. Entah karena masih jarang dikunjungi atau alasan lain menjadikan pantai yang seringkali menjadi tempat pelaksanaan Core Event Tahunan Bau Nyale ini masih terlihat bersih. Oh iya, saya belum pernah melihat kondisinya usai digunakan sebagai tempat perayaan event tersebut. Semoga tetap bersih seperti sedia kala. Tapi tentu saja mengajak wisatawan mengunjungi pantai lain yang lebih bersih bukanlah sebuah solusi. Setidaknya ada beberapa tips agar kebersihan pantai di Lombok tetap terjaga, yaitu: Tanamkan kesadaran pada diri sendiri. Ini tanah kita, kita tuan rumahnya. Apa tidak malu rumah kita dilihat kotor oleh tamu yang datang? Oleh karena itu, setiap kali berwisata ke pantai pastikan untuk selalu mengumpulkan sampah-sampah yang dihasilkan selama di sana. Buang pada tempat sampah yang telah disediakan. Apabila tidak tersedia tempat sampah, maka tempatkan sampah-sampah tersebut pada kantong plastik dan bawa pulang. Ingatlah untuk selalu membawa kantong plastik saat berwisata kemana pun. Ini tentu akan sangat berguna. Tidak hanya bagi kita, tetapi juga membantu meringankan kerja para petugas kebersihan pantai. Sebisa mungkin saat melihat sampah di pantai, pungutlah. Selain dihitung sebagai sebuah kebaikan, tentu saja dengan begitu anda sudah turut menjaga kebersihan pantai. Hal ini jauh lebih bermanfaat ketimbang anda memotret lalu mengunggahnya di media sosial. Ajak orang-orang di sekitar anda untuk turut ambil bagian dalam kegiatan-kegiatan cinta lingkungan. Kegiatan bersih-bersih pantai misalnya. Ghea aja pungut sampah, kalian gimana? Sumber: Facebook Ocong Diesel Untuk tips yang terakhir tadi saya jadi teringat akan Puteri Indonesia NTB 2016 yang beberapa waktu lalu aksinya sempat terekam kamera. Dengan santainya Ghea bersama komunitas IBRA ikut andil memungut sampah di Pantai Ampenan. Komentar atas aksi tersebut tentu ada, menurut saya sih terserah mau dianggap pencitraan atau bukan. Tapi poin pentingnya adalah sampah-sampah di kawasan tersebut jadi terkumpul dan siap dibuang. Setidaknya pula, dengan posisinya sebagai puteri asal NTB- Ghea telah memberikan contoh bagi warga lainnya untuk turut menjaga kebersihan. Bagaimana? Tentu kita semua ingin menikmati wisata pantai yang bersih, bukan? Jadi, yuk jaga kebersihan pantai-pantai kita di Lombok dari sekarang π – Artikel ini turut mendukung gerakan PKK Warung Blogger Informasi Info Giveawayinfo wisatapantaipantai di lombokpantai selong belanakPantai Senggigitips wisata
Informasi Ternyata Ini Lho Produk-produk Unilever yang Terlaris di Indonesia Posted on 8 April 2018 Ternyata Ini Lho Produk-produk Unilever yang Terlaris di Indonesia. Unilever merupakan perusahaan yang berasal dari Belanda yang menyediakan beragam produk mulai dari produk skincare sampai minuman. Di Indonesia sendiri produk-produk Unilever sudah sangat diminati serta banyak di kenali. Nah, kali ini kami akan memberikan beberapa ulasan tentang produk dari Unilever…. Read More
Informasi Cinema XXI Lombok: Akhirnya Lombok Punya Bioskop Posted on 12 October 20153 December 2016 Akhirnya Lombok punya bioskop. Bioskop yang disebut-sebut sebagai bioskop berkualitas pertama di Lombok. Kata beberapa kawan Lombok dulu pernah punya bioskop, tapi mungkin dulu sekali. Saya sempat menemukan cerita tentang bioskop lama itu disini. Sepengetahuan saya, tempat nonton di Lombok saat ini hanya di Mataram Mall. Disana terdapat sebuah teater… Read More
Informasi Mention dan Tag, Apa Bedanya? Posted on 7 December 201513 October 2024 Mention dan Tag, Apa Bedanya? Oke, kali ini saya akan cerita sedikit tentang Instagram. Mention dan tag apa bedanya sih? Sepintas mungkin dianggap sama saja. Padahal kedua berbeda lho, dari segi arti (Bahasa Indonesia) saat diterjemahkan saja sudah berbeda, demikian pula pada peruntukan (fungsinya). Mengapa fokus pada media sosial instagram?… Read More
