Operasi Bibir Sumbing Gratis di NTB bersama Lombok Rereq - Blognya Andy Hardiyanti

Operasi Bibir Sumbing Gratis di NTB bersama Lombok Rereq

lombok-rereq

Operasi Bibir Sumbing Gratis di NTB bersama Lombok Rereq. Bibir sumbing merupakan suatu kondisi kelainan bawaan yang ditandai dengan terdapatnya celah pada bibir bagian atas. Dimana celah yang dimaksud tersebut, bisa terletak di bagian tengah, kanan maupun kiri bibir. Kondisi demikian dapat terjadi pula pada bagian langit-langit mulut, yang biasa disebut dengan langit-langit sumbing. Bibir sumbing masih menjadi masalah yang serius di Indonesia, dengan jumlah penderita sebanyak 7.500 anak dan angka itu terus meningkat setiap tahunnya. Faktanya, 1 dari 1.000 kelahiran anak mengalami kelainan celah bibir/bibir sumbing. Dan untuk diketahui, Provinsi NTB menjadi satu dari 7 provinsi lainnya di Indonesia, yang mempunyai prevalensi bibir sumbing di atas prevalensi nasional.

Apa sih penyebab terjadinya kelainan bibir sumbing? Bibir sumbing disebabkan oleh sejumlah faktor, diantaranya yaitu: konsumsi obat-obatan yang berlebih saat kondisi hamil, kekurangan konsumsi asam folat, merokok serta faktor genetik. Dalam hal ini, faktor genetik merupakan penyebab terbesarnya. Untuk itulah, saat hamil para ibu disarankan untuk banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung asam folat. Dengan begitu, kondisi kelainan bibir sumbing atau celah bibir dan langit-langit dapat dicegah. Namun jika kemudian si anak lahir dengan keadaan tersebut, maka kita sebagai orangtua tidak perlu khawatir. Bibir sumbing dapat diatasi dengan penanganan secara terpadu (mulai dari operasi hingga terapi lainnya), khusus di NTB tersedia program gratis bernama Lombok Rereq.

Baca Juga: Cegah Campak dan Rubella, Dukung Pemberian Imunisasi MR pada Buah Hati Anda

lombok-rereq

Operasi Bibir Sumbing Gratis di NTB bersama Lombok Rereq

Dalam bahasa Sasak, rereq berarti tertawa. Lombok Rereq didirikan dengan tujuan menciptakan sebanyak mungkin tawa dan senyum bagi masyarakat NTB. Lombok Rereq merupakan pusat penanganan celah bibir dan langit-langit yang dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan. Ya, program tersebut seluruhnya tidak berbayar alias gratis! Menariknya, Lombok Rereq tidak hanya melakukan operasi bibir sumbing saja, melainkan memastikan kondisi lainnya dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Oh ya, tahu gak sih? Kalau penanganan celah bibir dan langit-langit (bibir sumbing) itu harus dilakukan secara terpada dan berkelanjutan? Dimana penanganan tersebut sebaiknya dilakukan sejak pasien baru lahir, hingga dewasa. Selain itu, penanganan tersebut dilakukan oleh kerjasama dari tim ahli yang terdiri dari:

  • Dokter Bedah Plastik
  • Dokter Anastesi
  • Dokter Umum
  • Perawat
  • Dokter Gigi
  • Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik
  • Dokter Anak
  • Dokter Gigi
  • Dokter THT
  • Psikolog
  • Ahli Terapi Bicara
  • Pekerja Sosial

Wow! Banyak ya! Ya, hal tersebut dilakukan agar operasi bibir sumbing yang dilakukan tidak sekadar operasi, lalu selesai. Dengan penanganan yang terpadu dan berkelanjutan, maka diharapkan tujuan berikut dapat terwujud, yaitu:

  • Tercapainya fungsi menghisap, meniup, serta berbicara secara maksimal
  • Bibir, hidung, gigi, rahang dan tampilan keseluruhan wajah dapat terlihat baik secara estetika
  • Kepercayaan diri menjadi baik
  • Interaksi sosial dengan orang lain dapat berlangsung lebih baik.

lombok-rereq

Tahapan Penanganan Pasien Bibir Sumbing di Lombok Rereq

Lalu apa saja sih tahapan yang dilakukan agar menjadi tujuan penanganan yang terpadu dan berkelanjutan seperti yang dimaksud di atas? Berikut ini tahapannya yang berlangsung sejak pasien baru lahir hingga mencapai usia dewasa.

