Liburan Kok Kerja, Yuk Jeda Sejenak! Posted on 12 December 202213 December 2022 By andyhardiyanti Liburan Kok Kerja, Yuk Jeda Sejenak! Ada yang sering dapat komentar dari orang sekitar perihal lagi liburan kok kerja, gak? Kalau iya, toss dulu, samaan nih kita. Sebenarnya tidak hanya saat liburan sih, saya tuh ke mana saja selalu membawa laptop di tas. Pokoknya asal pakai tas ransel, ya pasti sudah sepaket dengan laptop dan aneka chargeran di dalamnya (chargernya laptop, hp, bahkan stop kontaknya sekalian). Hahaha, ribet bener yee. Termasuk pula saat liburan, paketan peralatan tempur bekerja itu turut serta. Tahu sendiri kerjaan saya sebagai freelancer yang gak kenal waktu, termasuk saat happy gini. Misal saat staycation di Senggigi nih, sehariannya sudah puas ajak anak-anak berenang. Tengah malamnya dipakai deh untuk kelarin kerjaan. Kadang pula saat baru check in, masih panas banget kan. Anak-anak nonton televisi (di rumah gak ada tv soalnya), main sama papanya atau eksplor kamar hotel, terus saya buka laptop. Bacanya epic juga ya? Sungguh liburan yang tidak ideal. Wkwkwk. Ah dasar saya, mikirnya cuan aja. Mungkin teman-teman bertanya, gak bisa apa ya fokus sama bepergian dengan keluarga? quality time? Tenang saja, yang kalian pikirkan, sudah sering saya pikir juga. Apalagi beberapa ikut webinar atau IG live gitu yang membahas manajemen waktu, termasuk di dalamnya untuk disiplin membagi urusan kerjaan dengan keluarga. Disiplin Manajemen Waktu Saat bekerja, ya fokus menyelesaikan deadline pekerjaan. Jangan malah disambi nonton video di channel Youtube tertentu, tengok-tengok sesekali tontonan di Netflix (yang malah jatuhnya ditonton sampai selesai), atau scrolling timeline media sosial. Termasuk juga menggunakan waktu bekerja tersebut untuk ngobrol-chat haha hihi dengan teman/saudara, di WAG, atau yang lainnya, yang gak sadar malah menghabiskan jatah waktu untuk menyelesaikan tumpukan pekerjaan. Di mana akhirnya, mepet deh waktu yang tersisa, sampai terkadang harus kelarin deadline saat tengah liburan. Masih ingat saat masa pandemi beberapa tahun kemarin? Saat harus berhadapan dengan layar komputer untuk bekerja dari rumah? Nah, disiplin manajemen waktu pun diterapkan di sana, bekerjalah tepat waktu meski kondisinya berbeda dari biasanya/jadi di rumah. Mengapa harus demikian? Agar saat tiba waktunya bersama keluarga, atau harus meninggalkan rumah, maka waktu-waktu bekerja tadi tidak lagi menggunakan waktu kegiatan lainnya. Sebab sudah dimaksimalkan di waktu yang seharusnya. Liburan Kok Kerja, Yuk Jeda Sejenak! Setelah berkali-kali selalu membawa laptop saat liburan, akhirnya beberapa kali perjalanan terakhir saya memutuskan untuk meninggalkan urusan kerjaan. Gak bawa ransel besar lagi, kalaupun dibawa, isinya gak ada laptop. Melainkan pakaian ganti anak-anak, makanan sebagai perbekalan, dan perintilan lainnya. Meski gak total ninggalin urusan kerjaannya, karena masih tetap pegang hp, dan sesekali tengok e-mail (walau gak langsung dibalas), tapi beneran lho rasanya lebih enteng. Lebih asyik liburannya. Jadi yuk jeda sejenak dari urusan pekerjaan, ketika sedang bersama keluarga, entah untuk urusan liburan atau lainnya. Tapi tentu saja, itu dilakukan setelah tumpukan tugas sudah diselesaikan ya. Jangan maksa melupakan deadline, sementara banyak yang harus diberesin. Kerja Jangan Cari Cuan aja! Seorang teman dalam obrolan di sebuah WAG pernah