Pantai-pantai di Lombok emang bagus mas. Yang gak bagus itu sampahnya mwehehehehe.. Kampungnya di mana mas? Reply
memang kembali ke kesadaran masing-masing. Dan, menumbuhkan kesadaran seringkali butuh proses yang cukup lama. Tapi harus konsisten melakukannya Reply
Hahahahha, terakhir kali dengar istilah PKK kapan mascum? Eh jangan-jangan dulu sempat jadi salah satu anggotanya ya? π Reply
Pencitraan atau bukan yg ptg bersih ya.. setuju bgt.. menumbuhkan kesadaran itu memang susah2 gampang Reply
Iya mbak, orang-orang sekarang repot sama urusan pencitraan. Yang penting bisa bersih ya udah, itu aja π Reply
Iya mbak π Dia orang emang gitu. Kalau cuma pungut sampah ya gak masalah.. Semoga bisa tetap rendah hati Gheanya ini. Reply
Terima kasih mbak Andy sudah turut mendukung gerakan PKK Warung Blogger Artikelnya sudah kami catat sebagai peserta yak Salam PKK Reply
pengin ke lombok belum kesampaian. hiks. semoga lain waktu bisa singgah ke sana. aamiin *pengin liat pantaiii* Reply
Lombok, menurut saya infrastrukturnya masih kurang pengelolannya, hal kecil saja, toilet bandara jauh dari standar layak. Keran yang macet, bau pesing. Pantainya juga sudah kurang terkontrol. Tapi masih banyak spot pantai sepi yang masih jadi potensi. Semoga terjaga dan dapat diperbaiki. Bagaimanapun Lombok adalah destinasi mayoritas wisatawan. Reply
Bangettt mbak π Padahal potensi wisatanya bagus nih. Jadinya yang bersih sekarang yaa spot-spot yang masih sepi aja. Reply
Aaah.. saya udah lama banget ga pernah piknik ke pantai… nunggu yang mau endorse aja kali ya hahahah Reply
sampah merusak keindahan.. awarnessnya masih rendah di masyarakat.. hayuuk kita kampanyekan di blog2 Reply
Sampah memang masalah utama di setiap lokasi wisata yah mba??? meskipun sudah ada tanda pemberitahuan tetap saja ada yang membuang sampah sembarangan… Reply
Benar, Mas. Mau secantik apa pun objek wisatanya, kalau sampah sudah bertebaran yaa cantiknya jadi hilang π Reply
Saya suka banget ke pantai Kuta Lombok. indah sekali. Pantai lain pun tak kalah indah. Saya pernah menyusuri pantai2 sebelah timur-utara juga. Alhamdulillah sudah 3x ke sana. Tapi memang…. kalau ke pantai Kuta dan sekitarnya harus tahan diri bawa bawaan dan uang banyak. Penjaja souvenirnya terlalu banyak dan aktif menawarkan dagangan. Tapi senangnya… harga jadi lebih murah krn mereka berlomba menurunkan harga. Hehehehe Reply
Sudah 3x dan kita belum pernah bertemu -_- Besok-besok kalau ke Lombok wajib kopdaran ya kita mbak. Heheehhe.. iya, itu penjual souvenirnya paling gak nahan π Reply
Lombok yg ada di otak gw cuman : 1. Sate rembige 2. Nyimeng di Gili Trawangan 3. Ayam Rarang 4. Taliwang Kania Reply
Hahahahah.. Besok-besok coba makan di lesehan kelor tibu idjo, mascum. Asyik tuh buat santai-santai (sambil makan tentunya) π Reply
Pantai2 nya ciamik dan buagus mba, sayang kebersihan nya gak di jaga ya. PR kita bersama ya… Salam sesama org NTB π Reply
Wah, senangnya ada teman sesama NTB yang berkunjung π Betul sekali mas, harus sama-sama menjaga kebersihan pantai nih.. Reply
Wah, aku belum pernah ke Pantai Seger. Menarik tipsnya π Oh ya, BW #1 nih di Blog ini. Selamat sudah masuk Travel Blogger list dari Review blogger. Salam kenal nggih Reply
Salam kenal kembali. Ayo mas, jalan-jalan ke Pantai Seger π Wah..travel blogger list yang mana ya? *belumtau* Reply
Thanks banget untuk tulisannya mba, sangat bermanfaat tentunya. Sudah lama banget nih pengen kesana, tapi belum kesampaian saja, semoga kelak bisa maen kesana. Reply