  • Pasien Baru Lahir, pekerja sosial/dokter memaparkan cara minum posisi setengah duduk, menggunakan dot khusus yang panjang/dot sendok untuk celah langit-langit agar pasien tidak tersedak, menjelaskan tahapan dan tahapan yang akan dialami pasien kepada orangtua/pendampingnya.
  • Usia 3 bulan, dilakukan operasi bibir dan evaluasi telinga. Dengan syarat berat badan di atas 5kg, HB >10, dan pasien dalam keadaan sehat.
  • Usia 10 hingga 12 bulan, dilakukan operasi langit-langit.
  • Usia 1 hingga 4 tahun, dilakukan evaluasi bicara dan pendengaran. Latihan bicara selama 3 bulan pasca operasi dengan didampingi oleh terapis bicara.
  • Usia 6 tahun, evaluasi gigi dan pendengaran.
  • Usia 9 hingga 10 tahun, dilakukan operasi penyambungan gusi yang terbelah.
  • Usia 10 hingga 17 tahun, dilakukan operasi hidung jika kondisi masih miring atau belum bagus secara estetika.
  • Usia 17 tahun, dilakukan evaluasi tulang wajah dan operasi kembali jika diperlukan.

Mengingat pentingnya tahapan yang terpadu dan berkelanjutan tersebut, maka memang disarankan agar pasien segera ditangani di usia sedini mungkin (baru lahir). Kalaupun baru akan dilakukan penanganan di usia tertentu, saat si anak sudah cukup besar maka tidak apa. Tahapan-tahapan di atas akan tetap dilaksanakan dan disesuaikan kembali dengan kondisi pasien. Meski tetap pada dasarnya, sebaiknya tindakan operasi bibir sumbing agar dilakukan sedini mungkin.

Baca Juga: Sering Terpapar Gadget? Yuk Jaga Kesehatan Mata Mulai dari Sekarang!

lombok-rereq

Lombok Rereq dan Peran Kita Untuk Menciptakan Lebih Banyak Tawa dan Senyum Mereka

Apakah teman-teman yang berdomisili di NTB mempunyai keluarga/kerabat dengan kondisi kelainan bibir sumbing? Jika ya, yuk bantu ciptakan tawa dan senyum bagi mereka. Caranya cukup dengan menghubungi Lombok Rereq untuk info lanjut terkait penanganan celah bibir dan langit-langit. Jangan khawatir, program ini sepenuhnya gratis! Bahkan jika mereka (para pasien) berasal dari luar kota Mataram dan tidak mempunyai tempat tinggal. Lombok Rereq pun menyediakannya. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan agar para pasien mendapatkan penanganan yang terpadu dan berkelanjutan. Singkatnya, mereka sembuh secara total. Dapat kembali tertawa dan tersenyum sebagaimana anak-anak NTB lainnya.

Lombok Rereq – Cleft Lip and Palate Centre
Perumahan Batu Bolong Regency A1
Jln. Raya Batu Bolong, Pagutan Barat
Mataram, NTB
Telepon: 08 199 991 4321 / 08 228 882 4321
IG: @Lombokrereq

Biasa dipanggil Andy. Pernah tinggal lama di Makassar dan sekarang di Mataram, Lombok. Ngeblog sejak 2007. Senang kulineran, staycation, kopdaran di cafe, browsing produk di toko online tapi gak beli, dan tentu saja...senang menulis :) Bisa dikontak di andyhardiyanti@gmail.com

27 Comments

  • lelakibugis 3 February 2019 at 1:34 pm

    semoga banyak yang berpartisipasi dalam kegiatan keren ini dan bisa menciptakan sebanyak mungkin tawa dan senyum bagi masyarakat NTB.