berkata: kerja jangan cari cuan aja, coba deh mulai seimbangkan dengan yang lain. Ia bercerita, kegemarannya berkesenian (terutama tari dan musik) adalah salah satu caranya menyeimbangkan dengan urusan kerjaan. Di sisi lain, seorang sahabat, dalam kesehariannya, saya lihat pula bagaimana ia begitu menikmati aktivitas berolahraga. Sesibuk apapun dengan kerjaan, tidak pernah terlewat dalam harinya untuk tidak berolahraga. Entah itu lari, bersepeda, angkat beban, atau yang lainnya. Tentu saja, setiap orang punya caranya sendiri untuk menyeimbangkan hidup, agar tak melulu yang terpikir di kepala adalah perihal cuan cuan saja. Ah, saya jadi bertanya-tanya: cara saya menyeimbangkan urusan kerjaan dengan apa ya? JNE sebagai Bagian Dari Mindful Company Brand 2022 Oh ya, ternyata urusan seimbangkan kerjaan dengan kegiatan lainnya ini gak hanya yang diomongin oleh teman saya itu. Pas banget saya baru membaca kabar gembira perihal JNE yang mendapatkan penghargaan dalam acara ALIVE Fest 2022, 2 Desember lalu. Tidak sekadar hadir, JNE yang diwakili oleh Bapak Yance Arvan selaku Project Brand Specialist, menerima penghargaan sebagai Mindful Company Brand 2022. Untuk diketahui bahwa ALIVE Fest 2022 ini adalah festival meditasi terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh The Golden Space Indonesia berkolaborasi dengan Markplus Inc. Dimana misinya tidak lain adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan mental, emosional, dan fisik. Masya Allah yaa, JNE terpilih menjadi salah satu perusahaan yang meraih gelar sebagai Mindful Company Brand ini. Perusahaan yang gak melulu mikirin profit, tetapi juga peduli terhadap purpose, people, dan planet. Saya sebagai pengguna jasanya aja ikutan bangga 🙂 Pengen tahu lebih banyak bagaimana sih ekosistem kerja di lingkup JNE? Coba kepoin di link berikut https://jnewsonline.com/ – Nah, semoga kita pun bisa berkaca pada apa yang dilakukan JNE ya man teman. Kerja gak hanya cari cuan. Waktu kerja, ya kerja. Tiba saat liburan, jangan fokusnya ke kerjaan. *ngomongsamadirisendiri Random Thoughts
Random Thoughts Yuk Jadi Bagian dari Solusi, Bukan Polusi! Posted on 16 October 2022 Yuk Jadi Bagian dari Solusi, Bukan Polusi! Sudahkah kita menjadi bagian dari solusi atas berbagai permasalahan yang berdampak pada perubahan iklim belakangan ini? Atau jangan-jangan, kita malah menjadi satu dari banyak penyebab yang berkontribusi pada semakin parahnya kondisi bumi? Ah, membahas yang begini terkadang membuat teman-teman diskusi menganggap topiknya terlalu… Read More
Random Thoughts Fortyliyatale, Hadiah Kecil untuk Seorang Sahabat Posted on 9 September 20269 September 2026 Life begins at Forty, hidup dimulai pada usia 40 tahun. Begitu bunyi sebuah ungkapan. Konon pada usia tersebut seseorang biasanya lebih stabil secara emosional, tidak mudah cemas, tidak lagi butuh validasi orang lain, lebih menikmati ketenangan, dan tidak lagi ambisius secara berlebihan seperti saat masih muda. Ngomong-ngomong, itu hasil googling… Read More
Random Thoughts Memaafkan itu Mudah, Tapi Melupakan itu Sulit Posted on 24 October 202325 October 2023 Memaafkan itu Mudah, Tapi Melupakan itu Sulit. Apa iya, memaafkan itu mudah, tapi melupakan adalah hal yang sulit? Kenyataannya, mesin pencari merekomendasikan kata kunci tersebut. Berarti cukup banyak kan pengguna internet yang melakukan pencarian dengan rentetan kata itu? Kalau dipikir-pikir, ada benarnya juga sih. Coba diingat lagi, sudut pandang ketika… Read More
