UMKM Lombok, Aneka Olahan Makanan Hingga Produk Kerajinan

umkm lombok

UMKM Lombok, Aneka Olahan Makanan Hingga Produk Kerajinan. Selain dikenal dengan objek wisatanya yang menarik, produk UMKM Lombok pun adalah hal yang tak boleh dilewatkan. Produk apa saja itu? Ketika melakukan perjalanan (entah itu untuk urusan bisnis maupun wisata) ke Lombok, ingat pula untuk membeli produk lokal di sana. Tidak sekadar sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang saat kembali ke rumah nanti. Tetapi juga agar kita sebagai pengunjung, bisa merasakan vibes Lombok. Baik itu dari segi objek wisatanya, juga produk-produk yang dihasilkan oleh pelaku UMKMnya.

Lantas ada produk apa saja yang bisa dijumpai di Pulau Seribu Masjid ini? Banyak! Mulai dari aneka olahan makanan, hingga berbagai produk kerajinan. Sebagai seorang yang tinggal di Lombok, saat ada teman yang datang, saya kerap kali ditanya perihal ‘apa yang khas di sini’. Pertanyaan tersebut selain berkaitan dengan  menu-menu wisata kuliner, seperti: ayam bakar taliwang, sate rembiga, plecing kangkung, bebalung, beberuq, dll. Pastinya juga berkaitan dengan: saat pulang dari Lombok, apa sih yang asyik dibawa jadi ole-ole?

UMKM Lombok, Aneka Olahan Makanan Hingga Produk Kerajinan

Saya pun merekomendasikan beberapa produk, yang tidak hanya sering saya bawa menjadi ole-ole ketika pulang ke Makassar. Tetapi juga, karena teramat cintanya, tak jarang pula saya konsumsi sebagai camilan di rumah. Salah satunya yaitu produk UMKM bernama Nutsafir. Teman-teman yang pernah ke Lombok dan pernah bertanya rekomendasi produk ole-ole pada saya pasti ingat betul. Berkali-kali saya selalu menyebut nama produk ini: Nutsafir. Saya bahkan menyebutkan detail, varian mana yang recommended. Kacang merah dan kacang mete adalah dua varian Nutsafir favorit saya. Varian yang sangat pas disantap dengan secangkir kopi, baik saat santai maupun bekerja.

Nutsafir Cookies, Kukis dari Biji-bijian Khas Lombok

Nutsafir Cookies merupakan produk kukis khas Lombok yang terbuat dari aneka biji-bijian. Variannya banyak banget, diantaranya: Kacang Ijo, Merah, Kacang Mete, Kedele, Jagung, Kopi, Melinjo, Lebui, dan lainnya. Menariknya, untuk bahan dasar biji-bijian dari tiap varian tersebut, diambilnya dari para petani lokal di Lombok. Biasanya dari daerah Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Utara, dan daerah lainnya di Lombok, tersebar bergantung dari daerah penghasil tiap varian biji-bijian/kacang-kacangannya. Benar-benar support produk lokal nih!

Pada beberapa kali kesempatan, saat sedang ada pertemuan maupun staycation di hotel. Saya menemukan produk kukis Nutsafir dalam kemasan satuan, sebagai sajian cookies pendamping menu kopi di sana. Senang rasanya melihat kolaborasi itu, ada rasa bangga bahwa cookies yang saya santap sebagai selingan minum cappuccino di Kila Senggigi Beach Hotel adalah produk umkm Lombok.

umkm lombok

Kain Tenun Pringgasela

Produk UMKM Lombok tentunya tidak hanya berupa makanan atau minuman saja, tetapi juga produk kerajinan. Beberapa diantaranya, yaitu: perhiasan mutiara, tas ketak, kerajinan kain tenun, dan masih banyak lagi. Salah satu yang sering saya rekomendasikan pada siapa saja yang berkunjung ke sini adalah kain tenun Pringgasela. Sesuai namanya, kain tenun ini berasal dari sebuah daerah di Kabupaten Lombok Timur, bernama Pringgasela. Umumnya, proses pewarnaan kain-kain tenun di sana menggunakan bahan-bahan pewarna alami. Baik itu dari daun, akar, maupun batang tumbuhan. Warna alami tersebut membuat kain tenun Pringgasela terlihat cantik dan elegan.