    Reply
  • dwi ananta 3 February 2019 at 8:55 pm

    Ada juga faktor turunan ya bibir sumbing ini, baruka tau. Semoga banyak yang berpartisipasi dikegiatan keren ini ya kak sehingga semakon banyak tawa untuk saudara di NTB sana.

    Reply
  • Yuli Yulia 3 February 2019 at 9:12 pm

    Keren ya, para medis ini pasti orang2 yang punya jiwa sosial tinggi, btw suka mengadakan operasi bibir sumbing gratiskah, mereka?

    Reply
    • Aya dr 4 February 2019 at 9:33 pm

      Lombok rereq melaksanakan operasi tidak secara massal tapi private satu demi satu spt pasien biasa.. semua gratis.. sesuai kebutuhan pasien masing2.. jadi operasi gratisnya reguler ada terus.. yuk silakan datang bagi yg punya teman ato klga yg membutuhkan.. sekedar mau mampir ngopi jd duta sumbing bersama kami jg bole 😊

      Reply
  • daeng ipul 4 February 2019 at 3:25 pm

    oalah… baru tahu kalau operasi bibir sumbing itu berkali-kali
    selama ini saya kira satu kali ji. ternyata nda ya
    ribet sekali…

    mudah2an jumlah penyandang bibir sumbing makin berkurang di Indonesia. perbaikan gizi saat hamil memang jadi salah satu kuncinya ya

    Reply
  • Evhy 4 February 2019 at 3:44 pm

    Ternyata penanganannya butuh berkelanjutan ya kak. Keren sekali ini programnya kak dan akan bermanfaat sekali bagi banyak orang. Semoga banyak yang bisa sembuh dari sakit ini setelah mwnjalani perawatan terpadu di Lombok Rereq. Aamiinn 😍

    Reply
  • Chintaa 4 February 2019 at 5:01 pm

    Pernah berkeinginan sekolah bedah plastik, tapi menyadari kalau saya tidak terlalu ahli menggambar dan mengimajinasikan sesuatu, akhirnya keinginan itu harus sy kubur dalam-dalam heheh.

    selalu takjub sama senior-senior yang ngambil sekolah bedah plastik bisa mengonsturuksi bagian yang sekecil apapun di tubuh.
    sukses terus untuk lombok rereq.

    Reply
  • Enal 4 February 2019 at 5:14 pm

    Bacaan yang hangat di atas pinisi. Saya bisa bayangkan dioperasi berkali-kali pada tempat yang sama. Semoga kita bisa melakukan penanggulangan dini yang memang bergantung pada gizi selama masa kehamilan.

    Reply
  • Ayi 5 February 2019 at 12:43 pm

    Panjang juga tahapannya operasi bibir sumbing ya? Saya baru tahu ini. Dan baru tahu juga kalau faktor genetik salah satu penyebabnya.

    Reply
  • Adda 5 February 2019 at 1:12 pm

    Semoga dengan kegiatan yang luar biasa bermanfaat seperti ini bisa memberikan lebih banyak tawa dan keceriaan di NTB. Baru tahu kalo tahapannya lumayan panjang dan berkali-kali ya. Semoga penderita bibir sumbing semakin berkurang ya

    Reply
  • Dian Restu Agustina 7 February 2019 at 9:50 pm

    Masya Allah..salut untuk Lombok Rereq. Semoga makin banyak anak-anak NTB yang menderita bibir sumbing bisa sembuh dan tertawa juga tersenyum ceria.
    Saya juga baru tahu kalau operasi sumbing seperti ini enggak bisa sekali saja. Anak tetangga saat ini 2 tahun sudah 2 kali operasi dan nanti ada lanjutannya lagi katanya

    Reply
  • Okti Li 7 February 2019 at 10:18 pm

    Bahagia bisa menjadi corong informasi kegiatan mulia ini. Menciptakan kondisi manusia untuk bisa lebih maksimal tersenyum. Semoga lancar segala urusannya dan sukses dalam pengobatan nya. Amin …

    Reply
  • Evi Indrawanto 8 February 2019 at 5:33 pm

    Alhamdulillah ya ada Lombok Rereq ini. Anak-anak yang kurang sempurna bibirnya bisa dibetulkan. Memperbaiki mutu kehidupannya. Semoga siapapun yang terlibat di dalam program ini diberkati Allah oleh kesehatan, murah rezeki, dan selalu dilindungi. Amin

    Reply
  • Reni 9 February 2019 at 1:37 pm

    Pekerjaan yang mulia, tentunya banyak yang merasa terbantu ya dengan kegiatan ini.