Nah ini, Salah satu kekurangan saya itu ada di management waktu, nggak Tau kenapa kalo ngerjain sesuatu itu selalu ditunggu ampe mepet deadline mulu 😵😵😵. Oke swh saya nggak mau kalah sama jne, saya juga harus bisaanfaatkan waktu Dengan baik. Reply
Hiks ketampol deh sayah 🙁 Masa liburan gini, masih juga cari cuan, nasib pekerja lepas hahaha. Tapi apapun itu, yang penting dilakukan dengan gembira ya. Dan kalau bisa jangan lupa liburan Reply
Wah selamat JNE karena berhasil meraih ALIVE Fest 2022 Sebagai pelopor layanan logistik, JNE memang yang terbaik Reply
Wah selamat JNE karena berhasil meraih ALIVE Fest 2022 Sebagai pelopor layanan logistik, JNE memang yang terbaik. Reply
Hebat JNE, terbaik emang… Terimakasi juga JNE sudah diingatkan untuk stay waras dengan menyemimbangkan kerja dan liburan, hehe Reply
Hidup memang harus seimbang. Kerja melulu juga malah jadinya menambah stress. Perlu lah sesekali menikmati liburan. Atau buat suasana kerja menyenangkan. Seperti yang dilakukan juga oleh JNE Reply
Wuih keren nih JNE. Gak bikin para pekerjanya kerja jor-joran ya. Tapi juga kudu inget kesehatan mental, jiwa, dan pikiran. Kudu kayak begitu harusnya ya perusahaan. Kudu dicontoh perusahaan lainnya nih yang begini. Reply
Begitulah seharusnya ya Mbak. Total menikmati liburan tanpa harus memikirkan pekerjaan yang akan ada habisnya. Hidup harus seimbang jiwa dan raga Reply
Travel Blogger tuh liburannya sambil kerja. Hehehe … Tapi bagi saya enjoy saja sih. Masing-masing punya pilihan ya… Bagus juga perusahaan seperti JNE yg tidak memforsir pegawainya Reply
Keren nih JNE. Musimnya liburan ya tetap bisa libur ya. nggak dipressure untuk kelarin tugas sampe lembur. Kalau kayak JNE keknya ganti shift biar liburnya bisa gantian ya mba. Reply
Seni menikmati hidup ini memang kudu dilakukan. Tapiii…syulit… Hihi…aku juga gemes. Persis kaya anak-anak ya.. Waktunya sekolah pengen libur, waktunya liburan pengen sekolah. Belajar banget dari JNE, sebuah perusahaan yang menerapkan mindfulness dalam bekerja. Reply
Di tengah-tengah kesibukan cari cuan buat masa depan, kudu sempatkan waktu buat berbahagia alias me time ya kak. Entah itu nonton, olahraga atau berlibur, jadi gak penuh tekanan pekerjaan Reply
Wah congrats ya buat JNE kinerja baik dapat apresiasi deh semoga JNE selalu memberikan yang terbaik ya Reply
Hihi, saya banget tuh mbak. Kadang niatnya nyelesaiin kerjaan, tapi mampir dulu ke medsos, buka medsos nggak kerasa udah setengah jam aja. Sungguh kebiasaan yang tidak baik. Keren nih JNE, membuat iklim kerja yang menyeimbangkan beban pekerjaan dengan aktivitas lain yang menyenangkan. Kalau karyawan senang, kan kerjaan pasti cepat beres ya Reply
Tapi memang kadang ada pekerjaan yang mengharuskan masuk pas hari libur. Sedih banget dulu pas saya masih kerja shift-shift-an, pas hari kedua lebaran dapat giliran masuk, heheheee. Reply
Liburan sambil kerja. Itu yang asyik. Sambil liburan tetap dapat cuan. Iya gak. Biar otak juga refreshing. Reply
Bener banget sih ini harus bisa bagi waktu. Kadang aku msh ketuker tuker. Waktunya kerja malah malas dan gak produktif. Tapi waktu free time atau liburan ada deadline yang belum kelar. Reply
aku cukup sering dikatai temenku, liburan kok kerja hahaha. Untungnya aku santai aja nanggepinya sama kayak mba Andy, pikiranku cuan mulu wkwkwk Reply