Beli Produk UMKM Lombok, Tak Harus ke Lombok

Setiap melihat story instagram atau status Whatsapp saya yang sedang ngemil Nutsafir, ada saja teman-teman yang berkomentar. Pada pengen menyantap kukis biji-bijian ini juga, seperti yang saya lakukan. Entah itu teman-teman yang pernah ke Lombok dan membeli langsung produknya, maupun mereka yang sama sekali belum pernah ke sini. Tenang saja, di zaman teknologi yang sudah canggih seperti sekarang, semuanya serba mudah. Termasuk untuk urusan membeli produk UMKM Lombok, kalian pun tak harus ke Lombok untuk bisa mencobanya. Nutsafir ini contohnya, sudah bisa teman-teman beli secara online. Mereka di luaran sana (Jawa, Kalimantan, dan lainnya) sudah pada kenal Nutsafir lho! Gak tanggung-tanggung, sekali pesan bisa sampai pakai dus besar! Sering tuh saya lihat di akun media sosial Nutsafir, bagaimana mereka memproses paket yang dipesan secara online. Saya yang lihat aja senang, apalagi mereka yang jualan. Hahahah.

umkm lombok

Kaitan Ongkos Kirim dan Jualan Online Produk UMKM

Namanya jualan online, pasti gak jauh-jauh dong sama urusan tarif ongkos kirim. Kalau lokasi pengiriman udah jauh, satu provinsi tapi kirim ke daerah pedalaman kan termasuk jauh juga. Ditambah lagi berat atau volume kirimannya besar, pasti bakal deg-degan. Udah auto mikir: bakal berapa nih ongkos kirimnya? Meski yang tanggung ongkos kirim tuh umumnya ya pembeli, tapi tetap aja sebagai pelaku umkm  (dalam hal ini penjualnya), ikut kepikiran. Jangan-jangan ntar mahalan ongkos kirim dibanding harga produk, terus gimana nanti kalau orangnya gak jadi beli? Dan segala kekhawatiran lainnya perihal ongkir. Saya tahu ini karena beberapa tahun yang lalu saya juga pernah menjadi pelaku umkm yang menjual produknya secara online.

Harbokir, Hari Bebas Ongkir dari JNE

Penjual dan pembeli online pasti udah akrab sama jasa ekspedisi yang satu ini: JNE. Setelah sebelumnya melakukan deklarasi dan peluncuran buku Hari Bahagia Bersama. Tidak lama lagi, perusahaan ekspedisi terkemuka di Indonesia yang hadir dengan solusi terbaik untuk pembeli dan penjual, akan merayakan ulang tahun ke-31. Dalam rangka menyambut perhelatan HUT bertajuk ‘Maju Indonesia’ tersebut, JNE menawarkan Harbokir atau Hari Bebas Ongkir. Hari Bebas Ongkir berlangsung pada tanggal 26-27 November 2021 dan hanya berlaku bagi mereka yang sudah terdaftar sebagai member JLC (JNE Loyalty Card). Sebagai yang sering kirim-kirim pesanan online lewat JNE, saya yakin sih pelaku UMKM Lombok macam Nutsafir udah jadi member JLC. Bagi pelaku umkm lainnya yang belum terdaftar pun gak masalah, cuss langsung daftar aja di: jlc.jne.co.id

Bebas Ongkos Kirim Hingga 20 Kali Kiriman!

Wow! Siapa yang gak mau. Jangankan pelaku UMKMnya langsung, saya pribadi jadi kepikiran buat kirimin ke teman-teman di luar kota Mataram sana. Jualan online gitu kan, pakai promo gratis ongkir. Siapa coba yang gak minat, lumayan banget lho itu gak perlu bayar ongkir lagi. Buat para pelaku UMKM Lombok, yuk manfaatkan nih dua hari yang penting banget di dunia jual beli online! Hahahaha. Gak tanggung-tanggung, Harbokir dari JNE menawarkan bebas ongkos kirim hingga 20 kali kiriman. Bebas ongkir ini berlaku untuk pengiriman maksimal 2 kg per resi, dengan layanan reguler. Di mana tujuan pengirimannya berada di dalam kota yang sama atau bisa juga antarkota dalam satu provinsi. Cuss.. man teman yang tinggal di kabupaten di luar kota Mataram, atau bahkan yang tinggal di Bima, Dompu, dan Sumbawa. Manfaatkan promo Harbokir ini, ya dari pada bolak balik dari Lombok ke Sumbawa buat beli produknya, mending pakai ekspedisi aja!

Promo Ulang Tahun JNE

JNE yang ulang tahun, kita sebagai customer nih yang dibikin happy! Gak hanya mengadakan penawaran Harbokir atau Hari Bebas Ongkir, JNE juga memberikan double point untuk seluruh member JLC, ngadain lomba pantun testimoni di website jlc.jne.co.id. Ditambah lagi ada paket bundling penukaran poin dengan Buku Bahagia Bersama karya Kang Maman plus voucher ongkir (selama stok masih ada ya). Terakhir, ada pula penukaran poin dengan harga khusus untuk Modem Orbit, serta flash sale berupa penukaran 31 poin dengan voucher ongkir senilai 30 ribu. Wow wow..banyak banget ya penawaran menarik dari JNE dalam rangka ulang tahunnya ini.

Udah siap manfaatkan harbokir di 26-27 November 2021 nanti? Siap dong!

 

Biasa dipanggil Andy. Pernah tinggal lama di Makassar dan sekarang di Mataram, Lombok. Ngeblog sejak 2007. Senang kulineran, staycation, kopdaran di cafe, browsing produk di toko online tapi gak beli, dan tentu saja...senang menulis :) Bisa dikontak di andyhardiyanti@gmail.com

No Comments

Leave a Comment