    Reply
  • April Hamsa 10 February 2019 at 1:26 pm

    Alhamdulillah suka deh kalau ada klinik yang melakukan kegiatan sosial seperti ini. Dengan demikian pasien2 yg punya bibir sumbing bisa tertangani dan mereka bisa lbh pede ya mbak menjalani aktiviatsnya.

    Reply
  • Hida 10 February 2019 at 2:47 pm

    Senangnya..dengan adanya kegiatan operasi gratis bibir sumbing ini banyak membantu anak-anak tuk mendapatkan keceriannya kembali. Semoga terus berkelanjutan ya mbak kegiatannya.

    Reply
  • Cindy Vania 10 February 2019 at 11:13 pm

    Salut banget sama klinik ini. Lombok Rereq luar biasaaa. Bener2 gratis yaa. Semoga semakin banyak yang melakukan hal seperti ini.

    Reply
  • herva yulyanti 10 February 2019 at 11:33 pm

    Mantap banget ini Lombok Rereq semoga ada juga tiap daerah ya mba ga massal tapi satu persatu pasiennya gratis bisa dioperasi di sini 🙂

    Reply
  • Fenni Bungsu 11 February 2019 at 3:57 pm

    Penanganan yang berkelanjutan tetap harus diperhatikan yah agar operasi dan setelahnya bisa optimal

    Reply
  • Keke Naima 13 February 2019 at 8:27 pm

    Berarti asam folat memang penting banget. Makanya dokter selalu kasih asam folat saat hamil

    Reply
  • Siti nurjanah 14 February 2019 at 2:22 am

    Saya sangat mengapresiasi dengan kinerja dari lembaga yang tergerak dalam ranah sosial. Bersyukur ada Lombok Rereq yang bisa mengukir senyum bagi mereka yang mengalami bibir sumbing

    Reply
  • Ida 14 February 2019 at 5:20 am

    Wah semoga banyak lembaga lain yg bs meniru kegiatan keren ini. Baru tau jg kalau ini bs krn genetik, ada tmn yg anaknya terlahir dgn bibir sumbing, saat hamil oenuh masalah mungkin jdnya kurang meperhatikan asupan gizi utk janinnya krn banyak sedihnya. Alhamdulillah stlh bayi agak besar bs dioperasi n jd terlihat normal dan cantik…

    Reply
  • Damar Aisyah 14 February 2019 at 7:54 am

    Subhanalloh, prosesnya panjang juga ya. Mulai bayi sudah ada tahapan-tahapannya. Aku juga sering mikir sendiri, gimana ya cara orangtua membiasakan ngASI pada bayi bibir sumbing. Pasti ekstra effort, mengingat pada bayi normal saja kadang masih bth wsktu untuk belajar

    Reply
  • Anissa Putri Pradita 14 February 2019 at 1:26 pm

    Oalah penanganannya dari lahir hingga dewasa. Kirain cuma satu kali. Nice info

    Reply
  • Sae 21 February 2019 at 9:49 am

    Smoga ada yg terobati dan berhasil dlm operasinya

    Reply
  • Riri Restiani 21 February 2019 at 5:04 pm

    proses penanganannya panjang juga yah, dr bayi sampai dewasa, semoga banyak yg tergerak oleh kegiatan serupa yah, biar orang yang mengalami bibir sumbing banyak yang terbantu.

    Reply
  • Visya 26 February 2019 at 9:32 am

    Aku pikiran Lombok Rereq semacam budaya apa gtu dr Lombok Mba, ternyata komunitas dg visimisi keren yah! Semoga dapet terus berhalangan dg baik program2nya 😍

    Reply

Leave a Comment